NovelToon NovelToon
PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Dan budidaya abadi / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.2
Nama Author: Muhammad Zain Kamil

Tidak perlu sungkan untuk mengkritik..! Katakan saja jika memang novel ini tidak menarik, yang penting alasannya jelas..!

Zhuang An adalah calon pendekar dewa langit. Dia keturunan ketujuh, dari sang legenda pendekar dewa langit sebelumnya.

Penderitaannya membuat dia bertemu dengan Fang Xiang. Gadis istimewa yang memiliki kecantikan bagai Dewi Kayangan.

Untuk memenuhi takdirnya, pemuda itu harus memasuki Dimensi alam energi yang berada di hutan siluman.

Gerbang Dimensi Alam Energi hanya terbuka 100 tahun sekali ya itu saat malam Gerhana bulan darah.

Mampukah Zhuang An menghentikan banjir darah dan kekacauan yang diramalkan Sang Dewi Bulan...? Simak ceritanya.


Cerita ini Fiktif... berlatar belakang di " Kekaisaran Tang ".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Zain Kamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Kincir Bintang Dewa

Perguruan Harimau Terbang memiliki sebuah pusaka yang sangat terkenal dan diwariskan secara turun-temurun.

Masalahnya pewaris yang saat ini menduduki ketua perguruan, masih belum mampu menggunakan, sesuai dengan potensi senjata sakti yang diwariskan.

Belakangan situasi perguruan itu kurang bagus karena baru saja bentrok dengan sekte aliran hitam, Sekte Racun Ular Hijau, walaupun kedua belah pihak sepakat untuk gencatan senjata, akan tetapi kerugian keduanya cukup besar, dan keadaan itu melemahkan perguruan.

Situasi tersebut dimanfaatkan oleh Sekte Naga Hitam dan Sekte Taring Naga untuk mengambil paksa Pusaka Dewa yang mereka simpan.

" Apakah informasi ini sudah diselidiki secara akurat...?" Li Cheung Ketua Perguruan bertanya cermat.

" Sudah ketua, kami bertiga sudah menyelidiki kepastian informasi ini. Mereka betul-betul menyiapkan penyerangan kesini." Jawab seorang pendekar ahli dan tiga temannya.

" Hemh... jika demikian situasi ini terlalu berbahaya, panggil semua Tetua secepatnya!." Perintah Li Cheung. empat pendekar ahli itu segera bergerak cepat.

" Ketua, ada tamu dari Sekte Pedang Langit...". Seorang pendekar muda menyampaikan pesan.

" Sekte Pedang Langit, baiklah aku akan menyambutnya." Dengan bersemangat Li Cheung menyambut tamunya.

" Paman, Selamat datang...". Dengan ceria Li Cheung menemui Song Jin yang datang sendirian mendahului yang lain.

Song Jin adalah Pendekar Satria Linuwih gerbang delapan puncak. Sehingga dia bisa terbang dengan kecepatan yang tinggi. Sementara Li Cheung adalah keponakan istrinya jadi cukup dekat hubungan keduanya.

Saat ini Li Cheung baru berumur tiga puluh tujuh tahun, dia mewarisi pimpinan ketua perguruan dari ayahnya. Saat itu dia masih umur tiga puluh lima tahun. Sekitar dua tahun lalu. Kemampuan Li Cheung tidaklah rendah, hanya saja untuk memimpin sebuah perguruan yang memiliki pusaka dewa, kemampuannya masih pas-pasan saja.

" Mengapa tidak ada persiapan apapun?, apa kamu tidak tahu akan diserang ?. Song Jin menahan perasaan hawatirnya.

" Paman, aku baru saja mendapat laporan itu, sekarang aku sudah memanggil para tetua, sebentar lagi mereka datang." Li Cheung menjawab. Dia bertanya informasi yang diketahui pamannya dan mungkin ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi Perguruan Harimau Terbang.

" Aku datang tidak sendiri, di belakangku ada team besar, mereka dua hari lagi sampai, jadi jangan hawatir." Song Jin menghibur.

" Tapi Paman, dari info yang aku dapat mereka berjumlah enam belas ribu pendekar, itu dua kali lipat dari jumlah perguruanku. " Li Cheung tampak begitu panik.

" Benar, aku sudah menyelidiki, jumlah mereka memang banyak, tetapi lebih banyak pendekar kelas bawah." Song Jin menjelaskan, bahwa dia sudah meninjau dari udara kekuatan mereka memang mengandalkan jumlah jadi itu tidak terlalu sulit dihadapi. Intinya meremehkan itu tidak baik, tetapi terlalu panik itu lebih buruk.

" Ketua, para Tetua sudah berkumpul." Seorang pendekar ahli memberitahu.

Li Cheung mengajak Song Jin menghadiri pertemuan untuk berembuk bersama.

Dalam pertemuan itu Song Jin berhasil mendapat gambaran jumlah pendekar ahli yang dimiliki perguruan Harimau Terbang adalah seribu orang, pendekar mahir lima ratus orang, pendekar mumpuni seratus orang, dan pendekar satria linuwih dua lima orang. Untuk sisa anggota lain yang berjumlah enam ribu lebih adalah pendekar kelas satu kebawah.

" Dari hasil pengamatanku kita kalah dalam jumlah, tetapi menang dalam kwalitas. Di tambah dengan keberadaan Tetua Guo Sheng dan Pusaka Dewa aku yakin peluang kita lebih besar untuk menang." Song Jin memberikan pendapatnya.

" Paman Song Jin, kami disini tidak ada yang bisa mengendalikan Kincir Bintang Dewa dengan baik, jadi bagaimana kita akan menggunakkannya..?" Li Cheung menjelaskan Tetua Bai Kun bisa mengendalikannya tapi terbatas tidak bisa terlalu lama.

" Pusaka hebat yang menarik banyak pihak, tetapi jika kita tidak bisa memanfaatkannya, itu sungguh disayangkan, karena mendatangkan bahaya. Di sekte kami ada lima pedang pusaka tingkat dewa, jadi kami tahu rahasia mengendalikan pusaka seperti itu." Song Jin menerangkan bahwa untuk mengendalikan pusaka dewa harus memiliki energi murni yang cukup dan bukan sekedar tenaga dalam biasa.

Li Cheung memerintahkan asistennya mengambil pusaka tersebut.

Dengan dibantu tiga orang mereka mengangkat dua kotak persegi berukir emas, di dalamnya berisi sepasang pusaka berbentuk "Kincir Bintang" bagian roda terdapat tujuh mata tombak yang cukup panjang dan tajam, lebih kuat dari baja. Sementara bagian tengah adalah pegangannya. Ukuran panjang diagonal pusaka itu adalah satu meter.

Kemudian Song Jin dengan ringan mengangkat kedua pusaka itu menggunakan tangan kanan dan kirinya, lalu pusaka itu bergerak berputar perlahan menjadi lebih cepat dan lebih cepat lagi sampai mengeluarkan suara berdesing hingga berdengung saking cepatnya.

Semua orang tertegun takjub melihat hal itu.Selanjutnya Song Jin melepas pusaka tersebut terbang mengitari ruang pertemuan dan kembali ketangannya.

" Dengan senjata sehebat ini, kita bisa mengalahkan musuh dalam jumlah besar. Dan dengan energi murni lima ribu ME yang ku miliki, aku bisa mengendalikan pusaka ini tiga hari-tiga malam tanpa henti." Song Jin meyakinkan.

"Baiklah, mulai sekarang paman bisa menggunakannya." Li Cheung memutuskan, dia merasa mendapatkan harapan menang, wajahnya menjadi ceria.

Song Jin memasukkan sepasang Pusaka Kincir Bintang Dewa ke dalam Mustika Cincin Dimensi yang dia miliki. Para pendekar Perguruan Harimau Terbang terpana melihat pusaka itu hilang ke ruang hampa.

Mereka sudah pernah mendengar tentang Mustika Dimensi tapi baru kali ini menyaksikan dengan mata sendiri.

Di Sekte Pedang Langit sesungguhnya ada tujuh Pusaka Mustika Dimensi, Tiga diantaranya dimiliki Zhuang Shing, istri dan putranya. Yang empat dimiliki Empat Tetua Ternama.

*****

Zhuang Shing memantau perkembangan musuh dengan penglihatan gaib mantra dewa. Dia tidak menyangka untuk menguasai Perguruan Harimau Terbang, Sekte Naga Hitam dan Sekte Taring Naga Hitam bersatu sampai menggunakan kekuatan jumlah pendekar sebanyak enam belas ribu.

" Kalau memang kekuatan mereka seperti itu, bukankah sebaiknya kita segera mengirim bantuan berikutnya Ketua?." Xie Wen bertanya.

" Jumlah mereka memang besar, tetapi dalam peperangan kemenangan tidak hanya ditentukan dengan banyakya orang semata, Kwalitas personal dan senjata yang dipakai cukup besar pengaruhnya. Jika kita mengirim bantuan lagi, itu akan menyinggung kehormatan Tetua Guo Sheng dan Song Jin." Zhuang Shing berkata dengan tenang.

Xie Wen diam, dia tidak ingin salah bicara. Tiba-tiba ada tangan kecil menarik tangannya dari samping.

" Paman, antarkan aku ke wisma An gege. Aku pingin bermain dengannya. Ya ya." Zhuang Li Hua dengan erat memeluk tangan kanan Xie Wen, mata gadis kecil itu membesar namun bibirnya tersenyum dan manggut-manggut manja.

Setelah minta izin Zhuang Shing, Xie Wen menuntun bocah kecil itu. Akan tetapi Li Hua malah berlari mendahului Xie Wen karena saking senangnya.

Sementara dua pendekar wanita yang menjadi pengawal Li Hua berjalan menyusul dari belakang Xie Wen.

Zhuang An sedikit terkejut ada bocah kecil yang menaiki punggungnya. dia tidak menoleh justru berdiri dan menggendongnya di belakang.

" Hua er, dengan siapa kesini?." Sapa Zhuang An.

" Sendiri..." Suara lembutnya terdengar nyaring di telinga kiri.

" Ach yang benar...?! Zhuang An berseru ragu.

" Hihiii....itu bareng paman dan bibi.." Li Hua menunjuk ke arah. Xie Wen dan dua pendekar wanita yang baru tiba.

1
sibaweh abduh
baik sekali
Ompong
critanya bagus
Putra_Andalas
Masa cuma 20 Koin Perak.,20 Koin Emas lah..Pelit amat loe..
Putra_Andalas
Busyeet ampe 3 KM..itu terlempar apa jalan-jalan !? 🤣
Putra_Andalas
apa gak terlalu banyak nih Tingkat 100 Jurusnya, Nama Jurusnya aja ampe lupa dah...lebih Greget kalo cuma 10 Jurus inti aja.
Putra_Andalas
maksudnya sebangsa JiN kah ?
Putra_Andalas
Gile bener pintu nya.. tebalnya ampe 40 M gitu , tebal 4 M aja udah bukan maen tuh..😵
Hasanarya
Luar biasa
Musthafa Kamal
bagus
Abi Setiawan
rumah bordil ( tempat pelacuran) bukan bordir... tks
Jayadi Putra
kalau begini kau bikin novel min jamin kaga laku cerita nya loncat2 bentar pertempuran bentar an ER latihan otak dipake jangan dengkul bikin orang malas baca kaya Gito. saran saja sih bagus atur otak udang
Kakang Ragiel
DEWI Lichin dan DEWA Lunyu..🤣🤣🤣🤣anaknya Namanya DEWA Kepleset dan DEWI Ambruk 🤣🤣🤣🤣🤣
Moch Guntur
Sampai sejauh ini Zuang an kok gak pernah Ketemu dengan Kaisar Fang ayahnya Fang Xiang
Moch Guntur
yaa
Moch Guntur
lebih cantik sepupunya Fang dishi dripada fang xiang
herry bjb
kok ada nasi kebuli dan teh manis...nasi kebuli dari arab dan untuk tehnologi pembuatan gula juga baru zaman kekinian...dalam cerita novel ini mengambil latar belakang tahun yg gimana...meski cuma cerita tapi perlu ada logika yang dipakai.
herry bjb
kok kekaisaran gk punya prajurit....apa kekaisaran badut aja isinya
wong ndéso
untungnya udh tamat n udh cukup vote di rangking 2 🤪🤪🤪🤪😅😅😅
KIM SUHOO: Jangan lupa mampir di, Lahirnya Kultivator Naga 🙏
total 1 replies
Syafi Udin
penulisan ceritanya lumayan Bagus
Bagus Genthong
semoga cepet sehat dan bisa berkarya lagi....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!