NovelToon NovelToon
Pahitnya Cincin Di Jari Manis

Pahitnya Cincin Di Jari Manis

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Dwi cahya rahma R

Maura Geraldin, wanita cantik yang berprofesi sebagai Dokter kandungan, akhirnya menerima lamaran dari sang kekasih yang baru di kenalnya selama 6 bulan, yaitu Panji Kristian anak terakhir dari keluarga Abraham yaitu pemilik perusahaan batu bara.

Namun tidak menyangka Panji, Laki-laki yang di cintai Maura ternyata mempunyai wanita lain di belakang Maura, padahal mereka berdua sudah bertunangan, akan kah Maura membatalkan pertunangannya, atau malah mempertahankan hubungan mereka.

Jika kalian penasaran simak terus yukk perjalanan mereka.. jangan kasih kendor.. Dan jangan lupa untuk like nya juga.

Happy Reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi cahya rahma R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9

Maura benar-benar sangat kecewa dengan ucapan sahabat-sahabatnya, ia tidak menyangka mereka akan berkumpul hanya ingin menjelek-jelekan sang mama dan tunangannya, di dalam mobil Maura pun menitihkan air mata, sahabat yang ia kira baik ternyata sebegitu tega dengannya. Maura pun melajukan mobil dengan kecepatan tinggi, ia terus melewati jalan yang tidak terlalu ramai, dan kecepatan mobil pun seketika berkurang, kala Maura melewati rambu-rambu lampu merah.

Mobil mewah Maura pun sudah berhenti, dan tidak lama berhenti mobil berwarna putih di sampingnya, yang tak kalah mewah dari mobil miliknya, namun yang membuat Maura terus menatap ke arah mobil itu bukan karena mobilnya melainkan yang ada di dalam mobil tersebut. Maura bisa melihat ada seorang wanita yang mengenakan baju seksi, yang wajahnya begitu terlihat jelas, karena kaca mobil tersebut terbuka dengan lebar.

"Mama..." Maura yang melihat sang mama bersama laki-laki di dalam mobil, yang jelas bukanlah ayahnya tuan Guntoro.

Maura melihat sang mama sedang ber mesra-mesra an dengan laki-laki yang tidak terlihat jelas karena sedang duduk di kursi pengemudi, dan hanya terlihat kepalanya yang tertutup oleh jaket. Maura yang melihat mamanya bermain laki-laki lain di belakang ayahnya pun seketika semakin menjadi emosi, emosi yang belum mereda karena teman-temannya kini ia malah melihat mamanya dengan laki-laki lain di dalam mobil.

Maura melihat kedekatan mereka semakin aneh, bisa-bisanya kaca terbuka lebar, namun mereka bercumbu, bahkan Maura berkali-kali melihat mamanya mengecup pipi laki-laki tersebut, dan laki-laki itu hanya diam saja se akan-akan menikmati sentuhan dari nyonya Geraldine.

Lampu rambu lalu lintas pun sudah berubah menjadi warna hijau, Maura pun kembali melajukan mobilnya, Maura memutuskan untuk mengikuti mobil yang di tumpangi sang mama. Di perjalanan Maura pun seketika teringat ucapan teman-temannya tadi di cafe, bahwa mamanya dan Panji mempunyai hubungan yang tidak lazim, tidak layaknya calon mantu dan calon ibu mertua.

Namun Maura mencoba menyangkal semua cerita teman-temannya, ia tidak percaya kalau mamanya berselingkuh dengan tunangan anaknya. "Bagaimana bisa mama berselingkuh di belakang papa, dan tidak biasanya mama memakai pakaian seseksi itu." ucap Maura pelan yang terus mengikuti mobil putih tersebut.

Maura terus merasa penasaran siapa sih laki-laki berhidung belang itu, yang bisa-bisanya membuat mamanya mau dengannya, om-om mana yang bisa mendapatkan mamanya, seberapa kayanya hingga mamanya mau berselingkuh dengan laki-laki itu. Maura juga sangat penasaran mau pergi kemana mereka berdua siang-siang begini.

"Ternyata mama bohong kepadaku, katanya mau ke rumah temannya yang sedang melahirkan, tapi kenapa sekarang malah bersama laki-laki."

Maura semakin melajukan mobilnya cukup kencang, kala mobil putih itu melajukan mobilnya dengan kencang, setelah hampir 30 menit Maura mengikuti mobil tersebut, Tiba-tiba mobil masuk ke dalam Los men hotel. Maura yang melihat mobil putih itu masuk ke dalam Los men hotel pun semakin tercengang.

"Mau ngapain mama ke hotel sama laki-laki itu." Maura yang semakin bertanya-tanya.

Maura yang semakin penasaran pun seketika juga memutuskan untuk masuk ke dalam parkiran hotel yang terlihat hotel mewah bintang lima. Maura memutuskan untuk berhenti cukup jauh dari mobil putih tersebut, karena Maura tidak mau kalau mamanya tau, bahwa dia sedang membuntuti nya. Tidak lama Maura melihat mamanya sudah turun dari mobil dengan mengenakan baju yang begitu seksi memperlihatkan paha mulusnya, dan dada penuhnya, baru pertama kali Maura melihat mamanya seseksi itu, hingga belahan dadanya terlihat.

Setelah melihat mamanya turun, Maura pun melihat laki-laki yang dari tadi mengenakan jaket juga turun dari dalam mobil, namun saat laki-laki itu turun ia sudah tidak mengenakan jaket lagi, hanya menggunakan kaos berwarna hitam dan celana pendek, Maura yang melihat laki-laki baru saja turun dari dalam mobil sambil menata rambutnya seketika semakin syok, karena Maura sangat kenal siapa laki-laki yang bersama mamanya.

"Panji..." ucap Maura pelan kala melihat sang tunangan merangkul pinggang nyonya Geraldine.

Maura yang tadinya masih bersikap tenang, dan berfikir positif thinking kini berubah gerastis. Maura tidak menyangka bahwa yang ada di dalam mobil putih itu adalah Panji dan mamanya, Maura pun seketika terdiam mematung, ia merasa begitu susah untuk bernafas, ia masih tidak menyangka apa yang barusan ia lihat di depan matanya sendiri.

Maura pun segera menyadarkan dirinya, kala melihat mamanya dan Panji sudah hampir tak terlihat karena sudah masuk ke dalam hotel. Maura memutuskan untuk turun dari mobil, untuk menemui mereka.

"Apa yang mereka lakukan di dalam hotel berdua, apa mereka gila." Maura yang sudah turun dari mobil sambil berkaca-kaca.

Maura pun sudah masuk ke dalam hotel, dan dari kejauhan Maura melihat Panji dan mamanya sedang berada di resepsionis, Maura juga melihat bahwa Panji sedang memegang kartu cardlock, yaitu kartu untuk membuka sebuah pintu kamar hotel.

"Kenapa mereka sangat tega kepadaku, kenapa mereka bermain api di belakangku." Maura yang seketika menitihkan air mata.

Maura pun seketika kembali mengikuti nyonya Geraldine dan Panji, walaupun itu sangat berat baginya, ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa mamanya dan Panji mempunyai hubungan.

Dengan pelan Maura mengikuti mereka berdua, dan tidak lama mereka berdua pun sudah tiba di kamar nomor 18, yaitu kamar di lantai bawah, ingin rasanya Maura mencabik-cabik tubuh Panji, bagaimana bisa di akan menikah dengan dirinya namun juga bermain serong dengan calon mertuanya.

Dari jarak beberapa meter Maura melihat mamanya dan Panji akan segera masuk ke dalam kamar, namun sebelum masuk Maura melihat mereka berdua kembali bercumbu, bahkan berkali-kali Panji mengecup bibir nyonya Geraldine, dan meremas dadanya, namun dengan sigap nyonya Geraldine menyentuh benda Panji di bawah sana yang terlihat sudah menonjol, saking asiknya mereka berdua hingga tidak menyadari bahwa ada Maura di hotel tersebut. Maura yang melihat kegiatan itu seketika ingin muntah dan semakin emosi, Maura benar-benar sudah tidak bisa menahan amarahnya.

"Ohh.. jadi benar yang di katakan teman-teman ku kalau kalian berdua mempunyai hubungan!." teriak Maura seketika membuat Nyonya Geraldine dan Panji menatap ke arah Maura yang sudah berdiri tidak jauh dari mereka.

Nyonya Geraldine yang melihat kehadiran putrinya pun seketika sangat terkejut, ia langsung mendorong tubuh Panji begitu saja agar menjauh dari tubuhnya, begitu pun dengan Panji, ia juga sangat terkejut, seketika menyeka bekas-bekas kecupan di bibirnya.

"Maura..." ucap nyonya Geraldine yang begitu panik menatap ke arah anaknya.

1
Nani heri Upitarini
haduh....knp Maura oon....hrsx difoto kek,divideo kek...kan sekarang zaman canggih ...ada cctv jg ...Thor kl ngehalu yg smart dong sat set ...
Kembarr Kembaarr
Aneh bencilah pd dirimu sendiri. jngn benci kenan kn kenan sdh beritikat baik nglamar dn ingin menikahimu tp kamu menolak mentah2 bahkn terkesan menghina nya
Kembarr Kembaarr
itu akibat dari keras kepalanya maura. merasa tersakiti sendiri hingga kata ma'af kata tanggung jawab pun tdk di pedulikan. skrng rasakn akibatnya
Kembarr Kembaarr
jd kelihatan kn gak semua dokter itu pintar dn cerdas .ada jg dokter yg bego dn goblog. contohnya maura
Kembarr Kembaarr
jangan hanya bisa membenci orang lain tp bencilah pd dirimu sendiri maura. itu akibat drsifat ketas kepalamu sendiri
Kembarr Kembaarr
kapok dn sukurin sok2an jd wanita hebat. padahal kacangan
Niza Neza
cari yg lain kenan yg lebih baik yg sabar yg lebih dewasa dr maura
Niza Neza
dasar keras kepala.dn tdk punya rasa sukur. berfikirlah dngn jernih apa yg sdh terjd dn si laki udah mau tanggung jawab dn memintak ma'af dngn sungguh2
Niza Neza
kebapa gak lo hajar dulu sipanji kenan. beri pelajaran sama laki2 tak berotak itu supaya kapok
Niza Neza
kakak pe'a. adek yg o'on masak pinter pembaca nya. hrsnya di vidio kelakuan emaknya. agar jd bukti. gitu aja gak tau
Niza Neza
di rekam maura tdk usah cerit sama ayah tinggal tunjukin rekaman itu. jngn jd bego kebangetan
Niza Neza
emang pasangan gila. siapa yg mau ji..sama kamu. udah ketagihan apem si emak kamu mau embat jg anaknya. emak sama calon mantu sama tak berotak
Niza Neza
o'on seharus lg ke gitu di rekam kasih bokap. sebg bukti kalau mamanya selingkuh
Ade Chubi
si Panji sengaja mau nikahin Maura biar Deket dg mama nya
elzubaida
Thor ini typo bertebaran, ini katanya sudah menikah tp koq masih calon suami 🤔
Nurain Bajuka
🤣👍
Rini Susianti
bukan kenan yg tak mau bertanggung jawab, tapi maura yg biang masalah di sini, dari awal kenan mau nikahin maura tapi di tolah oleh maura, hamil baru minta pertanggung jawaban pas kenan mau nikah, pokoknya yg salah di sini adalah si maura kepala batu🙏
Nurain Bajuka
ceritanya slu bgtu🤭
Nurain Bajuka
tdk ad bukti vidio mls bcx orgnya loding
LS
nahkan pasti sudah di hapus orang suruhan Panji, kan Panji orang kaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!