NovelToon NovelToon
Love And Tears Maria

Love And Tears Maria

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nona Fi

Cinta yang begitu besar hingga membuat seorang wanita bernama Maria, rela berpindah keyakinan hanya untuk memperjuangkan cintanya.

Kesalahan terbesar dalam hidupku adalah karena terlalu Mencintaimu,
dan kekecewaan terbesar dalam hidupku adalah karena perjuangan dan pengorbananku ternyata hanya sia sia, saat lelaki yang kuperjuangkan memutuskan menikahi wanita lain.

Ditengah luka dan kecewa yang dirasakannya. Muncul seorang pria tampan yang menerobos masuk kedalam kehidupannya dan selalu mengklaim bahwa Maria adalah miliknya.

Apakah Maria akan bersama dengan pria itu? Atau malah kembali bersama pria yang sudah mengecewakannya?

IG: NonaFi0609

Tekan ❤️ dan rate ⭐ ya, agar selalu bisa mengikuti alur ceritanya.
Mohon dukungannya, Terimakasih🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Fi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

L.A.T.M 08

Maria membeku setelah melihat bagaimana Reyhan mengeluarkan Cincin dari dalam sakunya, Lalu menyematkan Cincin itu ke jari manisnya sendiri. Kemudian dengan santainya, menunjukan jarinya kepada Maria.

Perasaan Gelisah, Takut, serta kebingungan menyelimuti Maria. Maria berusaha tenang mengenyahkan semua kemungkinan yang terlintas dikepalanya.

"Mar... Aku ingin mengakhiri hubungan Kita."

"Tidak.... bercandamu kelewatan Rey. Aku tidak suka" Jawab Maria bergetar. Sekuat apapun ia berusaha Tegar, tetap saja respon tubuhnya lebih jujur dibanding dirinya saat ini.

"Oh.... aku tahu. Kamu ingin mengakhiri hubungan kita, karena ingin membawa hubungan kita ke jenjang yang lebih serius kan?" Sambung Maria lagi mencoba untuk menyangkal fakta yang sudah ia sendiri sadari.

"Mar.... A..."

"Kamu mencintaiku kan Rey?" Tanya Maria memotong kalimat Reyhan yang sangat takut untuk didengarnya.

"Iya aku sangat mencintaimu..." Jawab Reyhan tulus dengan sorot mata senduh namun terlihat cinta dimatanya.

"Kalau begitu ayo kita menikah Rey, Ayo kita bangun keluarga yang bahagia bersama. Menikahlah denganku Rey?" Pinta Maria membuang semua rasa malu serta harga dirinya.

"Benar Mar... Aku akan menikah. Tapi bukan dengan dirimu. Aku sudah bertunangan, Dan ini buktinya." Jawab Reyhan Mengakat tangannya, dan memperlihatkan jarinya pada Maria.

Ucapan Yang benar benar menusuk tepat kejantung Maria.

Maria tersenyum. Tersenyum mencemooh dirinya sendiri. Menggigit bibirnya, dengan tangan bergetar meremas Kuat Ujung Dress yang digunakannya. Berharap dapat mengurangi rasa sakit yang dirasakannya.

Huhh...... Helaan nafas kasar dari Maria terdengar.

"Kamu sudah bertunangan dibelakangku, Disaat hubungan kita masih terjalin?" Tanya Maria yang seketika sudah memasang wajah dinginnya. Sedikitpun tidak terlihat raut kesedihan padanya, dalam sekejap Maria bisa menguasai dirinya untuk tidak terlihat lemah.

Cukup, Maria tidak ingin terlihat bodoh dan lemah dihadapan Siapapun yang menindasnya. Meskipun Maria sama sekali tidak menyangka jika orang yang sangat dipercayainya melebihi dirinya sendiri, adalah musuh terbesar untuk hatinya dan dalam hidupnya.

"Kapan kalian Bertunangan?" Maria bertanya

"Hari ini." Jawab Reyhan pelan namun terdengar jelas ditelinga Maria.

Kamu tahu Rey? Bagaimana dalam Beberapa hari ini aku sangat mengkhawatirkanmu, aku hampir Gila memikirkanmu. Aku selalu mendoakan agar dirimu selalu baik baik saja dalam lindungan Allah. Benar, Allah mengabulkan Doaku. Kamu baik baik saja bahkan lebih dari baik. Batin Maria

"Mar, Tolong percayalah Padaku. Aku sangat mencintaimu, Aku terpaksa menerima perjodohan ini Mar. Ini semua keinginan Mama." Reyhan mencoba menjelaskan pada Maria.

"Cinta? Sekecil itu rasa Cintamu Rey. Bahkan Butiran pasir lebih besar dari Cintamu." Serkas Maria menyudutkan Reyhan, yang membeku. Karena untuk pertama kalinya Reyhan melihat sisi lain dari Wanita yang selama ini selalu terlihat sangat lembut padanya.

"Sayang....." Ucap Reyhan Memelas menatap Maria penuh harap.

"Stop Rey!! Tidak perlu memanggilku sayang. Aku bukan wanita perusak hubungan Orang. Kamu sudah bertunangan dan tidak sepantasnya kamu menyebut sayang ataupun Cinta pada wanita lain seperti diriku." Setiap Kalimat yang keluar dari Bibir Maria benar benar sangat menyakiti Reyhan, tapi tahukah Reyhan jika Maria lah yang paling tersakiti disini.

"Lepas....!!" Bentak Maria menepis tangan Reyhan yang coba menyentuhnya.

"Tolong percayalah, aku hanya mencintaimu dan hanya dirimu yang selamanya akan selalu kucintai dalam hidupku." Reyhan bangkit berdiri dan jatuh berlutut tepat dihadapan Maria, tanpa menghiraukan Orang orang yang menatap mereka.

"Rey. Jika kamu mencintaiku, Kamu pasti akan berjuang Rey. Sama halnya dengan aku yang terus berjuang untuk cintaku. Kamu tidak tau Rey apa saja yang sudah aku lewati untuk memperjuangkan cinta ini. Semuanya sia sia Rey.

Sekarang aku baru sadar jika Kamu tidak mencintaiku. Kamu sama sekali tidak mengerti apa itu Cinta Rey." Jawab Maria kembali tersenyum. Senyuman yang hanya dirinya sendiri yang tahu arti dari Senyumannya.

"Tolong maafkan aku Mar.. Maafkan aku. Kamu pantas mendapatkan pria yang jauh lebih baik dan tulus mencintamu. Maafkan aku... Aku mohon maafkan aku...!!" Suara Reyhan terdengar serak karena menangis.

Tidak Rey. Aku tidak yakin akan menemukan pria seperti yang kamu katakan. Pria sebaik dirimu yang selama ini sangat kupercai saja, bisa menjadi pria yang sangat kejam seperti ini. Aku benar benar tidak percaya akan yang namanya Pria baik lagi di Dunia ini Rey.

"Bangunlah Rey. Jangan seperti ini." Pinta Maria lembut. Tak dapat dipungkiri jika Mariapun juga sangat sangat terluka, hatinya tak dapat membohongi jika dirinya sangat tidak bisa melihat air mata Reyhan. Melihat Keadaan Reyhan yang saat ini juga terlihat terpuruk, benar benar menambah luka dihatinya.

Ingin. Ingin... sekali rasanya Maria memeluk erat. Memeluk erat tubuh Pria yang selama ini yang selalu memberikan perlindungan dan Kenyamaan padanya. Namun mengingat kembali semua ucapan pahit Reyhan, menyadarkan Maria jika Reyhan bukan lagi miliknya. Ada wanita lain yang lebih berhak darinya atas Reyhan.

"REYHAN....!!" Teriakan Seorang wanita menggelegar didalam Cafe tersebut. Baik Maria, Reyhan, ataupun pengunjung cafe lainnya mengalihkan fokus mereka pada asal suara tersebut.

Reyhan semakin jatuh tertunduk lemas melihat kedua wanita yang berjalan menghampirinya, dan dengan cepat memapah Reyhan agar bangkit berdiri.

"Mah.. Aku bisa menyelesaikan semua ini sendiri. Pergilah." Pinta Reyhan pada Mamanya namun sama sekali tak dihiraukan oleh Mamanya.

"Maria, Sepertinya tante tidak perlu menjelaskan apapun lagi kepadamu. Jujur tante akui kamu wanita yang baik, Cantik, dan mandiri. Tentu saja semua menyukaimu begitupun Tante, Tante menyukaimu. Tapi seperti yang kita ketahui, kalian tidak mungkin bersama. Tolong lepaskan dan relakan Reyhan, Kamu pasti bisa menemukan Pria yang lebih baik dari Rehhan. Dan Tante akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Sebagai wanita yang pernah sangat dekat dengan Reyhan, tante harap kamu juga turut mendoakan kebahagian Reyhan. Bahagia melihat orang yang kita cintai Bahagia, juga merupakan Bukti cinta yang sesungguhnya. Terimalah takdir jika kalian tidak berjodoh."

"Mahh...!!" Tegur Reyhan yang merasa tidak terima dengan ucapan Mamanya.

"Tante mohon untuk tidak ada dendam diantara kalian, datanglah sebagai tanda jika dirimu turut mendoakan dan merelakan Reyhan. Berikan Tante keyakinan Terakhir, jika kamu memang wanita yang baik dan tante tidak salah menilaimu. Maafkan Tante, Maria." Lanjut Mama Reyhan meletakan sebuah undangan diatas meja, Lalu pergi membawa Reyhan Keluar dari Cafe bersama Seorang wanita lainnya yang datang bersamanya.

Maria tersenyum lalu memejamkan matanya. Menengadahakan kepalanya, coba menenangkan sejenak hatinya. Meskipun itu tidak akan ada gunanya.

Semua yang melihat dan mendengar langsung atas semua yang sudah terjadi antara Maria dan Reyhan, tentu saja mengerti dan merasa Iba kelapa Sosok Maria. Namun untuk ikut campur mereka tidak memiliki Hak. Hanya Doa yang bisa mereka berikan kepada Maria. Berharap Maria dapat menemukan pengganti yang jauh lebih baik lagi dari sosok Reyhan.

Inikah yang kamu Sebut Cinta Rey. Seperti inikah Cintamu padaku? Sebegitu tidak mampunya kamu berjuang sebagai seorang Pria. Semua penilaianku selama ini tentangmu benar benar salah Rey. Salah, Aku benar benar telah melakukan kesalahan besar karena mempercayaimu. Ucap Maria dalam Hati menatap Reyhan yang hanya pasrah pada keadaan.

.

.

Jangan lupa berikan selalu dukungan kalian untuk Author ya para readers yang baik hati🙏🙏😘😘

1
Jingga Pelangi
paling beruntung pasangan ini ..perawan dpt janda,pling kasian sama Naura dpt bekas y Jenny😄😄
Rahmawati
syukurlah maria masih punya bekas kasihaan sama ana
Rahmawati
Rey main sambar aja, bibir kyra masih perawan tau
Rahmawati
aku dukung maria sama faiz sampai akhir hayat Thor, Reyhan gk papa sama kyra aja
Rahmawati
telat km rey
Rahmawati
Terima Terima, km mau cari pria yg bagaimana lagi ri
Rahmawati
semua murni kebodohan km sendiri rey
Rahmawati
syukurin di cuekin sm rey
Rahmawati
waduh si meta ngapain ngelabrak maria
Rahmawati
tante liza kayaknya mamanya fauzan deh
Rahmawati
aku dukung Reyhan sama mita aja, soalnya mereka jd sering HS
Rahmawati
semagat FR buat ngejar maria
Rahmawati
maria gk salah, kamunya yg salah menginginkan milik orang
Rahmawati
km yg menjaganya, tapi Rey sendiri yg merusak dirinya
Rahmawati
syukurin km rey
Rahmawati
maria km harus tegar
Rahmawati
tenag aja Rey,, maria udah ketemu kok sama pria yg lebih baik dari km
Rahmawati
hmm mgkin Reyhan emg gk jodoh sama maria, Reyhan juga sering celup sana celup sini
Dila Fillah
makin ke sini cerita nya udh GK bikin nyesek ati, 👍👍👍
Dila Fillah
👍👍👍👍❤️💯
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!