Kayla menangis tersedu di dalam kamarnya mengingat semua hal yang telah di alaminya, belum lagi bayi yang sedang ia kandung dia tidak tahu meminta tanggung jawab kepada siapa. Hamil tanpa tahu yang menghamilinya siapa, tidak di anggap anak lagi oleh ayahnya tanpa mau mendengarkan penjelasan dari Kayla ayahnya langsung menganggap Kayla bukan bagian dari keluarga Wicaksono lagi. Hal itu membuat ibu dan kaka tirinya senang. Yang terjadi pada Kayla tak lepas dari rencana Ibu dan kaka tirinya sehingga Kayla hamil. Meskipun begitu ia tidak pernah berencana menggugurkan bayi yang telah tumbuh di rahimnya, ia mempertahankan kandungannya hingga lahir kedunia. Bayi kembar yang terlahir sebagai anak jenius.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Misdayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9.Telur ceplok spongebob dan roti panggang goreng ala Harley bersaudara
Hi hi hi readers tersayang thkt comeback nih😘.
tolong support author ya dejgaaan cara like, komen dan vote karya thor biar thor juga semangat ngetiknya.
bagi kalian yang penasaran dnegan novel yang kayla tulis dalam ceita ini, itu loh novel yang jdulnya The Killer white Rose kalian bisa search di pencarian dan mampir juga di sana.
atau kalau mau genre poligami dan ceo serta nikah muda kalian bisa mamlir di Perjalanan cinta Alana
maafin thor ya masih bnyak typo
selamat membaca......
Di pagi hari yang cerah Kayla bangun dari tidurnya saat sinar matahari sudah menembus horden kamarnya. Terbangun dari ridurnya kemudian duduk merneggangkan tubuhnya, pagi minggu yang indah ini Kayla berencana membawa anaknya pergi ke taman. Di langkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Di luar kamar terdengar bunyi gaduh lebih tepatnya di dapur si kembar sedang asik membantu bi Sumi memasak dan jangan tanyakan di mana Lia karena pagi-pagi sekali dia sudah berangkat ngampus di karenakan masuk pagi.
Bi Sumi memasak nasi goreng terdengar simple namun menjadi lama karena di recoki oleh si kembar. Mmebuat pekerjaan bi Sumi sedikut terganggu.
''Bibi di mana garam? Aku ingin membuat telur ceplok.'' Andrew ingin membuat telur ceplok.
''Nanti bibi buatkan, kamu duduk saja di sana ya.'' Bi Sumi meminta Andrew agar duudk santai saja.
''Tidak bibi, aku ingin memhuat tekur ceplok berbentuk spongebob.'' Pernyataan Andrew membuat bi Asih melongo. Pasalnya dia belum pernah meliahat telur di bentuk menjadi spongebob, dia tahu spongebob seperti apa karena sering menemani cucunya menonton. Lalu bagaimana agar telur itu berbentuk persegi berwarna kuning dan memiliki kaki.
Belum selesai bi Sumi memikirkan telur nenjadi spongebob dia dikejutkan lagi dengan Samuel.
''Bibi di mana penggorengan. Aku ingin menggoreng roti.'' Sontak saja membuat bi Sumi melotot.
''Sam lalu Roti panggangmu siapa yang akan memakannya?'' Pertanyaan itu bi Sumi lontarkan kepada Samuel.
Pasalnya dia sudah memanggang roti, bukan roti tawar tali roti yaang sudah siap di santap, roti yang dia beli bersama Lia dan Andrew waktu itu. Roti isi selai nanas yang siap di santap malah di panggang Samuel di tambahkannya selai nanas lebih banyak dan parutan kezu.
''Roti ini.'' Samuel menunjuk roti yang di panggangnya barusan. Bi Sumi menganga di hiat Samuel bagaimana bisa roti yang sudah di panggang akan ia goreng. Bi Sumi tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya.
''Sam kalau tidak enak bagaimana?'h Bi Sumi mengingatkan.
''Kita tidak akan pernah tau rasanya jika belum mencoba.'' Jawab Samuel santai.
Kemudia dengan pasrah bi Sumi mengambilkan penggorengan dia juga mengambilkan garam untuk Andrew yang katanya ingin membuat telhr ceplok spongebob.
Kayla keluar dari.kamar menuju dapur untuk meoihat keributan apa yang di buat anaknya sehingga membuat bi Sumi sedari tadi sering sekali terpekik meneriaki nama mereka.
Mata Kayla melotot melihat sajian menu di atas meja, tepat di hadapan Samuel ada makanan yang entahlah bisa di sebut apa yang ia lihat dengan jelas adalah keju mozarella yang meleleh di atas makanan tersebut, sedanvkan di hadapan Andrew sudah tersaji makanan persegi namun berwarna hitam dengan di tengahnya berwarna kuning. Hanya makanan ya.g di buat bi Sumi yang terlihat normal di mata Kayla.
''Apa yang kalian butmat Harley?'' Harley adalah panggilan untuk kedua anaknya. Menurut Kayla agaj robet jika dia ingin memanggil anaknya secara bersamaan namun harus menyebutkan nama mereka satu-satu.
''Taraaa Spongebob egg.'' Ucap Andrew riang.
''Roti panggang goreng ala Sam.'' Ucap Samuel juga memlerkenalkan masakan mereka.
''Sejak kapan spongebob menjadi hitam?'' Tanya Kayla kepada Andrew samil terkekeh. Sedangkab yang di tanya menggaruk kelalanya yang tidak gatal karena bingung mencari alasan yang tepat.
''Dan sejak kapan roti panggang nisa di goreng. Tidakkkah itu akan membuatnya menjadi susah di kunyah karena keras?''
Samuel mendapati pertanyaan seperti itu hanya menyengir.
Meskipun begitu Kayla tetap mencicili.amsakan anaknya. Telur yang di buat Andrew hanya bisa di makan di bagian kuningnya karena bagian yang putih gosong dan rasanya begitu pahit dan untuk masakan yang di buat Samuel memang tidak keras seoerti yang di bayangkan Kayla, bisa di sebut roti krispi namun rasanya yang begitu aneh karena Samuel menambhakan banyak bahan di dalamnya.
Setelah acara cicip mencicipi makanan tersebut mereka ber empat akhirnya memakan makanan yang di buat bi Sumi nasi goreng spesial.
*****
Kayla saat ini sedang berada di taman bersama si kembar, membiarkan mereka bermaian kejar-kejaran sedangkan Kayla duduk dab tetap mengawasi anak-anaknya. Namun tak berselang lama di.lihatnya anaknya sedang bermain bola bersama seorang lelaki dewasa, Kayla segera mendekati anak-anaknya karena dia takut jika orang itu adalah krang jahat. Namun dia terkejut ketika yang bermain bersama anaknya adalah Ceo Lee.
''Ceo Lee anda di sini?'' Tanya Kayla.
''Ah iya kebetulan hari ini minggu jadi saya jalan-jalan di taman dan bertemu dnegan mereka yang menggemaskan ini.''
''Oh begitu, mereka anak-anak saya tuan.''
''Oh benarkah begitu?'' Ferdinand berpura-pura tidka mengetahui bajwa si kembar adalah anak Kayla.
''Jangan panggil saya tuan panggil saja nama.'h Ferdinand meminta kepada Kayla agar tidak memanggilnya tuan.
''Itu agak...''Belum sempat Kayla melanjutkan kalinatnya namun salah satu anaknnya bertanya.
''Mama kenal dengan uncle?'' Tanya Sam.
''Iya sayang.'' Jawab Kayla.
''Wah dunia memang smelit sekali.'' Celetuk Andrew.
Kemudian mereka berempat kembali bermain bola dan bersenang-senang di taman tersebut.
*****
Saat ini Kayla sudah berada di parkiran dekat taman untuk pulang namun langkahnya terhenti kala sjara seseorang yang di kenalnya mengejutkannya.
''Kayla?''
Saat Kayla membalikkan badannya ternyata yang memanggilnya adalah ayahnya.
''Masih punya muka kau kembali hah? Apa mereka hasil dari hubungan yang membuat tercorneg nama keluarga kita hah?'' Ucap Ayah Kayla lalu melirik si kembar.
''Saya pulang juga bukan kerumah ayah dan tidka ada yang tahu tentang keadaanku jadi tidak ada alasan amda menyebut saya mencoreng nama baik keluarva anda.'' Ucap Kahla tegas kemudian menyuruh anaknya masuk terlebih dahulu ke dalam mobil.
''Dasar anak kurang ajar , anak h*ram mu itu akan mencoreng nama baik keluarga Wicaksono.'' Ucap Aslan marah-marah
''Saya bukan bagian dari keluarga Wicaksono jadi di bagian mana kesalahan saya yang mencoreng nama baik keluarga anda.
''Dasar anak kurang ajar.'' Aslan murka dan ingin menampar pipi Kayla namun tertahan kala si kembar datang dan mendorong kakeknya itu.
''Jangan sakiti ibu kami.'' Ucap Samuel murka.
''Dasar bocah kurang ajar. Beraninya kau mendorong ku!'' Ucap Aslan bertambah marah.
''Anda yang kurang ajar. Beraninya mau menampar ibuku. Kalau berani Hadapi dulu aku.'' Andrew menantang Aslan.
''Dasar bocah kau bisa ala selain menangis dan merengek.'' Ucap Aslan menanggapi tantangan dari Andrew.
''Sudah sayang ayo kita pulang.'' Kayla mengarahkan anak-anaknya untuk masuk mobil kembali dan pulang. Sedangkan Aslan masih emosi kepada Kayla dan anak Kayla.
''Ah sialan beraninya mereka mendorong ku. Awas saja nanti kalau ketemu. Tapi kenapa salah satu anak Kayla wajahnya mirip seseorang , terasa tidak asing namun aku lupa siapa.''
''Hah kenapa juga aku memikirkan.hal yang sama sekali tidak berguna itu.'' Aslan bergumam sendirian Kemudian Aslan juga kembali pulang. Sebenarnya ia pergi ke tan untuk menjernihkan pikirannya yang sedang kusut namun ia merasa pikirannya sekarang malah bertambah kusut.
Tanpa mereka sadari Ferdinand melihat kejadian tersebut karena kebetulan dia juga sedang berada di parkiran setelah berpisah dengan si kembar tadi.
Ferdinand mebgepalkan tangannya menahan amarh ketika melihat Kayla di caci maki oleh ayahnay sendiri.
bersambung....
jangan lupa like,komen dan vote ya🤗🤗😘
npa trima sarat it lbih baik ubah prsahaan atas nmamu di kn warisan kakekmu