NovelToon NovelToon
Budak Ranjang Dosen

Budak Ranjang Dosen

Status: tamat
Genre:Dosen / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika / Tamat
Popularitas:15.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: fitryas

Mikayla gadis cantik berusia 19 tahun ini harus menjadi Kekasih Kontrak seorang Dosen, selain menjadi Pacar kontrak ia juga harus menjadi budak ranjang Dosen nya yang bernama Theo Felix yang berumur 29 tahun. Wajah tampan nya memang memikat hati semua kaum hawa, namun sikap nya yang Arogan membuat Mikayla harus banyak bersabar demi kesembuhan Nenek nya yang sedang berada di rumah sakit. Theo selalu melampiaskan kekesalan nya kepada Mikayla, padahal semua itu di sebabkan oleh kelakuan Chealsea yang selama ini mengikatnya tanpa hubungan yang pasti. Sikap Theo yang munafik membuatnya tidak sadar wanita mana yang ia cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fitryas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

Mikayla menatap Theo penuh tanya, namun Theo malah menyunggingkan sebelah bibirnya sambil mendengus. 

“Kau kira aku membayarmu hanya untuk melihatmu memperhatikan pria lain?” Ucap Theo dengan kesal. Dia kira jika sejak jam pelajaran Mikayla terus menatap Farel yang duduk di sebelah jendela. 

Karena itulah Theo sangat marah saat ini. 

“Tapi pak, kenapa harus celana?” Tanya Mikayla kebingungan. 

Theo menarik rahang Mikayla dengan satu tanganya, dia mendekatkan kedua wajah mereka. Bahkan hembusan nafas Theo menyapu seluruh wajah Mikayla karena saking dekatnya. 

Theo menatap bibir Mikayla yang terbuka akibat cengkraman kuat di kedua pipinya. 

“Karena aku sangat ingin memasuki mulutmu itu,” pekik Theo dengan kesal, kedua mata Mikayla mulai memerah karena panas menahan air mata. 

Melihat itu malah membuat Theo semakin membencinya, membenci air mata palsu yang di buat Mikayla agar Theo tidak berani menyentuhnya.

“Kau pikir aku tidak bisa menyentuhmu!” Pekik Theo dalam hati, dia lalu melahap habis bibir itu. 

“Epph!!” Pekik Mikayla sambil mendorong tubuhnya menjauh, namun Theo semakin mengeratkan pelukanya dan sesekali meremas bokong sintal milik Mikayla. 

Ia mencium gadis itu dengan ciuman kasar, bahkan terus menggigit bibir atas dan bawah Mikayla agar dia membuka mulutnya. Kekesalan yang sejak tadi ia tahan akhirnya bisa ia lampiaskan, Theo pun menjauhkan tubuh Mikayla dan mencengkram kuat kedua pangkal lenganya dan menatapnya dengan intens.

“Kau selama berpacaran denganku, jangan berani menatap pria lain. Apalagi kalau sampai menjalin kasih, aku tidak akan segan-segan menghukum dan menyiksamu!” Ancamnya dengan kedua mata tajamnya, semakin membuat Mikayla ketakutan. 

Raut wajah Theo mulai mengendur menjadi tatapan sayu saat melihat bercak darah di bibir ranum wanitanya. Dia mengelus bibir itu perlahan, sambil mengusap pipi putih mulus Mikayla. 

“Andai kau tak berulah, mungkin tidak akan terjadi hal seperti ini.” Ucap Theo, dia sendiri tidak sadar jika sudah melukai bibir Mikayla. 

Theo tiba-tiba merasa sedih, dia menenggelamkan wajahnya di pundak Mikayla dengan kedua lengan yang menjuntai lemas ke bawah. 

Theo tidak menangis tapi tidak juga bahagia, dia memejamkan matanya dan menyenderkan wajahnya di dada Mikayla. Rasa sakit yang mendalam sedang ia rasakan, kesal benci menjadi satu. 

Theo tidak mau lepas dari Chelsea, tapi dia juga tidak mau melihat Chelsea bersama orang lain. Sungguh sakit hati ini sering ia rasakan, bahkan Theo sampai tidak punya tujuan hidup. Karena di otaknya hanya ada Chelsea seorang, wanita malang yang selalu terlihat lemah di hadapanya. 

Tiba-tiba Theo merasakan usapan halus dari punggungnya, Mikayla mengusap pelan punggung lebar pria itu. Walau dirinya sedang sedih karena Theo, tapi ini sudah menjadi tugasnya untuk menenangkan kekasih kontraknya itu. 

Theo perlahan menatap Mikayla masih dengan kepala yang menyender si pundak gadis itu, ia perlahan menarik pelan wajah Mikayla untuk menatapnya. 

“Aku sangat kesepian, aku ingin menangis tapi tidak bisa Kay.” Lirih Theo dengan wajah sendunya. Perlahan lenganya yang tadi terjuntai ke bawah, ia angkat untuk menyentuh pinggang Mikayla. “Cium aku.” Pinta Theo yang sejak tadi menatap bibir ranum milik Mikayla dengan tatapan sendunya.

Dada Mikayla berdegup sangat kencang, jarak yang begitu dekat dengan suara berat dan ucapan lembut Theo seolah menghipnotis dirinya. Wajah tampan tak berdosa itu terus menatapnya dengan tatapan sendu. 

Tanpa sadar Mikayla pun mendekatkan wajahnya dan menempelkan bibirnya di bibir tebal milik Theo. 

Theo hanya memejamkan mata, menikmati bibir kenyal dan basah milik Mikayla yang menempel di bibirnya. Sungguh entah mengapa Theo selalu sangat menikmati bibir ranum milik Mikayla. 

Tubuh Mikayla mulai menegang saat lengan Theo menyelusup masuk kedalam pakaianya, lengan kananya mengelus lembut punggung Mikayla, sementara lengan kirinya mulai menyelusup masuk kedalam braa Milik Mikayla.

“Ja-jangan lakukan itu.” Pinta Mikayla tiba-tiba saat Theo berhasil masuk dan meremas dada padat milik gadis itu. 

“Beraninya kau menolakku!” Pekik Theo, dengan segera ia menjatuhkan tubuh Mikayla di atas sofa dan mengungkung tubuh gadis itu. 

Dengan gerakan cepat Theo mencium kasar bibir Mikayla yang beberapa hari ini selalu menghangatkan hatinya. 

Seolah amarah dan kekesalamya kembali melanda hatinya, Theo bahkan mencengkram kedua lengan yang sudah mulai memberontak itu. Akal sehatnya sudah tidak berfusngsi, tujuanya hanya satu melampiaskan kekesalanya saat ini.

Tok… tok… tok…

“Oh shhiiittt!! Sialan!” Pekik Theo kesal sambil menggebrak sofa yang ia pakai. Theo langsung beranjak dari tubuh Mikayla dan berjalan ke arah pintu. 

Sementara itu Mikayla langsung duduk dengan jantung yang terus berdegup sangat kencang. Nyaris saja tubuhnya menjadi sasaran kemarahan Theo, dia terus menundukan kepalanya sambil meremat kerah bajunya. 

Rasa ingin menangis kembali melandanya, tapi ia urungkan. Mikayla lebih memilih untuk tidak menangis, karena yang ada Theo semakin menggila seperti tadi saat dieinya hendak menangis karena perlakuan kasar Theo. 

“Ada apa?!” Tanya Theo dengan raut wajah kesal, dia enggan menyuruh Ronal masuk. 

“Kalian harus segera ke butik untuk acara malam ini, dan anda juga harus segera meeting online.” Ucap Ronal mengingatkan kegiatan Theo hari ini, dan dengan sengaja Ronal juga membantu Mikayla dari hewan buas seperti Theo. 

Ronal tidak menyangka jika Theo bisa memperlakukan Mikayla seperti itu, dia hawatir wanita polos itu terluka akibat sipat Theo yang mulai gila karena Chelsea. 

“Dan untuk masalah Neneknya Nona Mikayla—“ 

“Ayo jalan!” Titah Theo ia lebih dulu meninggalkan Ronal dari tempat itu agar Asisten pribadinya tidak banyak bicara. 

Bukanya mengikuti langkah Theo, Ronal justru malah masuk kedalam ruang kerja Theo, ia mendekati Mikayla yang masih duduk menunduk. 

“Mika, ayo kita pergi kamu harus ikut.” Ucap Ronal sambil memberikan jaket miliknya untuk di pakai wanita yang hampir di lecehkan itu. 

Ronal tau kejadian itu, karena ia bisa memantau semua aktifitas Theo dari CCTV yang hanya dapat di akses oleh dirinya.

Walau tidak tau kenapa Ronal memberikan jaket itu, Mikayla langsung menerimanya dan memakainya. Lalu ia berjalan mengikuti Tonal yang lebih dulu berjalan.

“Kalian lama sekali!” Pekik Theo yang kini sedang menunggu dan bersamdar di mobil miliknya. “Cepat buka pintunya!” Pekik Theo, lalu tanpa sengaja dia menatap Mikayla. 

Keningnya mengerut saat melihat jaket yang tadi di bawa Ronal kini telah terpasang di tubuh Mikayla. 

“Lepaskan jaket itu! Kau sangat tidak cocok memakainya.” Ucap Theo, sontak Mikayla pun menatap wajah Theo.

“Kenapa? Jaketnya bagus ko.” Ucap Mikayla merasa tidak enak pada Ronal.

“Ku bulang lepaskan ya lepaskan!” Pekik Theo lagi lalu ia lebih dulu masuk ke dalam mobil dan membanting pintu mobil itu.

.

To be continued…

1
Bagus Komang
aku pilih zayn
Bagus Komang
aku kasian zyin
Bagus Komang
aku pikir sodaraan mmg😄
Bagus Komang
cinta monyet
Bagus Komang
lama sadarnya ini si theo
Eomma azqi
semangat thor hempaskan yg tidak penting
si kecil nikkey
yahh udah dapett cwenya ....Kya udah selesai perjuangan tu cwe Ampe situ selanjutnya paling antagonis berbuat ngadi2😄...Kayla udah JD milik dosen jadi dahlah selesai
si kecil nikkey
S2 jenius tapi oon kok gak bisa bedain mna jalang mana yg baik2...polos amatt
si kecil nikkey
lahh marah2 terus, lucu bercumbu TPI sambil ngomel2 kocak
Bagus Komang
ihh kesel SM Theo ini
Bagus Komang
cemburu dah
Bagus Komang
👍
Bagus Komang
blom sadar si bapak dosen
Bagus Komang
gadis malang
Bagus Komang
yaahh serba salah
Bagus Komang
habislah mikayla
Bagus Komang
hati3 mikayla
mom syam
la.kan theo dah nyatain cinta pas di villa zayn itu,gimana thor
mom syam
kalo.di kampus itu bukan pelajaran tp kuliah atau mata kuliah,bukan pelajar,tp mahasiswa
ijin koreksi ya kak🙏
Inooy
cerita nya aq sukaaa,,walaupun banyak typo tp aq masih ngerti maksud nya apalagi d bantu kaka reader lain nya 🤭..jd masih bisa aq terima karena typo nya hanya satu dua huruf, beda dgn cerita yg pernah aq baca typo nya parah bikin otak cape mikir maksud nya apa,,sampe2 aq skip g lanjut baca....
klo d cerita ini siiih walaupun ada typo nya, tp bikin aq lanjut terooos baca nyaaa..soal nya cerita nya cukup bwt aq terhibur, alur nya jg tertata baik 👍👍
makasih bwt ka othor nyaa 🙏❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!