NovelToon NovelToon
Love Story In SMA

Love Story In SMA

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Nikahmuda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:61.5k
Nilai: 5
Nama Author: teteh lia

Menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis di penghujung masa SMA. dari awal yang tak mengenal cinta, hingga tersakiti oleh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Sejak sore hari, aku sudah mulai sibuk di Stand milik Tante Dewi. Stand milik Tante Dewi berukuran cukup luas, Stand ini tidak hanya menjual berbagai jenis pakaian remaja laki-laki maupun perempuan, tapi juga menjual berbagai jenis dan Merk sepatu dan sandal dari Brand Lokal yang harganya cukup terjangkau bahkan tergolong ramah di kantong. Karna itu Stand Milik Tante Dewi ini banyak di kunjungi pengunjung, entah itu sekedar melihat-lihat maupun membeli koleksi dari stand ini.

Malam semakin larut, Pengunjung pun mulai surut, aku bisa sedikit rileks karna sejak sore aku dan karyawan lain tak sempat beristirahat karna banyaknya pengunjung yang datang.

"Selamat mba," sapa seseorang yang pagi tadi sempat membuatku jengkel.

Vino Mahardika, si pembuat onar tengah berdiri di hadapanku dengan memasang wajah ramah yang sungguh berbeda dari biasanya.

Aku terheran-heran menatap wajah Vino

" Bagaimana Vino bisa kesini? dari mana Vino tahu tentang stand ini? Apa dia belum puas membuatku kesal pagi tadi..?" berbagai pertanyaan dan pemikiran negatif tentangnya mulai bermunculan di kepalaku.

"Mba.... Malah melamun!" ucap Vino sambil terkekeh.

"Ya Kak, mari silahkan! ada yang bisa saya bantu?" tanyaku dengan ramah.

Aku harus bisa menempatkan posisiku saat ini. Vino adalah seorang pengunjung yang harus aku Layani dengan baik. Aku harus bisa bersikap profesional saat ini.

Vino berjalan perlahan mengamati berbagai jenis pakaian dan Hoodie yang terpajang rapih , sesekali ia bertanya tentang warna dan ukuran serta harga padaku. Dan selalu aku jawab dengan ramah. Aku benar-benar menempatkan Vino sebagai pengunjung stand, bukan sebagai musuh bebuyutan di sekolah. Meski dalam hati Aku bertanya-tanya tujuan Vino kesini. Bukankah ia selalu mengenakan pakaian maupun aksesoris dari brand terkenal.

"Sepatu ini, sepertinya bagus!" gumam Vino ketika berhenti diarea rak berbagai jenis sepatu.

"Berapa ukuran sepatu Lo?" tanya Vino tiba-tiba, wajahnya menatap serius kearahku.

"Gue....?"

"Iya elo lah siapa lagi!" jawabnya dengan nada yang mulai berbeda dengan sebelumnya. Kurasa Vino sudah kembali ke setelan aslinya. Menyebalkan.

"Kepo...." jawabku pelan namun aku yakin Vino masih bisa mendengarnya.

"Gue tanya baik-baik juga,... Serius dikit lah Al," jawabnya.

Namun aku justru diam tak menanggapinya.

"CK,,,, Alya!" Vino berkata cukup keras hingga mengagetkanku.

"37" jawabku singkat. Aku terpaksa menjawab pertanyaannya,karna sejak tadi karyawan Tante Dewi yang lain terus memandang ke arahku dan Vino. Aku jadi merasa tidak enak untuk berdebat dengan Vino disini.

"Hmmmmm, Ok kalo gitu gue mau sepatu model ini ukuran 37. Dan sepatu model ini ukuran 42." ucapnya sambil tangannya menunjuk kearah 2 buah pasang sepatu sekolah berwarna hitam.

"Kemas masing-masing sepatu dalam box dan kantong yang terpisah!" imbuhnya. Aku hanya mengangguk kemudian mengambil 2 buah sepatu sesuai pesanan Vino tadi.

Vino tengah membayar kedua pasang sepatu tadi di kasir saat aku tengah mengemas 2 barang yang ia pesan tadi. kedua pasang sepatu tersebut aku kemas di box dan kantong yang berbeda, sesuai dengan yang Vino pesankan sebelumnya.

"Jangan-jangan ini untuk pacarnya," Gumamku sambil terus mengemas rapi kedua pasang sepatu itu.

setelah selesai mengemas kedua pasang sepatu di box dan kantong yang berbeda aku pun segera menyerahkan keduanya pada Vino.

"Ini sepatunya,,," ucapku sambil menyodorkan 2 kantong plastik berisi sepatu yang ia pesan tadi.

"Yang mana yang ukuran 42?" tanyanya sambil mengamati kedua kantong plastik yang masih ada di tanganku.

"Yang ini!" jawabku sambil sedikit mengacungkan sebuah kantong plastik di tangan kananku. beruntung aku ingat kantong mana yang berisi sepatu berukuran 42.

"Ok" ucapnya kemudian mengambil kantong plastik dari tangan kananku. Sementara kantong plastik di tangan kiriku tidak ia sentuh.

"Ini satu lagi...." ucapku mengingatkan sambil menyodorkan kantong plastik yang masih berada di tangan kiriku.

"Yang itu buat Lo," ucapnya sambil tersenyum.

"Tapi,,,,,"

"Udah gue bayar kok, tenang aja..... Jangan lupa besok lo pake sepatunya!" ucap Vino yang kemudian berlalu pergi sebelum aku mengatakan kalimat penolakan.

"Apa maksudnya ini....?" gumamku yang masih belum mengerti dengan sikap Vino kali ini, ku pandangi box berisi sepasang sepatu berharga cukup mahal itu.

"Apa aku pakai saja ya, sepatuku kan memang sudah tak layak pakai." lagi-lagi aku hanya bisa bergumam dalam hati.

1
Protocetus
Baca ini malah jadi ngehalu 😅
Teteh Lia: Aishhh... dasar cowo.. mau na yang cantik mulu 🤭
total 5 replies
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
Teteh Lia: ok. siap
total 1 replies
Wawan
Salam kenal buat Alya ✍️
Ulil Baba
emang bener baca novel itu ibaratnya kita nonton sinetron hanya sekedar hiburan kisah fiksi bukan kisah nyata,, jadi kalau nikah dibawah umur, di luar aturan pemerintah,, jadi yaa terserah author nya mau dibuat cerita gimana,, jadi pembaca gk usah baper
Teteh Lia: Terimakasih sudah berkenan membaca cerita remehan ku ini ya, kak... 🙏.
mohon maaf, bila masih terdapat banyak kesalahan. 🙏
total 1 replies
Ulil Baba
ini berarti ceritanya nikah muda
🎧✏📖
Semangat terus
titisan air
pingsan kali 😅
titisan air
cie cie
Filan
Bagus. Tulisannya sudah baik. Hanya butuh sedikit dirapikan.

Ceritanya sendiri, mudah diikuti. Cerita cinta pertama dengan lika-likunya sendiri. Nggak terlalu mainstream, nggak mudah ditebak akhirnya. Penceritaan yang dominan POV 1 sudah baik, dan enak dibacanya, itu saja.
Teteh Lia: Terimakasih banyak, Kaka... sudah berkenan membaca ceritaku yang masih amburadul. 🙏
total 1 replies
Filan
tamat juga. Tapi akhirnya nggak jelas ya. Rayyan dan keluarganya kok gitu ya. Kasihan Alya.
Manis di awal doang.
Teteh Lia: ada lanjutan mereka dewasa. beda judul
total 1 replies
Filan
langka sih orang kayak Rayyan. cuma ya baru terlihat sisi baiknya.
terkadang orang perfeksionis itu temperamental.
Filan: Memang sih tp ga masalah.
total 2 replies
Filan
udah pandai aja Alya jadi istri.
Filan
banyak yg ga sama first love.
kecuali kamu.
Filan
Rayyan menghalalkan segala cara
Filan
akhirnya ketemu juga
Filan
ngeri emang kalau nyamperin seperti itu. apalagi si vino lagi obses sama dia.
Filan
penasaran gimana Alya bisa jadian sama Rayyan trus berakhir sama Vino.
Teteh Lia: Alya terlalu bodoh untuk mengenali perasaanya sendiri. Dia suka Vibo tapi terpaksa nikah sama Rayyan .
Sayang na Rayyan malah sia-sia'in Alya.
total 1 replies
Filan
tampan nya pakai capslock /Shy/
Filan
apa dia orangnya tertib banget?
Filan
dia emang tegas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!