NovelToon NovelToon
PENARI PANAS TUAN MAFIA

PENARI PANAS TUAN MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Identitas Tersembunyi / Roman-Angst Mafia / Trauma masa lalu / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Setelah belasan tahun terjebak di lingkungan berbahaya akhirnya Glamour bisa kabur dan menyelamatkan diri.

"Tuan selamatkan aku," bisiknya bergetar menahan tangis kepada pria yang menyewanya malam ini. "Apapun akan aku berikan kepadamu, termasuk keperawanku," imbuhnya, berharap pria yang memakai topeng itu mau membantunya.


Glamour tidak tahu jika pria yang tengah mendekapnya ini adalah mafia berbahaya dan paling keji di dunia. Ibarat kata, baru keluar dari kandang buaya tapi kembali terperangkap di kandang singa.

Bagaimana perjuangan Glamour untuk menyelamatkan hidupnya demi bisa kembali berkumpul dengan keluarganya?

Simak terus kisahnya ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dilelang

BUGH!!!

Ketika keluar dari kamar hotel, Damon langsung menghantam wajah Nero dengan kuat sampai asistennya itu tersungkur di lantai.

"Dia bukan gadis perawan yang aku inginkan!" bentak Damon sangat emosi, kedua matanya melotot lebar, nafasnya memburu, dan urat-urat di lehernya terlihat ketika ia mengeraskan rahang dengan kuat.

Nero berusaha berdiri tanpa kata sembari memegang pipinya, jari kelingkingnya bergerak menyusut darah yang mengalir dari sudut bibir.

"Maaf, Tuan, tapi aku sudah mencari informasi tentang gadis itu jika masih perawan," ucap Nero menundukkan kepala, tidak berani menatap Damon yang tengah murka.

"Kau bodoh!" maki Damon. "Makanya cari wanita agar kau bisa membedakan mana perawan dan mana yang tidak!" Amukannya beralih mengolok asistennya yang selama ini tidak pernah dekat dengan wanita manapun alias jomblo abadi.

Berbeda dengan Damon, meskipun sama-sama jomblo tapi setidaknya ia tidak pernah kekurangan wanita untuk menjadi pelampiasan hasratnya.

Nero mendengus tanpa kata mendengar olokan bossnya.

"Bereskan wanita itu!" perintah Damon seraya melangkah meninggalkan kamar hotel itu sembari merapatkan jasnya agar menutupi bercak darah yang menempel di kemeja putih yang ia gunakan.

Nero menarik nafas panjang, ia segera melangkah memasuki kamar tersebut. Wajahnya mengerut, dan matanya menyipit ketika melihat wanita itu tewas di atas ranjang dengan beberapa tusukan di perut. Kondisi wanita itu sangat mengenaskan.

"Dia berulah lagi!" Nero berdecak kesal, lalu mengeluarkan ponselnya, menghubungi anak buahnya untuk membereskan jasad wanita tersebut.

Nero harus stay di sana sampai anak buahnya datang.

"Bereskan, jangan sampai meninggalkan jejak!" titahnya kepada keempat anak buahnya yang baru memasuki kamar tersebut.

"Baik, Tuan Nero," jawab mereka kompak.

Nero beranjak pergi dari kamar hotel itu. Ia harus cepat karena saat ini Damon pasti menunggunya di basment, bisa bahaya kalau bossnya menunggunya terlalu lama.

"Kira-Kira ini wanita ke berapa yang tewas setelah bercinta dengan Tuan Damon?" tanya salah satu pria yang sedang menggulung jasad gadis berlumuran darah itu dengan selimut.

"Sudah tidak terhitung."

"Mengerikan."

Mereka berempat bergidik ngeri mengingat para wanita yang tewas dengan kondisi yang sama.

*

*

Damon membakar ujung rokok yang terselip di kedua belah bibirnya. Ia bersandar di body mobil dengan gaya yang sangat elegan dan keren. Jas dan kemejanya sudah terhempas entah ke mana memperlihatkan tubuh bagian atasnya yang atletis dan di penuhi tatto sampai leher.

Area besment malam itu sepi, tidak seperti biasanya.

Suara langkah kaki tergesa menggema di basment tersebut.

Damon menghembuskan asap rokok sembari Nero yang berlari cepat menghampirinya.

"Kau telat 2 detik!" kata Damon, dingin.

Nero mengatur nafasnya sambil mengusap keringat di keningnya. Ia segera mengeluarkan kunci mobil dari saku celana, kemudian membukakan pintu mobil untuk bossnya.

"Maaf, Tuan." Hanya itu kata keramat yang bisa menyelamatkannya agar bisa hidup lebih lama di dunia ini.

Ck!

Damon berdecak kesal, seraya masuk ke dalam mobil dan duduk di jok belakang.

"Ice Club!" kata Damon, dingin dan datar kepada asistennya.

"Baik, Tuan." Nero menarik nafas panjang, sedikit lega karena Damon tidak menodongkan senjata api ke wajahnya. Ia segera melajukan mobil tersebut menuju Ice Club yang sangat elit di Kota tersebut, hanya orang-orang tertentu saja yang mempunyai akses masuk ke dalam Club malam tersebut.

*

*

"Malam ini kau akan di lelang. Siapa pun yang menawarmu dengan harga tinggi, maka dialah yang berhak atas dirimu malam ini," ucap sang Nyonya Besar kepada Glamour yang masih duduk seorang diri di dalam ruangan tersebut.

Glamour meremas ujung dressnya dengan perasaan takut luar biasa.

"Ambil ini!" Nyonya Besar memberikan topeng mata kepada gadis cantik itu.

*

Video visual Glam dan Damon ada di IG emak ya silahkan di cek dan di follow @thalindalena.

1
Lucyana H
aku suka sm alur ceritanya thor,apalagi tentang mafia yg kasar ,kejam akhirnya bucin dan posesif,seru aja....wanitanya polos..lucu...👍💪
mei
👍👍👍👍👍
mei
👍👍👍👍👍
Erina Munir
🤣🤣🤣🤣🤣 neroo2
Erina Munir
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Erina Munir
yaaahh salah paham dah s gloria
Erina Munir
waduh cari mati nih mucikari
Erina Munir
hahaaa puasaa puasaaa Damoon...uring2 deh luuhh
Erina Munir
hamidun glam niih
Erina Munir
kena mental Damon jd sadis dianya
Erina Munir
semoga ele ga knp2..
Erina Munir
sukuriin luuh maklampir
Erina Munir
hahaaa botak lola..
Erina Munir
wooww udh mak sambung blagu lgi hadeeeh
Erina Munir
dasar doraemon manusia kasar...sm pere model glam juga ttp kasar😟😟😟
Erina Munir
glam...km bnee2 musti d didik lgi yg bner ya
Erina Munir
nmnya bangke biar d umpetin busuknya tetep kecium neklam...siap2 luuh
Erina Munir
orang kaya raya kok nyari anaknya ga ketemu ketemu ya😄😄😄
Erina Munir
ternyata othor sadis juga ya...🤣🤣🤣🤣
Erina Munir
ben ga curiga sm maknya apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!