NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Angkuh

Menikahi Pria Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:907k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rika Surya Fajar

"Kalau dia sudah tidak ingin hidup maka biarkan saja dia mati!"

Samar-samar aku mendengar suara bariton dari sampingku. "Brengsek, dokter macam apa yang menginginkan pasien nya mati" gumamku sambil meringis menahan sakit.


Cerita ini berkisah tentang seorang gadis muda berusia 19 tahun yang dijodohkan oleh orang tuanya dengan seorang pria yang sudah cukup berumur. Dia, Kirana Nindya Prasetyo memilih bunuh diri daripada menikah dengan pria yang tak dikenalnya.

Lalu, sosok seperti apakah yang akan menjadi suaminya kelak, sehingga dia begitu keras kepala menolak perjodohan ini?

Akankah pria misterius itu memaksa untuk menikahi nya atau malah bekerjasama dengan nya untuk membatalkan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika Surya Fajar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 9

Huh dokter brengsek itu, sedang apa dia disini. Baru juga berpisah beberapa jam yang lalu, sekarang udah nongol lagi batang hidungnya.

Seorang wanita cantik berjalan menghampiri Elang, dia tersenyum manja sambil menggelayutkan tangan nya di lengan kekar Elang. Dengan cepat Elang mengibaskan nya.

"Jaga sikapmu!" ketusnya kesal.

Wanita itu tersenyum sambil mengerlingkan matanya nakal.

"Aku tau kamu pasti datang sayang. Kamu masih marah sama aku ya? Aku janji bakal menebus kesalahanku, tolong maafin aku sayang" rengek nya lembut.

Elang diam tanpa ekspresi, raut wajahnya begitu dingin. Dia berlalu meninggalkan wanita yang terlihat mengakrabkan diri.

"Elang, Mama tau kamu pasti datang nak. Kamu tidak mungkin mengabaikan Cyntia. Hmm Mama bahagia sekali, kalian benar-benar pasangan yang serasi"

"Ah Tante terlalu memuji. Sepertinya Elang masih marah sama Cyntia Tante, dia bahkan tidak menyambut kedatangan Cyntia" sungutnya berpura-pura kesal.

Cih, siluman ular ini benar-benar pintar mencari perhatian. Sayangnya aku tak kan tergoda dengan semua kepalsuan mu.

"Hmmm baiklah, seperti nya Tante harus memberikan ruang buat kalian berdua untuk ngobrol, kalian lanjut makan siangnya, Tante pulang duluan. Cyntia berjuanglah sayang"

Mia ibu Elang berlalu pergi meninggalkan mereka yang masih saling terdiam.

Wajah Elang begitu menyeramkan, sepertinya dia tak suka dengan kedatangan ku. Tidak, aku gak boleh menyerah, aku harus mendapatkan hatinya kembali. Aku harus menjadi nyonya Segara.

Elang beranjak dari duduknya dan bersiap untuk pergi. Dengan cepat Cyntia menarik tangannya untuk duduk kembali.

"Apa yang kau lakukan!" bentaknya.

"Bukankah kita belum makan siang? Makan sudah dipesan, sebentar lagi akan dihidangkan sayang" sahutnya lembut.

"Kau makanlah sendiri, aku ada hal penting yang harus ku urus!"

"Makanlah sedikit, aku tau kamu sibuk. Tapi kamu harus menjaga kesehatan"

"Berhenti bertingkah menjijikan di depanku! Singkirkan tanganmu kotor mu!"

"Sayang aku tau kamu marah, tapi kamu tetap harus makan, bukankah kita sudah berjanji untuk makan siang bersama?" ujar Cyntia tak menyerah.

"Aku datang kesini memang untuk makan siang tapi tidak denganmu, menyingkirlah dari jalanku!"

Elang mendorong Cyntia hingga ia nyaris terjatuh. Secara bersamaan Kiran begitu terkejut dengan kelakuan kasar Elang, dia yang dari tadi memperhatikan mereka langsung mengelus dada.

"Elang tunggu aku!" Cyntia mencoba mengikuti.

"Pergilah, aku sudah janji makan dengan wanita lain!" usirnya.

"Kau... apa maksudmu? Siapa wanita itu?"

Elang menghentikan langkahnya, dan berbalik.

"Bukan urusanmu! Pergilah dan jangan menggangguku!"

Cyntia berlari keluar sambil menangis, ia masih berharap tindakan nya mendapat empati dari Elang. Tapi Elang tak perduli.

*****

Dimeja yang lain, Kiran dan Siska juga melihat kejadian itu.

"Kasar sekali dia" gumamnya pelan.

"Tapi dia sangat tampan Kiran" ujar Siska menimpali.

"Huh pria jelek, kasar dan sombong itu, aku tak tertarik sama sekali" Kiran mendengus kesal.

"Kau mengumpatku nona?"

Tiba-tiba Elang sudah duduk dihadapan mereka, membuat kedua gadis itu terlonjak kaget.

"Kau... eh dokter bagaimana kau bisa ada disini?" tanya Kiran tercekat.

"Bukankah sejak tadi kau sudah melihat aku disini nona?"

"Ah tidak... Itu.. maksudku bagaimana kau bisa duduk di sini dokter?"

"Hei bodoh, tentu saja aku tadi berjalan dari ujung sana kemari. Apa kau pikir aku siluman yang bisa menghilang?"

"Oh begitu.. tapi untuk apa kau duduk disitu dokter?"

"Aku ingin mentraktir kalian makan"

"Ah benarkah? Sungguh beruntung sekali hari ini kita Kiran, bisa ditraktir makan sama cowok tampan" Siska nyerocos senang.

Kiran menginjak kaki Siska.

"Aduh Kiran, kenapa sih? Kalian kan saling kenal, gak salah dong kalau kita makan bareng, sekalian kamu perkenalkan aku" ucapnya tak bersalah.

"Ah nona lebih cerdas. Perkenalkan aku Elang, dokter yang telah menyelamatkan seorang gadis bodoh yang bunuh diri dengan sebotol shampoo" ejeknya.

"Kau..." Kiran membelalakkan matanya. Dia tak menyangka Elang akan mengejek nya.

Elang tersenyum melihat bibir Kiran yang manyun. Wajahnya memerah karena kesal.

Kau gadis bodoh, aku harap kau tak menunjukkan ekspresi bodohmu itu didepan pria lain. Kau terlihat sangat imut saat marah.

Siska yang berada diantara mereka pun tersenyum bingung. Dengan canggung dia berinisiatif mengajak Kiran dan Elang makan.

"Oh iya dokter, saya Siska sahabatnya Kiran. Terimakasih Dokter telah menolong Kiran, sebaiknya kita rayakan kesembuhan Kiran dengan makan enak hati ini, ya kan Kiran?"

Kiran mengangguk dengan bibir yang masih manyun.

"Ah dokter, anda belum memesan makanan. Silahkan dipesan dulu, kami akan mulai makan saat pesanan dokter datang"

"Tidak usah, saya makan separuh dari pesanan nona bodoh ini, dia baru sembuh. Dia harus menjaga pola makannya."

"A-apa? Aku harus berbagi makanan dengan mu? Aku gak mau!"

Kiran menarik sepiring makanan yang dipesannya. Dia pun mulai makan dengan lahap tanpa memperdulikan yang lain.

Elang menggeser duduknya menjadi lebih dekat dengan Kiran. Dia mendekatkan bibirnya ke telinga Kiran sambil berbisik.

"Aku akan mengambil makanan itu dari dalam mulutmu dengan lidahku jika kau tak mau berbagi"

"Ah, kau... Brengsek!" Kiran sangat terkejut.

Uhuk uhuk uhukkk

Kiran tersedak karena mulutnya masih penuh makanan. Siska dengan sigap memberikan segelas air putih.

"Makanlah pelan-pelan nona, tak ada yang akan merebutnya" celoteh Elang tanpa merasa bersalah.

Kiran melotot ke arahnya, lalu memberikan separuh dari makanan nya kepada Elang, walaupun sebenarnya dia tak rela berbagi makanan favoritnya dengan orang lain.

Siska yang melihat kelakuan keduanya jadi semakin bingung.

"Ah iya bisakah kalian menolongku nona?"

"Tidak bisa!" sahut Kiran cepat.

"Dengan senang hati dokter" sahut Siska bersamaan dengan Kiran.

"Siska kita harus segera pulang"

"Kiran ini saatnya kita membalas kebaikan dokter yang menolong mu, lagian hari masih belum larut."

"Dia tak menolongku, justru dia yang membawaku ke pinggir laut dan memintaku bunuh diri di sana" sahutnya kesal.

"Ah, bukankah itu permintaan mu gadis bodoh? Aku hanya mengantarmu. Seharusnya kau berterimakasih bukan?"

"Baiklah dokter katanya bantuan apa yang kau butuhkan, jangan hiraukan dia lagi"

"Siska kamu temenku bukan sih?" sungutnya.

Oh Tuhan, wajahnya begitu manis saat marah. Aku tak tahan lagi.

"Bantu aku memilih pakaian baru, aku akan mengganti pakaian ku sekarang. Aku tak suka memakai pakaian yang sudah disentuh tangan kotor"

"O gampang dokter, kita beli di toko sebrang aja, lebih murah dan ada kupon berhadiah juga, siapa tau kali ini dokter menang."

"Benarkah?" sahut Elang pura-pura senang.

"Benar Dokter, ini pakaian yang kita beli di sana, dan yang ini hadiah dari kupon nya dapat pakaian gratis dan uang tunai."

Elang hanya manggut-manggut mendengar Siska begitu antusias bercerita.

Wanita begitu merepotkan.

"Ayo dokter buruan kita ke sana"

Siska dan Kiran langsung pergi meninggalkan Elang. Dengan cepat mereka melesat menuju toko pakaian yang tadi.

Elang menepuk jidatnya.

Kupon itu adalah ideku, bagaimana mungkin aku akan mendapatkan kupon dari diriku sendiri. Tapi bisa gawat aku belanja dan tidak mendapatkan kupon, mereka pasti curiga. Aku harus mengatur rencana.

*****

"Kalian pilihkan pakaian untukku, aku akan menunggu di kasir."

"Asiaaap!"

Kiran dan Siska langsung mencari beberapa potong baju dan celana yang sesuai untuk Elang. Dalam sekejap mereka sudah mengumpulkan setumpuk pakaian.

"Dokter silahkan dicoba dulu, mana yang cocok dan sesuai selera anda"

"Aku suka semuanya, aku akan beli semua yang kalian ambil. Tunggu di sini aku akan langsung mengganti pakaian ku"

Elang bergegas menukar pakaiannya dengan yang baru. Setelah itu dia pun keluar dari ruang ganti. Dia terlihat sangat tampan.

"Bagaimana?" tanyanya pada Siska dan Kiran.

Siska mengacungkan dua jempol, sementara Kira memanyunkan bibirnya, membuat Elang semakin gemas.

"Eh dokter dimana pakaian mu sebelum nya?"

" Sudah kubuang" sahutnya enteng.

"Ayo aku antar kalian pulang, oh ya kupon dari pakaian yang saya beli ambil saja untuk kalian. Anggap saja sebagai ucapan terimakasih dariku"

"Tidak usah dokter, terimakasih" jawab Siska.

"Baiklah hadiah dari kupon kami terima, tapi kami menolak untuk pulang bersama mu" Kiran menimpali.

1
•|~Naaaa_desu!!!
hai semua aku datang dari masa depan 😁😃
leahlaurance
duh.... kejam kali elang
leahlaurance
suka amat baca novelnya ..
Clueless Kitty
pantesan berbusa.. wong nenggak shampo 😅
Queen's bee👸🐝🐝
lihat komen2 nya cerita ini terbit dari tahun 2020 tapi masih sepi pembaca, padahal cerita nya bagus kok dan penulisan nya tidak acak2an. semangat terus kakak 💪💪
Cinta Lope
ceritanya seru ka kok g lanjut
Nana Innovel
lanjuuut dong
Nana Innovel
lanjut thorrrrrtt
Nur Indah Aprianti
lanjut thor buat kirana hamil
Nana Innovel
kok nggak ada lanjutannya sihhh kak
Luluk Farida
lanjut Terus donk Thor tetep semangat...
Nana Innovel
kok nggak lanjut lanjut sihhhh
Nana Innovel
lanjuuuut thorrr
Nana Innovel
kok nggak post lagi sih thor
Nana Innovel
lanjutttt
Poni Puspasari
Lanjutt Thorrrr..
Poni Puspasari
Lanjutt Thorrr..
Savala Rino
lanjut thor
Alvian Denis
hahaha lucu lucu lucu
Daffazeya
lanjuttttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!