NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Perjaka

Menikahi Duda Perjaka

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:929k
Nilai: 4.9
Nama Author: "Cywill"

Sekar tidak menyangka jika dirinya harus mendatangani surat kontrak pranikah.Kesalahannya yang berawal tidak sengaja menabrak mobil mewah seseorang.Mengakibatkan dirinya harus rela menjadi istri kontrak seorang duda kaya.



Abizhar Malik, laki-laki tampan berumur 30tahun yang menawarkan kesepakatan pernikahan kepada gadis yang baru ditemuinya karena ingin membuktikan jika isu tentang dirinya adalah laki-laki lemah gemulai atau impoten tidaklah benar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon "Cywill", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pikiran Kotor.

Sepanjang perjalanan Baik Abi maupun Sekar hanya diliputi keheningan.Duduk mereka pun sangat berjarak, Sama-sama melihat kearah luar melalui jendela kaca mobil masing-masing.

Sedangkan Johan beserta sopir hanya sibuk menatap ke depan,mereka tidak berani walaupun hanya membuka suara mereka.

Jalanan malam masih ramai, beberapa kendaraan masih memenuhi disepanjang jalan kota menuju tujuan mobil Abizhar.

Mobil mereka kini sudah mulai memasuki kawasan perumahan elit,dimana rumah mewah dan besar saling berderet-deret disepanjang jalan.

Semenjak memasuki Gerbang utama,mata Sekar tidak berkedip,dia merasa terpukau dengan hasil tangan para pekerja proyek yang membangun bangunan tersebut.

Berhenti disalah satu rumah mewah, mobil Abi mulai masuk setelah penjaga tau bahwa itu adalah mobil sang punya rumah, dengan sigap sang penjaga langsung membuka gerbang tinggi berwarna emas tersebut.

Setelah sekretaris Johan membukakan pintu mobil untuk tuannya,Sekar melihat tatapan laki-laki yang kini sudah menjadi suaminya berubah menjadi dingin,tatapan lembut sudah tidak ada lagi semenjak keluar dari rumah sederhananya.

Apa yang kamu harapkan Sekar,,dia memang sedang akting.Jadi berhentilah berpikir lebih dengannya.

Sekar memang tidak munafik,jika dirinya sempat tersentuh dengan ucapan Abi pada ibunya.sesaat dia lupa jika pernikahan mereka hanya karena perjanjian kontrak yang sampai saat ini belum jelas bagi Sekar karena dirinya merasa dipaksa untuk melakukan rencana ini semua.

Kini Johan gantian membuka pintu untuk Sekar,dan langsung mengajaknya untuk masuk ke rumah mewah tersebut.

Sebelum masuk Sekar sempat berpikir apa ini rumah keluarga Abizhar? Sekar bertanya pada diri sendiri,karena dirinya tidak berani pada sekretaris datar itu.

Abi terlihat duduk diruang tengah,ruangan keluarga yang cukup luas dan terdapat sofa besar didepan TV besar juga, Abi duduk di sofa tersebut.

Sekar tidak berani langsung duduk seperti apa yang dilakukan Abi,dia masih berdiri di samping Johan.Sadar jika ia hanya istri kontraknya saja, Sekar menganggap dirinya sendiri datang ke rumah ini hanya sebagai pelayan yang akan ditugaskan di rumah ini saja.

Johan masih menunggu tuannya bersuara. Seorang pelayan terlihat menaruh koper bawaan Sekar di samping pemiliknya. Dia belum tau jika Sekar adalah istri tuannya, mungkin karena penampilan Sekar yang masih berpakaian sederhana seperti biasanya.

Kedatangan pelayan tadi memulai Abi untuk bersuara setelah membuka Jaz miliknya dan mengendurkan dasi yang ia pakai, tak lupa menggulung lengan kemeja karena itu adalah kebiasaannya jika pikirannya sedang kalut.

"Antar dia ke kamar,dan bantulah dia jika membutuhkan." Titah Abi pada pelayan, lalu dia hanya berdiri tidak berpindah tempat.

Pelayan tersebut hanya menunduk patuh,karena dia sebelumnya sudah diberitahu jika akan ada yang menempati saat disuruh membersihkan kamar tersebut.

Mendengar kata kamar seketika wajah Sekar pucat, mengingat jika dirinya hari ini sudah menikah dengan Abi, laki-laki yang melempar surat pernikahan kontrak dengannya.

Berarti malam ini malam pertama?

Sekar belum pindah dari tempat berdirinya, pikirannya mendadak gelisah.Dia masih memikirkan kata kamar,apa dirinya akan melakukan itu malam ini? sebagai seorang perempuan dewasa dia tau apa itu malam pertama setelah menikah.

Abi dan Johan sama-sama melirik kearah Sekar, karena melihat perempuan itu masih saja berdiri dengan kepala menunduk sambil meremas ujung bajunya. Padahal pelayan sudah menunggunya di ujung tangga dengan koper berukuran kecil ditangannya.

"Apa kamu tidak ingin beristirahat?" tanya datar Abi, sambil tangannya berada disaku celananya. Sungguh melihat postur tubuh tinggi Abi yang seperti itu membuat yang melihatnya mungkin langsung meleleh, benar-benar sempurna meskipun gurat wajah yang nampak lelah.

Ditanya seperti itu Sekar langsung mendongak, menatap wajah suaminya yang justru menambah pikiran Sekar benar-benar kacau.

Apa aku akan melakukan itu dengannya?sekar

Abi masih menatapnya, menunggu jawaban.

"Beristirahatlah, kita bicarakan nanti tentang perjanjiannya." Lanjut Abi karena Sekar masih saja bungkam.

Setelah mendengar itu barulah Sekar bergerak, dia langsung mengikuti kemana pelayan itu membawanya tanpa mengucapkan kata sepatah pun karena dia bingung harus mengatakan apa.

Kamar atas bagian sebelah kanan ujung tangga, pelayan itu membawa Sekar.

"Silakan masuk Nona," ucap pelayan itu setelah membuka pintu kamar, dia masih belum tau harus memanggil Sekar apa.Jika dilihat penampilan Sekar memang lebih pantas sebagai pelayan tapi melihat tuannya menyuruh Sekar menempati kamar tamu pelayan itu menjadi bingung ."Jika Anda ingin membersihkan diri terlebih dahulu, kamar mandi ada di sudut kiri nona, maaf apa nona butuh bantuan?" lanjut pelayan itu lagi.

" Tidak terima kasih mba, aku akan melakukannya sendiri." jawab Sekar tak kalah ramah.

"Baik kalau begitu nona, saya permisi. jika nona butuh bantuan jangan sungkan untuk memanggil saya." Setelah mengatakan itu pelayan tersebut berbalik hendak keluar, namun Sekar mencegahnya dengan sebuah pertanyaan yang sejak tadi mengganjal dipikirannya.

" Apa ini kamar Tuan Abizhar?" tanya Sekar yang membuat sang pelayan langsung mendongak, dia bingung dengan pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Lagi-lagi pelayan itu di buat bingung, kenapa perempuan muda ini bertanya tentang kamar tuan Abizhar? memang siapa dia? Karena tidak berani mengajukan pertanyaan yang ada di otaknya, pelayan itu hanya menjawab apa yang ditanyakan Sekar saja.

"Bukan nona, kamar Tuan di kamar satunya Lagi." jawab pelayan itu.

Sekar belum merasa puas dengan jawaban itu, karena sebenarnya pertanyaan yang ia ajukan mengarah ke hal lain. Tapi Sekar mustahil untuk menanyakan kepada pelayan tersebut.

"Baiklah terima kasih mba, sekarang mba bisa pergi."

Selesai mengatakan itu pelayan tersebut langsung meninggalkan Sekar dikamar itu. Sekar masih bergeming ditempatnya,matanya masih menyapu ke seluruh ruang kamar.

Benar-benar sangat berbeda jauh dengan kamarnya sendiri, mengingat itu Sekar menjadi kangen dengan suasana kamar kecil miliknya.

Karena merasa tubuhnya lengket akhirnya Sekar beranjak dari tempatnya dan langsung menuju kamar mandi seperti yang tadi di tunjukan pelayan itu.

Setelah beberapa menit berlalu, kini Sekar sudah merasa segar, tubuhnya juga wangi karena memakai sabun yang sudah tersedia dikamar mandi. Meskipun Sekar anak orang miskin tapi dia tau cara menggunakan kamar mandi mewah itu, tak lain karena bantuan informasi dari medsos ponselnya.

Sekar duduk ditepi ranjang, masih belum percaya jika dia akan tinggal di rumah mewah ini. sambil menikmati ranjang empuk nya Sekar senyum-senyum sendiri.

Namun senyumnya langsung sirna manakala mengingat sesuatu.

"Tunggu! kalau ini bukan kamarnya berarti dia tidak tidur disini kan? dan itu berarti kita tidak melakukan hal itu?" gumam-gumam tanya pada diri sendiri. Membuat Sekar seketika tersenyum lega, tapi entah kenapa hati dan pikirannya tidak sepihak saat memikirkan hal itu, dan membuatnya tersenyum kecut.

hii,,,kenapa aku bisa kecewa sih tidak melakukan dengannya.

Disaat pikiran kotor Sekar masih berperang dengan hatinya tentang malam pertama, dilantai bawah Abi masih mencari solusi bersama sekretarisnya bahwa langkah apa selanjutnya yang akan dia lakukan setelah membawa Sekar kerumahnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Heryta Herman
abizar lelaki pengecut...
dgn kekayaan dan kuasa dia menjatuhkan harga diri wanita...
Yuli Yuli
haduuuuh-hh yg sbar Rendi
Yuli Yuli
buag jauh" pkiran jlekmu trhdap suamimu Sekar, g trimaksih kok mlah mikir yg aneh"
Yuli Yuli
🙄🙄🙄🙄🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yuli Yuli
mkn tu gengsi abi
Yuli Yuli
lho Uda bucin r abi
Yuli Yuli
kok mlah ayah Risa yg kyaknya yg pnya dendam ktuan malik
Yuli Yuli
wah parah tu, mgkn si mantanya Abi x ya
Yuli Yuli
knp km g Blang ksian SM ibunya klo tau mrsa dbhongi krna khamilanmu sekar
Yuli Yuli
slmt ya Abi 🥰🥰🥰
Yuli Yuli
siap" km sekar 🤣🤣🤣
Yuli Yuli
dasar org kampung ya buuu🙏🙏😁😁
Yuli Yuli
enak aja km Abi, g pnya prsaan SM x, emge sekar barang apaan
Yuli Yuli
Abi saat ini km msih judes SM Sekar, bsok" klo km bucin tau rsa km
Yuli Yuli
Hem slah faham smua deh
Yuli Yuli
Uda dhalalin aja Beno ksian tu risanya jgn maunya enak aja
Yuli Yuli
🤣🤣🤣🤣🤣 dsntuh aja blom kok hamil ya Sekar🥰🥰🥰🥰🥰
Yuli Yuli
km g JD artis hdp km akan serba kcukupan klo km g ninggalin suamimu risa
Yuli Yuli
diem" Abi Uda mnyukai km sekar
Yuli Yuli
sekar msih prcya crtanya mntannya Abi🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!