NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8 Kesedihan Belva

Tidak membutuhkan waktu lama, Belva pun sampai di rumahnya. Belva samar-samar mendengar suara tawa seseorang tapi itu bukan hanya suara tawa Mamanya. “Ada siapa di dalam?” batin Belva.

Belva terus berjalan masuk ke dalam rumah, hingga akhirnya Belva melihat pemandangan yang sangat menyakitkan bagi dirinya. Di ruang tamu, Mamanya sudah membawa pria yang Belva tahu adalah selingkuhan Mamanya. Di samping Mamanya ada seorang anak perempuan yang masih memakai seragam SMA seperti dirinya dan sedang bercanda dengan Venny.

Venny menoleh ke belakang. “Akhirnya kamu pulang juga, kamu dari mana saja jam segini baru pulang?” sentak Mama Venny.

“Siapa mereka? Kenapa Mama membawa orang asing ke rumah ini?” tanya Belva dengan suara dingin menahan amarah.

Venny, Bondan, dan Tissa bangun dari duduknya. Venny menghampiri Belva dan berdiri di hadapan Belva dengan tatapan dingin. “Mereka bukan orang asing, sebentar lagi Mama akan menikah dengan Om Bondan dan itu adalah Tissa anaknya Om Bondan. Kamu sebentar lagi akan mempunyai teman di rumah ini,” seru Mama Venny.

Bagai tersambar petir di siang bolong, dada Belva bergemuruh. “Mama sudah gila? Papa baru saja meninggal kemarin, dan sekarang Mama berani sekali membawa selingkuhan dan anak itu ke rumah ini, Mama benar-benar tidak punya hati!” bentak Belva.

Venny menampar Belva membuat Belva semakin benci kepada Mamanya. “Jaga ucapan kamu, Belva! Kenapa kamu bilang Bondan selingkuhan Mama?” bentak Mama Venny.

Belva tersenyum sinis. “Wanita yang sering jalan dengan pria lain padahal statusnya masih istri dari seorang pria, bahkan sering keluar masuk apartemen berdua, apa itu bukan selingkuh namanya!” teriak Belva dengan deraian air matanya.

Venny dan Bondan membelalakkan matanya, dia tidak menyangka jika Belva sudah mengetahui perselingkuhan mereka. “Kamu tahu dari mana, Belva?” tanya Mama Venny.

“Bahkan bukan aku saja yang tahu, Papa pun sudah mengetahui kebusukan Mama,” sahut Belva dengan geramnya.

Venny hendak menampar Belva kembali tapi Bondan dengan cepat menahan tangan Venny. “Jangan dipukul lagi, Ven. Kasihan, Belva itu anak kamu,” seru Bondan pura-pura peduli.

“Aku minta kamu dan anak kamu keluar dari rumah aku!” teriak Belva histeris.

“Belva!” bentak Mama Venny.

“Sudah Ven, aku tahu bagaimana perasaan Belva. Mungkin Belva masih kaget, tapi aku yakin Belva nanti akan menerima aku dan Tissa juga,” seru Bondan menenangkan Venny.

“Jangan mimpi kalian, sampai kapan pun aku tidak akan pernah menerima kalian di rumah ini,” seru Belva sembari berlari naik ke lantai dua menuju kamarnya.

“Dasar anak kurang ajar, sini kamu, Belva!” teriak Mama Venny penuh emosi.

“Sudah jangan terlalu keras kepada Belva, justru kalau kamu keras Belva akan semakin benci kepada kita. Kamu harus bersikap lembut biar Belva luluh, sekarang aku sama Tissa pulang dulu,” seru Bondan.

Venny pun mengangguk dan membiarkan keduanya pergi. Setelah Bondan dan Tissa pulang, Venny pun masuk ke kamar Belva dengan emosi yang sudah menggebu-gebu. “Belva, kamu benar-benar keterlaluan, membuat Bondan dan Tissa merasa bersalah,” geram Mama Venny.

“Mama yang sudah keterlaluan, kuburan Papa saja masih basah belum kering tapi Mama bisa-bisanya membawa mereka ke sini,” sahut Belva emosi.

“Kamu harus tahu yang sebenarnya. Mama itu dari dulu tidak pernah mencintai Papa kamu dan Bondan adalah pria yang terpaksa Mama tinggalkan demi menikah dengan Papa kamu. Mama sangat mencintai Bondan, jadi mau setuju atau tidak Mama akan tetap menikah dengan Bondan,” seru Mama Venny.

“Kalau Mama tidak mencintai Papa, kenapa dari dulu Mama tidak menceraikan Papa saja? Kenapa Mama harus menyakiti Papa seperti ini?” teriak Belva dengan deraian air matanya.

“Karena Mama tidak mau bercerai tanpa membawa harta dia sedikit pun. Papa kamu sudah memaksa ingin  menikahi Mama sampai-sampai Mama rela meninggalkan Bondan, sekarang kalau Mama minta cerai tanpa punya anak dan tanpa memegang surat wasiat, itu artinya sia-sia dan Mama tidak mau pengorbanan Mama selama itu dibayar dengan gratis, enak saja,” sahut Mama Venny.

Belva sampai geleng-geleng kepala mendengar jawaban Mamanya. Belva tidak menyangka jika Mamanya adalah orang paling jahat yang pernah Belva temui. “Mama jahat!”

“Mama tidak peduli mau dianggap jahat atau apa pun itu, yang jelas sekarang hak Mama sudah di tangan Mama jadi Mama tidak perlu khawatir lagi. Kalau kamu tidak setuju dengan pernikahan Mama dengan Bondan, kamu boleh angkat kaki dari rumah ini,” seru Mama Venny.

Venny pun segera keluar dari kamar Belva. Tubuh Belva lemas, dia duduk di ujung ranjang dengan air mata yang sama sekali tidak bisa berhenti keluar dari matanya. Sekarang dia mengerti kenapa Papa membuat dua surat wasiat, ternyata Venny memang serakah dan ingin menguasai seluruh harta Ferdi.

Waktu pun berjalan dengan sangat cepat, berbulan-bulan kemudian masa idah Venny sudah selesai dan dia langsung melakukan pernikahan dengan Bondan. Ijab Kabul dilakukan di rumah Belva dengan disaksikan oleh pengurus komplek dan beberapa tetangga rumah. Belva tidak mau melihat prosesi itu, dia pun memutuskan untuk pergi ke luar dan duduk sendirian di taman kota.

“Kamu kenapa?” tanya Mario yang tiba-tiba datang mengejutkan Belva.

Belva segera menghapus air matanya. “Kok kamu ada di sini?” tanya Belva.

Mario duduk di samping Belva. “Tadi aku mau nyari makan, tidak sengaja lihat kamu di sini. Kamu kenapa, ada masalah?” seru Mario khawatir.

Belva menggelengkan kepala sembari menunduk. “Bukanya kita sudah menjadi teman? Kalau kamu punya masalah, boleh kok cerita sama aku jangan dipendam sendirian nanti justru kamu bakalan sakit sendiri,” seru Mario.

Belva terdiam, selama ini dia tidak mempunyai teman jadi setiap punya masalah dia hanya bisa memendamnya sendiri. “Mario, apa kamu boleh bertanya sesuatu sama kamu?”

“Boleh, mau tanya apa?” tanya Mario.

“Mama kamu sayang tidak sama kamu?” seru Belva dengan tatapan menerawang.

Mario mengerutkan keningnya. “Tentu saja, semua Ibu pasti akan sayang kepada anaknya bahkan seorang Ibu itu akan melakukan apa pun demi membuat anaknya bahagia,” sahut Mario.

“Tidak semua Mar, buktinya Mama aku tidak seperti itu,” ucap Belva.

Mario langsung menatap Belva. Dia memperhatikan wajah Belva yang penuh dengan kesedihan. Belva tersadar, lalu dia tersenyum ke arah Mario.

“Aku pulang dulu ya, Mar,” ucap Belva.

Mario menahan tangan Belva. “Jika kamu butuh teman cerita, aku siap mendengarkan cerita kamu,” seru Mario.

Belva kembali tersenyum dan menganggukkan kepala. Belva pun segera masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan Mario. Untuk sesaat Mario terdiam, sudah beberapa kali dia melihat Belva selalu menangis.

“Apa Mamanya Belva jahat?” batin Mario.

1
yaniSuryani
selamat Hiatus ya author kesayangan,,, ditunggu kembalinya dengan cerita² yg lebih seru lagi 🫰🥰
yaniSuryani
padahal nungguin si amar loh ini,, 😂
yaniSuryani
bagi pak Suharto Belva udah kaya anak sendiri
yaniSuryani
kasian juga ya si amar 🤭
yaniSuryani
ngebentak bentak bos besar kan jadinya,,, malu banget tuh muka 😂😂
yaniSuryani
kukira tadi si anak tiri yang bangkit dari kubur,,, ternyata cuma orang gila 🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
si amar gak jadi ngomong itu ke Belva tentang rasa cinta nya 🤭
yaniSuryani: hooh ya,,, di kirain Belva bakalan bawa Abi k kantor jadi ketemu sama Amar,,, patah hati duluan tuh si Amar 🤣
total 1 replies
ꪶꫝNOVI HI
lanjut 😅
Naysila mom's arga
si abi jangan mudah cemburu dong kasihan belva nunggu kamu lama
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
malu kan anda maya makanya jangan pernah sombonk, kekayaan itu cuma sementara😂
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ngakak sama si Maya ...gimana itu kelanjutannya kok tiba2 dah setahun aja 🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
asem dateng2 maen geruduk aja tuh anak manja 🤣
Naysila mom's arga
si maya pd bgt ya 🤣🤣🤣🤣
ꪶꫝNOVI HI
minta di tampol tu maya 😅
Naysila mom's arga
nambah lagi orang gila 1 si tissa udah modiar gantian maya
Riasusi
kk lom up lgi kk poppy 😘😍
yaniSuryani
si Yuri terlalu ugal²an kagat lah mas Amar baru pertama kali ketemu juga 🤣
yaniSuryani
lama ya nungguin setahun,,, dalam waktu setahun pasti banyak yg deketin Belva 🤭
ꪶꫝNOVI HI
main cantik donk yuri 😂
Naysila mom's arga
yuri jodoh amar 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!