NovelToon NovelToon
Replacement Lover

Replacement Lover

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.9
Nama Author: mrs caffeine

Setelah didepak sang Ayah dari silsilah keluarga, KEIRA mendapatkan kembali kasih sayang tulus dan cinta dari orang lain lewat Argha---kekasihnya.

Namun sebuah tragedi terjadi, dan semesta justru menakdirkan Keira dihamili Tyo yang tidak lain adalah kakak kandung Argha.

Keira yang tidak siap menerima kenyataan memilih melarikan diri, lalu menghilang bersama calon bayi yang dikandungnya.

Akankah Tyo dapat menemukan Keira dan mempertanggung jawabkan perbuatannya???

Intip dulu PROLOGnya kalo suka lgsg pencet tanda ❤️ yaa biar dapet notifikasi updatenya😉

Baca juga tulisanku yang lain dengan judul SEJUTA CINTA, berisi kumpulan CERITA PENDEK dengan genre seputar roman, drama, dan komedi. Cocok bangeeettt buat selingan kalo lagi bosen baca serial yang panjang 😁✌️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mrs caffeine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

INTEROGASI

Di dalam rumah Beth...

Keira duduk dikelilingi ketiga temannya di ruang tamu rumah kosnya itu. Seolah tersangka yang sedang diinterogasi penyidik, Keira terduduk dengan gelisah dan merasa bersalah.

Bersalah karena telah membuat teman-temannya cemas, juga gelisah harus memulai dari mana untuk mengutarakan rencana yang sedang Keira pertimbangkan dalam hatinya kini.

Vynt berdiri bersandar pada kusen jendela dengan kedua tangan terlipat didepan dadanya, menatap tajam pada Keira yang tertunduk.

Said memilih duduk di salah satu kursi ruang tamu Beth dengan nyaman. Tangannya sibuk merogoh kemasan kripik lalu menjejalkan isinya ke dalam mulut sebagai pengganjal lapar yang baru saja dirasakannya setelah rasa cemasnya terhadap Keira menghilang.

Sementara Beth duduk persis di hadapan Keira, menopang pipinya dengan kedua lengan yang siku-sikunya dia tumpukan di atas pahanya.

"So, siapa cowo itu?" Vynt membuka pertanyaan.

"Dia single? umurnya berapa? masih kuliah atau udah kerja? kayanya tajir yah?" Beth menyusul dengan rentetan pertanyaan. Matanya berbinar-binar menanti jawaban Keira.

"Itu tas apa, Kei?" cuman Said yang isi pertanyaannya sama sekali tidak ada hubungannya dengan Tyo. Membuat ketiga temannya langsung melirik pada tas yang dimaksud.

Keira pun sempat lupa dengan keberadaan tas itu, tapi untungnya dia tidak sampai meninggalkan tas itu di mobil Tyo tadi. Karena sejak awal Keira memang meletakkan tas dokumen itu di atas pangkuannya.

"Boleh gue liat isinya, Kei?" Vynt meminta izin.

Keira hanya mengangguk pelan untuk mempersilahkan Vynt melihat isi tasnya. Wajah Keira lalu kembali sendu mengingat alasan dibalik keberadaan tas itu.

Ditariknya nafas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan sebelum akhirnya dia mulai menceritakan urutan kejadian yang di alaminya hari ini.

Di mulai dari pertemuannya dengan Papanya yang otomatis menjelaskan perihal isi dari tas dokumen itu lalu ditutup dengan cerita kecelakaan yang hampir terjadi dengan mobil Tyo tadi hingga sampailah Keira dengan selamat di rumah kosnya ini.

Ketiga teman Keira mendengarkan semua cerita itu dengan seksama. Beth dan Said terlihat emosional mendengarnya, namun keduanya hanya bisa terdiam. Hanya Vynt yang terlihat tetap tenang sambil menilik selembar demi selembar isi tas milik Keira.

Meski kenyataannya di dalam hati Vynt pun tak kalah emosi seperti kedua temannya, namun dia berusaha menutupinya demi kenyamanan hati Keira.

Vynt tak mau memperlihatkan perasaannya yang sesungguhnya agar Keira pun bisa cepat-cepat melupakan kesedihan di hatinya.

"Hape lo lowbatt, Kei?" Said mengajukan pertanyaan keduanya setelah pertanyaan pertamanya tadi sudah terjawab lewat cerita panjang lebar Keira.

"Iya niichh, ditelponin gak nyambung-nyambung." gerutu Beth menambahkan.

Kening Keira mengernyit bingung. Tangannya refleks merogoh ke dalam tas selempangnya guna mencari keberadaan benda tipis berbentuk persegi panjang itu.

"Oia, hapeku lowbatt sampe off sendiri." Keira menepuk jidatnya sendiri menyadari kecerobohannya.

"Sorry ya gaes, udah bikin kalian semua cemas tadi." Keira menangkupkan kedua tangannya sambil menundukkan kepala penuh penyesalan.

"Bukan cuman cemas mikirin lo tapi kita juga udah nyariin lo sampe muter-muter gak jelas gitu kaliiiik." ujar Beth sewot.

"Udah gak apa-apa, yang penting lo udah pulang selamet dan sehat wal'afiat." balas Said menyeringai yang disambut anggukan kepala penuh semangat dari Beth.

Beth jadi mirip bunglon yang dengan gampang gonta ganti emosi dan ekspresi menghadapi masalah Keira hari ini.

📲🔊🎵🎵🎵

Bunyi ponsel Vynt menginterupsi percakapan empat sekawan itu.

"Halo." Vynt segera menjawab telponnya.

"Hai Vynt, lo lagi sama Keira gak? hape dia kok gak aktif ya?" tanya suara dari seberang.

"Lo mau tau aja atau mau tau banget?" jawabnya dengan mimik muka yang datar yang sumpah gak pantes banget sama guyonan yang barusan Vynt omongin.

Tapi emang begitulah Vynt, tampangnya yang kelewat cool mirip Edward Cullen si Vampir seksi membuat pemuda itu tidak cocok melontarkan guyonan model apapun.

"Maksudnya???" tanya si penelpon tidak mengerti.

Vynt tak menjawab lagi pertanyaan si penelpon itu dan malah menyodorkan ponselnya pada Keira dengan kesal. Inginnya berusaha mencairkan suasana dengan candaan malah berujung dengan hasil yang garing banget.

"Nih laki lo nyariin!" Vynt memutar bola matanya dengan malas.

"Hah, siapa???" tanpa menunggu jawaban dari Vynt, Keira langsung menyambar ponsel itu dari tangan pemiliknya.

"Haloo..." sapa Keira pada si penelpon.

"Kei kamu darimana aja? aku telponin gak bisa terus. Bikin khawatir aja kamu nih!!!" seru Argha dari seberang.

Mendengar suara orang yang sangat disayanginya itu mendadak rona pipi Keira berwarna kemerahan. Ketiga temannya yang menyadari perubahan itu langsung senyum-senyum dengan maksud untuk menggoda Keira.

Keira jadi tambah tersipu malu melihat ekspresi Cie...Ciee...dari ketiga temannya di ruangan itu.

Buru-buru Keira masuk ke kamar kosnya untuk lanjut telponan dengan Argha supaya trio Lingua* di ruang tamu gak terus-terusan menggodanya.

Masa bodo' ponsel siapa yang dipakainya untuk pacaran, yang jelas Keira sedang benar-benar butuh suara sang kekasih sebagai pengobat hatinya yang baper akut.

Selama hampir satu tahun menjalin kasih dengan Argha, suara dan perhatian dari pemuda itu selalu sukses mengobati luka hati Keira yang sering baper. Bagi Keira, Argha adalah pelitanya.

***

"Thanks, Vynt" Keira cengengesan sambil mengembalikan ponsel kepada pemiliknya.

"Siniin tiga ratus ribu!" ujar Vynt menodongkan tangan kirinya ke arah Keira setelah tangan kanannya menerima kembali ponselnya dari gadis itu.

"Haaahh,,peritungan banget siihh lo?! Lagian baru gue pinjem bentaran doank" jawab Kei sambil melotot kepada si penodong.

"Ya..Iyalah, secara lo sekarang banyak duit." seringai Vynt sambil mengibas-ngibaskan salah satu dokumen tentang deposito milik Keira.

Mendadak ekspresi Keira kembali muram. Vynt langsung memaki dirinya sendiri dalam hati. Dia menyesal sudah memilih kata-kata yang salah untuk menggoda sahabatnya itu.

"Sorry, Kei..gue gak da maksud bikin lo..." belum sempat Vynt meneruskan kata-katanya, tangan Keira keburu terangkat untuk memberi kode pada Vynt agar berhenti bicara.

Keira hanya tersenyum membalas permintaan maaf Vynt. Sementara Said dan Beth langsung kompak memelototi Vynt dengan sangat lekat seolah mereka berdua mampu menembakkan sinar laser lewat kedua bola mata mereka.

"Gaes...kalo gue pindah ke apartemen gimana?" tanya Keira tiba-tiba dengan raut muka yang langsung berubah serius.

Krik..krik..krik...hening seketika.

To Be Continue...

.

.

.

.

Makasii buat yang dah baca,,,

I 💗 U 5000 dah 😘😘😘

biar author tambah semangat boleh bagi komen & like nya boleeehhh 😆

*LINGUA

Lingua lebih tepat disebut sebagai grup vokal yang eksis di tahun 90-an. Anggotanya Amara, Frans Mohede dan Arie Widiawan.

Grup ini berhasil menelurkan banyak lagu yang ngehits dan jadi nostalgia banget di masa sekarang. Sebut saja Bila Kuingat, Tak 'kan Habis Cintaku, dan Jangan Kau Henti.

Kabarnya mereka comeback nih pada akhir tahun 2016 kemarin.

1
Lina An
aku hampir gila nyari novel ini karena hpku koid dan baru ganti hp ternyata setelah q msuk ke apk noveltoon gong syekali semua sudah terhapus yg AQ download dan aku menemukan nya di akun Ig noveltoon di penandaan 💪
MARWAH HASAN
kau tau?aku kangen ini novel tapi lupa judul sama author nya.untunglah ada jejak coment.
Faeyza
🥰🥰🥰😘😘😘😍😍😍😍
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
masuk list favorit ... awal cerita yg menarik, aku suka 😊
rindu rindu
wah othor keren ya pengetahuan umumnya, setiap bab ada penjelasan secara detail di tiap kata asing yg disampaikan jd nambah ilmu jg. makasih thor
rindu rindu
kreatif si othor, setiap bab ada penjelasan nya.. tq
rindu rindu
semangat thor.. /CoolGuy/
rindu rindu
faham bgt ya thor tentang minuman beralkohol, pernah nyobain jg g thor.. hehehe.. jd nanya/Facepalm/
mrs caffeine: cuman incip² dikit jaman kuliah karna ada di sks
total 1 replies
rindu rindu
baru mulai menyimak kuselipkan sekuntum mawar merah dan subscribe, semoga ceritanya berkesan dihatiku
mrs caffeine: terima kasiiihhhh
total 1 replies
Dee_ aja
menarik
Jang Ija
sedih bgt Thor 😭😭😭
Jang Ija
Thor kau buat aku menangis Thor😭😭🥰🥰🥰🥰
Jang Ija
ada gak ya laki kayak tyo😔😔😔😔
Yati Rosmiyati
takdir dan mungkin juga jodoh
Grecilia
akhirnya ketemu juga... asyik
Rita Herlina
terima ksh untuk ceritanya.aku sangat2 sk cerita ini💖
Rita Herlina
cerita ini bener2 menyentuh hati siapa yg membacanya.dr cerita ini kita ambil positifnya aja.bg para org tua jgn memikirkan ke egoisnya sj.dan jgn memikirkan tahtah dan kedudukan semata ingatlah semua itu cm titipkan semata dari tuhan.dan jgn bedakan anak laki2 maupun perempuan pd keyataaya laki2 dan wanita jerazat dan kedudukan ya sm di mata tuhan.aku anggap cerita ini buat belajar untuk clo org tua
Rosdiana Niken
Said 🤣🤣🤣 nesep nasep,apes amat😂😂
Rosdiana Niken
nyimak dulu
Indri Ratnasari
🤣🤣🤣br tahu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!