NovelToon NovelToon
Love'S Mr. Arrogant

Love'S Mr. Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Balas Dendam / Badboy / Tamat
Popularitas:162.4k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Septiani

Kasus penculikan yang dialami keluarga Alantska, menyeret Gerald, si mantan ketua gengster beserta adiknya masuk ke dalam lubang penderitaan dari lelaki yang bernama Edzar.

Edzar Alantska, sang penguasa kejam, berdarah dingin. Ia bertekad, untuk menjadikan rumah tahanannya sebagai neraka bagi Gerald beserta adiknya Clara. Ia tidak akan mengampuni Gerlad, sebelum Gerald bertanggung jawab atas kasus penculikan adiknya yang bernama Raline.

"Hey Bung, adikmu boleh juga. Akan kunikahi dia besok ya," ucap Edzar, mengapit kedua pipi Clara, membuat Gerald begitu emosi, melihat adiknya disentuh seperti itu oleh Edzar, si Tuan kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Little Doggy

Hari-hari berlalu begitu saja, dan ini sudah hari ke 7 Edzar, mencari informasi tentang keberadaan adik kesayangannya itu tapi masih tetap saja tak membuahkan hasil apapun.

 

Prang ....

 

Terdengar suara barang yang dibanting keras ke lantai. Barang itu tak lain ialah ponsel milik Edzar sendiri. Edzar terlihat begitu frustrasi dan emosi, karena lagi-lagi ia menerima laporan lewat telepon, bahwa adiknya itu masih belum bisa di temukan.

 

Bahkan Edzar sudah meringkus 20 gangster yang di ketahui telah ikut dalam aksi penculikan adiknya itu, namun para gangster itu memang tidak tahu keberadaan Ralline di mana. Akhirnya mau tidak mau, Edzar hanya bisa menjebloskan mereka yang bertanggung jawab atas kesalahan dari kasus penculikan itu ke penjara resmi di kantor polisi.

 

Sementara Gerald dan Clara, mereka masih di sekap di penjara bawah tanah. Edzar, benar-benar masih tidak percaya kalau Gerald tidak terlibat dengan kasus penculikan adiknya itu.

 

"Ralline... di mana kau ini. Ya Tuhan, bantulah aku agar bisa menemukan adikku secepatnya," ucapnya penuh harap. Tubuhnya ia lemaskan tepat di atas sofa di ruang kerjanya itu. Lalu setelah berdiam menenangkan diri selama beberapa menit, Edzar menelepon lewat telepon khusus yang menyambung ke ruang belakang tempat para pelayannya berada.

 

Setelah menyuruh seorang pelayan untuk membersihkan kepingan handphone yang hancur berserakan di lantai ruang kerjanya. Kini, ia melenggangkan kakinya meniti anak tangga menuju penjara bawah tanah.

 

Seperti biasa, Edzar akan melampiaskan amarahnya kepada Gerald dan juga Clara.

 

Edzar duduk di sebuah kursi kayu yang ada di tengah-tengah ruang bawah tanah. Sambil sesekali meneguk sebotol soda. Meskipun dia hidup dalam lingkungan yang bebas, dan usianya sudah cukup dewasa untuk bisa menikmati wine, akan tetapi Edzar tetaplah orang yang paling anti meminum minuman yang bisa memabukkan dirinya, karena ia tahu hal tersebut akan berefek buruk baginya kelak.

 

"Hey, kalian berdua. Ayo jujurlah, di mana kalian menyembunyikan adikku hah?" Edzar, berbicara dengan suaranya yang mendayu-dayu, ia benar-benar sudah frustrasi dan putus asa.

 

Gerald dan Clara hanya bisa diam, tak mau menjawab, mereka begitu lemas, karena entah sudah berapa belas jam, mereka belum makan. Bahkan, perut pun rasanya seperti dililit dan diperas begitu kencang, sungguh menyakitkan.

 

"Hey... kenapa kalian diam saja hah! Jawab!" teriak Edzar. Lalu Edzar pun berjalan mendekati jeruji besi yang di dalamnya ada Clara.

 

Edzar berjongkok sambil memegang jeruji besi itu. Lalu menatap Clara dengan tatapan yang sulit diartikan.

 

"Hey gadis... kemarilah," ujar Edzar dengan matanya yang semakin layu, pun bbibirnya yang menyeringai tajam.

Clara masih diam bersender di bata putih itu, tak menghiraukan panggilan lelaki yang tengah depresi berat di hadapannya tersebut.

 

Tidak mendapat sahuta dari gadis lusuh yang ada di hadapannya, Edzar merasa begitu geram. "Hey apa kau tuli! Aku bilang kemari, ya kemari! Jangan diam saja!" teriaknya penuh emosi.

 

"Heh brengsek, jangan berteriak seperti itu kepada adikku!" seru Gerald, yang ada di sel sebelah. Ia begitu tidak suka jika ada orang lain yang berani mengkasari Clara.

 

Edzar yang mendengar, langsung berbalik dan menggeser tubuhnya mendekati sel milik Gerald.

 

Edzar menggelengkan kepalnya pelan. Sambil menyeringai sinis. "Aih... gara-gara bedebah sialan ini, otakku jadi sakit." Selintas ide terbesit di pikiran Leon, bibirnya mengembang menciptakan sebuah senyuman yang terlihat sedikit menakutkan. Seolah-olah ada rencana aneh di balik senyumannya itu.

 

"Hey Bung, adikmu lumayan juga ya. Bolehlah aku bermain dengannya sebentar," ucap Edzar tersenyum miring. Seraya melirik sejenak kepada Clara, memberikan kedipan genit.

 

"Apa maksudmu berbicara seperti itu hah?" Seketika Gerald menarik kerah jas yang digunakan Edzar. Meski ia sedikit kesulitan karena terhalang oleh jeruji besi yang memisahkan jarak di antara mereka. Namun, karena Edzar yang terlihat sedikit lesu dan setengah stres itu, Gerald jadi lebih mudah, menarik tubuh lelaki itu.

 

"Jangan macam-macam kepada adikku!" teriak Gerald, dengan kedua bola matanya yang sudah melotot seakan keluar dari tempatnya.

 

Namun, reaksi Edzar ternyata di luar dugaan, jika sebelumnya ia terbiasa untuk emosi dan marah-marah, tapi kali ini ia malah tertawa lepas, seakan mengejek.

 

"Kalau aku ingin macam-macam dengan adikmu, memangnya kau bisa apa hah?" gelegar tawanya kembali menggema mengisi seluruh ruangan itu.

 

Bersambung...

1
Rustan Sarny Apul Sinaga
typo nama bikin pusing thor
Rustan Sarny Apul Sinaga
waduh... banyak typo thor...
Shafa Shafa
mana lanjutannya Thor.....
Anonim
lanjut thorrr
Moms Olive
hadeeeeee diapain y tuuuhhh Clara 😝😝😝
Moms Olive
keyeeeennn laaaa cerita y 🤩🤩🤩
momoy himayah
lanjutan nyh mana thor. aku menanti mu. kalo d gantung gini ga enakkk banget😭😭😭
Ida Lailamajenun
jgn" adik nya edzard kabur ma pacar nya lagi bukan diculik
Ida Lailamajenun
namanya typo Thor Kevin Moura 🤔
Ida Lailamajenun
baru mampir liat visual nya jadi ajib ajib😁😁
hua
lanjutt
Verry Aza
ceritamu bagus Thor kenapa dikit banget up nya 😥😥
Vizza Tatita
bab ini bikin baper melihat sang kakak begitu menyayangi adiknya 😭😭😭
Ummil 023
di gantung kayak jemuran 😭
Ummil 023
lnjt😭😭😭😭😭
Ummil 023
up
Susi Nugroho
Lanjut
Wine Widianti
up
Verry Aza
seneng rasanya up LG Thor☺️☺️☺️
Sibollo
kak othor ko terulang-uang?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!