NovelToon NovelToon
SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY

Status: tamat
Genre:Berondong / Playboy / Janda / Beda Usia / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: bundew

Xena Olivia janda cantik berusia 35 tahun sengaja merayu Oliver King Maxime pacar Bianca anak tirinya, yang berusia 14 tahun lebih muda darinya untuk menjadi simpanannya karena dia berpikir Oliver mendekati Bianca hanya untuk menghabiskan hartanya saja.

"Jadi simpananku,maka aku akan memberikan semua apa yang kau butuhkan",tawar Xena.

" Apa kamu yakin?",tanya Oliver.

"Tentu saja,asal kamu mau berpisah dari Bianca".

"Bagaimana kalau aku minta kita bercinta minimal 3 kali dalam semingu ,apa kamu juga sanggup? ",tantang oliver.

Oliver King Maxime pemuda tampan sang casanova kampus putra satu satunya pemilik Maxime Corp.sudah membuat Bianca jatuh cinta setengah mati padanya dengan rela melakukan apa saja untuk membuat Oliver mau menjadi kekasihnya meski Oliver selalu menolaknya.

Penasaran?,silahkan baca kelanjutannya.
🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9.Ancaman gila Oliver.

"Temui aku satu jam lagi direstoran xxx",ucap Oliver pada Xena ditelpon,yang membuat Xena terkejut.

"Untuk apa?! ",tanya Xena tidak mengerti keinginan mendadak Oliver itu.

"Untuk membahas kesepakatan ulang kita Mammy",ucapnya.

"Aku sekarang tidak bisa,minggu depan saja kalau kamu ingin kita membahas masalah ini".

"Baiklah kalau Mammy tidak mau menemuiku disana satu jam lagi,sekarang aku akan menelpon Bianca dan mengatakan semuanya tentang niatmu padaku".

"Kamu sedang mengancamku beraninya kamu! ",bentak Xena marah tapi teriakannya itu sia sia karena Oliver sudah mematikan panggilan mereka membuat Xena semakin memaki kesal karenanya.

"Pemuda brengsek kalau sampai dia berani mengadukan masalah ini pada Bianca aku benar benar akan memotong motong tubuhnya dan kuberikan pada ikan hiu dilaut pasifik",gerutunya dengan bangkit dari ranjangnya dan bergegas kekamar mandi lalu secepatnya memakai baju yang paling nyaman menurutnya tapi tetap pantas karena restoran yang disebutkan Oliver itu restoran bintang 5.

(Kira kira ini penampilan Xena waktu pergi menemui Oliver).

(ini penampilan Oliver saat menunggu Xena direstoran).

"Dimana kamu aku sudah berada didepan pintu Restoran ",ucap Xena menghubungi oliver dari ponselnya.

"Masuk saja aku berada dimeja dekat jendela",jawab Oliver.

"Baiklah",jawab Xena lalu mematikan panggilannya dan berjalan masuk kedalam restoran itu dengan mengedarkan pandangannya mencari keberadaan pemuda dengan rambut blonde pasti tidak sulit batin Xena karena penampilan Oliver sangat mencolok.

"Apa sulit menemukanku Mammy?",tanya Oliver setelah Xena duduk didepannya.

"Berhenti bercanda sekarang cepat katakan apa yang kamu inginkan karena aku ingin segera pulang dan beristirahat besok aku harus....".

"Apa selelah itu kamu malam tadi",ucap Oliver dengan menatap Xena dingin dan ekor matanya menelisik bagian sekitar leher Xena yang terbuka mencari sisa percintaannya dengan sang Daddy tadi malam dan ternyata tidak ada membuat Oliver tanpa sadar menarik nafas lega.

"Tentu saja aku lelah karena aku harus bekerja selama seminggu penuh belum lagi aku harus....".

"Baiklah aku tidak berminat mendengar apa yang kamu lakukan minggu lalu karena saat itu kita belum saling kenal,tapi mulai minggu depan aku harus tau apa saja yang kamu lakukan dan.....".

"What!!!, kamu gila kita hanya akan menjalin hubungan kontrak untuk sementara sampai Bianca bisa lepas darimu ,jadi untuk apa aku harus melaporkan padamu apa yang aku lakukan diluar sana! ",ucap Xena geram pada pemuda didepannya itu.

"Tapi aku berubah pikiran",jawab Oliver dengan menyandarkan tubuhnya dikursi.

"Maksudmu... kamu berubah pikiran untuk melepaskan Bianca!",tanya Xena marah.

Oliver menggeleng "Aku berubah pikiran untuk hanya menjadi simpananmu".

"Lalu apa yang kamu inginkan lagi!",hardik Xena sudah tidak bisa menahan kemarahannya karena dari malam tadi dia merasa seolah dipermainkan pemuda itu.

Oliver hanya tersenyum smrik mendengar bentakan Xena itu yang membuat beberapa orang sempat menoleh kearah mereka tadi.

"Berhenti marah Mammy",ucap Oliver dengan menyentuh dagu Xena yang langsung ditepis keras oleh Xena.

"Cepat katakan apa yang kamu inginkan sebenarnya?",tanya Xena berusaha mengendalikan emosinya karena tidak ingin menjadi pusat perhatian lagi seperti tadi.

"Aku bosan menjalin hubungan tidak jelas dengan seseorang ",ucap Oliver dengan menyandarkan kembali tubuhnya kekursi.

"Jadi.... kamu bermaksud mengakhiri hubunganmu dengan Bianca dengan sukarela dan membatalkan niatmu untuk menjadi simpananku begitu? ",tanya Xena harap harap cemas dengan jawaban Oliver.

"Bukan begitu tepatnya,tapi...aku akan melepaskan Bianca kalau kamu mau menikah denganku".

"Jdeeerrrr!!! ".

Bagai disambar petir rasanya Xena saat ini mendengar apa yang baru saja dikatakan Oliver padanya.

"Kamu serius? " tanya Xena lirih dengan menatap lurus kearah Oliver.

"Sangat serius" jawab Oliver dengan balik menatap kearah Xena.

"Kurasa sekarang kamu sudah gila King",ucap Xena lirih.

"Kamu benar... aku memang sudah tergila gila padamu sejak pertama kali kita bertemu".

"Kamu sadar apa yang kamu katakan ini dan apa konsekuensinya".

"Tentu saja,Xena" ucap Oliver dengan sengaja menekankan nada suaranya saat menyebut nama Xena.

"King kurasa saat ini kamu sedang mabuk jadi sebaiknya....".

"Aku baik baik saja jangan khawatir dan percayalah saat ini aku sangat normal".

"Oke... baik,tapi mari kita bicara serius sekarang".

"Ya... katakan".

"Aku... seorang janda,lebih tua belasan tahun darimu...dan seharusnya aku lebih pantas menjadi ibumu paling tidak kalau aku harus menikah itu harus dengan pria seusia ayahmu atau....".

"Kalau kamu berani menolakku karena bermaksud menikah dengan ayahku maka aku akan membuat Bianca gila yang sebenarnya".

Xena langsung menutup mulutnya menahan apa yang akan diucapkannya barusan karena melihat tatapan tajam dan dingin yang ditunjukan Oliver padanya saat itu.

"Jadi sekarang pilihan ada padamu kalau kamu berpikir aku main main dengan ucapanku maka kamu harus menanyakan itu pada semua orang yang mengenalku apakah aku pernah main main saat sudah memutuskan sesuatu".

"Jadi... bagaimana sebaiknya... ",ucap Xena karena dia sadar saat ini pemuda didepannya sedang sangat serius dengan ucapannya.

"Seperti kataku tadi aku ingin menikahimu baru aku akan melepaskan Bianca".

"Baiklah untuk berapa lama",ucap Xena memilih mengalah pada keinginan Oliver.Anggap saja apa yang dilakukannya itu sebagai balas budi pada mantan suaminya dulu karena selalu bersikap baik selama menikahinya.

Oliver terdiam mendengar ucapan Xena,dia tidak menyangka ternyata Xena begitu mudah dibujuknya untuk bersedia menikah dengannya.

"Bagaimana kalau sampai aku selesai kuliah",Jawab oliver asal yang langsung diangguki oleh Xena.

"Baiklah karena sekarang kita sudah sepakat untuk waktunya, sekarang kapan kamu ingin kita menikah?",tanya Xena.

"Secepatnya",jawab Oliver asal juga yang langsung diangguki lagi oleh Xena karena dia berpikir semakin cepat dia menikah semakin cepat juga masalah Bianca ini selesai dan dia bisa tidur dengan tenang karena tidak lagi harus pusing setiap bulan memikirkan tingkah Bianca yang disebabkan oleh pemuda didepannya ini.

"Besok adalah awal minggu dan aku tidak bisa selain akhir pekan jadi....".

"Kita menikah sekarang saja".

"Hah!!! sekarang?!".

"Iya..'',angguk Oliver.

"Tapi... ".

"Bukankah kita hanya akan menikah,jadi apa yang harus kita tunggu,atau kamu ingin memberitau Bianca dulu soal ini baru...."

"Aku ingin pernikahan ini dirahasiakan,terutama dengan Bianca sampai kita menyelesaikan kontrak ini".

"Baiklah tidak masalah, aku juga tidak ingin ada orang yang tau tentang pernikahan kita ".

"Ya.... jadi dimana kita akan menikah?",tanya Xena.

"Ayo ikut aku",ajak Oliver dengan bangkit dari duduknya lalu menarik tangan Xena untuk keluar dari restoran itu.

"Aku membawa mobil",ucap Xena dengan menunjuk kearah mobilnya yang membuat Oliver sedikit lega karena ternyata Xena tidak memakai mobil ayahnya saat itu.

"Kita pergi dengan mobilku saja",ucap Oliver dengan menarik tangan Xena masuk kedalam mobil Ferarinya kesayangannya itu.

Ayo like dan komen reader 🤗🤗.

1
Jamayah Tambi
Takut Daren adavwanita lain
Jamayah Tambi
Pelik,kehidupan mcm apa itu.Saya haya tak boleh terima hubungan ranjang tanpa nikah.
Jamayah Tambi
Sudah,Daren pun gatal
Jamayah Tambi
Arora ke
Jamayah Tambi
Sampai bila tak selesai klu dua2 begini.Egois
Jamayah Tambi
Dah tua tp tak boleh kawal emosi.Mcm budak remaja.
Jamayah Tambi
Hubungan apa seoerti itu.Tidur seranjang, tidak menikah, hanya kekasih.dah mcm tak ada matlamat hubungan merwka.Sudah dewasa ,punya cucu tp tentang hubungan masih sempit.Haya tau kepuasan atas ranjang.Mcm tak ada tanggungjawab.Hah, tak tau la hubungan mcm apa.Tepuk dada tanya hati Ada otak dan akal pikir dgn waras.Apakah agama kamu tidak melarang hubungan zina
Jamayah Tambi
Si Vania pun degil,Daren pula tak mau berterus terang
Jamayah Tambi
Jenapa pulak hubungannya dgn Arora kandas ./Sob//Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Ada apa ni
Jamayah Tambi
Klu suka apa salah terus terang/Grin//Grin/
Jamayah Tambi
Jangan berhenti mengharap Vania
Jamayah Tambi
Ni x kembali muncul
Jamayah Tambi
Kamu tak lihat anaknya lagi
Jamayah Tambi
Wah,sampai mengikut ke Mexico
Jamayah Tambi
Lupakan Macel
Jamayah Tambi
Menyibuk jer
Jamayah Tambi
Gila ke
Jamayah Tambi
sampai bila kauvhidup beginibVania.Kau dah tak muda lagi
Jamayah Tambi
Ah pelik,klu berteman mana mungkin melakukan hubungan ranjang/Sob//Sob/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!