NovelToon NovelToon
Suamiku Adalah CEO

Suamiku Adalah CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.2
Nama Author: enaldi

entah kesialan apa yang menimpa Andriana hingga harus bertemu kembali dengan pria dingin dan galak itu, apalagi harus sampai menikah dengannya. Andriana yang awalnya membenci dengan CEOnya itu perlahan juga menyinpan perasaan yang sama. Namun perjalanan untuk menyatukan kedua perasaan tersebut terlalu banyak hambatan hingga membuat andriana berada dititik keputus asaan. .....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enaldi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 8

AUTHOR POV

 

 

"Trig...Tring...Tring"

 

 

Alarm berbunyi, Andrianapun segera terbangun dari tidurnya dan menuju kekamar

 

 

mandi,

 

 

selesai mandi, andriana segera

 

 

membuka lemari pakaiannya, dia tampak kebingungan memilih pakaian yang akan

 

 

dikenakan kekantor mengingat perkaaan alexander kemarin

 

 

"huft aku mesti pakai baju apa

 

 

ni, pakaianku modelnya hampir sama semua" keluhya mencari pakaian

 

 

"mau bagaimana lagi, aku gak

 

 

ada pakaian model lain" andriana tampak mengambil baju kemeja biru dengan

 

 

lengan sampai siku, dengan celana panjang hitam casual.

 

 

setelah merasa penampilannya rapi,

 

 

andriana memutuskan untu berangkat ketempat kerjanya.

 

 

disisi lain dikediaman alexander,

 

 

alex tampak begitu tampan  dengan memakai kemeja biru dibalut dengan jas

 

 

hitam. alex kembali memandang dirinya didepan cermin sebelum keluar dari

 

 

kamarnya.

 

 

para pelayan tampak menunduk melihat

 

 

tuannya keluar dari kamar tak ada satupun dari mereka yang berani menatap

 

 

tuannya itu.

 

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

 

ANDRIANA POV

 

 

Akhirnya aku sampai dikantor dengan

 

 

tepat waktu, aku segera menuju lift  berhubung banyak karyawan yang hendak

 

 

menggunakan lift akhirnya aku ikut mengantri mengantri dibelakang.

 

 

"Apa yang sedang kamu lakukan

 

 

disitu? ikut denganku!!" tiba tiba pak alex muncul disampingku, menyuruhku

 

 

ikut dengannya.

 

 

akupun langsung mengikutinya,

 

 

ternyata dia mengajakku menggunakan lift VIP. aku merasa gak enak dengan

 

 

karyawan lainnya yang sedang menatapku dengan sinis.

 

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

 

ALEXANDER POV

 

 

Aku segera memasuki kantorku,

 

 

seperti biasa para karyawan akan menyapaku selamat pagi dengan

 

 

menundukkan kepalanya namun aku hanya melewati mereka begitu saja berjalan

 

 

menuju lift.

 

 

beberapa karyawan sedang antri untuk

 

 

memasukilift, aku melihat andriana juga tampak antri dibelakang.

 

 

"Apa yang sedang kamu lakukan

 

 

disitu? ikut denganku!!" tegurku padanya, aku mengajaknya untuk

 

 

menggunakan lift VIP aku tidak mau melihatnya memasuki lift itu berdesakan

 

 

dengan karyawan lain apalagi berdesakan dengan karyawan pria.

 

 

andrianapun mengikutiku memasuki

 

 

lift VIP, "Apa yang sedang kau lakukan tadi disana, apa kau lupa.. kau

 

 

tidak boleh dekat dekat dengan pria lain" tegasku padanya

 

 

"eh tadi saya cuma mengantri

 

 

pak untuk menggunakan lift, bukan untuk...."

 

 

"sudahlah aku tidak mau

 

 

mendengar alasanmu lagi, jangan pernah menggunakan lift itu lagi.. gunakan lift

 

 

VIP"

 

 

"tapi pak"

 

 

"aku tidak suka penolakan"

 

 

ucapku yang membuat dia akhirnya diam, aku dapat melihat wajahnya yang kesal

 

 

itu namun itu membuatnya tambah cantik dimataku.

 

 

“TING”

 

 

pintu liftpun terbuka

 

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

 

ANDRIANA POV

 

 

Aku berjalan menunduk keluar lift

 

 

mengekori pak alex, hingga…

 

 

“BUGG” aku menabrak dada pak alex

 

 

yang tiba-tiba membalikkan badannya dan berhenti didepanku, aku dapat mencium

 

 

aroma tubuhnya yang menurutku sangat maskulin.

 

 

“kamu ingin mengambil kesempatan

 

 

untuk memelukku, hemm” bisiknya ditelingaku yang membuatku merinding. Akupun langsung

 

 

menjauhkan kepalaku dan memberikan jarak dengannya.

 

 

“maaf pak, saya gak tau kalau bapak

 

 

akan berhenti didepanku” jawabku gugup

 

 

Pak alex terus menatapku,

 

 

memperhatikan penampilanku yang membuatku rishi dibuatnya

 

 

“kenapa kau masih memeakai pakaian

 

 

murahan seperi itu hemm, apa kau tidak mendengarkan perkataanku kemarin?’

 

 

bentaknya padaku.

 

 

“maaf pak saya….”

 

 

“mana handphonemu,” lagi lagi dia

 

 

memotong ucapanku,akupun terpaksa menyerahkan handphoneku padanya hingga

 

 

membuatku melotot tidak percaya, pak alex membuang Hpku ditempat sampah.

 

 

“sepertinya kamu memang sengaja

 

 

ingin membuat mataku sakit, bukannya saya sudah menyuruhmu mengganti Handphone

 

 

jelekmu itu”

 

 

“maaf pak” hanya kata itu yang bisa

 

 

keluar dari mulutku sekaranng,karna apapun alasan yang kuberikan pasti akan

 

 

tetap salah baginya.

 

 

“sepertinya kamu benar-benar ingin

 

 

saya hukum” ucapnya didekat telingaku yang membuatku ketakutan.

 

 

Dia berjalan menekatiku, akupun

 

 

reflek berjalan mundur.. akupun terus mundur hngga bersender ditembok dan tidak

 

 

bisa mundur lagi. Pak alex terus berjalan kearahku, hingga Cuma beberapa senti didepanku.

 

 

Aku mencoba untuk kabur, namun dia menghalangiku dengan kedua tangannya. Aku tambah

 

 

panic dibuatnya, pak alex mendekatkan wajahnya padaku hingga hembusan nafsasnya

 

 

dapat kurasakan diwajahku. Akupun langsung memejamkan mataku.

 

 

Cukup lama memejamkan mata, namun

 

 

aku tidak merasakan apapun hingga tiba-tiba terdengar suara pak alex

 

 

“apa yang kau lakukan disitu, cepat

 

 

kemeja kerjamu”

 

 

Akupun langsung membuka mataku ,

 

 

ternyata pak alex sudah berada didepan ruangannya.

 

 

“sial, dia mengerjaiku” batinku, aku

 

 

bisa merasakan wajahku sekarang memerah karna malu.

1
Praised94
terima kasih
Praised94
terima kasih 👍
Praised94
terima kasih
Praised94
terima kasih 👍
Praised94
terima kasih
Praised94
terima kasih 👍
Praised94
terima kasih
Praised94
terima kasih 👍
Praised94
terima kasih 👍👍👍
Praised94
terima kasih 👍💪
Praised94
terima kasih 👍
Praised94
terima kasih
Praised94
terima kasih 👍
Praised94
terima kasih
Praised94
terima kasih 👍👍👍👍
Praised94
terima kasih 👍👍👍
Praised94
terima kasih
Siska Nashiva
lanjut...ceritanya seru
Royhan Alfan
lanjutkan donk
Royhan Alfan
+6282232387838
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!