NovelToon NovelToon
Luka Sebria

Luka Sebria

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Kantor / Wanita Karir / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:15.2k
Nilai: 5
Nama Author: ririn rira

Seolah luka sayatan di tetes cuka. Begitu lah seorang gadis bernama Sebria. Kekasih yang begitu dicintainya tidak sengaja membuat kesalahan besar yang mengantarkan hubungan mereka pada sebuah perpisahan. Bersamaan itu juga telah terungkap rahasia kenapa Sebria di besarkan di panti asuhan selama ini. Demi penyembuhan diri Sebria menarima tawaran mutasi dari kantornya sehingga mempertemukan dirinya dengan anak pemilik perusahaan. Hubungan mereka berlanjut sampai ke pernikahan tapi sayangnya. Istana yang di tempati Sebria tidak sehangat awal pernikahan. Semuanya berubah beku karena insiden yang terjadi menyebabkan kelumpuhan untuk Sebria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn rira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih jadi rahasia

Satu bulan berlalu semuanya terlihat normal untuk Sebria segala pencapaian nya sangat fantastis di karir kerja. Satu minggu lalu baru saja ia mendapatkan penghargaan atas kontribusinya pada perusaan. Jika disini Sebria menjalani kehidupan nya penuh semangat bekerja dan merasa kisah asmaranya tanpa kendala. Maka beda cerita dengan Ayusa. Gadis itu uring-uringan dengan pertunangan yang menghitung hari. Mata nya selalu sembab setia hari, wajahnya kuyu tidak bergairah.

Tidak jauh berbeda Jehan pun tidak menjalani hidupnya dengan benar karena rasa bersalahnya. Sampai detik ini masih jadi rahasia apa yang sudah terjadi di dalam unit apartemen Sebria. Namun begitu ia selalu berusaha semaksimal mungkin memberi waktu untuk kekasihnya.

...----------------...

Ibu Diana termenung sendiri di ruang keluarga. Manik mata tertuju ke benda berlayar datar berukuran besar di hadapannya tapi isi kepala melayang terpikirkan putra semata wayang. Jehan terlihat stres belakangan ini, jarang pulang ke rumah banyak menghabiskan waktu di apartemennya sendiri. Sulit di hubungi kecuali datang ke kantor. Hanya untuk makan bersama pun sangat jarang saat ini.

Apakah ia sangat keras kepada putranya? Helaan nafas menandakan betapa berisiknya isi kepala. Hampir satu minggu ini, ibu Diana berperang pada pemikirannya. Menimbang segala kemungkinan sambil membaca keadaan Jehan. Haruskah mengalah? Sebria, gadis itu cukup baik menurutnya selama menyelidiki gadis itu belum pernah terdapat merugikan atau menuntut materi pada Jehan. Sebria cukup tahu diri, pantas gadis itu bertahan di tempatnya bekerja agar menghindari fitnah atau praduga yang tidak baik. Kesadaran mulai menyusup kedalam hati terdalam ibu Diana. Sebagai wanita yang melahirkan Jehan. Ia hanya ingin putranya mendapatkan yang terbaik. Selama menjalin hubungan dengan Sebria tidak pernah satu kali pun gadis itu meminta sesuatu pada Jehan. Semua Jehan yang memberi sebagai hadiah.

Sementara di tempat lain, Ayusa datang bermata sembab di hadapan Sebria. Sudah sepuluh menit berlalu gadis itu hanya diam menatap kosong. Belum lahir satu kalimat pun dari lidahnya. Meski begitu Sebria tetap sabar menunggu. Ia bisa melihat jika sahabatnya itu dalam kondisi yang kurang baik.

Americano sudah sisa setengahnya tapi Ayusa tetap membisu. Membiarkan isi kepalanya berisik sejenak sebelum bicara. Pandangannya mulai terisi dengan lalu lalangnya kendaraan yang melintas. "Aku mau dijodohkan." Ucapnya memecah kebisuan. Menoleh sekilas ke arah Sebria. "Papa menjodohkan aku untuk memperluas bisnis."

"Kamu menerimanya?"

Ayusa menggeleng lemah. "Nggak tapi papa tetap keras. Itu yang membuat aku kecewa, sedewasa ini masih di setir. Seolah aku nggak bisa mengatur hidupku."

"Aku nggak tahu harus ngasih kamu masukan apa. Sebab aku nggak pernah tahu bagaimana rasanya memiliki orang tua. Di satu sisi kamu punya hak menolak tapi di sisi lainnya semua orang tua mungkin ingin yang terbaik untuk anaknya. Selama aku mengenal Om dan Tante mereka sangat baik padaku tapi nggak tahu di belakangku. Saranku pikirkan semuanya dengan tenang."

Ayusa mengangguk. "Pertunangan dilaksanakan beberapa hari lagi."

Sebria menatap lamat tampilan sahabatnya nya. "Istirahat yang cukup tenangkan diri sebaik mungkin. Kamu pucat dan kurusan, tekanan dari keluarga mu sepertinya besar sampai-sampai kamu kehilangan berat badan dan bermata cekung."

Ayusa tersentak ternyata Sebria menyadari tampilannya. Padahal sebelum bertemu ia memakai riasan lumayan tebal. Entah kenapa Sebria merasakan kecanggungan di antara mereka tapi kembali lagi ia berpikir positif mungkin saja Ayusa lelah dengan segala masalah yang tengah di hadapinya. Mereka bersahabat lama tapi tetap tidak melanggar privasi masing-masing.

...----------------...

"Je." Ibu Diana memulai pembicaraan mereka masih duduk di ruang makan. "Mama mau bicara serius sama kamu."

Jehan mengangguk sambil bangkit dari posisi nya. Namun langkahnya tertuju ke ruang keluarga. Disana ia mendaratkan tubuhnya sambil menunggu. Berselang beberapa menit Ibu Diana dan Suami duduk di sofa lain yang berhadapan.

"Bagaimana kabar Sebria?" Ujar sang Papa memecahkan kecanggungan. Hampir satu bulan putranya itu menghindar.

Manik mata Jehan bergulir ke arah papanya mendengar nama sang kekasih terucap. "Baik."

"Ajak dia ke rumah." Timpal Ibu Diana lagi. Sejenak ia terdiam mendapati tatapan curiga dari putranya. "Jangan salah paham, mama cuma mau tanya kapan dia siap menikah."

Seolah mendapatkan oase di padang pasir air muka Jehan berubah. "Maksud mama apa?" Kalimat terpanjang terucap setelah tiba di rumah ini tadi.

"Mama setuju kamu menikahinya. Sebria sangat pantas menjadi istri mu. Latar belakangnya tidak masalah untuk mama, dia terlahir dengan baik dan terdidik baik di panti. Sebria gadis mandiri, pintar serta pekerja keras."

Jehan masih mencerna kalimat panjang sang mama. Benarkah restu itu telah di dapatnya? Sudut bibir Jehan tergerak dengan perasaan membuncah penuh kebahagiaan ia melangkah berhambur memeluk tubuh sang ibu. "Terimakasih Ma, besok aku ajak Sebria kesini dia pasti senang. Maaf mendiami mama akhir-akhir ini." Ucapnya meletakan kepala di atas pangkuan Ibu Diana.

"Mama merestui kalian, maafkan mama juga yang terlalu keras, mama sempat takut dia memanfaatkan kamu tapi mama sadar selama ini dia nggak pernah minta apa-apa dari kamu."

Jehan menikmati usapan lembut di kepalanya serta merasakan aliran hangat dari tepukan tangan sang papa di bahu nya.

"Tanyakan pada Sebria pernikahan seperti apa yang dia inginkan."

...----------------...

Ayusa menatap tanpa selera makanan di atas meja. Ia cukup lelah dengan segala tekanan Pak Wiratama. Kurang tidur dan makan waktunya banyak dihabiskan termenung sambil menangis. Menolak dengan aksi mengurung diri di kamar tidak berinteraksi banyak dengan kedua orang tua nya.

"Besok pergilah ke butik teman mama fitting baju buat acara tunangan. Besok kamu bertemu langsung dengan calon suami mu. Kanaga Argatama. Itu namanya saat pertemuan kamu tidak datang, dia pria baik dan mapan. Dia atasan Sebria di kantor."

Ayusa terkejut setelah mendengar nama calon tunangannya. Saking tidak sukanya dengan rencana sang papa. Ayusa melewatkan pertemuan keluarga beberapa kali ia berharap Pak Wiratama menghentikan rencana perjodohan tapi sayangnya tidak. Perjodohan itu tetap berlanjut.

Ayusa bangkit dari kursi tanpa menyentuh makanannya. Kepalanya semakin berisik dengan kalutnya pemikiran. Bagaimana dia bisa menikahi seorang Kanaga Argatama sementara dirinya sudah di jamah pria lain. Apa yang dikatakan laki-laki itu jika mendapati dirinya sudah tidak perawan lagi. Ayusa benci dengan situasi ini. Kebodohannya saat itu membawa masalah besar untuk dirinya sendiri. Ayusa tidak mungkin menceritakan semuanya pada kedua orang tua nya. Bagaimana dengan Sebria kalau tahu masalah itu. Seandainya Ayusa menikah dengan Kanaga apakah pria itu menerimanya ? Ayusa merasa tubuhnya semakin lemas saja. Pikiran sangat menggerogoti setiap waktu.

1
Susi Akbarini
ya ampunnnn..
nyesek bnagettt..
masih mengutamakan shabat.

❤😍😍❤❤❤
Susi Akbarini
itu namanya tekakanan batin jehannnn..
ayusa pura2 baik2 saja..
padahal dia kan cinta ama jehan..
lama2 ya sakit2an gak terbalas cinta..
apalgipaaca melahirkan
😍😍😍❤❤❤
Wiwin niasari
kok ujian terus buat sebria...yg kuat ya sebria🤭
Wiwin niasari
kok nyesek ya jd jehan🥹🥹
Wiwin niasari
berawal dr buku yg berjudul MEMINJAM IBU SEHARI lagsung lari ke sini...& ternyata ceritumu se luarbiasa itu thor...semangat terus thor /Drool//Kiss//Kiss//Kiss/
Ririn Rira: terimakasih kak 🥰
total 1 replies
Lisa
ya lebih baik pisah supaya Bria tidak makin tertekan krn egonya Deric..utk Deric diliat aj apakah dia akan mendptkan istri yg lbh baik dr Bria..
Lisa
Jahat & egois Deric itu..moga aj dia yg bermslh jdi meskipun nnti dia nikah dgn wanita lain tetap tdk punya keturunan..
Lisa
ya Kak..kasihan Bria..suami yg egonya tinggi..cepat pulih y Bria..
Ayuwidia
Aku tunggu buku barunya, Kak 🥰
Ayuwidia
Benar kata Kanaga. Tapi sudahlah, biarkan Deric berteman rasa sesal dan biarkan Sebria mendapatkan kebahagiaan
Ayuwidia
Definisi suami jahat. Mau enaknya, nggak mau pahitnya. Kelak dia akan menyesal karena telah melepas batu permata, dan Bria akan diratukan oleh pria yg tepat. Aku berharap, pria itu Jehan
Ayuwidia
Deric suami yg teramat sangat egois. Merasa benar dan enggan mengalah sedikit pun
Human
smg yg bermslh tdk bs punya keturunan itu Deric sndri meskipun nanti menikah dgn perempuan lain,biar merasakan penyesalan seumur hidup ,gimana sakitnya dituduh tdk bs beri keturunan sprti Sebria,
Ayuwidia
Egonya bikin Gedeg

Next, lanjut Kak Ririn. 🥰
Ayuwidia
Jahattt banget omongannya!!!
Ayuwidia
Laki2 kaya' gini nggak patut dipertahankan jadi suami. Mungkin, hanya Jehan yg benar2 tulus pada Bria
Lisa: Ya Kak..makin hari makin menyebalkan kata² Deric itu..udh lebih baik pisah aj Bria..
total 1 replies
Ayuwidia
Betul, sosok mama mertua yang bijak
Ayuwidia
Deric suami yang teramat sangat egois. nggak memikirkan gimana perasaan istri. Seolah perkataan dan pemikirannya yg paling benar
Ayuwidia
Keona meski masih sangat muda, tapi pemikirannya dewasa dan tegas. Bisa menjadi pelindung Sebria 👍🏻👍🏻👍🏻
Ayuwidia
Aku merasa, hanya Jehan yang mencintai Sebria dengan tulus
Wiwin niasari: setuju
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!