Revina Angelina adalah mahasiswa baru di universitas Angkasa.. Ia mendadak populer disana berkat dance nya yang bagus sehingga mencuri perhatian laki-laki disana.
Suatu hari Revina ditembak oleh seniornya yang bernama Radian.. Namun, ia menolaknya.
Hal itu membuat Radian kecewa dan bersumpah akan menghancurkan hidup Revina lantaran ia sudah membuatnya malu dihadapan seluruh mahasiswa.
Ketika Radian terus menerus membully Revina, seorang lelaki bernama Muzaki datang menolongnya.
Muzaki merupakan cowok dingin dan jarang berinteraksi dengan wanita.
Lalu, seperti apa kisah mereka bertiga???
Baca yuk novel terbaruku ini..!!
Jangan lupa like,komen + gift kalo boleh...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pesta Topeng (1)
Malamnya tepat pukul 8, Radian sudah berdiri di depan pagar rumah Revina.
Satpam yang berjaga disana terheran-heran dengan Radian, ia pun coba bertanya padanya.
"Misi mas, masnya lagi ngapain ya disini?" tanya satpam.
Radian yang daritadi bersandar di badan mobilnya, berjalan mendekati satpam itu.
"Maaf pak, saya lagi nunggu orang.." jawab Radian.
"Oh gitu nunggu siapa toh?" tanya satpam.
Radian baru ingin menjawab pertanyaan satpam itu, namun Revi sudah datang dan dia memotongnya.
"Dia nungguin saya pak," ucap Revi.
"Eh non Revi, jadi cowok ini nunggu non Revi toh?" tanya satpam.
"Iya pak, eee yaudah tolong bukain pagar nya dong pak!" ucap Revi.
"Siap non!"
Satpam itu pun membuka pintu pagar, lalu Revi berjalan keluar menghampiri Radian.
Radian terperangah melihat Revi yang mengenakan gaun pemberian nya tadi..
"Cantik sekali.." batin Radian.
Revi berusaha menyadarkan Radian dengan mengipas-ngipaskan tangannya ke depan mata Radian.
"Hei, kak!" ujar Revi.
Akhirnya Revi tersadar dari lamunannya.
"Ah iya.. Maaf maaf gue kurang fokus, ayo kita berangkat sekarang!" ucap Radian salting.
Radian membukakan pintu mobil untuk Revi.
"Makasih kak," ucap Revi.
Setelah Revi masuk, Radian menutup pintunya dan berpamitan pada satpam disana.
"Kita pamit pak!" ucap Radian.
"Iya mas hati-hati!" ujar satpam itu.
Setelah itu, Radian juga masuk ke mobil dan menjalankan mobilnya.
Ketika mobil Radian sudah tak terlihat lagi, satpam pun menutup kembali pintu gerbangnya.
Lalu, Munaroh keluar dan menemui satpam.
"Eh Raswan, itu non Revi dijemput siapa tadi?" tanya Munaroh.
"Ndak tau bi, dia laki-laki lumayan ganteng sih dan keliatannya orang kaya!" jawab Raswan.
"Wah non Revi udah punya cowok ternyata, padahal selama ini dia belum pernah pergi sama cowok loh!" ujar Munaroh.
"Ya gapapa lah bi, namanya anak muda kan justru bagus non Revi udah mulai tumbuh!" ucap Raswan.
"Iya sih tapi aku khawatir sama non Revi, takut nanti terjadi apa-apa sama dia!" ujar Munaroh.
"Udah kamu gausah khawatir gitu, percaya aja sama non Revi! Pasti dia bisa jaga diri!" ucap Raswan.
Tak lama kemudian, mobil Juliana sampai di depan pagar.
TIN TIN...
Raswan langsung membukakan pintu pagar agar Juliana bisa masuk.
Setelah itu, Juliana keluar dari mobil dan dihampiri oleh Munaroh.
"Selamat datang nyonya!" ucap Munaroh.
"Iya Bi, eh Revi dimana ya?" tanya Juliana.
"Eee anu nyah tadi non Revi pergi sama temennya, mau ke pesta katanya!" jawab Munaroh.
"Pesta? Beneran Revi ke pesta?" ujar Juliana terkejut.
"Iya nyah, sepertinya non Revi mulai bisa bermain dengan teman-temannya.." ucap Munaroh.
"Syukurlah, terus suami saya udah pulang belum?" tanya Juliana.
"Belum Nyah, tuan belum pulang!" jawab Munaroh.
"Hadeh kebiasaan pulang selalu larut malam!" ujar Juliana.
"Yasudah bi saya mau ke dalam!" sambung Juliana.
Juliana pun masuk ke rumah nya.
...•••...
Radian & Revi sampai di tempat pesta itu, sebelum turun Radian memberikan topeng untuk Revi agar bisa digunakan nya.
"Nih topengnya, lu pake ya!" ujar Radian.
Revi mengambil topengnya lalu memakainya..
"Makasih kak," ucap Revi.
Radian kembali melongo melihat Revi dengan topeng di sebagian wajahnya.
"Gila sih damage nya gak ngotak nih cewek!" batin Radian.
Melihat Radian bengong, Revi coba bertanya padanya.
"Kenapa kak? Aku jelek ya?" tanya Revi.
"Hah mana ada jelek sih? Lu tambah cantik malah!" jawab Radian.
"Eee makasih, terus topeng kakak mana?" tanya Revi.
"Oiya lupa,"
Radian mengambil topeng untuknya dan memakai nya juga.
"Nah udah sekarang ayo kita turun!" ujar Radian.
"Iya kak," ucap Revi.
Revi & Radian pun turun dari mobil.. Lalu, Radian menggandeng tangan Revi dan berjalan masuk ke tempat pesta itu.
Revi sedikit baper karena Radian menggandeng nya..
Begitu sampai di depan pintu, mereka langsung disambut oleh teman-teman Radian.
"Widih akhirnya datang juga nih bos buaya kita," ujar Zian.
"Hahaha lu ajak siapa tuh An?" tanya Azim.
Mereka tidak mengenali Revi karena penampilannya sangat berbeda dari biasanya, selain itu juga karena topeng yang dikenakannya.
"Kepo lu, udah ayo masuk!" ujar Radian.
"Yaelah pelit amat kasih liat dong ke kita siapa cewek lu!" paksa Digo.
"Kalo gua gak mau, lu mau apa?" ucap Radian.
"Kagak-kagak!" jawab Digo.
Akhirnya Radian & Revi bergandengan kembali dan masuk ke dalam pesta itu.
Di dalam sana sudah banyak orang dengan pasangannya masing-masing..
Pestanya memang belum dimulai, tapi lampu-lampu yang ada membuat suasana disana sangat meriah.
Lalu, Radian serta Revi bertemu dengan Lio si pembuat pesta ini.
"Wih wih Radian kan ya? Ajib bro gue hampir gak ngenalin lu tadi," ujar Lio.
"Hahaha sama gua juga gak ngenalin lu, lu siapa sih?" canda Radian.
"Yaelah lu becanda aja, gua Lio lah masa lu gak kenal sama gua!" ujar Lio.
"Ahaha gapapa lah becanda dikit kan ini pesta," ucap Radian.
"Iya sih haha.. Eh itu siapa yang lu bawa? Pacar atau cuma sewaan?" tanya Lio.
"Enak aja sewaan ya pacar gua lah!" jawab Radian.
"Asik pacar ternyata, lu dah moveon dong dari Oni?" ujar Lio.
"Yaudah lah masa iya seorang Radian susah moveon!" ujar Radian.
"Okelah mantap, siapa nama cewek lu?" tanya Lio.
"Eee aku-"
Ucapan Revi dipotong oleh Radian karena dia tak ingin Lio mengetahuinya..
"Gausah kepo! Percuma lu juga gak kenal sama dia," ujar Radian.
"Ahaha ok deh, eh btw si Oni kesini juga loh!" ucap Lio.
"Ah masa? Emang dia udah dapet pengganti gua?" tanya Radian.
"Udah kali dia dateng sama si anak band itu loh!" ucap Lio.
"Ohh itu mah paling buat pesta ini doang," ujar Radian.
"Cie cemburu ya lu.. Katanya dah moveon!" ucap Lio.
"Gigi lu cemburu! Udah kapan nih dimulainya?" ujar Radian.
"Santai lah, minum dulu gih! Bentar lagi juga dimulai kok!" ucap Lio.
"Yaudah gue kesana ya!"
Radian & Revi pergi mengambil minuman.
"Nih buat lu!" ujar Radian menyodorkan gelas minuman pada Revi.
"Makasih," ucap Revi.
Revi meminumnya sedikit, ia berusaha bersikap elegan dan tidak ingin membuat malu Radian disana.
Lalu, MC pesta itu naik ke panggung dan memulai acaranya..
"Halo semua selamat malam.. Selamat datang di pesta topeng kali ini! Wih keren keren semua nih kayaknya pada ganteng-ganteng dan cantik-cantik ahay.. Udah pada ready juga nih kayaknya buat mulai pesta ya? Okelah kita langsung aja ke acara pertama yaitu berdansa dengan pasangan masing-masing! Musik mainkan!"
Musik pun dimainkan dan seluruh pasangan disana mulai berdansa..
Radian mengulurkan tangannya seperti mengajak Revi untuk berdansa.
"Lu bisa dansa kan?" tanya Radian.
"Eee aku-"
"Harus bisa ya! Kalo gak nanti lu tau akibatnya!" potong Radian.
Akhirnya mereka berdua mulai berdansa, Radian memandangi wajah Revi seakan terpesona dengan kecantikan nya.
"Cantik sekali.." batin Radian.
Disaat Radian terus memandangi Revi, Revi justru menundukkan kepalanya dan tidak mau menatap mata Radian.
...~Bersambung~...