NovelToon NovelToon
Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita
Popularitas:119k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Shen Yunan mengalami kematian tragis. Dikhianati keluarga, dikhianati pria yang dia cintai, menghabisii orang yang mencintainya dengan tulus.

Mendengar tawa sang putra mahkota yang baru naik tahta, dengan pedang di tangan yang telah menusuknya, bersama Shen Yuxiao, putri palsu yang mencuri tempatnya di kediaman Marquis selama 17 tahun. Shen Yunan bersumpah, dia akan membalas mereka semua. Dia akan membuat semua orang yang menertawakan kematiannya menangis.

'Jika ada kehidupan kedua, aku akan habisi kalian semua!'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

"Hari ini nyonya Marquis terlihat sangat baik, dia bilang akan memberikan anda perhiasan dan juga pakaian yang bagus untuk pergi ke pesta bibi kedua, nona sepertinya nyonya sudah mulai menyukai anda, nona!"

Mendengar ucapan dari Cao Cao, Shen Yunan teringat akan dirinya yang dulu. Dulu, saat dia melihat ibunya menunjukkan kasih sayang katanya sedikit saja. Ya, dia pikir itu adalah kasih sayang, padahal cuma sebuah ucapan untuk membiarkannya membuatkan bubur herbal yang terkadang justru membuat Shen Yunan kepayahan sendiri. Karena harus bangun jam 2 pagi atau jam 3 pagi. Tapi, Shen Yunan dulu menganggap itu kasih sayang.

Sesuatu yang tidak biasanya dia boleh lakukan, lalu Gu Yuning memperbolehkan Shen Yunan melakukannya. Padahal hal itu sangat sulit, Shen Yunan akan menganggap itu kasih sayang.

Atau jika Shen Yuxiao tidak suka pada sebuah perhiasan murahan, dan Gu Yuning mengatakan berikan saja pada Shen Yunan. Maka Shen Yunan akan merasa sangat senang, seolah dirinya mendapatkan harta karun.

Shen Yunan menoleh ke arah Cao Cao,

"Pernah melihat hujan di musim panas, Cao Cao?" tanya Shen Yunan.

Cao Cao terlihat berpikir sejenak, kemudian dia menganggukkan kepalanya dengan ragu.

"Pernah nona, mungkin satu kali saat aku kecil dulu. Dan orang tuaku akan melarang ku ke luar. Kata mereka, hujan di musim panas akan mendatangkan penyakit!"

Cao Cao menjelaskan dengan wajah polosnya. Dan pernyataan Cao Cao itu di angguki setuju oleh Shen Yunan.

"Kamu benar, apa yang dikatakan orang tuamu itu benar. Hujan di musim panas akan mendatangkan penyakit. Sama seperti seseorang yang tadinya sangat tidak perduli, bahkan cenderung melihat pun ibaratnya enggan. Tiba-tiba memberikan perhatian! pasti ada udang di balik batu!"

Cao Cao garuk-garuk kepala. Dia bingung dengan apa yang baru dikatakan majikannya itu.

"Nona, Cao Cao bingung..."

Shen Yunan tersenyum tipis.

"Tidak apa-apa, kamu akan tahu nanti!"

"Nona keempat, ini bibi Mo. Nyonya Marquis memerintahkan mengatakan pakaian dan perhiasan!"

Terdengar suara dari depan, Cao Cao dan Shen Yunan pun pergi ke arah pintu paviliunnya. Begitu Cao Cao membuka pintu, Bibi Mo terlihat masuk bersama dua pelayan yang membawa dua nampan. Satunya pakaian baru, dan satunya lagi set perhiasan dan sepatu untuk Shen Yunan.

"Nona keempat, nyonya Marquis berpesan. Agar jangan sampai nona keempat terlambat di acara besok. Pastikan sudah siap sejak pagi!"

Bibi Mo segera pergi dengan wajah judes meninggalkan paviliun Shen Yunan. Sedangkan kedua pelayan tadi, meletakkan nampan-nampan itu di meja dan memberi hormat pada Shen Yunan sebelum keduanya ijin pergi.

Cao Cao yang melihat baju berwarna hijau muda dengan bahan yang sangat bagus itu tampak takjub.

"Nona, baju ini bagus sekali. Sangat bagus nona..."

"Jangan sentuh!" sela Shen Yunan yang mencium aroma aneh dari baju itu.

Cao Cao langsung mundur, dia menurunkan tangannya dan menundukkan kepalanya.

"Ma... maaf nona!"

Shen Yunan melihat Cao Cao sangat terkejut.

"Aku bukan membentak mu karena marah kamu menyentuh baju itu. Tapi di baju itu ada sesuatu yang aneh!"

Cao Cao pun mengangkat kembali kepalanya dan mengernyitkan keningnya.

"Aneh?" tanyanya bingung.

"Iya, aromanya berbeda dari yang seharusnya!" Shen Yunan kemudian melihat ke sekeliling.

Ruangan ini tertutup, mungkin memang aman. Tapi begitu dia berada di ruangan terbuka, pakaian di depannya itu hanya akan membahayakannya.

"Cao Cao, cari penjahit yang bisa membuat pakaian semirip mungkin dengan ini dalam satu malam. Aku akan bayar berapapun!"

"Baik nona!" kata Cao Cao tanpa bertanya.

Sementara itu, Shen Yunan segera keluar dari kamarnya. Mengendap-endap ke kamar bibi Mo, dia yakin kalau bahan-bahan yang dibuat oleh bibi Mo untuk membuat pakaiannya terkontaminasi obat yang bisa mendatangkan bahaya untuknya masih ada disana.

Benar saja, sebuah botol kecil yang aromanya sama persis dengan pakaian yang dikirim padanya tadi dia temukan. Shen Yunan segera mengambil botol itu dan keluar dari kamar bibi Mo.

Selanjutnya, Shen Yunan menyusup ke kamar Shen Yuxiao, dan menaburkan bubuk yang ada di dalam botol kecil itu ke pakaian yang besok akan digunakan Shen Yuxiao.

Shen Yunan tersenyum puas dan kembali ke kamarnya. Malam ini dia akan tidur nyenyak sepertinya. Dia harus menyiapkan diri supaya tampil sangat baik besok. Dia mandi dengan air kelopak bunga dan susu segar. Semakin dia bersinar di acara besok, semakin Shen Yuxiao dan Gu Yuning akan naik darah.

Shen Yunan menyiram kedua tangannya satu persatu. Mandi sambil bersandar dan memejamkan mata seperti itu sungguh membuatnya sangat tenang.

Krekk

Shen Yunan membuka kedua kelopak matanya dengan cepat.

Suara langkah terdengar sangat pelan. Shen Yunan menyunggingkan senyum sekilas. Dia tahu siapa yang datang.

"Ck..."

Semakin yakin Shen Yunan siapa yang datang, ketika dia mendengar suara decakan kesal dari seorang pria.

"Tuan Liu sepertinya sudah tahu kapan aku mandi, dan sengaja datang ketika aku tidak mengenakan apapun, ya?"

Pertanyaan Shen Yunan sungguh membuat pria dengan wajah garang tapi tidak bisa di pungkiri kalau dia sangat tampan itu semakin terlihat dingin dan garang.

"Wanita bangsawan mana yang punya kebiasaan mandi larut malam?" balas Liu Yuting.

"Hem, jadi tuan Liu juga sudah tahu kebiasaan ku ya? apa kamu sangat tertarik padaku?"

Liu Yuting menyentuh pelipisnya.

'Wanita ini benar-benar tidak tahu malu, mana mungkin putra mahkota akan tertarik pada wanita liar seperti ini?' batin Liu Yuting.

"Ucapanmu terbukti benar, utusan Huwei benar-benar mengatakan itu pada kaisar. Tapi sebelum penyelidikan, dia memilih bunuhh diri!"

"Jadi, apa sekarang aku bisa mendekati putra mahkota?" tanya Shen Yunan.

"Dengan tingkahmu yang liat dan tidak tahu malu seperti itu? mana mungkin! aku tidak pernah berhutang apapun pada orang lain. Jika ada hal lain yang kamu butuhkan, maka katakan saja! selain mendekati putra mahkota. Dia tidak suka wanita yang tidak tahu malu..."

Belum selesai Liu Yuting bicara, pria itu melebarkan matanya dan berbalik. Bahkan setelah berbalik, pria itu mendengus kesal.

"Kamu ini masih paham tidak, kalau kamu itu wanita? kenapa berdiri tanpa pakaian di depan seorang pria?" kesal Liu Yuting.

Sementara Shen Yunan yang memang sengaja turun dari bak mandi karena merasa kesal dengan Liu Yuting. Segera meraih jubah mandinya.

"Seperti belum pernah melihatnya saja!" ejek Shen Yunan.

"Kau..." Liu Yuting sungguh kehabisan kata-kata.

Shen Yunan lalu mendekati Liu Yuting. Berdiri di samping pria itu dan tiba-tiba merangkulnya dari belakang.

"Cari mati ya?" pekik Liu Yuting.

***

Bersambung...

1
Sribundanya Gifran
lanjut
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kasihan Liu 😔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
curang putra mahkota 🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
dia sedang Gegana warga🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Marquis Shen bohong, Yuxiao bukan sakit tapi bikin masalah 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
wah seorang Liu menangis 🤔
sasa adzka
gemes kali aku baca.. Yunan kagak mau cerita sama Liu.. padahal bisa d bantu loh nanti nya.. jangan sampai kedua kalinya Yunan kalah kak othor dari putra mahkota.. sdh masa lalu dikhianati.. malah masuk jebakan lagi....
semangat up nya😍😍😍
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
awas diterkam Yunan, perdana menteri lagi Gegana 🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
masih dendam, ingat masa lalu 🤭
Pa Muhsid
seru tapi sebel sama karakter yunan katanya mau lindungi yuting tapi secara sadar menyakiti, nanti kalo yuting udah ga peduli baru terasa sakit dan penyesalan pun tak guna, setulus tulusnya hati orang kalau terlalu lama diabaikan dan disakiti ya lelah dan nyerah
Arix Zhufa
perdana menteri kurang gercep....kenap gk dihamili aja si yunan 😄
Pa Muhsid
khilaf membunuh putra mahkota adalah kebenaran
Rubyred
liu yuting
Quinza Azalea
yunan
Sekar
putra mahkota curang, jgn"sblmnya jg sprti itu🤔🤔
yula
💪💪💪💪💪thor
Kusii Yaati
melihat Liu yuting nangis terisak seperti itu aq ikutan mewek 😭😭😭
Kusii Yaati: hancur banget ya Thor hati perdana menteri seperti Lagunya D' masih" kau hancur aku dengan cintamu, tak sadar kah kau telah menyakitiku" 😭😭😭
total 2 replies
Osie
spek anak angkat kagak punya otak
Noer Row_ling: marahin aja kak, kasih obat rumput aja biar dia mengalami pencerahan dan penghijauan
total 1 replies
Osie
yunan apa g ada cara lain buat balas dendam tanpa hrs jd putri mahkota..emang buat bgt ya jd putri mahkota..gitu jd trs nikah..emang mau i unboxing sm putra mahkota..beeuuhh rugi bandar cing balas dendam ngeralain dipelajari musuh
Noer Row_ling: kagak bakal di unboxing Xie Yuzin lah, dia sudah punya cara
total 1 replies
Irma
sakitnya sampai sini ihh ini mah Eneng yang terlalu baperan apa gimana sih
Noer Row_ling: sabar ya Eneng, kasihan memang di Abang Yuting
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!