NovelToon NovelToon
Tuan Muda Mengendalikan Hidupku

Tuan Muda Mengendalikan Hidupku

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:227.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Belum ketemu juga!? Kalian akan mati jika tidak menemukannya!" Bentak Rafanda Airen, mengacaukan acara pertunangannya sendiri.

"Rafa, semua orang---" Kalimat Titania disela.

"Aiyue menghilang. Jadi jangan menggangguku dengan acara konyol ini." Pemuda yang melangkah hendak meninggalkan area ballroom.

"Dia hanya sekretaris! Asisten! Pembantu! Aku calon istri yang setara denganmu!" Teriak Titania, memegang jemari tangan Rafanda, bersamaan dengan beberapa pengawal yang menghalanginya pergi.

"Bukan! Aku yang memberinya nama Aiyue, sedangkan namaku Airen." Rafa tertawa dalam tangisannya mengeluarkan senjata api dari dalam jasnya.

Dor!
*
Bagaimana tentang seorang anak berusia 7 tahun, yang tersenyum dengan sengaja memilih bayi mungil untuk menemani hidupnya. Memberinya nama Giovani Aiyue, serupa dengan namanya Rafanda Airen.

Mengendalikan hidupnya bagaikan boneka, Aiyue adalah boneka kecil dalam kendalinya. Boneka yang pada akhirnya retak meninggalkannya,karena telah memiliki hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Puzzle

...Oase? Itu hanya sebuah tipuan, kala aku terduduk di bawah pohon yang rindang....

...Berlari untuk mendapatkan air jernih yang aku inginkan. Namun, hanya oase kering. Dengan rerumputan yang tidak dapat dimakan....

...Kala aku berbalik, kembali pada sang pohon. Segalanya juga dari awal bukan milikku. Pohon yang telah layu, terkubur di bawah pasir....

...Berusaha tersenyum, mengais-ngais tidak memiliki logika lagi. Tapi pohon itu tidak hidup kembali....

...Bodoh! Aku mencintaimu......

Rafanda Airen.

Dirinya memiliki apartemen lain yang baru habis masa kontrak dengan penyewa. Apartemen di kawasan elite, fasilitas yang lengkap dengan interior berkelas memiliki tiga kamar di dalamnya.

Tempat gym, cafe, supermarket, segalanya ada dalam satu kawasan. Jujur dirinya hanya membeli untuk investasi, dirinya dan Aiyue tidak pernah tinggal di tempat ini, hanya untuk disewakan.

Tapi sekarang, Rafa datang bersama dengan wanita lain, calon istrinya. Tidak nyaman, sama sekali tidak mengerti dirinya, itulah yang ada dalam benak Rafa kala menatap dua tas belanjaan yang dipenuhi dengan berbagai hal.

Wanita ini tidak melirik diskon sedikitpun, asal beli saja. Hingga Rafa mengernyitkan keningnya, benda yang ada di depan meja kasir diambil oleh wanita itu.

"Ukuranmu apa?" tanyanya.

"Hah?" Otak sang pemuda yang mencerna sesaat.

Wanita ini mengambil sekotak alat kontrasepsi pria, serta gel.

Rafa berusaha tersenyum, benar-benar berusaha tersenyum dan memahami. Titania sudah bertahun-tahun tinggal di Jepang. Kebudayaan yang berbeda dengan tepat ini. Hubungan badan sebelum pernikahan bukanlah hal yang tabu, bahkan sejak sekolah menengah pertama banyak yang telah melakukannya.

"Tidak perlu! Karena inilah alasan kenapa aku ingin segera menikah. Aku hanya ingin melakukan hal ini setelah malam pertama." Ucap Rafa meletakkan benda yang hendak dibeli oleh Titania.

Dirinya terdiam sejenak kala sang kasir tengah menghitung belanjaan mereka. Menatap foto pasangan yang ada pada sampul salah satu kotak kontrasepsi pria tersebut. Menelan ludah kasar, membayangkan itu dirinya dengan Aiyue.

Tapi hanya beberapa saat. Rafa kembali menggeleng."Inilah sebabnya aku harus segera tinggal dengan Titania." Batinnya tidak ingin menyerang gadis berusia 23 tahun itu.

"Totalnya 567.000." Ucap sang kasir.

Untuk pertama kalinya dirinya berbelanja sebanyak itu demi beberapa hal yang seharusnya tidak dibeli. Juga menyia-nyiakan diskon yang ada di tempat tersebut.

"Benda ini beli dua dapat gratis minuman kan? Aku beli satu lagi..." Ucap Rafa pada sang kasir.

"Tidak perlu!" Wanita itu merebut kartu debit milik Rafa, menyodorkan pada sang kasir."Kita bukan orang miskin, untuk apa mencari produk promo."

"Ini uangku terserah aku mau membeli apa saja." Ucap Rafa hanya dapat menghela napas melihat gadis ini.

Bagus bukan? Inilah istri idaman pria paling pelit.

Titania berusaha tersenyum."Satu bulan ini, kita ikuti cara hidupku. Kamu akan tau dunia ini indah," ucapnya menggenggam jemari tangan Rafa.

Tidak ada perasaan berdebar, senang, malu, atau bahagia. Ini bagaikan berjabat tangan dengan rekan bisnis. Baik! Satu bulan ini untuk beradaptasi pada wanita yang akan dinikahinya akan dimulai.

Impiannya? Memiliki keluarga seperti ayah dan ibunya. Ayahnya dari kalangan atas, sedangkan ibunya juga dari keluarga berada.

Hanya perlu beradaptasi, itulah yang ada dalam fikirannya, berusaha melupakan benda promosi tersebut.

Membawa dua tas belanjaan besar. Mengikuti langkah wanita yang menaikan I-phone-nya. Yang ada di fikiran Rafa hanya satu saat ini."Wanita sialan!"

Gila bukan? Ini masih hari pertama, siapa tau setelah sebulan benih-benih cinta akan tumbuh. Atau benih-benih yang dibawah akan membuahi sel telur, menghasilkan bayi berkwalitas tinggi.

*

Kode akses apartemen ditekannya. Dua orang yang memasuki unit apartemen mewah.

"Sayang aku tidak tau kamu mempunyai apartemen yang lebih luas daripada milikku." Ucap Titania menempel bermanja-manja.

Pemuda itu segera mendorong kepala wanita ini."Ada banyak lampu yang menyala. Dua buah lemari pendingin, beberapa AC. Maaf, biaya listrik di tempat ini terlalu tinggi. Lebih baik kembali aku sewakan saja. Kita tinggal di tempat lain. Aku punya yang seperti aku dan Yue tempati di kawasan---" Kalimat Rafa lagi-lagi disela.

"Jangan seperti gelandangan! Kita ini orang berkelas. Sejujurnya bagiku lebih baik tinggal di kediaman utama rumahmu. Tapi berhubung sedang kamu sewakan. Jadi aku setuju saja tinggal di tempat ini." Ucap wanita itu membuka sake yang dibawanya sebagai oleh-oleh dari Jepang.

"Udaranya panas!" Keluhnya membuka pakaiannya sendiri. Meminum lebih banyak lagi.

Aiyue, didik sendiri oleh Rafa agar sesuai dengan kepribadiannya. Meminum minuman keras diperbolehkan jika dalam perjamuan atau merayakan sesuatu. Itupun harus mengetahui batas agar tidak mabuk dan menyusahkannya.

Tapi wanita ini... dirinya duduk di sofa enggan bergerak menatap entah berapa cawan yang telah habis. Wanita yang mulai menggeliat membuka seluruh pakaiannya sendiri.

Kemudian duduk di samping Rafa."Cepat atau lambat kita akan menikah. Jadi..."

"Kamu mabuk, aku tidak akan tidur dengan wanita mabuk." Alasan dari Rafa mendorong pelan tubuh wanita itu.

Memasuki kamar yang dipilihnya. Pemuda yang merebahkan diri di atas tempat tidur. Pernikahan bisnis? Menyesuaikan diri dengan wanita lain? Harus mengerti perasaannya? Entahlah dirinya merasa tidak nyaman.

Tepat pada pukul 12 malam dirinya terbangun. Melangkah keluar dari kamarnya, mungkin dirinya harus memindahkan Titania.

Tapi wanita mabuk itu tidak ada di tempat ini. Dalam seluruh kamar juga tidak ada. Pakaian dalam wanita yang berserakan. Namun, tidak terlihat pakaian luarnya. Apa Titania keluar tanpa memakai pakaian dalam?

"Mungkin saja... perbedaan kebudayaan yang mendasar." Entah kenapa tidak ada perasaan cemas atau sakit hati. Status mereka bahkan bukan kekasih.

*

Membuka matanya menyambut pagi, dirinya tidak berolahraga hari ini. Sepedanya masih berada di apartemen yang ditempatinya dengan Aiyue.

Membersihkan diri hanya keluar menggunakan handuk di pinggangnya. Hal yang biasanya dilihatnya? Aiyue kecilnya, sudah menyiapkan segalanya untuknya, bahkan mengancingkan kemejanya.

Namun, wajah itu tidak terlihat. Dirinya berada di tempat yang berbeda. Mau tidak mau harus membiasakan diri. Menghela napas kasar. Merebahkan dirinya di atas tempat tidur. Merindukannya? Apa mungkin?

*

Mengenal setelan jas, dengan bangga dirinya menyatakan."Aku tidak bahagia." Keluhnya di hari pertama, apa karena belum membiasakan diri?

Tidak ada roti bakar dan segelas susu di atas meja. Sarapan ringan yang biasanya disiapkan Aiyue, mengingat kesibukan mereka, yang harus pergi tepat waktu ke kantor.

Memutuskan untuk memanggang roti sendiri. Meletakkannya di piring, kemudian menuangkan susu UHT ke dalam gelas.

Memakan sarapannya tanpa ekspresi. Hingga suara pintu terbuka terdengar. Bukan Aiyue, dirinya sudah tahu. Tapi entah kenapa ingin melihat wajah itu.

Bau alkohol masih menyengat, juga ada sejenis bau asing sedikit amis. Menguap beberapa kali, wanita yang membuka lemari pendingin, meminum air.

"Kita perlu pembantu. Bisa kamu hubungi yayasan?" Tanya wanita itu, berjalan dengan santainya hanya memakai kimono berbahan satin sepaha.

Sialnya lagi, sarapannya direbut oleh wanita ini. Wanita yang memakan roti bakar strawberry coklatnya. Hal yang tidak pernah dilakukan Aiyue selama 23 tahun ini.

"Itu sarapanku." Ucap pemuda yang selalu disiplin ini tidak sabaran.

"Gampang tinggal buat lagi kan?" Jawab Titania acuh.

"Lima menit lagi aku harus pergi ke kantor untuk evaluasi bulanan karyawan. Jika aku datang dengan perut kosong dan melakukan kesalahan. Aku akan memeras rekeningmu hingga habis..." Ucap pemuda itu tersenyum menbuat Titania menelan ludahnya.

"Dengar! Kita harus menyesuaikan diri. Atau lebih baik daripada menyesuaikan diri, kita menjaga privasi masing-masing. Daripada menjalani pernikahan hangat yang membuatku terbakar. Lebih baik aku belajar untuk menyesuaikan diri dengan pernikahan dingin. Dimana suami-istri tidak saling mengganggu." Lanjutnya melangkah pergi.

Wanita yang menanggapi dengan cara yang berbeda. Mulai menghubungi ayahnya, bahkan membuat status di media sosial dengan emoji menangis.

Tapi begitulah menemukan pasangan yang sesuai sejatinya bagaikan mencari pecahan puzzle.

1
✨Susanti✨
😩😩 ga ada lanjutannya kah kak?
✨Susanti✨
ga kebayang malunya gimana 🤣
✨Susanti✨
drama keluarga ini benar-benar membagongkan 🤣
✨Susanti✨
ini dia hiu megalodonnya 🤣
✨Susanti✨
🤣🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
ya ampunn bengekk 🤣🤣🤣😭
✨Susanti✨
semua baru berasa kalo dah hilang
✨Susanti✨
🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
hadirrr
sukensri hardiati
dah tamat aja...
sukensri hardiati
itu istrimu bau matahari krn ikut cari nafkah...nggak pantes jadi guru...
sukensri hardiati
ketahuan sama yoshida
Dila Dilabeladila
ko ngegantung ceritanya
...
kisah ponakan nya Dimas di cerita Valentino
mimief
huaaaa
masa tamat begitu aja🙄😭😭😭

but
aku puas banget,Rafa ketulah sama omongannya sendiri ya ttg bapaknya

nice ending
beautiful story'
love full buat othorrrrr
aku makin padamu
mimief
mending jangan senyum ini orang
malah jadi takut kita
mimief
wah rame .
aku suka keributan ini
kuaci udah abis Ama othor,CK
bentar lagi farell Dateng
makin serruuuu
Fitri ahmad: benar kak kalau ayah dtg.... aq suka keributannn
total 1 replies
mimief
kalau mau nyari alesan..ada 1001 alesan buat selingkuh
tapi kalau mang dr sana nya kau setia
ada 1001 alesan buat kau setia
hidup itu pilihan bukan,sekali lagi?
mimief
lagian kampung yg aneh yaa
biasa pada celap celup sama bini orang apa
kok kyk gitu di normalisasi kan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!