NovelToon NovelToon
CINTAI AKU LAGI, EILANI

CINTAI AKU LAGI, EILANI

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:186.4k
Nilai: 5
Nama Author: Henny

Elvaro tak pernah menduga kalau perawat yang akan merawat mamanya di rumah adalah Eilani. Perempuan dari masa lalunya yang pernah ia sakiti. Namun Elaini sama sekali tak mengenal Elvaro. Bahkan tak mengenal mama Elvaro yang dulu pernah menghina dan menolak Eilani menjadi menantunya. Begitu menyakitkan kah apa yang pernah Elvaro lakukan sampai Eilani pura-pura tak mengenalnya?
Lalu, apa yang harus Elvaro lakukan saat ia menyadari bahwa hatinya masih milik gadis itu? Dapatkah Eilani mencintai Elvaro lagi?
Ini adalah sebuah kisah sederhana, kisah nyata yang pernah dibagikan padaku. Alur ceritanya memang agak berbeda sedikit dari kisah aslinya, namun awal dan akhir ceritanya merupakan kenyataan yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Impian

"Di mana mami?" tanya El saat melihat Eilani hanya sendiri di taman belakang ini.

"Nyonya sedang mengajari anak-anak menyanyi. Dia juga ingin makan malam di sini. Jadi kamu pergi saja, El. Biar nanti kami pulang diantar sopir."

Elvaro menggeleng. Ia mengambil tempat duduk di samping Eilani. "Aku ingin di sini."

"Nanti Citra marah. Kasihan kan, dia baru saja sampai. Pasti kangen berat tuh."

El hanya tersenyum kecut. "Sudah ku katakan kalau aku tak memiliki perasaan apa-apa untuknya. Mau putuskan pertunangan kami, aku takut dengan kondisi mami yang belum stabil."

"Iya. Nyonya sebaiknya jangan dibuat terlalu tertekan. Supaya ia punya semangat untuk mengobati matanya."

"Iya, suster. Aku akan mentaati semua perintah mu asalkan kau mau ku ajak makan malam."

Eilani mengerutkan dahinya. "Aku? Bukannya Citra yang harus kau ajak makan malam? Aku nggak mau disebut PHO."

"PHO?"

"Perusak hubungan orang."

El tertawa. "Kamu nggak merusak hubungan kami. Hubungan kami ajak yang memang dari awal sudah rusak."

Eilani menatap Elvaro. "Kenapa mau mengajak aku makan malam? Aku ini seorang janda, El. Lagi pula hubungan diantara kita hanya sebatas tuan dan pembantu."

"Eh.....!" Elvaro tanpa sungkan menyentuh tangan Eilani. "Siapa bilang kalau kita adalah tuan dan pembantu? Kamu itu sudah menjadi sahabat bagi keluarga ku. Semua art menyukaimu. Kalau almarhum papi masih ada, aku yakin kalau dia juga akan menyukaimu."

"Tapi tetap saja nggak baik jika kita terlihat berjalan berdua."

"Aku bukan seorang cowok tulen. Aku juga seorang duda."

"Ha? Kamu nggak bercanda kan, El?"

Elvaro mengangguk. "Aku dan istriku berpisah karena kesalahanku. Dia bahkan melupakan aku dan tak mau mengenal aku lagi. Dulu aku bukan orang yang baik, Ei."

"Dan sekarang kamu adalah orang yang baik?"

Elvaro menarik napas panjang dan memghembuskannya perlahan. "Aku belajar dari kesalahanku. Makanya aku nggak mau membuat Citra berharap. Aku akan memutuskan hubungan kami saat mami sudah benar-benar pulih."

"Baguslah. Sekarang aku mau lihat nyonya Tiara dulu ya?" Eilani berdiri namun Elvaro menahan tangannya.

"Ei, bagaimana dengan ajakan makan malam ku?"

"Kalau sebagai teman, aku mau. Namun jangan di tempat yang biasa kau kunjungi bersama Citra ya? Takut nanti ketemu dan Citra jadi marah padaku."

"Bagaimana kalau makan malam di villa keluargaku saja? Letaknya di pinggiran kota dan dekat danau."

"Boleh juga. Kirimkan saja alamatnya padaku nanti aku datang."

"Baiklah."

"Sekarang, sudah boleh melepaskan tanganku?"

"Oh ya....!" Elvaro jadi malu sendiri saat ketahuan kalau ia masih belum melepaskan tangan perempuan itu.

**********

Eilani merasa kalau ini sesuatu yang salah namun hati kecilnya mendorong dia untuk menerima ajakan itu. Akhirnya, setelah melalui pertimbangan yang cukup alot, Eilani pun memutuskan untuk datang ke alamat yang dikirimkan El padanya.

Sebuah rumah kayu kuno nampak indah. El langsung keluar dari dalam rumah saat mendengar ada suara bunyi mobil dari luar. Ternyata itu taxi yang Eilani sewa.

Setelah membayar ongkos taxi, Eilani pun menatap kagum villa ini. "Waw tempatnya sangat indah. Aku suka.....!" puji Eilani.

"Ini rumah Oma ku. Oma seorang arsitek. Dia memang Perempuan Bali yang menikah dengan opa yang asal Manado. Kami sekeluarga menghabiskan masa kecil di sini karena mami ku adalah anak tunggal. Setelah aku kembali lagi ke Bali, aku merenovasi tempat ini dan kadang kami menghabiskan akhir pekan di sini. Ayo masuk! Kayaknya sudah mau hujan."

Eilani mengikuti langkah Elvaro dan gadis itu terlihat sangat kagum dengan semua perabotan yang ada di sana. Semuanya terbuat dari kayu. Bahkan lantai pun demikian.

"Aku sepertinya pernah punya konsep ingin rumah seperti ini. Apa iya? Kok rasanya seperti Dejavu." Eilani mencoba mengingat sesuatu.

Elvaro tersenyum. Tentu saja dia ingat. Karena konsep rumah seperti ini pernah Eilani sampaikan padanya.

Elvaro yang memang adalah seorang arsitek pun menggambarnya waktu itu......

**********

"Bagaimana menurutmu?" tanya Elvaro menunjukan hasil coretan tangannya. Eilani yang sedang mengatur makanan di atas meja, menghentikan kegiatannya sebentar dan melihat kertas yang disodorkan suaminya itu.

"Aku suka, sayang. Bukan hanya dindingnya yang terbuat dari kayu. Tapi juga lantainya. Namun kamar mandinya nggak boleh lantai kayu. Aku justru ingin kamar mandi yang lantainya kayak menginjak batu-batu kecil dan atapnya bisa di buka jika siang. Aku juga suka bathtub nya walaupun dibuat dari bahan lain namun warnanya harus warna kayu. Dan aku ingin rumah seperti ini di Indonesia bukan di Inggris."

Elvaro memeluk istrinya dari belakang. "Apapun akan ku lakukan untukmu. Bagaimana jika kita membuatnya di Bali?"

"Bali?" Eilani membalikan badannya. "Aku juga dilahirkan di sana, El. Aku suka kembali ke sana."

"Ya. Aku punya sebuah villa warisan dari omaku. Aku ingin membuat rumah impian mu di sana."

"Ah sayang...." Eilani gak sabar dan segera mencium suaminya. Tentu saja ciuman itu disambut dengan sangat antusias oleh Elvaro.

"Eh....." Eilani melepaskan ciuman diantara mereka saat menyadari kalau mereka bisa keterusan jika gak ada yang mau mengalah. "Makannya nanti keburu dingin."

"Habis makan, kita lanjutkan lagi ya?"

"Ih...kamu ini." Eilani mencubit pinggang suaminya.

"Ih...kamu juga suka kan?" El balas mencubit pipi istrinya. Keduanya pun tertawa bersama. Rasanya sangat indah saat itu.

Tak ada yang pernah berpikir, kisah manis mereka akan hancur dalam sekejab setelah kembalinya gadis dari masa lalu El yang belum usai kisahnya.

***********

Kembali ke masa sekarang.....

Langkah Eilani terhenti ketika ia akan memasuki kamar mandi. Entah mengapa sepertinya model kamar mandi seperti ini pernah ia pikirkan sebelumnya.

"Kenapa nggak masuk?" tanya Elvaro melihat Eilani hanya berdiri di depan pintu.

"Entahlah, El. Masuk ke rumah ini, melihat semua bagiannya. Bahkan sampai kamar mandi ini, membuat aku berpikir bahwa sebelumnya aku pernah ke sini. Atau setidaknya pernah memikirkan konsep rumah yang seperti ini." Eilani justru merasa agak pusing. "Pusing aku, El."

"Duduk dulu." Elvaro dengan sigap langsung menahan tubuh Eilani dan mengajaknya duduk di sofa ruang tamu. Dokter pernah mengatakan padanya untuk tidak terlalu keras mengingat sesuatu. Itu justru akan membuat ia merasa sakit kepala.

"Kamu butuh sesuatu? Mau minum? Atau mau makan lagi?" tanya Elvaro penuh perhatian.

"Nggak. Aku sudah merasa baik, kok. Kalau makan nanti, takutnya aku jadi mengantuk."

"Nggak apa-apa. Tidur saja di sini."

Eilani melirik ke samping kanan tempat Elvaro duduk lalu kembali menatap ke depan. "Bahaya!"

"Kok bahaya sih?"

"Kita bukan anak remaja lagi, El. Kita bahkan sudah pernah menikah sebelumnya. Kita sudah pernah merasakan manisnya sebuah hubungan intim. Aku takut nantinya kita salah langkah."

"Nggak ada yang salah jika kita berdua saling tertarik, Ei." Elvaro menahan tangan Eilani yang akan berdiri membuat perempuan itu duduk kembali.

"El....!" Eilani tak berani beradu pandang dengan cowok itu. Ia segera memalingkan wajahnya. Berusaha menarik tangannya dari genggaman Elvaro namun cowok itu semakin kuat menahan tangannya.

"Aku pikir, kalau aku jatuh cinta padamu, Ei." kata Elvaro tanpa bisa lagi menahan perasaannya.

Eilani menggeleng. "Kamu mungkin nggak cinta, El. Kita tuh baru aja 3 bulan kenal. Mungkin kamu hanya sekedar kagum karena melihat aku akhirnya bisa bertahan dengan mamimu dari sekian banyak perawat yang pernah bekerja untuk mamimu."

Aku sudah mengenal kamu lebih dari 7 tahun, Ei. Kebaikanmu, lembut hatimu, dan semua tentang dirimu yang pernah menjadi bagian dalam diriku. Batin Elvaro tanpa berani mengungkapkannya.

"Tak butuh waktu lama untuk jatuh cinta pada wanita seperti mu, Ei. Aku bukan hanya kagum padamu. Namun aku dapat merasakan ada getaran dalam hatiku setiap kali berdekatan denganmu." Elvaro memegang dagu perempuan itu dan memaksanya untuk menatap ke arahnya.

"Ei......, aku tulus mengungkapkan ini padamu."

"Dulu katanya aku begitu bucin pada suamiku sampai tak mengenalnya dengan baik. Akhirnya aku menderita saat menikah dengannya. Aku tak mau jatuh lagi pada lubang yang sama. Maaf, bukannya aku tak percaya padamu, El. Derajat kita saja berbeda. Aku hanya perawat miskin yang berusaha menyambung hidupku dengan datang ke sini. Sedangkan kamu, adalah CEO dari 2 perusahaan besar. Dan aku yakin kalau nyonya Tiara tak akan menyetujui hubungan kita." Eilani menarik tangannya perlahan yang ada dalam genggaman Elvaro.

"Tak dapatkah kita menjadi sahabat saja?" tanya Eilani.

Elvaro menggeleng. "Bagaimana mungkin aku menjadi sahabatmu sedangkan hatiku ingin menjadikan mu sebagai pendamping hidupku?"

Eilani memejamkan matanya sesaat. Ia kemudian berdiri dan hendak pergi namun Elvaro memeluknya dari belakang.

"Aku taku kalau kamu memiliki sedikit rasa untuk, Ei." bisiknya lalu kemudian mencium tengkuk perempuan itu membuat Eilani merasa pernah merasakan kedekatan seperti ini.

************

Bagaimana hubungan Mereka akan terjalin?

Dukung emak terus ya guys

1
Vitriani
👍
rivera
Bagusss ceritanya
Gelya
aku suka ceritanya
falea sezi
q kira lau bakal hamil
Rina Kurniati: ini kisah nyata ya thor
total 1 replies
falea sezi
tukang selingkuh wajar sih klo di kasih amnesia karena terlalu menyakitkan buat el
falea sezi
biasanya q suka bingung klo flashback campur gini tp ini q lumayan paham
Eka Kurnia Sari
kereeen 👍👍👍 suka bgt sama ceritanya, ngga bertele-tele & happy ending..
Wasista Mustika S.
Cerita yang menarik..
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
dulu keegoisan Tiara hingga menghancurkan rumah tangga anaknya.. kini Eilani yg egois hingga Aarin samoai melarikan diri... kenapa di sini semua orangnya pd egois..El, Ei, Ardy, Hanny.. hah
Sandisalbiah
hah.. tiga perkara prihal laki² yg harus di hindari oleh kaum wanita..
1. penghianat.. akan menyesali perbuatanya dan akan bertobat tp kalau ada kesempatan lain dan ketemu dgn perempuan yg pro maka dia akan mengulangi penghianatannya
2. pemabuk.. penyakit yg hampir sama dgn penghianat, mabuk jika ada kesempatan pasti bakal di ulang
3. penjudi... tobat kalau gak punya duit tp giliran pegang duait banyak dikit aja.. hal pertama yg dia ingat di otaknya adalah judi bukan anak atau istri...
falea sezi: benerr bgt
total 1 replies
Sandisalbiah
semoga Ardy gak bodoh seperti Elvaro... mereka mulut ngomong gak tp perlakuan berbeda.. jd bodoh dan munafik saat bertemu org dr mada lalunya
Sandisalbiah
Tiara yg egoisnya tingkat dewa...
Sandisalbiah
jgn sampai Seren salh faham ke Ardy dan Laura..
Sandisalbiah
saat ingatan Eilani benar² kembali maka dia akan memberontak dan menjauh dr El krn luka masalalunya membuat dia begitu membenci Elvaro
Sandisalbiah
seru nih..
Sandisalbiah
anak Hanny...mungkin dia anak si Eilani dan Elvaro..?? tp siapa Hanny sebenarnya..?? aku kira perempuan krn namanya lebih identik ke cewek
Sandisalbiah
udah mikir kalau Tiara punya andil dlm kasus Srella dan Elvaro krn melihat Tiara yg begitu antusia mengantar Eilani ke hotel saat itu rp gak ketebak kalau kedatangan Stella dr awal adalah sekenario yg di buat Tiara.. licik..
Sandisalbiah
penyesalan emang datang di belakang El.. itu mengapa penting buat menjaga perasaan pasangan.. jgnkan seperti apa perlakuanmu ke Stella mendengarkan pasangan lagi ngomongin mantan dan bernostalgia dgn masalalu mereka aja udah buat pasangan sakit hati..konon lagi melihat perlakuanmu ke Stella seperti itu..
Sandisalbiah
kok rasanya Tiara lagi bohong ya... dia pura² kalau oprasinya gagal agar di kira tetap buta nih... btw penasaran dgn nasib Stella selepas Eilani kabur dr hotel itu.. 🤔🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!