NovelToon NovelToon
One Night Stand With My Friend

One Night Stand With My Friend

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Murid Genius / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:419.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: eunhyeayu90

📌 update setiap Senin sampai dengan Sabtu pukul 23.00 WIB


Apa jadinya ketika seorang sahabat baik tidak sengaja melakukan hubungan cinta satu malam?
Caca dan Marshel saling berteman baik,dari bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi.Mereka tidak sendiri, pertemanan mereka terdiri dari Caca,Marshel,jovan Andrew dan Mila . Sekelompok persahabatan yang harmonis suka dan Duka.
di suatu saat Caca terlibat one night stand dengan Marshel yang notabenenya adalah berteman, mereka tidak punya pilihan lain untuk menyembunyikan rahasia ini dari teman-teman mereka.Saat dimana mereka dihadapkan dengan permasalahan pelik tentang kehamilan Caca yang membuat kerenggangan dalam persahabatan mereka .Mampukah Caca dan Marshel menyelesaikan dengan baik dengan segala rintangan yang menghadang?
CEKIDOT--->

stay tune dan selalu berpikir positif gengs...✋
Instagram eunhyeayu90

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eunhyeayu90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 9

Di dalam mobil,Caca diam-diam tersenyum.entah mengapa dia begitu bahagia saat Marshel tiba-tiba datang mengunjunginya.semenjak perpindahannya satu bulan lebih, mereka tidak terjalin komunikasi sama sekali akibat pekerjaan masing-masing.Kini bagaikan angin segar, dirinya dan Marshel dapat bertemu kembali.

"Bagaimana pekerjaan di startup?" tanya Marshel

"sangat menyenangkan..aku bertemu dengan orang-orang hebat di sana..." jawab Caca

"kalau kamu.. bagaimana,,kau pasti sering bertemu dengan teman lama kita??"

"Sejauh ini aku bisa menghandle nya ..meski sedikit ada omelan dari papa ku..."

"pasti sangat sulit kan karena bekerja di bawah kepimpinan papa mu..."tanya Caca

"aku banyak berakting dan menjaga sikap...aku tidak bisa berbuat sesuka hati seperti saat di sini..." kata Marshel

"aku banyak menemui teman kita waktu di SMA... mereka banyak yang sudah menikah..." ucap Marshel lagi

"benarkah?? waw.... mereka pasti sudah mapan sekali karena memutuskan untuk menikah.... benar-benar hebat" ucap Caca menerawang

Marshel menoleh sekilas kearah Caca dan tersenyum, "jadi menurut mu ... orang yang memutuskan menikah itu adalah orang yang mapan begitu??"

"iya... mereka memutuskan suatu konsekuensi yang tinggi.. memikirkan tempat tinggal,biaya hidup sehari-hari dan juga biaya masa depan anak.. mereka pasti memiliki itu semua dan mempersiapkan jauh-jauh hari bukan??"

"Tidak selalu seperti itu... menikah itu kemantapan diri dan tidak mengacu finansial... mereka bisa saling bekerja sama untuk memikirkan masa depan mereka.. saling berbagi dan juga bertukar pikiran..." jelas Marshel

"kenapa pikiran mu sekarang berubah??" tanya Caca

"Karena aku banyak belajar dari mereka saat bertemu... mereka juga banyak mengeluhkan beberapa poin rumah tangga mereka,tapi mereka juga banyak menceritakan banyak sekali kebahagiaan yang mereka dapatkan..." ungkap Marshel

"begitu...kau nampak tua saat ini...pola pikir mu semakin dewasa ya..." ucap Caca dengan tersenyum

Marshel tersenyum, "Nando ,Farel,kanya, Galuh,Tika dan violin sudah menikah..."

"wow ... benarkah?? Violin,dia kan dulu pendiam sekali..." ucap Caca penasaran

"yaaaa... begitu lah..."

"waaah... Farel siih gak heran ya..dia kan player banget dulu..." ucap Caca

"kamu rencana menikah umur berapa??" tanya Marshel

"aku....??aaahhhh...aku tidak tahu..." ucap Caca

"kalau aku...aku akan menikah secepatnya jika aku sudah menemukan wanita yang aku sukai..." jawab Marshel dengan melihat kearah Caca

Caca menoleh ke arah Marshel dengan canggung, "seyakin itu?? kenapa tidak menimbang-nimbang dulu...atau melihat sosok sifat atau..."

"jika aku menyukainya..itu berarti dia yang terbaik bagiku..." jawab Marshel

Caca terlihat diam,entah mengapa dia begitu tidak nyaman dengan ucapan Marshel.Caca segera menyadarkan dirinya untuk tetap bersikap tenang dan biasa.

****************

Saat di apartemen,Caca dan Marshel menikmati makan malam bersama.sudah menginjak pukul 1 dini Hari tapi mereka menikmati obrolan mereka dengan banyak bercerita kegiatan mereka sehari-hari.

"ini sudah larut... cepatlah tidur..besok kau akan bekerja bukan??"

"iya... pukul 9 aku harus standby di perusahaan... kalau kamu...??"

"aku akan tidur sebentar di sini sebelum kembali pulang..."

"pulang??.." ucap Caca dengan sedih

Marshel mengusap kepala Caca dengan lembut. "aku akan meluangkan waktu untuk mengunjungi mu saat aku sedang ada waktu luang... sekarang tidur lah..."

"baiklah..." ucap Caca

Caca membereskan makanannya dan bergegas menuju kearah dapur . Sedangkan Marshel sedang minum dan segera berbaring di sofa ruang tengah Apartemen Caca.

Saat Caca kembali menuju kamar,ia melihat Marshel sudah berbaring dan memejamkan mata,Ada hati yang tidak biasa.wajah marshel mengisyaratkan kelelahan.Sungguh pengorbanan Marshel yang menemuinya dengan jarak tempuh 2 jam perjalanan menuju ke pusat kota tempatnya tinggal.

****************

Saat di pagi Hari,Caca terbangun karena bunyi alarm.Waktu menunjukkan pukul 8 pagi.Caca segera membuka gorden dan melihat mentari sudah terlihat terik masuk kedalam kamar apartemennya, segera ia menuju ke kamar mandi dan membersihkan diri

Setelah beberapa menit di kamar mandi ia kemudian keluar dengan berpakaian lengkap untuk berhias,Caca teringat jika Marshel berada di apartemennya semalam .Ia segera keluar dan melihat Marshel,tapi setelah di lihat tidak ada seorang pun.hati caca begitu sedih karena Marshel ternyata sudah pulang,Ia menuju ke tempat Marshel berbaring saat tadi malam,bau parfum masih tercium dengan lekat di hidungnya meski pemilik parfum itu sudah pergi.

"Dia selalu wangi dan meninggalkan wangi itu..."

Sebuah pintu terbuka dan memperlihatkan Mila yang pulang.Caca kemudian menoleh kearah Mila,

"tumben sekali... jam segini belum berangkat??" tanya Mila yang mendekat kearah Caca

"iya ini mau berangkat...." ucap Caca berdiri dari Sofa

"sebentar...bau parfum siapa niihh.. parfum cowo??" ucap Mila

Caca menghembuskan nafasnya kasar, "iya...."

"kamu memasukkan cowok semalam...kalian tidur bersama??waw ...siapa??? siapa??hayooo ngakuuu...." ucap Mila menggoda

"nggak... Marshel kemarin datang..." ucap Caca

"Marshel??aku kira siapa?? bagaimana kabarnya?? dia tidak memberitahu yang lain kalau datang...pasti dia mengantarkan sesuatu dari orang tua mu kan..." ucap Mila

Caca terlihat kebingungan, Bagaimana bisa Mila terlihat biasa saja saat Marshel yang datang.kenapa Mila tidak mencurigainya atau semacamnya seperti yang dilakukan oleh Jovan terdahulu.apakah karena Mila melihat dari segi seorang wanita, dengan begitu ia menganggapnya biasa.

"ahh...iyaaa..." jawab

"Ca...wajahmu terlihat pucat..apa kau sakit??" tanya Mila

"sakit....ahh tidak..tidak apa-apa..." ucap Caca

"terlihat berbeda...siihh... yasudah,aku akan tidur ke kamar dulu..."

Mila kemudian menuju ke kamarnya, sedangkan Caca memegang kedua pipinya.suhu tubuhnya terlihat hangat, mengapa dia tidak menyadarinya.

"Mila begitu peka jika aku sedikit kurang enak badan...aaahh begitu ..ya..ya....lebih baik seperti itu.aku tidak bisa membayangkan jika Mila mengetahui apa yang terjadi antara aku dan Marshel sebelumnya...."

****************

Caca keluar dari gedung kantornya pada pukul 7 malam,ia terlihat begitu lelah.Entah mengapa seharian ini tubuhnya tidak dapat bekerja sama.ia berjalan dengan gontai menuju apartemennya, kebetulan gedung perkantoran Caca dengan apartemen nya hanya berjarak 300 meter saja.

Ia berjalan dan menuju kearah Apotik yang berada sekitar tidak jauh dari gedung perkantoran nya.

"obat demamnya..." ucap Caca kepada apoteker.

Petugas apotik kemudian mengambilkan obatnya, sedangkan Caca menoleh kearah samping karena telinga nya begitu terganggu saat seseorang membeli tes kehamilan.

Dilihat dari dekat,Caca melihat wanita dan kekasihnya itu berusia sekitar 20 an seperti dirinya.Tapi kenapa wajah mereka tampak tidak tenang.

"ini obatnya..." ucap petugas apotek itu.

Caca kembali melihat obat itu dan mengambil uang di dalam tasnya,ia kemudian memberikan uangnya kepada petugas apotik itu.Tapi sebelum itu ia tiba-tiba memikirkan sesuatu yang mengganjal,

Petugas itu memberikan uang kembaliannya kepada Caca, "terimakasih.. semoga sehat selalu..."

"emm... sebentar..." ucap Caca

"iya...bisa saya bantu..." ucap Petugas apotek

"aku ingin membeli alat Tes kehamilan..." ucap Caca dengan lirih

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Halo gengs..masih aktif dan setia kan di Novel ini? terus dukung karya aku ya.. dengan cara like komen dan juga vote.sarangheo💋

Instagram eunhyeayu90

1
Queen Kya
novelny bnran keren
antha mom
kalau sudah menyangkut tentang agama, sangat sulit untuk di bahas, apalagi marchel dan Caca sama sama anak tunggal,
Ai Rosita 😊🌿
selesai juga kisah caca dan marshel,, terimakasih thor untuk karya nya sukses selalu
Ai Rosita 😊🌿
aku lanjut kesini thor, baru bab awal udah menarik ceritanya.. gaspol
Ai Wiwi Widyawati
beda dari yang lain suka bacanya ,yang paling penting
penyampaiannya cukup bagus mudah dimengerti.
sukses terus karyanya ❤️
Dwisur
baca komentar²e bagus² semua.jadi pengen nimbrung, tapi simpan dl yaa..
Haslinda Subhan
saya suka karyamu Thor , ceritanya menarik
Miss Ayu: terimakasih kak
total 1 replies
Nona Sifa
semoga ibu nya marcel kecelakaan jdi nnti bergantung sama caca
falea sezi
andai di buat film pasti banyak yg minat nonton
Miss Ayu: semoga saja🙏🥰
total 1 replies
falea sezi
q pcrn beda agama berahir miris karena emank tembok nya tinggi amin sama iman yg berbeda
falea sezi
caca emank bodoh
falea sezi
enak bgt lampir ngakuin cucu pas masih hamil aja ditolak mentah2
falea sezi
enak bgt caca sibuk ngurus anak Marvel sibuk seneng2 ma cwek kasih jodoh yg pas biar kapok si marsel
falea sezi
orang tua caca kok lepas tangan gk bner bgt jd ortu
falea sezi
keren lo ne novel kek plot twist bgt cerita nya kek berasa fakta
Silvi Vicka Carolina
seharusnya yang adzanin terserah gak arus papa nya
Silvi Vicka Carolina
obat apa kk
Ramma Dharma
sulit kalo beda keyakinan untuk bersatu.temboknya terlalu tinggi.
Moriana 10
lanjut ceritanya bagus
PANJUL MAN
alur ceritanya sangat menarik natural gaya bahasanya juga bagus , tidak banyak konflik jadi tidak bosan bacanya endingnya pas seperti kisah nyata sukaaaa sekali .
Miss Ayu: terima kasih kak...❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!