****
Agatha Laurensia Ananda
Gadis kecil yang selalu diperlakukan tidak adil dan kasar oleh keluarga nya bahkan semua orang di dekatnya termasuk kekasih kecil nya pun tiba2 pergi dari nya, kemudian ia di usir pergi dari rumahnya karena difitnah oleh saudara nya.
Mulai dari saat itu ia berubah menjadi kejam dan dingin ia juga mendirikan sebuah perusahaan miliknya dengan hasil jerih payahnya sendiri dan ia juga menjadi Mafia terbesar no.2 di dunia. Namun meski begitu ia tidak pernah melupakan seluruh rasa sakit yang keluarga nya berikan untuknya bahkan rasa sakit itulah yang menjadi motivasi nya untuk terus bangkit hingga ia bisa membalas kan seluruh rasa sakit nya.
Bagaimana kah Agatha membalas kan dendam pada keluarga nya?
Akan kah ia bertemu kembali dengan kekasih kecil nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ancela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 9
" Marah? Untuk apa? " ujar Agatha datar
Nanda dkk pun bernafas lega karna ternyata Agatha tidak marah pada mereka namun mereka masih bingung bukan kah tadi Agatha terlihat sangat marah dan bersikap sangat dingin.
" lalu kenapa kau diam saja daritadi?" ujar nanda
"menurut mu"
" Apa karna ucapan Ara tadi "
" iya"
Mereka terdiam mendengar jawaban Agatha, pasalnya sedari awal mereka takut karena Agatha hanya diam saja mereka takut Agatha meninggalkan mereka tidak mau berteman dengan mereka setelah tau siapa mereka, namun ternyata pemikiran mereka salah itu membuat mereka merasa bersalah karna berpikiran jelek terhadap Agatha.
"Kau benar2 tidak masalah jika menjadi teman kami" tanya Devina
"ya"
"ngomong-ngomong kita mau kemana tha?" ujar leina
"tunggu saja"
Sekitar 15 menit mereka tiba di mansion besar milik Agatha, Nanda dkk yang melihat mansion itu pun terkagum2 pasalnya mereka baru pertama kali melihat mansion semegah itu, mereka juga bertanya-tanya mansion itu milik siapa dan mengapa Agatha mengajak mereka kesana. Saat turun dari mobil Agatha segera mengajak Nanda dkk masuk ke dalam mansion dan menyuruh salah satu pelayan yang menyambut mereka disana untuk membawa mobilnya ke garasi. Ya Agatha memang telah mempekerjakan beberapa pelayan untuk membantu bibi ima bekerja, agar bi Ima memiliki waktu untuk sedikit bersantai.
"Agatha ini mansion siapa?" tanya Devina saat mereka sampai di dalam mansion.
"milik ku"
Mereka pun terkagum2 mendengar itu mereka bahkan tidak percaya melihat mansion ini bahkan mansion ini lebih mirip istana, terlebih lagi saat mereka masuk dan melihat semua barang yang ada disana bisa mereka pastikan harganya tidak lah murah
"mulai sekarang kalian akan tinggal disini bersama ku! " perintah Agatha.
Mendengar hal itu mereka terkejut, bahkan hal itu seperti mimpi untuk mereka tinggal dalam rumah yang besarnya bagai istana dan bahkan memiliki banyak pelayan yang siap melayani mereka semua.
" ka-kau sedang bercandakan " tanya Leina tidak percaya
"Aku serius besok kalian sudah harus pindah kemari"
"Kau ingin tinggal dengan kami? " ucap nanda
" iya"
"Tapi bagaimana ke..." ucapan Devina disela Agatha " aku tak punya"
"maafkan aku" ucap Devina ia merasa tidak enak menyinggung nya
" Lupakan"
Agatha pun mengajak mereka berkeliling dan menunjukkan kamar mereka masing2 yang terletak di lantai 3 dekat dengan kamar Agatha. Mereka sangat kagum melihat kamar mereka kamar yang besar dengan berbagai perabot lengkap dalam nya yang mewah.
Kamar Leina
Kamar Nanda
Kamar Devina
Kamar Agatha
"Apa kalian menyukai kamarnya? " tanya Agatha
" iya, terimakasih Agatha" ucap mereka kompak
"Tapi Agatha boleh kah aku tau? Untuk apa kau memiliki mansion dengan banyak kamar?" tanya Nanda ya dia memang penasaran untuk apa mansion sebesar ini sedangkan Agatha tidak memiliki keluarga selain bibi ima dan Angelo juga beberapa pelayan.
"aku akan membentuk sebuah perkumpulan Mafia disini, apa kalian keberatan? " ujar Agatha
" tidak, kami akan ikut dengan mu" ujar mereka kompak seraya tersenyum
Setelah itu Agatha pun berjalan meninggalkan mereka. Di kamarnya Agatha mulai mengumpulkan informasi terkait Mafia di negara itu. Saat informasi itu lengkap ia tersenyum devil melihat nya
" Jadi ayahnya ternyata leader BlackMonster, ini menjadi semakin menarik saja." ucap Agatha menunjukkan senyum devilnya
"*tunggu kedatangan ku BlackMonster"
**Like! Like!
Komen! Komen***!
😍😍😍