Lily Seorang gadis muslimah harus merasakan beban berat membayar hutang yang di tinggalkan keluarganya. Ia hidup bersama paman dan bibiknya yang hanya ingin menguasai perusahaan mendiang ayah dan ibunya.
.
Dilain sisi Lily harus menikah dengan pria yang lebih dewasa dari usianya saat ini. Diseluruh pelosok negeri tak ada yang tak tahu bagaimana kehidupan pria misterius ini dan keluarganya.
Bagaimana ceritanya,,,,, ?
Ikutin terus yaa ceritanyaaa,
jangan lupa like dan komenny😁
(Sedang dalam Perbaikan )
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menikah Muda 9
Lily menunggu David di depan gerbang kampus, tak lama mobil david sudah sampai di depan kampus. Lily langsung masuk ke dalam mobil dan dari kejauhan Aldo menatap ke arah gerbang melihat Lily masuk ke dalam sebuah mobil mewah.
"Siapa yang menjemput Lily" gumam Aldo dalam hati.
Kemudian mobil itu bergerak meninggalkan kampus begitu saja.
*****
Setelah perjalanan cukup lama sampailah mobil David kerumahnya, Lily segera masuk kamarnya dan mengganti pakaiannya. Sedangkan David memilih masuk ke kamar nya sendiri. Lily menggunakan celana panjang dan kaos lengan panjang serta tertutup hijabnya. Rencananya Lily akan mencuci baju, meski sudah siang begitu
Tok
Tok
Tok
"Masuk" Ucap David
Lily membuka pintu kamar david, dan dilihatnya ia sedang berbaring di tempat tidurnya dengan memainkan ponselnya
"Itu kak, mana baju kotor kak David, mau aku cuci sekalian". ucap Lily
"Ada di kamar mandi" jawab David datar
"Oh oke" ucap lily
David memperhatikan Lily diam-diam, di otaknya selalu berfikir mesum saat melihat Lily, rasanya setiap saat Lily membangunkan hasratnya. Lalu Lily membawa keranjang baju kotor David dan akan keluar kamar, namun saat akan membuka pintu kamar, David malah menahannya.
"Loh kak,,,, kok malah di tahan. Aku mau keluar, mau cuci baju". ucap Lily
David menurunkan keranjang baju dan membalikkan badan Lily.
"Ada apa kak?" tanya Lily ketakutan
"Kamu tau, Jika seorang pria dan wanita di dalam kamar apa yang akan di lakukan?" ucap david dengan suara berat
"Hah? maksudnya apa kak?" tanya Lily semakin ketakutan
"Kamu beneran gak ngerti apa pura-pura gak ngerti?" David semakin merapatkan tubuhnya dan Lily begitu takut dan gemetar
"K,,,,kak david mau a,,,apa?" ucap lily
"Aku mau kamu" jawab David
"Please jangan kak, Lily takut kak" ucap Lily
David yang melihat Lily ketakutan, langsung memeluknya erat.
"Maafkan kak David, Lily" ucap david
Tangis Lily ambyaaaarrrrrrrrrr seketika....
"Kak david jangan seperti ini, Lily bukan wanita gampangan kak". Ucap Lily
"Iya maafkan kakak ya". David melepaskan Lily dan membiarkan Lily keluar dari kamarnya. Kemudian David masuk kedalam kamar mandi.
Lily segera ke belakang membawa baju kotor dan memasukkannya kemesin cuci. Ia merenungi kejadian yang di alaminya tadi.
"Ya Allah, kenapa yaa kak david kyk gitu". Batin Lily
Setelah Lily selesai mencuci baju, ia segera kedapur untuk menyiapkan makan malam. Setelah selesai masak, ia segera mandi dan membersihkan dirinya.
Tok
Tok
Tok
Lily membuka pintu dan dilihatnya David yang berdiri di depan pintu kamarnya.
"Ayo kita makan" ucap david
"Kak david aja yang makan, Lily gak laper". Ucap Lily
"Ayoo lah,,,, aku tau kau belum makan. maafkan kak David yang khilaf". Ucap David
Setelah David memintaa maaf, Lily makan bersama.
"Kamu masak apa tadi". Tanya David
"Cuma masak gurame asam manis, tumis sawi dan cumi goreng cripsy kak". Jawab Lily
"Wahhh sepertinya enak banget". ucap David
Lily mengambilkan nasi di piring David dan mendekatkan lauknya. David pun makan dengan lahapnya.
"Enak banget masakan kamu". Ucap David
"Makasih". jawab Lily singkat
Setelah makan malam selesai mereka duduk bersama di ruang keluarga sambil nonton TV.
"Lily, bolehkah kak david nanya?" ucap david
"Iya boleh, kenapa kamu gak pulang ke rumah?" tanya David
"Ayah dan ibuku sudah meninggal kak, dan mungkin keluarga paman begitu senang saat aku tidak ada dirumah mereka. Seolah aku hanyalah beban buat mereka". jawab Lily
"Maaf aku tidak tau". ucap David
"Iya gak papa kak". jawab Lily
"Terus soal pria yang dinikahkan denganmu gimana?" tanya David
"Loh kak david tau darimana?" Lily penuh curiga.
David keceplosan saat menanyakan itu, Padahal dirinya berniat untuk tidak memberitahukan apapun soal hubungan mereka.
"Lah kan kamu yang cerita".elak David
"Kapan?" tanya Lily
"Ada waktu itu. Masak kamu lupa?". ucap David ngeles
Lily mengingat-ingat kapan ia menceritakan masalah itu kepada david. Seingatnya dia tidak pernah menceritakan persoalan hidupnya apalagi soal pernikahannya kepada siapapun
"Ntahlah aku juga belum pernah bertemu dengannya lagi. kalau ketemu mungkin aku kabur lagi".jawab Lily
"Kak david punya pacar ya?". tanya Lily
Deg
Deg
Deg
Jantung David berdegup kencang saat Lily menanyakan itu.
"Sebenernya kak David sudah menikah, namun istri kakak meninggalkan kakak". jawab David
"Ooohhh gituuu, bodoh banget kalau ada yang ninggalin suami kayak kak david". sahut Lily
"Laahhh emang kenapa?" tanya David
"Secara kak david kan udah mapan, ganteng, baik pula". jawab Lily tanpa berfikir lagi
David cengar cengir di puji Lily begitu, meskipun gadis itu sangat labil tapi terkadang lucu juga.
"Kak david kenapa cengengesan?". tanya Lily
"Gak papa. Apa kamu gak suka sama kak david?" tanya David
"Hah? suka sama kak David?. Emmm karena kak david udah nikah, gak deh. kita gak boleh ngerusak hubungan orang lain kak". jawab Lily
"Tapi kalau kak david suka sama Lily gimana?" tanya David
Deg!
"Enggggg gak tau deh". Pipi Lily langsung merona merah karena malu.
"Udahhhh lily mau kekamar, udah ngantuk!!!! " Lily segera masuk kekamar dan ingin segera tidur.
.
.
.
"Gadis itu begitu polos tapi menggairahkan" batin David
.
.
Bersambung
.
persaingan yg mantap...