Season 1
Pelangi adalah gadis cantik yang pernah mengalami kepahitan hidup karena perceraian orang tuanya.
Saat ia bertemu Bintang yang bernasib sama dan sering dijadikan bahan olok olok teman temannya karena perceraian kedua orangtuanya menumbuhkan simpati di hatinya.
Rasa simpati itu lambat laun berubah jadi sayang.
Bintang yang merasakan kasih sayang Pelangi berharap Pelangi bisa menjadi ibunya.
Akankah harapan Bintang terwujud?
Season 2
Bintang dan Pink kini telah dewasa. Bintang yang tumbuh besar bersama Pink, sangat menyayanginya.
Akankah Bintang tetap menganggap Pink sebagai adiknya ataukah perasaannya berubah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Rohyati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah Oma
Mbak Ira kebingungan dengan perilaku nona mudanya.
"Ya udah..kita antar pulang saja Nggi." kata Mila memberi solusi.
"Terus Putri bagaimana?" tanya Anggi.
"Sejak kejadian tadi Putri juga sudah minta berhenti berenang. Ia sedang ganti baju. Tuh dia dah selesai." kata Mila.
"Mbak Ira..biar kami antar pulang ya..!" kata Anggi.
"Makasih Mbak. Maaf merepotkan mbak Anggi. Nona muda saya memang keras kemauannya mbak..." kata Ira.
"Nggi...beneran kamu nggak papa pakai pakaian basah begitu. Apa kita perlu beli baju buat ganti dulu..nanti masuk angin lho kamu" Mila berkata hawatir.
"Nggak..InsyaAllah aku nggak papa. Hanya saja aku takut bikin jok mobilmu basah." balaz Anggi
" Kalau itu gampang....yuk kita pulang."
Mereka berlima keluar dari area kolam renang. Pink masih terus bergelayutan manja di lengan Anggi.
Sesuai dengan panduan Mbak Ira , akhir mereka sampai di rumah yg dituju. Rumah yang besar dengan desain klasik. Rumah yang terdiri atas dua lantai dan beratap biru. Di depannya ada paviliun. Benar benar rumah yang sangat mewah
Mobil masuk setelah gerbang dibuka oleh satpam. Mbak Ira turun diikuti Anggi dan yang lain.
"Lho mbak Ira sama siapa? Kok nggak mibta di jemput Pak Imron?" tanya Pak Kardi, satpam rumah itu.
"Nggak Pak, soalnya nggak keburu telepon Pak Imron tadi" balas mbak Ira.
"Ayo mbak Anggi..mbak Mila kita masuk". ajak mbak Ira.
"Assalamualaikum" Anggi dan Mila mengucap salam saat akan masuk rumah.
"Waalaikumsalam." balas Nani..salah satu pelayan di rumah itu. "Lho Ir..mereka siapa?kenapa kau bawa kemari?" tanya Nani pada Ira.
"Panjang ceritanya. Nanti aku ceritain. Nyonya dimana?"
"Di dalam..perlu sama nyonya?Aku panggilkan ya." kata Nani sambil berlalu ke belakang.
"Mari mbak masuk...silahkan duduk. Non Pink sini sama Ira ya...!"
"Nggak mau. Aku mau sama tante Anggi."
"Non jangan begitu..kasihan tante Angginya. Biar tante Anggi pulang ganti baju dulu ya."
"Nggak mau..pokoknya nggak mau" kali ini mada suara Pink meninggi
Mendengar keributan it..nyonya rumah keluar dan bertanya
"Ada apa ini kok ribut-ribut?"
"Oma!!"" seru Anggi yang tidak menyangka bahwa ini adalah rumah oma yang tadi pagi ia jumpai di toko buku.
"Nak Anggi..kok ada di sini? dan ini kepa Pink kok terus menggandeng tanganmu begitu."
"Aku mau sama tante Anggi."
"Ya itulah nyonya..non Pink nggak mau pisah sama mbak Anggi. Akhirnya mbak Anggi dan mbak Mila mengantar kami pulang."
"Kenapa bisa begitu? Dan nak Anggi, kenapa bajumu basah?" tanya Oma.
"Ini oma tadi nyebur ke kolam tapi saya nggak bawa baju ganti, jadinya basah basahan dech." jawab Anggi.
"Terus hubungannya dengan Pink yang lengket ke nak Anggi apa?"
"Begini nyonya..tadi nona muda berlarian terus terpeleset dan jatuh masuk kolam.Mbak Anggi nyebur ke kolam buat menolong nona.Sejak itu nona jadi lengket terus sama mbak Anggi." Ira menjelaskan.
"Oohh begitu." Oma tersenyum sambil menatap Pink.
"Jadi Pink mau sama tante Anggi terus?"
"Iya"
"Kenapa"
"Tante Anggi baik"
"Gimana kalau tante Anggi kitabminta tinggal di sini? Pink suka apa nggak?"
Anggi terkejut mendengar perkataan Oma.
"Suka Oma..suka..suka..suka" (pakai gaya bicara ipin).
"Tapi Oma..?" Anggi bertanya
"Nak Anggi kan ngekos ya..dari Oma pulang mengantarmu tadi pagi Oma sudah punya pikiran untuk mengajakmu tinggal bareng. Karena kamu anak baik. Oma berharap kamu bisa menani Oma dan cucu Oma. Terus ada kejadian Pink ini. Sepertinya kamu memang berjodoh dengan kami Nak. Bagaimana,apa kamu mau tinggal bersama kami?" Oma menjelaskan panjang lebar
mngkin Amelia anak temannya mama senja