NovelToon NovelToon
Unexpected Love

Unexpected Love

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yes.im'emil

Natasya Callissa Atmadja seorang mahasiswi cantik semester enam berusia dua puluh tahun berpacaran dengan Richo Sbastian, mahasiswa tampan dan sangat populer tapi sayang Richo malah mengkhianatinya. Pengkhianatan yang dilakukan Richo membuat Callissa trauma untuk berpacaran dengan lelaki yang populer.

"Ca tampan banget sumpah, katanya dia itu cowok paling tampan dan populer di Universitas Tunas Bangsa" ucap Olivia sahabat Callissa.

"Ga perduli, udah jangan mau sama yang terkenal. Pacarnya dimana-dimana" ucap Callissa pergi.

Tapi tanpa diduga Callissa telah kembali jatuh hati pada sosok pria tampan dan juga populer yang tak lain adalah sahabat kakaknya sendiri. Akankah Callissa kembali menjalin asmara dengan sosok laki-laki yang selalu ingin dia hindari?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yes.im'emil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UNEXPTDL BAB 9

Setelah sarapan selesai, mereka semua mumutuskan untuk pergi jalan-jalan bersama. Callissa merasa bosan karena dia terus mengekor dibelakang Dava yang sedang bermesraan dengan Dania.

Melihat wajah Callissa yang ditekuk, Reynan mendekati dan menggodanya. "Hey bocil, kenapa? Badmood mulu mukanya." tanya Reynan.

"Apaan sih, siapa juga yang anak kecil." ucapnya kesal mendengar panggilan Reynan.

"Loe lah, loe kan emang masih kecil." ucap Reynan

"Kita itu cuman beda satu tahun doang kali Kak. Jadi ga usah belaga sok lebih tua deh, dan ga usah panggil-panggil anak kecil juga." jawabnya kesal.

"Ga usah sambil gituh dong muka nya, jadi bikin gue tambah gemes." ucap Reynan sambil merangkul Callissa.

"Oh gituh ya? Ternyata Kak Rey lebih bahaya dari Kak Bima ya." jawab Callissa sambil menarik kemeja Reynan.

"Maksud loe?." tanya Reynan bingung kemudian melepaskan rangkulannya.

"Iyalah bahaya. Karena kalau di godain Kak Bima, aku itu ga deg-degan kaya ginih." ucapnya dalam hati.

"Engga bermaksud apa-apa. Udah ah ayo, tuh mereka udah jauh." tunjuk Callissa ketika melihat Dava, Dania, Bima dan Nathan sudah berjalan jauh di depan mereka.

Akhirnya setelah menyusuri jalan yang pinggirnya terdapat toko-toko, kemudian menyurusi kembali jalan yang sedikit sepi, mereka tiba di sebuah pantai.

Raut wajah Callissa yang semula di tekuk kini berubah menjadi berbinar-binar setelah melihat indahnya pantai dengan pasir putih. Gadis itu memang menyukai air, jadi tak heran kalau dia akan sangat bahagia ketika melihat hujan, kolam renang dan juga pantai.

Callissa dan Dania langsung pergi ke dalam toilet yang ada di sana untuk berganti pakaian. Sungguh dia tidak sabar untuk bermain air. Setelah beberapa menit, mereka kembali dengan pakaian ganti.

Keduanya bermain dengan saling menyipratkan air ke wajah mereka. Lalu datang Dava diantara dua gadis cantik itu. "Happy banget sih." ucap Dava tersenyum ketika melihat kekasih dan adiknya yang akrab.

Mereka hanya tersenyum, lalu Callissa memberikan sebuah kode kepada Dania agar dia menyipratkan air kepada Dava. "Satu, dua, tigaaaa." ucap Callissa dimana dia dan juga Dania secara bersamaan menyipratkan air ke wajah Dava.

"Oh jadi kalian ini janjian ya." ucap Dava sambil tersenyum smirk

Detik itu juga Dava langsung membalas kedua gadis cantik itu dengan melakukan hal yang sama, yaitu menyipratkan air kepada mereka.

"Perlu bantuan ga Dav?." tanya Reynan yang menghampiri Dava.

"Perlu lah bro." jawab Dava yang dengan senang hati Reynan akan membantunya menyipratkan air pada Callissa.

Jika ada Bima disini, pasti laki-laki itu yang terlebih dahulu menawarkan bantuan pada Dava. Tapi Bima dan Nathan malah memilih untuk bersanti di cafe dekat pantai. Jadi dengan senang hati Reynan yang membantu Dava.

Reynan tersenyum tulus ketika melihat Callissa berlari sambil tertawa ketika dia menyipratkan air ke arahnya. Entah kenapa semakin hari perasaannya semakin aneh, padahal dulu dia benar-benar menganggap Callissa seperti adiknya. Tapi kenapa sekarang dia merasa senang sekali jika menggoda Callissa.

Tak terasa ternyata Callissa sudah berlari cukup jauh demi menghindari Reynan dan tanpa sadar Dava dan Dania sudah tidak ada dalam pandangan mereka. Callissa pun sudah merasa lelah dan ingin menyerah pada Reynan.

"Udah cukup Kak, aku lelah." ucap Callissa duduk di pasir.

"Dih gituh aja cape." jawab Reynan.

"Aku ini cewek Kak." bela Callissa.

"Ga ada alasan, jadi cewek itu harus kuat. Jangan lemah." ucap Reynan menatap Callissa.

"Iya Kak Rey iya deh. Cuman ya gimana tadi itu kan kita ke sini jalan, jadi ya wajar dong kalau aku cape. Kaki aku aja pegel nih." adu Callissa.

"Salahin Kakak loe tuh, maunya jalan biar bisa lama-lama sama Dania." ucap Reynan.

"Makanya punya pacar lagi gih, biar ga iri sama Kak Dava." ledek Callissa.

"Loe mau ga jadi pacar gue?." ucap Reynan menggoda Callissa.

"Hah? Apaan sih Kak." ucap Callissa bingung.

"Engga ko gue becanda." ucap Reynan tertawa.

"Nyebelin banget sih ini cowok, ga tau apa gue kan udah deg-degan banget. Serasa mau copot nih jantung." ucap Callissa dalam hati.

"Udah ah aku mau samperin Kak Dava." ucap Callissa berdiri pergi meninggalkan Reynan.

Callissa terus berjalan sambil fokus melihat layar ponselnya. Tanpa dia sadari, ada sebuah batu hingga entah bagaimana dia terjatuh dan kakinya terasa sakit.

"Kenapa loe?." tanya Reynan melihat Callissa.

"Ga liat apa, ini namanya jatuh tau." jawabnya kesal.

"Yaudah bangunlah, Ca." ucap Reynan masih memperhatikan Callissa.

"Kaki aku sakit Kak." ucapnya lirih.

Reynan langsung saja mensejajarkan dirinya dengan Callissa. Kemudian dia liat pergelangan kaki Callissa yang tampak berwarna kebiruan. "Awww." teriak Callissa saat Reynan memijat pergelangan kakinya.

"Kak Rey ini apa-apaan sih, tambah sakit tau." ucapnya kesal.

"Biar sembuh, gue tuh lagi bantuin loe." ucap Reynan menatap Callissa.

"Ga, ga mau. Nanti yang ada kaki aku malah tambah sakit." ucapnya takut.

"Yaudah cepetan naik." ucap Reynan langsung membelakangi Callissa agar perempuan itu menaiki punggungnya.

"Ih apaan sih, ga mau." tolak Callissa.

"Di pijit ga mau, di gendong juga ga mau. Kalau gituh gue tinggal aja." ucap Reynan hendak berdiri.

"Iyaiya deh mau." jawab Callissa yang akhirnya terpaksa bersedia digendong oleh Reynan.

Saat Callissa dalam gendongannya, Reynan berniat jail dengan melepaskan pegangan tangannya pada paha Callissa sehingga beberapa kali membuat gadis itu ketakutan dan semakin mengeratkan pelukannya.

"Kak ih nyebelin banget sih, nanti kalau aku jatuh gimana?." kesalnya memukul punggung Reynan.

"Ga bakal. Tapi kalau kamu pukul aku terus kaya gituh baru nanti jatuh." jawab Reynan agar Callissa berhenti memuluknya.

"Ya suruh siapa nyebelin." kesal Callissa.

"Abis lucu sih kalau liat loe lagi kesel." jawabnya.

"Kan sekarang Kak Rey lagi ga liat aku, jadi berhenti." ucap Callissa yang membuat Reynan tersenyum.

Sepanjang jalan Callissa dan Reynan terus mengobrol, entah perbincangan apa yang mereka bahas sampai keduanya sama-sama tertawa seperti itu.

***

Gimana nih eps kali ini? Kasih tanggapannya ya di kolom komentar.

Sempetin juga ya kalau udah baca langsung like.

Buat yang bersedia dan berbaik hati, mohon dukungannya berikan poin kalian untuk cerita ini.

Terimakasih💚💚💚💚

1
Rina Rina
aq suka bgt crita ini udah smpe Tah brapA x aq baca ini gk ada bosan nya makasih ya Thor
Sunny Kwok
yah ending nya kok gini ga enakin knp ga sampe calissa melahirkan
zee_
jangan2 endingnya adekaka jadian
Cica Kosmetik
Luar biasa
Cica Kosmetik
mamtap💓💓💓💓
Cica Kosmetik
perfect
bagus thor😀😀😀
Cica Kosmetik
seneng banget baca novel nya..tiap episode ada hiburannya..visual nya bikin mata enak😀😀😀🙂
cemNgat thoorrrr😀😀
Cica Kosmetik
Luar biasa
Betty Nurbaini
istri aneh menurutku...
Rosa Rosiana
hadir
Deli Momoidea Pelangiran
pon nawach
Dedew
lah Richo nya ganteng,,mana yg jadi selingkuhan nya diraba
Tuk Marul
cantikan kysanya
Mami Vanya Kaban
ini dah ending ya thor...
Mami Vanya Kaban
suka sama sifat calista yg dewasa dlm memikirkan sesuatu, masa suaminya kalah sama istrinya
Sherly Chandra
nggak seru udah berhenti
lilik
lanjut
Siti Bintang
Sinta skg memprihatinkan setelah dipecat dr kantor raynan yah
Siti Bintang
JD bener Kesya dendam ke Dava terus melampiaskan nya ke calissa
Siti Bintang
ya hapi lah ms Hanymoon sedih sih ray
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!