Kisah ini tentang seorang pewira polisi bernama Alfa dan seorang Dokter bernama Karina. Keduanya memendam cinta sejak bangku SMA.
Karina adalah perempuan yang ceria, ia memiliki empat sahabat, Viona, Algi, Fefin dan Alfa. Mereka bersahabat sejak SMA. Namun tanpa Karina sadari ada sosok Alfa yang diam-diam mencintainya sejak mereka duduk dibangku sekolah. Karina terlalu nyaman dengan sosok Alfa sahabatnya sampai keduanyapun berpisah karena Alfa harus mengikuti pendidikan sebagai seorang taruna polisi dan Karina disibukkan dengan kuliah.
Karina hanya bisa bertemu Alfa lewat video call melalui laptopnya jika Alfa sedang libur pendidikan. Bertahun keduanya hanya bisa telepon sejak Alfa telah bekerja menjadi seorang perwira polisi dan Karina bekerja disalah satu rumah sakit swasta. Akankah cinta Alfa bebalas meski Karina telah memiliki tunangan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puputhamzah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keberanian Karina
Karina dan Serena bertemu Sakti dan keduanya meminta Sakti untuk segera bertemu dengan Dokter Keanu anaknya Dokter Kenzo. Dokter keanu adalah salah satu Dokter bedah terbaik dirumah sakit ini. ia dulu bersekolah disalah satu Universitas terkenal jurusan kedokteran di Jerman. Semua Dokter di Rumah sakit ini kagum padanya. Karina yakin Dokter Keanu bisa menolong Kakaknya agar bisa melanjutkan kuliahnya.
Jam menujukkan pukul delapan malam, Karina melangkahkan kakinya di koridor rumah sakit namun seseorang mendekatinya dan menatap Karina dengan tajam. "Saya ingin berbicara dengan kamu!" ucap Lela.
"Baik Dok" ucap Karina sopan. walau bagaimanapun dulu dokter Lela pernah menjadi calon mertuanya walaupun sekarang Dokter Lela terlihat sangat membencinya.
Beberapa suster melihat Karina mengikuti Dokter Lela dari belakang dan keduaya masuk kedalam ruangan Dokter Lela. "Duduk!" ucap Lela meminta Karina agar segera duduk dihadapannya.
Karina segera duduk dan ia menatap Lela yang saat ini sedang menatapnya dengan tatapan sinis. "Saya sangat tidak menyukai kamu sekarang ini. kamu mengecewakan saya Karin!" ucap Lela.
"Maaf Bu apa yang membuat anda kecewa kepada saya?" tanya Karina.
Karina merasa ia tidak bersalah dan yang harusnya kecewa itu adalah dirinya bukan Lela. ia yang mengalami pemukulan dan penghianatan tapi kenapa ia juga harus mendapatkan kebencian dari mantan calon ibu mertuanya.
"Kamu membatalkan pernikahan tanpa memikirkan dampak yang terjadi Karin. saya dan suami saya sangat berharap kamu menjadi menantu saya dan bisa memnuat Doni memilih tinggal di Jakarta bersama kami. Tapi dengan kamu membatalkan pernikahan ini Doni semakin tidak terkendali dan bahkan dia menentang keinginan saya!" ucap Lela.
"Maaf Dok, saya merasa keputusan saya membatalkan pernikahan adalah keputusan yang tepat karena saya tidak mau terjebak dengan Doni yang ternyata memiliki perempuan lain dan dia juga suka bersikap kasar pada saya. coba kalau semua itu terjadi kepada putri Dokter apa Dokter akan membiarkan putri Dokter menderita seumur hidupnya?" ucap Karina menahan air matanya agar tidak menetes. ia tidak ingin lemah terebih lagi saat ini berhadapan dengan Dokter Lela mantan calon ibu mertuanya.
"Kau akan menyesal jika kau masih tetap bekerja di Rumah sakit ini!" ancam Lela membuat Karina menghela napasnya.
"Jadi ibu mengancam saya?" tanya Karin seolah tidak percaya dengan ucapan Dokter Lela. ia ingat dulu Dokter Lela sangat baik padanya saat ia magang di Rumah sakit ini. Dokter Lela dan suaminya bahkan selalu memujinya di kampus.
"Harusnya Dokter tidak mencampurkan kepentingan pribadi di Rumah Sakit ini. jika saya mau saya bisa menceritakan kepada semua rekan kerja saya kenapa saya membatalkan pertunangan. Saya juga bisa mengatakan siapa orang ketiga yang membuat pernikahan saya batal. Harusnya Dokter meminta Doni menikahi Dokter Ira yang jelas memiliki hubungan badan dengan anak anda!" ucap Karina membuat Dokter Lela mengangkat tanganya dan hendak memukul Karina namun Karina berhasi menghindar.
"Saya sekarang baru mengerti kenapa Doni suka berbuat kasar ternyata itu semua ajaran dari anda Dok. saya permisi!" ucap Karina melangkahkan kakinya keluar dari ruang kerja Dokter Lela membuat Lela menatap Karina dengan tatapan penuh amarah. ia akan melakukan apapun asalkan bisa menyingkirkan Karina dan Sakti dari Rumah sakit ini.
Hubungannya persahabatnya dengan orang tua Karina pun telah hancur Karena kebodohan putranya. Lela merasa kesal, ia tidak akan menyetujui Doni bersama Ira karena ia tahu bagaimana tingkah laku Ira yang pastinya hanya memanfaatkan putranya.
wkwkwk Karina oon🤣🤣
meleleh aku