NovelToon NovelToon
CEO Dingin Kau Milik Ku

CEO Dingin Kau Milik Ku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Balas Dendam / CEO / Anak Yatim Piatu / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: aveeiiii

spin off dari Cinta Jangan Datang Terlambat

"I LOVE YOU ALEXANDER" teriak Hanum pada pria tampan yang sedang menggiring bola basket saat pertandingan persahabatan di SMUnya dulu.

Kejadian itu membuatnya jadi bahan tertawaan semua siswa di sekolah, karena ia yang kuno dan berpenampilan norak serta tidak menarik berani menyatakan cinta pada Alexander seorang pewaris perusahaan property terbesar di daerahnya.

"Apa kelebihanmu selain produksi minyak di wajahmu dan tumpukan lemak yang berlebihan?"

"Alexander, aku pastikan semua bayi yang aku lahirkan nanti akan memanggilmu Papa."

Bukan Hanum namanya jika tidak bisa membuat Alexander Putra seorang CEO yang dingin bertekuk lutut di hadapannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aveeiiii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dewi Penyelamat

Mbok Jum masuk ke dalam kamar dan langsung terus menuju kamar mandi, diikuti oleh Jonathan yang merasa penasaran.

Terdengar suara kucuran air dari dalam kamar mandi, sepertinya Mbok Jum sedang membersihkan sesuatu di sana.

Tak berapa lama Jonathan keluar dari kamar mandi dan bertanya pada Hanum yang masih berdiri tak bergerak di tempatnya, "Kamu tadi ... nyukur??" Hanum mengangguk resah, tangannya meremas baju tidur berulang kali.

"Apa yang kamu cukur, kok banyak banget??" tanya Jonathan lagi seraya melebarkan mata, memindai tubuh Hanum dari atas hingga ke bawah.

Hanum merasa sangat malu ditanya seperti itu, di hadapan Alex dan Mamanya yang juga sedang menunggu jawabannya. Ia hanya diam menunduk, membiarkan mereka menjawab sendiri menurut pikiran masing-masing.

"Sudah bersih, den. Silahkan mandi," ucap Mbok Jum.

"Rambut apa, Mbok?" tanya Mama Alex pelan, namun masih terdengar oleh Hanum.

"Ada rambut-rambut nyumbat di saluran pembuangan bathub," jawab Mbok Jum ikut berbisik.

Mulut Mama Alex ternganga mendengar jawaban Mbok Jum. Ia sangat takjub kira-kira apa yang dicukur Hanum sampai menyumbat saluran pembuangan.

"Kamu mau kemana, Lex?" tanya Mama melihat putra sulungnya itu keluar dari kamar, membawa tas berisi pakaian.

"Tidur di hotel," sahut Alex singkat.

"Loh, kenapa?" tanya Mamanya lagi.

"Tau kan kenapa?" Alex memberi kode dengan kepalanya.

"Sa-saya ... pulang ke kos aja," jawab Hanum lirih. Ia sudah mengerti sekarang, dirinya juga tidak diinginkan oleh suaminya.

Kalau hanya kedua orang tuanya dan adik Alex yang menolak ia masih bisa bertahan, tapi jika Alex yang merasa tidak nyaman dengan kehadirannya, untuk apa lagi ia ada di sana.

"Baguslah," sahut Alex ringan. Wajah Hanum semakin muram mendengar jawaban pria yang menjadi idolanya sejak sekolah.

"Mba Hanum tidur sama saya saja. Sudah malem juga kalo mo pulang." Mbok Jum lagi-lagi menjadi dewi penolong Hanum.

"I-iya, Mbok." Hanum secepat kilat merapikan semua barangnya. Ia ingin segera keluar dari kamar itu, dan menghindari tatapan mata yang memandangnya dengan beragam expresi.

...❤...

"Kamar saya kecil, Mba. Ga apa ya, dari pada pulang malem-malem," ujar Mbok Jum saat mereka berdua sudah berada dalam kamar ukuran 4x4 milik Mbok Jum.

Hanum memandang sekeliling kamar Mbok Jum, sebenarnya kamar ini jauh lebih bagus dan luas dari pada kamar kosnya.

"Maaf merepotkan, Mbok." Hanum duduk di tepi ranjang. Air matanya yang sejak tadi di tahannya merembes turun di pipinya.

Ia merasa sangat bodoh dan bermimpi terlalu tinggi. Demi menggapai pria idamannya, ia sampai berbuat nekat dan sekarang dia harus menanggung akibatnya.

Malam ini mungkin adalah malam pertama sekaligus malam terakhirnya menjadi istri dari Alexander. Sungguh miris dan juga memalukan, dia adalah pengantin wanita yang memaksa untuk dinikahi.

"Mba Hanum belum makan to?" Hanum menengadah, ia melihat Mbok Jum menyodorkan sepiring nasi berisi lauk dan segelas air putih.

"Terima kasih, Mbok." Hanum sangat terharu dengan kebaikan pembantu rumah tangga Pak Beni ini.

Sejak awal ia masuk ke dalam rumah besar ini, Mbok Jum ibarat dewi penolong baginya.

"Makan dulu, nanti sakit. Kalo sakit kan ga bisa melayani keperluan suami besok." Ucapan Mbok Jum membuatnya merasa geli.

"Besok saya sudah di talak, Mbok. Besok saya jadi janda." Hanum sedikit terkekeh mendengar kalimatnya sendiri.

"Ga baik ngomong jelek. Itu namanya mendoakan, kan belum pasti terjadi," ucap Mbok Jum seraya merapikan ranjangnya.

"Saya tau diri," ujar Hanum pelan seraya menyuapkan sesendok nasi dengan hati perih.

"Selama status Mba Hanum masih sah jadi istri den Alex, Mba Hanum harus tetap berlaku baik dan melayani suami sebagai istri," tutur Mbok Jum.

"Melayani gimana Mbok, orangnya aja jijik lihat aku. Memang bodoh aku ini, mimpi kok ketinggian." Hanum memukul-mukul kepalanya.

"Sudah ... sudah, makannya cepet dihabiskan, terus langsung tidur. Besok Mbok kasih tau Mba Hanum harus bagaimana."

...❤...

Besok paginya selepas sholat subuh, Hanum langsung mandi dan ikut ke dapur bersama dengan Mbok Jum.

Mbok Jum memberi tahu semua kebiasaan dan makanan favorit Alex serta keluarganya.

"Den Alex sama Ibu itu kalo pagi sukanya minum teh hangat tanpa gula. Bapak sukanya kopi hitam, kalo den Jo sukanya kopi campur susu." Hanum mulai membuatkan minuman untuk keluarga Alex sesuai arahan Mbok Jum.

"Sarapan paginya, ga suka yang berat-berat. Apa yang disediakan di atas meja, pasti di makan. Keluarga Pak Beni itu sebenarnya baik, Mba. Cuman unik-unik aja orangnya." Mbok Jum terkekeh sendiri.

"Kita sekarang mau buat apa, Mbok?" tanya Hanum. Sebenarnya untuk urusan dapur Hanum cukup ahli, ia dibesarkan dalam panti asuhan membuat Hanum terbiasa hidup mandiri.

"Nasi goreng aja ya, Mba Hanum bisa?"

"Bisa," ucap Hanum semangat.

Hanum mulai berjibaku dengan perlengkapan perang di dalam dapur. Ia berusaha membuat nasi goreng terbaiknya, mana tahu ini adalah sarapan pagi terakhir yang dibuatnya untuk pria yang ia cintai.

"Enak, Mba," puji Mbok Jum saat mencicipi nasi goreng buatan Hanum.

"Bener, Mbok? ga cuman buat saya hepi kan?"

"Bener kok. Semoga den Alex suka sama buatan Mba Hanum. Sudah langsung bawa ke meja makan aja." Sudah mulai terdengar suara-suara dari ruang makan.

"Mbok aja yang bawa, saya di sini," ujar Hanum. Ia merasa belum siap bertemu dengan keluarga Alex setelah kejadian semalam. Ia takut jika pagi ini, Alex mengucapkan kata talak padanya.

"Ya wes, Mbok yang bawa. Mba Hanum sarapan dulu ya," ucap Mbok Jum maklum.

Beberapa kali Mbok Jum keluar masuk antara dapur dan ruang makan. Sebenarnya ia merasa tidak enak, tapi ia kalah dengan rasa takutnya.

"Mbok, besok buat yang seperti ini ya." Suara Pak Beni terdengar dari arah ruang makan.

"Iyaa, enak Mbok ada gurih-gurihnya, pake mentega ya?" kali ini suara Bu Devi terdengar memuji.

"Pasti Mbok Jum lihat yutub yaaa," celetukan dan tawa Jonathan terdengar menggoda. Hanum menajamkan pendengarannya, menanti sebuah suara yang paling ditunggunya.

"Bukan saya yang buat, ini yang masak semua Mba Hanum," ucap Mbok Jum. Dada Hanum seakan berhenti berdetak menunggu reaksi dari keluarga Alex, terutama reaksi dari pria yang masih sah menjadi suaminya itu.

"Hanum?? mana dia? aku kok lupa ada perempuan itu di dalam rumah," sahut Bu Devi.

"Ada di dapur, Nya lagi sarapan." Hening sesaat lalu terdengar kasak kusuk dari ruang makan, tapi Hanum tidak bisa dengan jelas mendengar apa yang mereka bicarakan.

Tak berapa lama, Mbok Jum masuk ke dalam dapur dan Hanum langsung memberondongnya dengan pertanyaan.

"Gimana, Mbok?"

"Alex ikut sarapan kan? kok aku ga denger suaranya?"

"Mereka bilang apa tadi?, aku ga bisa denger dari sini."

"Ceritain, dong Mbok." Hanum menggoyang-goyangkan tangan Mbok Jum.

"Penasaran yaa?" goda Mbok Jum.

...❤❤...

1
adelina rossa
hadir disini setelah selesai dengan maura dan kendra...
falea sezi
biar jaa mati egois jd cwek
falea sezi
egois bgt Stella pergi aja Jamila cwok gk tegas gt
falea sezi
Stella egois
falea sezi
oalah jd ini anak nya beni yg perkosa Lea bapaknya Maura
falea sezi
minta cerai aja lah kasian
Ran Aulia
Luar biasa
moerni🍉🍉
gara² "rumah unt hatiku"flash back bca ulang lagi...kangen si nyamuk hanum...ma alex yg cemburuan ...tapi gensi selangit .hhhhaha...
miss u hanum
Laode Zakaria
Luar biasa
Rhmad Flash
tor buat Hanum cantik biar Alek klapak 2
Cerita Aveeii: Hanum skrg sudah cantik kak
total 1 replies
Iyas Masriyah
Luar biasa
Darojah Syafii
alur ceritanya bagus. tidak berbelit²
indira kusuma wardani
Luar biasa
indira kusuma wardani
Lumayan
KUCING GEMBUL
ngakak banget sih astagaa, dia yang foto aku yang malu /Sob//Sob/
KUCING GEMBUL
gilaaaa langsung di senggol sama pemeran ceweknya wkwkw
Abel Yasmin
good
Michelle
baguss
masker
bagus
aiswara 🤹‍♂️
sukaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!