NovelToon NovelToon
Kaulah Takdirku

Kaulah Takdirku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:839k
Nilai: 4.6
Nama Author: Alendra

syheril,harus terima kenyataan kalo dia harus ikut orang tuanya pindah ke kota sebelah. Rasa kecewa pun ia dapatkan katika harus iklas meninggalkan orang yang sangat ia cintai. tapi bukan syheril namanya kalo dia nyerah gitu aja, dia terkenal badung di sekolahnya yaaa....walaupun badung dia tetep pinter.....

Tapi betapa syoooknya dia ketika tau kalo dia bukan hanya sekedar pindah kota untuk mengikuti orang tuanya, tapi juga untuk acara perjodohan yang telah di rencanakan orang tuanya.......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

' Berburu cinta'

 

🎶'semakin hari, semakin cinta

semakin hari, semakin rindu

semakin dalam perasaan

kasih dan sayang ku kepada kamu'🎶

 

Dengan bahagia Dhika melangkah menuju meja makan dengan menyanyikan sebuah lagu dari 'RATU' yang poluler pada tahunnya itu. Sungguh orang tua nya tak percaya anaknya yang selama ini terlihat biasa bisa menjadi segirang itu pagi ini.

" Seneng amat Dhik? " Sapa mamanya dengan menyajikan makanan kepada suaminya.

" Memang ada alasan Dhika gak boleh senyum mah."

"Enggak, kamu boleh senyum sepuas kamu,tapii. " Papanya memotong ucapannya dan melirik istrinya seakan memberi kode.

" Tapi apa pa?"

"Jangan kelamaan, di kira orang gila nanti kamu." Sambungnya langsung di iringi tawanya beserta istrinya.

06:30 WIB

Dhika sudah berdiri di depan gerbang sekolah. Dia clingukan tapi tetep Jaim dan cool, matanya berkeliling mencari Syheril yang belum kelihatan, tak lama kemudian terlihat mobil Rendi datang memasuki halaman sekolah, Dhika pun melihat mobil itu melewatinya, cuman dia tidak menghiraukan. Tak berapa lama kemudian terdengar suara yang familiar memanggilnya.

"Dhikaaa." panggil Rendi sedikit berteriak reflek Dhika pun langsung menoleh ke arah suara itu berasal. Mata Dhika langsung menyipit sinis, melihat Syheril yang ikut keluar dari mobil Rendi bersama SyaSya. Dhika langsung menghampiri mereka penuh tanya.

" Kok kamu bareng sama dia?" Dhika melontarkan pertanyaan tapi ini langsung tertuju ke Syheril.

" Kenapa? Rendi nawari buat jemput, ya aku mah ok aja. " Jawab Syheril singkat dan santai.

" Mas Dhika, Mas Rendi ini lagi usaha." Bisik Syasya pelan pada Dhika dan sontak Dhika paham apa yang di maksud Syasya.

" Sya udah yok masuk." Ajak Syheril kemudian dan Syasya langsung melangkah pergi bersamanya.

" Ren, aku mau ngomong ne sama kamu. " Kata Dhika serius, tapi sayannya bel tanda masuk sudah bergema seantero sekolah.

" Masuk dulu yuk, udah bel ." Ajak Rendi dan Dhika pun cuman pasrah mengikuti langkah sahabatnya.

***

 

Saat bel istirahat berkumandang se isi sekolah langsung berhamburan sesuka hati mereka, Dhika langsung kehilangan sahabatnya yang sedari tadi ingin dia ajak bicara, di Kantin, Ruang OSIS, Lapangan Basket, Perpustakaan dia hampir sudah keliling ke semua tempat tapi tidak dia temukan.

 

Dhika menggerutu sendiri dalam hati dan ingin segera memberi tau sahabatnya itu tentang hubungannya dengan Syheril agar sahabatnya gak dekat dekat dengan cewek yang dia yakin sebagai jodohnya itu.

" WOOI...! clingak-clinguk aja kamu!" Dhika sontak kagetnya bukan main, orang yang dari tadi dia cari kini muncul tiba-tiba mengagetkannya.

" Sial! "Gerutunya. "Dari mana aja sih, di cariin kemana mana gak ada. " Lanjutnya kesal.

" Mules aku, makanya bel bunyi langsung ngilang. " Jawabnya ringan di iringi senyum. Dengan meletakan tangan di bahu Dhika,Rendi memandunya berjalan ke arah kantin.

" Aku mau ngomong serius ini."

"Apa.an?penting gak? klo enggak, makan duku yuk laper."

"Ini penting!"

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

"AAPAAAA???? " Triak Rendi sangat kaget setelah mendengar cerita Dhika sepanjang perjalanan menuju kantin.

" Kamu gak bohong kan? " Tanya nya untuk menyakinkan

" Serius aku. "

Rendi duduk dengan sedikit lemes, dan Dhika pun menyusulnya di depannya.

" Pliisss bantu aku, kamu jangan malah deketin dia ya."

Katanya sembari menyatukan ke dua tangannya di depan muka Rendi dengan memelas.

" Iya deh, aku ngalah! gimana lagi selama ini kan kamu gak pernah pacaran, dengan alasan jodoh sudah di tentukan orang tua, tapi aneh kog bisa pas banget ya, kamu suka sama cewek yang di jodohin sama kamu."

" Itulah TAKDIR. " Jawab Dhika dengan menganggat tangannya keatas seakan dia menunjukkan bahwa ini kehendak ALLAH.

***

Jam pulang sekolah pun telah tiba, Shela tiba-tiba menghampiri Dhika yang sedang berjalan menuju ruang OSIS bersama dengan Rendi. Di rangkulnya tangan Dhika dari belakang, dengan senyum centil Shela pun akhirnya merayu Dhika.

" Dhik, rumah kita kan searah, aku nebeng ya"?

" Gak bisa aku ada rapat OSIS. "

" Yah,osis melulu!! "

Tak sengaja mereka pun papasan dengan Syheril dan Syasya. melihat Syheril si Dhika buru- buru lepasin tangannya dari rangkulan Shela. Syheril sih biasa aja, karna memang dia gak ada perasaan sama Dhika, tapi tetep saja Dhika rasanya Syok banget.

" Kenapa sih ?" Tanya shela manja setelah tangannya terlepas.

"Mau pulang Ril? " Tanya Dhika tanpa memerdulikan Shela. Syheril tak menjawab dia hanya memincingkan alisnya melihat Shela yang lagi centil dan ganjen. ' jijik ' batinnya.

"Aku antar ya." Tawar Dhika

" Lho katanya ada rapat OSIS. "Kata Shela tidak terima.

" Gak usah, urus cewek kamu itu, biar gak nyusain orang lagi. " Jawab Shyeril yang kemudian dia berlalu sendiri meninggal kan semua orang yang masih mematung di tempat termasuk juga Syasya

***

 

Setelah sholat isya, Syheril memandang layar HP dan terus melihat nama kontak Roni disana, ingin sekali dia telpon sekedar tanya kabar, tapi niat itu di urungkannya setelah mengingat pembicaraan terakhir mereka. Tak selang lama kemudian di terkejut dan langsung melihat layar HP karna suara panggilan yang di kiranya adalah Roni, tapi dia mengerutkan alis melihat nomor tidak di kenal yang muncul.

 

" Siapa ne ?" Shyeril membenarkan posisi tengan badan separuh tengkurap.

" Ril, ini aku."

" Aku siapa??"

" Dhika."

Kaget bukan main sampek Syheril membenarkan posisinya lagi dan sekarang dia sudah duduk bersila di atas kasur.

" Hallo,Ril." Dhika memanggil Syheril karna sedari tadi Syheril hanya diam.

" Ah iya.... ada apa ne? dapet nomerku dari mana? kenapa telpon malam - malam gini?" Syheril mencercanya dengan pertanyaan yg bertubi tubi.

" Satu satu dong bingung aku jawabnya."

" Ok ok,,, jadi ada apa ne??"

" Jalan yuk! " Ajaknya singkat, dan jantung Syheril langsung mau copot, sekali lagi dia dikagetkan dengan kata-kata Dhika.

" Gak ah, males! ntar di kira PELAKOR lagi aku."

" Apa.an sih, aku sudah di depan rumah kamu ne, keluar ya."

" HAAA." Lagi -lagi dia di kagetkan dengan tingkah Dhika, dilihatnya Dhika luar cendela, ya memang Dhika tidak terlihat, cumam terlihat ada sebuah mobil hitam terparkir di depan rumahnya.

Syheril langsung turun, keluar dan dilihatnya Dhika sudah ngobrol sama ayahnya.

"Ngapain sih? " Tanya Syheril sinis.

"Eh, ada temennya main kog jutek gitu. " Sahut ayahnya.

"Om, saya minta ijin ajak Syheril jalan ya." Katanya langsung tanpa basa basi.

" Iya boleh, kalo gitu saya masuk dulu. " Kata ayahnya dan langsung ngibrit pergi.

Dhika tersenyum manis, Syheril yang masih belum tau maksud Dhika hanya sedikit cemberut tapi pipinya yang cabi itu malah bikin Dhika gemes.

"Ayok. " Ajaknya.

" Apa.an sih?kemana coba?" Syheril masih bingung dan gak habis pikir.

" Jalan-jalan lah, kamu kan baru di surabaya jadi aku mau ajak kamu jalan-jalan. "

" Udah pernah kok. " Katanya sambil mengingat kebersamaannya sama Roni dulu.

" Gak papa ayok! lagian ak sudah ijin sama ayah kamu. " Paksa Dhika sedikit menarik tangan Syheril.

" Iya ya bentar,.aku ganti baju dulu. "

Di lihatnya Sheril dari atas sampek bawah, setelan babydol warna peach yang sedang di pake Syheril terlihat lucu di mata Dhika.

" Gak usah ayook "

" Gila !!! kamu mau aku pergi kayak gini?? " Tanya Sheril tak percaya..

"Iya udah, kenapa emang, naek mobil ini."

"Gak ah."

"Udah ayok. "

Akhirnya Dhika menarik Syheril dan di paksa masuk kedalam mobilnya, Syheril pun tak bisa melakukan perlawanan banyak.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=BERSAMBUNG\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Baca selanjutnya ya...

Biar gak penasaran, apakah Syheril bisa menerima Dhika sepehunya, atau malah Syheril bakal kabur sama Roni.

Sebelum itu like dan coment kalian sangat membantu ku.

terimakasih 😇😇😇

1
Devi Kristiana
sapa yg naruh bawang ini/Cry/
Devi Kristiana
kenapa harus mati sih /Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Devi Kristiana
makin deg deg an aja nih
Devi Kristiana
/Joyful//Joyful//Joyful/
Devi Kristiana
mantan dan kekasih bisa akur adalah hal yg menakjubkan /Grin//Facepalm/
Devi Kristiana
😩😩kenapa malah nyesek
Devi Kristiana
Luar biasa
Devi Kristiana
Buruk
Devi Kristiana
/Sob//Sob//Sob/
Devi Kristiana
mewek kan/Cry/
Devi Kristiana
hal yg wajar di masa ABG
Devi Kristiana
terlalu cepat di utarakan kurang menengangkan
Devi Kristiana
jengkel banget sm ulah shela
Devi Kristiana
kok feelingku bakal di jodohin sama roni ya
Devi Kristiana
tingkahnya sheryl jdi inget masa SMA wkwkwk
Devi Kristiana
mulai penasaran deh
Karunia Pangastuti
top mar ko top😊
Karunia Pangastuti
top mar ko top😊
eka aLendRa
lain dari yang lain
Nks Nks
kenapa g ngajak shasha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!