NovelToon NovelToon
MOVE ON

MOVE ON

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:579.4k
Nilai: 5
Nama Author: mrs caffeine

Malika diceraikan oleh suaminya yang telah ia nikahi selama lima tahun dan telah memberinya anak kembar karena dianggap sebagai wanita pembawa sial.

Namun, bagi Malika, keberuntungan bertubi-tubi justru datang setelah perceraiannya. Salah satunya adalah kehadiran pria blasteran Jepang tampan yang 'ngotot' ingin menjadi bagian dari hidup barunya.

🍰🍰🍰

Taki Sahara, seorang penerus Bakery legendaris berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak menikah sejak dirinya divonis infertil setelah sebuah kecelakaan yang dialaminya.

Namun pertemuannya dengan seorang janda muda yang cantik beranak dua seketika mampu mengguncang keteguhan hati Taki dalam memegang janjinya itu.
.
.
.
Jangan lupa pencet ❤️ nya yaa, biar dapet notif tiap update.

Baca juga karyaQ yang lainnya:

~ REPLACEMENT LOVER
(Novel Komedi Romantis)

~ SEJUTA CINTA
(Kumpulan Cerita Pendek)
.
.
.
HAPPY READIINGGG!!! 😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mrs caffeine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KESEMPATAN EMAS

'Ikhlaskan apa-apa yang telah pergi dan hilang, meski sulit namun setelahnya hatimu akan tenang dan kebaikan lainnya pun akan datang menggantikan.'

—MOVE ON, by: Mrs Caffeine

💗

💗

💗

Karena jarak antara lokasi pengiriman terakhir dengan rumahnya cukup dekat, Malika pun tak membutuhkan waktu lama untuk sampai di rumah. Beruntungnya lagi, hujan sudah nyaris mereda ketika ia dalam perjalanan pulang, membuatnya tidak terlalu kesulitan untuk mengendarai motornya karena jarak pandang yang kembali normal.

"Huft... syukurlah mereka masih pules tidurnya," bisik Malika lirih sambil mengusap dadanya saat ia mengintip ke kamar tidur kedua si kembar.

Itu karena mereka masih terlelap sama seperti saat dirinya meninggalkan si kembar untuk mengantarkan pesanan para langganannya tadi.

Tapi ngomong-ngomong, suaminya Mbak Niky tadi ganteng banget. Kaya' bukan orang Indonesia asli. Apa emang blasteran ya dia? Baru kali ini aku liat cowok seganteng itu. Ya ampun, jantungku deg-degan sampe sekarang. Pikiran Malika heboh sendiri.

Namun sedetik kemudian, ia segera tersadar...Haish, ngapain juga gue ngepoin laki orang! Bodoh, bodoh, bodoh lu Malika! Janda cantik itupun mulai memukul-mukul kepalanya sendiri dengan sebelah tangan.

Merasa tidak pantas memikirkan suami orang lain, akhirnya Malika berusaha menyibukkan diri untuk mengalihkan ingatannya akan pria blasteran ganteng yang dikiranya sebagai suami salah satu langganannya itu.

Fokus, Ka! Elo harus fokus! Inget...tujuan lo! Inget sama janji lo sendiri! Malika kembali mengingatkan dirinya akan janji yang dibuatnya sendiri untuk lebih memprioritaskan masa depan sekaligus kesejahteraan anak-anaknya alih-alih memikirkan kehidupan asmaranya.

Malika lalu memutuskan untuk mandi air hangat setelah kehujanan saat mengantar pesanan terakhirnya tadi, hal itu dilakukannya agar dirinya tidak masuk angin atau terkena flu.

Dia tidak boleh sakit ketika hanya dirinyalah penopang kedua anak kembarnya. Ia harus selalu kuat, dan sehat agar anak-anaknya dapat selalu terawat dan terjaga. Meski sekarang ini ada Rima dan juga Satria yang selalu siap sedia memberikan bantuan dalan bentuk apapun, tetapi Malika tetap tidak ingin menyepelekan kesehatannya sendiri.

Setelah menyelesaikan mandinya yang cukup lama. Malika kembali memeriksa aplikasi chat-nya kalau-kalau ada pesanan lain yang masuk. Dan ternyata memang ada beberapa pesan masuk ke dalam aplikasi chat itu.

Malika pun dengan rajin menuliskan satu persatu pesanan terbaru dari beberapa langganannya. Malika mencatat dengan rapi dan secara terperinci pada sebuah buku khusus berdasarkan tanggal pengirimannya.

Namun tiba-tiba ia berhenti menulis ketika sebuah notifikasi chat masuk dari kontak yang ia beri nama 'Niky Peni Regency', yang tidak lain adalah pelanggan terakhirnya hari ini.

📩NIKY MINAMI

Sayy, makasi ya udah nganteri rollcakenya ampe ujan2an gitu. Sorry banget kalo ngerepotin. Btw ada lowongan nih di PANKEKI BAKERY tempat kerja suamiku. Kamu mau coba masukin lamaran nggak?

Seketika mata Malika melebar setelah membaca isi chat tersebut. Selain ia tak percaya bahwa suami Niky yang dilihatnya tadi itu bekerja di Pankeki Bakery yang terkenal dan legendaris. Kenyataan bahwa ia ditawari untuk memasukkan lamaran ke toko roti bergengsi itu pun sesuatu yang mencengangkan.

Setelah berpikir sejenak, Malika lalu membalas pesan dari Niky tersebut dengan perasaan campur aduk, antara tak percaya dan senang.

📮MALIKA SHARNAZ

Seriusan, Mbak? Kalo boleh tahu, lowongannya untuk posisi apa ya Mbak?

📩NIKY MINAMI

Asisten Chef Cakery saayy...jadi kerjanya bantu-bantu chef khusus cake. Rollcake kamu kan enak, aku yakin kamu bisa deh.

📮MALIKA SHARNAZ

Tapi aku enggak ada basic di bidang kuliner Mbak. Aku enggak pernah kursus atau sekolah masak. Aku belajar bikin cake ini juga otodidak. Ijasahku Manajemen malah.

📩NIKY MINAMI

Enggak apa-apa kali sayy, dicoba dulu. Nanti juga ada tes wawancara sama tes skillnya. Kalo misalkan nanti kamu lolos, itu artinya kemampuan kamu emang layak untuk posisi itu. Gimana? Mau yaaa?

Malika berpikir lagi beberapa saat hingga akhirnya suara hatinya mendorongnya untuk mengambil kesempatan emas itu.

📮MALIKA SHARNAZ

Oke deh Mbak, aku coba. Tapi kirim lamarannya kemana ya?

📩NIKY MINAMI

Sebentar aku tanyain suamiku dulu!

📩NIKY MINAMI

Kalo bisa besok kamu langsung ke PANKEKI BAKERY nemuin Pak Zacky.

📮MALIKA SHARNAZ

Hahhh, besok Mbak????

📩NIKY MINAMI

Iya, soalnya butuh cepet. Ini asistennya Chef Cake udah sebulanan resign, keteteran dia.

📮MALIKA SHARNAZ

Oo, gitu. Oke deh, besok aku ke PANKEKI BAKERY jam berapa Mbak?

📩NIKY MINAMI

Sebentar aku tanyain suamiku lagi!

📩NIKY MINAMI

Habis makan siang aja say katanya.

📮MALIKA SHARNAZ

Oke deh Mbak. Makasi banyak yaa infonya.

📩NIKY MINAMI

Sama2. Jangan sampe enggak dateng ya, sapa tau rejeki kamu.

📮MALIKA SHARNAZ

Baik, Mbak!

***

"DONE!" seru Niky puas. "Malikanya udah oke, nih," sambungnya dengan nada penuh percaya diri.

Taki tersenyum sambil mengangguk-anggukkan kepalanya, sementara Zacky langsung memberikan dua jempolnya ke arah sang istri.

"Moga Malika sesuai sama harapan kalian semua besok, jadi dia ada kesempatan untuk kalian rekrut jadi staff. Ah, belom apa-apa gue dah excited banget nih," seru Niky antusias.

"Feeling gue sih udah oke aja sama dia," sambung Zacky.

"Pokoknya gue bakalan syukuran kalo sampe Malika jadi staff resmi Pankeki Bakery!" janji Niky tiba-tiba yang langsung disambut kekagetan dari sang suami.

"Hah! Sampe segitunya kamu, yang?" Zacky melongo.

"Kok jadi elo yang semangat gitu sih, Nik?" Taki terkekeh melihat antusiasme sepupunya terhadap nasib orang lain.

"Iya dog, sebagai bentuk dukungan solidaritas gue ke sesama perempuan, apalagi kondisi Malika lebih memprihatinkan daripada kondisi gue, trus orangnya baik dan polos lagi. Ya harus gue dukung dan gue doain dong! Lagian kita kan emang harus syukuran tujuh bulanan, Yang! Jadi kalo momennya pas ya kebetulan banget toh!" Niky beralasan.

"O—i—ya—, Bener banget kamu, Yang! Hehehehe..." Zacky merespon dengan nada yang diseret-seret agar dramatis. Ia lalu garuk-garuk kepala karena seolah baru diingatkan oleh istrinya atas hajatnya yang belum terlaksana itu.

Sedangkan Taki, entah kenapa di dalam hatinya, ia diam-diam juga berharap jika Malika memang ditakdirkan bekerja di Pankeki Bakery. Entah atas dasar apa ia begitu mengharap demikian, namun yang jelas Taki sendiri belum bisa mendeskripsikan alasan atas timbulnya perasaan itu dengan gamblang.

***

Setelah menuliskan balasan terakhirnya kepada Niky, Malika tepekur sendiri karena masih merasa tidak percaya. Seolah tawaran yang baru saja hadir menghampirinya barusan itu hanya prank alias jebakan betmen.

Ini terlalu muluk buat gue! Jantung Malika masih berdegup kencang saking senangnya. Ia mengangkat tangan lalu mencubit pipinya sendiri sebagai pembuktian bahwa ini bukan sekedar mimpi.

"Aduh!" seru Malika kesakitan. Iapun nyengir sambil mengusap-usap pipinya saat menyadari bahwa ini nyata.

Bagi Malika, tawaran kerja di toko roti paling terkenal di kota itu memang bagaikan mimpi yang menjadi nyata. Meskipun Malika tidak pernah memimpikan hal ini sebelumnya karena menekuni dunia kuliner memang baru dilakoninya beberapa bulan ini.

Tapi untungnya ia memiliki riwayat chat dengan Niky sebagai bukti konkret yang menyatakan bahwa tawaran itu bukanlah mimpi semata. Maka setelah hatinya benar-benar yakin atas kenyataan itu, Malika pun memutuskan untuk langsung menelpon sepupunya—Rima, untuk memberitahukan perihal kesempatan yang didapatnya ini.

📱MALIKA SHARNAZ

Halo Rim!

📱RIMA NADYA

Hmmm, apaan?

📱MALIKA SHARNAZ

Judes amat, Buk? Dah baekan lo?

📱RIMA NADYA

Ho'oh, dah mendingan banget nih. Dan gue ketus gara-gara gabut sendirian di rumah. Kangen gue ama si kembar.

📱MALIKA SHARNAZ

Yaelaahhh, segitunya lo, Rim, ngangenin anak-anak?! Syukur deh kalo lo dah mendingan, gue lega dengernya. Ya udah, biar kangen lo sama si kembar terobati, rencana gue besok siang mau nitipin anak-anak ke elo. Bisa enggak?

📱RIMA NADYA

Siang jam berapa, Buk?

📱MALIKA SHARNAZ

Sebelum makan siang gitu.

📱RIMA NADYA

Bisa sih, tapi bawa ke rumah gue aja ya! Jam segitu kan Mas Satria waktunya pulang.

📱MALIKA SHARNAZ

Oke, enggak masalah, di manapun asal anak-anak ada yang jagain.

📱RIMA NADYA

Emang lo mau kemana?

📱MALIKA SHARNAZ

Gue mau ngelamar kerja di PANKEKI BAKERY.

📱RIMA NADYA

Haaahh, seriusan lo? Itu kan Bakery terkenal, Buk! Yakin lo mau ngelamar di sono?

📱MALIKA SHARNAZ

Awalnya gue juga ragu, Tanteee! Tapi ini gue disuruh orang dalem.

📱RIMA NADYA

Haahh, kok bisa lo kenal orang dalem?

📱MALIKA SHARNAZ

Jadi gue punya langganan nih, ternyata suaminya orang dalemnya PANKEKI BAKERY. Dia bilang di sono lagi ada lowongan asisten Chef khusus cake. Nah, karena mereka udah suka banget ama rollcake gue, jadinya gue besok diminta dateng buat masukin lamaran.

📱RIMA NADYA

Gokiiillll, Buk! Ya Udah, jangan sampe enggak dateng. Moga-moga aja rejeki lo yaa!

📱MALIKA SHARNAZ

AAMIIN. Kalo gitu sampe ketemu besok ya. Gue anterin anak-anak dulu ke rumah lo trus langsung cuz berangkat ke PANKEKI.

📱RIMA NADYA

Okeeyy, ditunggu.

Dan Malika pun menutup percakapan via telepon dengan sepupunya itu dengan harapan besar akan hari esok.

***

Keesokan harinya....

Demi menepati waktu yang telah disebutkan oleh Niky kemarin, Malika sampai datang ke toko roti tersebut bahkan sebelum jam makan siang dimulai.

Ketika pertama kali memasuki toko roti itu, hati Malika langsung sumringah. Pasalnya ia mungkin tidak akan pernah masuk ke toko se-terkenal dan sebergengsi ini jika bukan karena suruhan orang dalam untuk melamar kerja di tempat ini.

Setelah memperhatikan sekeliling sejenak, Malika langsung menuju ke front desk untuk menyatakan maksudnya.

"Anu, permisi, mbak! Saya ada janji temu dengan Pak Zacky setelah jam makan siang. Tapi saya malah datang kepagian! Di mana saya boleh menunggu beliaunya ya?" tanya Malika ragu-ragu pada seorang staff yang memakai name tag 'Lidya T'.

"Oh, mari saya antar ke ruang tunggu kantor beliau," jawab petugas di front desk dengan sopan.

Malika mengangguk cepat lalu mulai mengikuti gadis yang berseragam yukata Jepang itu. Selama perjalanan menuju ruang Pak Zacky, Malika tak henti-hentinya berdecak kagum melihat interior dalam toko roti itu.

Emang ya, kalo toko roti legendaris yang udah terkenal banget itu beda, serba elegan dan kelihatan wah. Pikir Malika terkagum-kagum.

"Silahkan tunggu di sini, Mbak! Saya akan infokan ke Pak Zacky atas kedatangan anda," ucap staff front desk tadi sambil mempersilahkan Malika duduk di ruangan tunggu itu.

"Ng, Mbak. Maaf... bisa kah kasih tahu Pak Zacky-nya nanti saja setelah jam makan siang? Saya enggak mau ganggu jam istirahatnya beliau," pinta Malika.

"Baik, Mbak! Kalau begitu saya permisi," pamit gadis dari front desk tadi kepada Malika sambil tersenyum.

Malika menunggu dengan sabar. Ia mengisi waktu dengan menonton video tutorial membuat cake dari youtube selama duduk sendirian di ruang tunggu itu.

Sesekali, Malika juga membalas pesan-pesan yang masuk baik dari Rima, dari pelanggannya maupun dari grup kuliner yang diikutinya.

Malika sama sekali tidak ingat waktu hingga seorang pria kemudian membuka pintu ruang tunggu itu dari luar.

"Anda yang bernama Malika?" tanya Zacky pada Malika tanpa menutup kembali pintu itu.

Malika refleks berdiri dari duduknya sambil menjawab, "Iya, saya Malika!"

Zacky tampak mengangguk satu kali lalu sambil mengulurkan tangannya ia kembali berkata, "Perkenalkan, saya Zacky Nugroho, salah satu orang yang akan mewawancarai anda hari ini."

"Saya Malika Sharnaz, Pak! Saya kemari atas instruksi dari Mbak Niky," jawab Malika sambil menerima jabatan tangan dari Zacky.

"Saya tahu. Silakan lewat sini!" balas Zacky.

Ia lalu membimbing Malika menuju ruang yang lebih lebar yang sepertinya biasa di gunakan untuk meeting, karena di ruangan itu hanya ada satu meja panjang dan banyak kursi yang mengelilinginya.

Ada sebuah whiteboard di salah satu sisi dinding dan juga peralatan proyektor di salah satu sudut ruangan.

Zacky mempersilahkan Malika untuk duduk di kursi manapun yang ia mau, sementara ia sendiri duduk berseberangan dengan Malika. Tak lama, masuklah dua orang berpakaian koki ke dalam ruangan tersebut lalu ikut duduk di samping kiri dan kanan Zacky.

Malika cukup terkejut ketika berhadapan dengan salah satu pria berpakaian koki yang dikenalinya sebagai suami Niky.

Oh, ternyata suaminya Mbak Niky itu koki juga di sini. Pantesan bisa ngasih rekomendasi buat gue. Pikirnya dalam hati.

Namun tiba-tiba, degup jantungnya berdetak tak beraturan. Malika kebingungan, apa yang membuatnya tiba-tiba berdebar begitu. Padahal tadi ia masih baik-baik saja meski ia sudah bertemu dengan salah seorang yang akan mewawancarainya. Jadi kenapa?

Apakah ia berdebar karena gugup akan menjalani interview atau ia berdebar karena berhadapan dengan pria blasteran tampan itu lagi? Malika benar-benar tak mengerti.

.

.

.

To Be Continue...

1
MFay
ayo kuat Taki dan Malika jgn ada salah paham lagi 😢
Wiya Wiya
bagus
MFay
aduh salah paham ni mba Malika, dikira suami orang tu ya
Arkan_fadhila
yaa allaaahhh sakit banget jd kamu
Jantul
nangis nya ngalah"in nonton film mohabbatein
Henny Haerani
thor qoutes mu sangat indah aq suka ijin save ya buat status sw 😊😊🙏 🙏🙏
Henny Haerani
hahahaaa.....mau dong sarapan menyan ama membang 7rupa 😂😂😂😂
Henny Haerani
Fisioterapi, Okupasi terapi udah ada loh di indonesia
Lhady Uriyama
selalu ada jalan
Lhady Uriyama
kuuu sambil belajar nih, baik thor, makasih, 👌
Lhady Uriyama
klo begini kan adem, saudaraan akur
Lhady Uriyama
harus sama ibunya, egois, untung ada Vivi yg baik sama kja ipar, manusia macam apa ayah seperti itu
Lhady Uriyama
ok, kanjut
Mila Karmila
cerita yang bagus thor...apalagi dipart2 akhir begitu mengharukan...author sungguh dalam menggambarkan perasaan setiap tokoh hingga tanpa sadar air mata mengalir begitu saja...good job thor...
Yanti Sofianti
kayaknya caya sama lintang berjodoh nih 😁
Yanti Sofianti
kirain hana sama lintang😁
Yanti Sofianti
hana sama lintang kyk nya berjodoh 😁
Uti Enzo
km laki² yg baik langit
Uti Enzo
ikut bahagia thor
Uti Enzo
terima
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!