NovelToon NovelToon
Sayap Pelindung

Sayap Pelindung

Status: tamat
Genre:Teen / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Myhani

Nikah SMA

˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ̮ ❝᷀ົ⁎⁺˳✧˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ

Taksa Liam. Ketua OSIS tampan, berkarisma. Namun dingin dan cuek, tak tersentuh.

Iva Kayra. Supel, cerewet, cenderung pemalas, dan bukan gadis populer.

Mereka harus menikah di usia muda demi memperluas wilayah kekuasaan kedua orang tuanya, di dalam dunia bisnis.

Bagaimana kisah pernikahan mereka? Dengan sifat yang bertolak belakang, akankah keduanya bahagia dengan pernikahan ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penguntit

Budayakan like, komen, serta vote setelah selesai baca!!!

Aku tungguuuuu!!!!!!!!!!

Mulai hari ini Aku up tengah malam ah biar nggak ada yang baca, soalnya nggak ada yang vote juga kan? 😭

Iva keluar dari mobil yang mengantarnya sekolah dengan gerakan cepat. Jangan ditanya lagi kenapa? Pasti gadis itu kesiangan. Tapi, beruntung karena belum pertanda masuk belum berbunyi, sehingga Iva bisa berjalan santai menuju kelasnya.

Di lorong menuju kelas, ia tidak sengaja melihat pemuda yang selalu menolongnya sekaligus musuhnya. Pemuda itu sedang berjalan menuju kelasnya mungkin, karena Iva hanya melihat punggungnya.

Iva memperlambat jalannya, ia berpikir apakah ia harus menghampiri Taksa sekedar untuk mengucapkan terima kasih atau justru ia tidak perlu melakukan itu, karena ia pasti akan malu jika sudah berhadapan dengan Taksa nanti.

Akhirnya Iva memutuskan untuk mengejar Taksa, biar bagaimanapun Iva tidak mau menjadi orang yang tidak tahu terima kasih, ia akan mengesampingkan egonya dulu untuk saat ini.

Langkahnya semakin cepat, ketika Taksa sudah berbelok menuju ruang OSIS dan sampai lelaki itu masuk ke dalam ruangan tersebut Iva masih belum berani menyapanya. Tidak berapa lama Taksa keluar sambil membawa sebuah buku dan Iva kembali mengikutinya diam-diam.

Sampai di lorong antara perpustakaan dan UKS, Taksa yang merasa ada yang mengikutinya berhenti. Melihat Taksa berhenti, Iva pun ikut menghentikannya langkahnya. Matanya berkedip beberapa kali, ia melihat ke belakangnya tidak ada orang. Mendadak tangannya dingin. Apa yang harus ia lakukan kalau pemuda itu mengetahui keberadaanya.

"Mau sampai kapan jadi penguntit?" tanya Taksa tanpa membalikkan badannya.

Mata Iva membulat, bibirnya maju beberapa centi ke depan. Ia mendengkus saat Taksa menyebutnya sebagai penguntit. Hei dia tidak seburuk itu.

Setelah berhasil mengatur napasnya, Iva memberanikan diri maju. Kini mereka telah berdiri berhadapan, Taksa yang menatapnya datar seperti biasa dan ia nyengir tidak jelas.

"Aku ... aku mau ngucapin makasih atas pertolongan kamu. Maaf jika aku sering merepotkan," ucap Iva dengan ragu. Ia menelan ludahnya susah payah, karena tidak mendapat respon apapun dari pemuda itu. Apa dia tuli?

"Makasih, ya." Iva mengulurkan tangannya seraya tersenyum semanis mungkin pada Taksa.

Lelaki itu bergeming, tak menyambut uluran tangannya. Ia hanya menatap bergantian antara wajah dan tangan gadis di depannya itu.

Beberapa detik tak kunjung mendapatkan balasan, Iva menarik lagi tangannya. Dalam hatinya ia sudah mengumpat kasar, menyumpah serapah si es balok yang kelewat dingin itu. Jika tidak mau menerima uluran tangannya, setidaknya lelaki itu merespon perkataannya.

"Baguslah kalau kamu sadar. Setidaknya tidak akan membuat orang lain susah dengan kekonyolanmu."

Mata Iva kembali berkedip mendengar ucapan sarkas dari Taksa. Pemuda itu langsung pergi meninggalkan dirinya, tanpa mengucapkan apa-apa lagi.

"Hah, konyol? Emang dia pikir aku mau seperti kemarin? Dasar es kutub tidak punya hati. Siapa suruh dia nolongin aku, kan, aku nggak minta sama sekali," gerutu Iva kesal, bibirnya bawahnya mencuat ke depan.

Namun, Iva mengusap dadanya lega. Terserahlah si es kutub itu mau berkata apa, yang penting dirinya sudah berterima kasih.

Gadis itu kembali melanjutkan langkahnya menuju kelas, tidak perduli lagi pada respon Taksa yang seperti itu. Sudah biasa baginya mendapat penolakan atau cibiran dari si ketua OSIS nyebelin itu, masih beruntung ia tidak mendapat hukuman kali ini.

Kelas mereka yang memang bersebelahan, membuat Iva lebih dulu melewati kelas IPS 1 tempat di mana Taksa dan teman-temannya belajar. Sekilas ia melihat pemuda yang duduk di kursi paling depan sedang menatapnya tanpa ekspresi, tetapi Iva tidak memperdulikannya. Ia mengangkat kedua bahunya acuh, sambil bersiul pelan dan pura-pura melihat ke sana kemari agar tidak ketahuan jika tadi ia mencuri pandang pada pemuda itu.

1
Siti Nina
oke
Qaisaa Nazarudin
Lho ko udah tamat aja thor,,Huaaaaa...Tapi aku suka karya mu thor,alurnya gak berat2 amat,tq ya thor,Semoga sehat selalu dan Sukses selalu,Teruskan berkarya ya..⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🥰🥰🥰🥰🥰
Qaisaa Nazarudin
Pasti kejutan ultah nya Taksa ya pasti..😄
Qaisaa Nazarudin
Waah 23 tahun aja umur mereka, Berarti udah 6 tahun kemuadian ya..Kepo aku nya thor..😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Lho kok udah punya anak aja,Gak ada rinciannya atau kejelasan gitu atau di beritahu sama outhor, 2 atau 3 tahun kemudian gitu..baca2 langsung udah ada baby aja mereka..😂kan jadi bingung aku,aku pikir mereka adopsi anak..
Qaisaa Nazarudin
Ckk Bilang aja loe nangis karna kecewa,karna tdk bisa merebut harta laki loe lg,niat yg buruk maka Allah akan mematahkan niat loe..
Qaisaa Nazarudin
Cih Niatnya aja udah gak bener,Emang Pantes anak nya mati,..Taksa juga ngapain sih sanggup berkorban segitunya,Pengorbanan mung akan di pandang sama duo benalu itu,Ckk keselnaku sama Taksa..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kok anak SMP bisa masuk ke sini??
Qaisaa Nazarudin
Udah namanya abe geh..iya ini nih,sifatnya masih kekanak kanakan..Masalah itu di selesaikan dgn vara baik2, Bukan nya dgn diem2 begitu..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kan ku bilang juga apa Taksa,mending kamu cerita dari awal,biar Iva gak salah paham,Dari Iva mendengarnya dr mulut org lain,gini kan jd nya..
Qaisaa Nazarudin
Waah siapa tuh?? Ternyata Taksa diam2 punya rival??🤔🤔😄
Qaisaa Nazarudin
Kalo cewek lain mah suka banget di kenalin sebagai pacar,Kalo mau di kenalin sebagai calon isteri..😄😄😜
Qaisaa Nazarudin
Nah kan Iva,Taksa salah paham lagi jadinya..
Qaisaa Nazarudin
Awal pertemuan Taksa dan Iva ya..👏👏👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dasar isteri yg g peka,,Lagian ngapain sih masih aja blom move on,Miko udah lama g ada, Sekarang ini Liam itu masa depan kamu,Jgn sampai kamu kehilangan kedua-dua nya..
Qaisaa Nazarudin
Bukan kah sebaiknya Taksa mencerita kan semuanya dgn jujur,Udah saat ya Iva tau apa yg tlah berlaku,Kecuali Taksa ada niat utk mengakhiri hubungan mereka..
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL.. Rasain tuh tukang selingkuh..😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Lha ku pikir udah cerai sama selingkuhannya,Terus malam itu dtg gabung makan sok baik itu apa?? Ckk pantesan Taksa masih marah,Mama nya aja yg mau2 nya mengalah..😡😡
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Ckk ganggu aja..🤦
Qaisaa Nazarudin
Yang sampai masuk ke telinga nya Taksa itu vuman perkataan DIBELAI doang..Modus banget nih Misua..🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!