NovelToon NovelToon
Arthur, Lihatlah Aku

Arthur, Lihatlah Aku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aida

Arthur, mantan mafia yang tampan dan keren, masih terjebak dalam kenangan bersama Rose, pacarnya di kelompok mafia yang sama. Setelah putus, Arthur tidak bisa move on dan menjadi dingin terhadap perempuan lain. Namun, pelayan kakaknya, Esme, diam-diam menyukai Arthur dan berharap suatu hari bisa mendapatkan hatinya.

Kehidupan Arthur berubah ketika ia bertemu dengan Maureen, seorang perempuan yang ceria dan penuh semangat. Maureen tidak tahu latar belakang Arthur sebagai mantan mafia, dan Arthur tidak ingin memberitahunya. Apakah Arthur bisa melupakan Rose dan jatuh cinta dengan Maureen? Atau apakah Esme akan mendapatkan kesempatan untuk memenangkan hati Arthur?

Apakah Arthur akan mengikuti hatinya atau tetap terjebak dalam masa lalu? 🤔😊

Novel baru othor menceritakan tentang Arthur adiknya Adelle dari novel 'transmigrasi menjadi ibu muda yang tangguh'.

Jangan lupa mampir dan kasih dukungan ya teman-teman..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Maureen

"Apa tidak sebaiknya kau memilih calon suami sendiri. Pernikahan yang dijodohkan tidak selalu baik, sayang" nasihat Tuan Adam.

"Tapi Daddy dan Mommy berhasil dalam pernikahan ini meskipun kalian menikah karena perjodohan," balas Maureen.

Tuan Adam dan Nyonya Rhea saling pandang. Entah bagaimana cara mereka menasehati Maureen.

"Apa kau bisa sepengertian Mommy dan dan apa Arthur itu bisa sebaik Daddy ?" sahut Shane. Ia tertawa mengejek adiknya sebelum akhirnya lari meninggalkan ruang keluarga.

"Yang dikatakan Shane memang benar. Dalam pernikahan harus selalu ada yang mau mengalah dan mengerti. Barulah pernikahan bisa berjalan dengan baik. Dan itu bisa dilakukan oleh dua orang. Jika kau yang berjuang sendiri maka kau yang lelah, Maureen.." kata Nyonya Rhea.

"Aku bisa membuat Arthur mencintai ku, Mom" kata Maureen sangat yakin.

"Kalau begitu buat Arthur jatuh cinta dulu dan biarkan dia yang mengejar mu," ujar Nyonya Rhea sedikit tinggi. Rasanya gemas pada Maureen.

"Aku akan berjuang jika Arthur sudah jadi milikku. Ayolah, Dad katakan pada Tuan Raphael agar. Buatlah seolah-olah ini perjodohan orang tua," pinta Maureen. Ia memegang kedua tangan Tuan Adam dan menciumnya bergantian.

Tuan Adam terdiam. Berpikir apa yang setelah ini akan ia lakukan. Apakah ia memang harus mengatakannya pada Tuan Raphael atau tidak perlu mengindahkan permintaan Maureen.

"Aku berjanji akan berubah lebih baik. Aku akan mendengarkan ucapan Mommy dan Daddy," kata Maureen menatap Tuan Adam dan Nyonya Rhea bergantian.

Lagi-lagi Tuan Adam dan Nyonya Rhea hanya bisa saling pandang. Nyonya Rhea mengangkat kedua bahunya pertanda tidak mengerti.

"Nanti akan Daddy pikirkan," putus Tuan Adam.

"Baiklah. Aku percaya Daddy menyayangi ku dan tidak akan mengecewakan ku," kata Maureen lalu ia memeluk Tuan Adam. Tuan Adam pun membalasnya tapi pikirannya berkelana kemana-mana.

Banyak yang ia pikirkan. Apa kira-kira Arthur akan setuju menikah dengan Maureen. Apa jika sudah setuju dan mereka menikah, Arthur akan bersikap baik pada Maureen.

Mengingat Adelle, ia menjadi takut menyerahkan putrinya pada seorang pria dalam ikatan pernikahan. Apalagi Arthur adalah adik Adelle.

Ia takut jika Arthur membalas perbuatan keluarga mantan suami Adelle pada Maureen kelak sebab mereka masihlah keluarga Alain.

...

Semalam penuh Tuan Adam berpikir tentang permintaan Maureen. Hingga akhirnya ia memutuskan mengajak Tuan Raphael bertemu dengan alasan ingin bicara santai.

Tuan Raphael yang sedang tidak ada pekerjaan mengiyakan ajakan Tuan Adam. Jadilah mereka berdua membuat janji bertemu di restoran sekalian makan siang.

"Sepertinya ada sesuatu yang ingin kau bicarakan padaku," kata Tuan Raphael memulai percakapan.

"Ya bisa dikatakan seperti itu. Tapi lebih tepatnya aku ingin meminta saran darimu bagaimana baiknya," jawab Tuan Adam. Lalu ia mengatakan tujuannya.

Tentang keinginannya yang ingin menjodohkan Arthur dan Maureen. Ia juga meminta Tuan Raphael memikirkan sudut pandang Arthur.

Lama mereka bicara serius sampai membicarakan hal yang lucu dan membuat keduanya tertawa.

Tuan Raphael berpikir ide Tuan Adam tidaklah buruk. Ia mengenal Tuan Adam dan putrinya juga cantik meskipun ia tahu mulutnya sangat tajam jika bicara pada orang.

Ia lalu berpikir tentang Arthur yang sampai saat ini belum bisa melupakan mantan kekasihnya yang meninggalkannya. Jadi ia memutuskan menyetujui usulan Tuan Adam dengan syarat tidak ada paksaan dari kedua belah pihak.

"Aku menunggu kabar baiknya," kata Tuan Adam.

"Tentu saja, calon besan. Ayo kita makan," balas Tuan Raphael lalu keduanya tertawa.

...

Maureen sedang mengikuti rapat di Perusahaan induk Alain. Ia yang menjabat sebagai wakil CEO duduk dengan tenang dan tatapan lurus kearah laptop.

Matanya tajam, gaya duduknya anggun membuat siapapun yang mendekatinya merasa enggan karena merasa tidak sepadan.

"Maureen..." panggil Dimitri.

Tapi Maureen tidak menyahut. Tatapannya masih tertuju pada laptop yang menunjukkan data perusahaan.

Sekali lagi Dimitri memanggil Maureen tapi tidak ada sahutan. Hingga Dimitri akhirnya menyenggol lengan Maureen dan Maureen seperti terkejut.

"Kak Isaac bertanya padamu. Kenapa diam saja," kata Dimitri.

Sebenarnya Maureen terkejut. Apalagi tatapan para kepala divisi semuanya mengarah padanya. Tapi dengan cepat ia bisa mengendalikan kebingungannya.

"Maaf Tuan Isaac, ada yang bisa ku bantu ?" tanya Maureen bicara dengan formal pada Isaac.

"Bagaimana presentasinya tadi ? apa menurutmu ada yang kurang ?" tanya Isaac.

Maureen mengangguk. Sedikit banyak tadi ia mendengarkan apa yang orang di depan tadi katakan.

"Menurutku, ide itu tidak sesuai. Desain itu terlalu kuno dan menghabiskan banyak dana. Aku lebih setuju dengan ide dari orang sebelumnya," kata Maureen dengan yakin.

"Meskipun perhiasan dengan desain vintage lebih banyak diminati, namun desain yang satu itu benar-benar buruk,"

"Kalau tidak bisa membuat desain vintage yang elegan lebih baik sekalian mendesain perhiasan modern yang banyak diminati," lanjutnya.

Isaac terdiam dan membaca catatan dari sekretaris nya. Apa yang dicatat oleh sekretaris itu sama dengan apa yang diucapkan Maureen lalu ia mengangguk.

Isaac selalu meminta pendapat pada Maureen. Ia sangat serius dalam bekerja. Ia juga selalu tepat mengambil keputusan dan jeli dalam menghitung untung dan rugi sebuah proyek. Karena itulah ia dijuluki si mata elang perusahaan.

Tanpa nya, perusahaan induk Alain yang tadinya hampir tumbang dan tinggal nama kini bisa berdiri dengan tegak kembali.

"Aku setuju dengan apa yang Nona Maureen sampaikan. Kalian bisa memperbaiki desainnya lagi," kata Isaac lalu menutup rapat tersebut.

"Tumben sekali kau melamun saat sedang rapat. Apa ada masalah.?" tanya Isaac saat semua orang sudah keluar dari ruangan. Hanya tersisa dirinya, Maureen dan Dimitri.

"Tidak. Aku baik-baik saja. Aku hanya ingin makan siang," katanya dengan senyuman yang sangat manis.

Isaac dan Dimitri mengernyit heran melihat Maureen yang murah senyum. Sejak kapan pula saudari mereka begitu ramah.

"Kau baik-baik saja ? jika ada masalah katakan padaku," ujar Isaac dengan serius. Ia sedikit khawatir pada kondisi Maureen yang tidak biasanya.

"Aku baik-baik saja, Kak Isaac.. Aku sungguh baik-baik saja," sekali lagi Maureen bicara dengan nada normal layaknya orang biasa. Tidak berteriak seperti biasanya.

"Baiklah aku senang jika kau baik-baik saja," kata Isaac meskipun ia sedikit bingung.

"Ayo kita makan siang. Apa kalian tidak ada yang mau keluar ?" tanya Maureen.

"Ah iya ayo kita makan bersama," ajak Dimitri.

"Baiklah ayo..." balas Maureen lalu menggandeng lengan Isaac dan Dimitri. Hingga ia berada di tengah diapit oleh dua sepupu tampan nya.

Yang lebih mengherankan lagi Maureen bisa akrab dengan Dimitri. Sebab biasanya ia akan marah-marah pada Dimitri meskipun tidak ada penyebabnya.

...

Si Maureen lagi😙

1
Khusnul Khotimah
akhirnya sudah sekian purnama akhirnya up juga hampir q lupakan kaak
Susi Akbarini
waahhhh..
kejutan besar..

pantesan moses langsung ngeklik saat ngurus enzźoo


😍😍👍👍💪
sri wahyuni
ah aku jadi sedih bacanya....semoga ada solusinya
sri wahyuni
oo tenyata nyonya janet yg menculik dan memisahkan 3 anak rafael....karna suaminya selingkuh dan rumah tangganya berantakan.
Khusnul Khotimah
laki laki kok ngak punya pendirian
Sari Nilam
plin plam jadi laki
mama
janji km akan preet pd saat dpt tlp dari mantan km thur🤣..lama gk up smpe lupa
Susi Akbarini
tak sbar pengen taubenzo ank arthur apa bkn..

🤣😍😍🙏💪
Susi Akbarini
mkasi udah upppp...
😍😍🙏💪💪
Mei TResna Rahmatika
jangan gampang buat maureen luluh Thor harusnya
Sari Nilam
ya lama sekali subuk othornya
Miftah Rahma
Akhirnya setelah sekian lama up juga Thor lanjut lagi thor👍👍
Susi Akbarini
kok laammmaaaas gk uppppp

❤❤❤💪💪😍😍😍
Susi Akbarini
lanjuttttttt
😍😍❤❤💪💪
Susi Akbarini
cie3..
yg mau ketemu istri ...
😄😄😍😍❤❤💪💪
Sari Nilam
lha masih aja percaya kalau enzo anak arthur? aku kok gak percaya.
gak usah ketemulah irang masih ada anak mantan
Susi Akbarini: laahhh..
iyaaaa..
betul3..

❤❤😍😍❤💪💪😄😄🤣🤣
total 2 replies
Susi Akbarini
lanajuuuuuuuttttt
😍😍❤💪💪💪💪
Susi Akbarini
rose ama moses aja..

😄😄😍❤❤💪
AlFit Safitri
luar biasa
Sari Nilam
syukurin . yakin itu bukan anak arthur , cuma aial bulus mawar berduri. biarin ajs arthur gak tahu kl.dia punya anak dengan maureen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!