NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:33.9k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Dikhianati sahabat dan kekasihnya, Clarissa Anggreni mati dengan membawa dendam.

Takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Alisha Kirana Maharani, seorang istri culun yang direndahkan keluarganya sendiri.

Mereka mengira Alisha lemah.

Mereka tidak tahu bahwa jiwa yang kini menghuni tubuh itu adalah seorang ratu mafia yang siap membalas semuanya.

Apakah ia akan berhasil membalas dendam??Atau kembali kehilangan segalanya??

⚠️ Cerita ini adalah karya asli Alia Chans. Dilarang keras menyalin, menjiplak, mengunggah ulang, atau mengambil sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Hormati karya dan hak cipta penulis. ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kerusuhan Part 2

"AAARGHH!!" jeritan Elena memekakkan telinga. Bibir bawahnya melepuh terkena catokan panas yang Alisha tempelkan dengan sengaja.

"KAU GILA, ALISHA!" teriak Elena sambil memegangi bibirnya yang perih.

Alisha hanya tersenyum tipis. "Belum seberapa, Elena. Kau bawa-bawa nama ibuku, jadi kau harus siap menerima konsekuensinya."

"Tunggu saja, Damian pasti akan membelaku! Dia akan marah padamu!" ancam Elena.

"Damian? Kau maksud Giovan?" Alisha tertawa kecil. "Sayang sekali, Elena. Suamiku sedang sibuk menunggu di luar. Dia tidak akan peduli dengan teriakanmu."

Elena melotot. Tanpa berpikir panjang, ia meraih gunting rambut dari meja dan mengarahkannya ke arah Alisha.

"KALAU BEGITU, KAU YANG AKU HABISI!"

Srekk!

Alisha dengan sigap menangkis tangan Elena. Gunting itu melesat ke lantai. Alisha lalu memutar tangan Elena hingga wanita itu memekik kesakitan.

"Aahk! Lepas!"

"Kau benar-benar tidak tahu diri, Elena." Alisha mendekatkan wajahnya. "Aku sudah memperingatkanmu. Jangan pernah sakiti aku atau bawa-bawa orang yang sudah tiada."

Bruk!

Alisha mendorong Elena hingga tubuhnya terbentur meja rias. Botol-botol skincare berjatuhan berhamburan di lantai.

Para pengunjung salon hanya bisa menonton dengan mata melotot. Tak ada yang berani mendekat.

---

Tak lama kemudian, suara langkah kaki berat terdengar. Giovan masuk ke dalam salon dengan wajah kesal.

"Apa yang terjadi di sini? Kenapa ramai sekali?" tanyanya dingin.

Elena yang melihat Giovan datang langsung berlari menghampiri. "Gov! Lihat apa yang dilakukan istrimu padaku!" Elena menunjukkan bibir bawahnya yang melepuh. "Dia membakarku dengan catokan!"

Giovan menatap bibir Elena, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Alisha.

Alisha berdiri dengan tenang. Ia melipat kedua tangannya di dada. "Dia yang memulai duluan, Giovan. Dia menarik rambutku yang sedang di-cat."

"Aku menarik rambutmu karena kamu lancang!" bantah Elena.

"Aku lancang? Kau yang memanggilku pelakor dan membawa-bawa nama ibuku!" sentak Alisha.

"Berhenti!" Giovan mengangkat tangannya. Matanya beralih ke Alisha. "Kau tidak boleh memukul orang seenaknya, Alisha."

Alisha tertawa kecil. "Jadi kau membela selingkuhanmu di depan istri sahmu? Hebat, Giovan. Sungguh hebat."

"Aku tidak membela siapa pun. Aku hanya..."

"Kau hanya apa? Mau memarahiku? Silakan!" potong Alisha sambil menatap tajam Giovan. "Tapi ingat, suamiku. Aku tidak akan pernah diam jika ada wanita lain yang berani menyentuh rambutku atau membawa-bawa almarhumah ibuku."

Suasana salon mendadak hening.

Giovan terdiam. Ia belum pernah melihat Alisha seberani ini. Bahkan tatapan matanya terasa sangat asing. Bukan tatapan istri cupu yang biasa ia temui.

"Pulang," ucap Giovan akhirnya.

"Apa?" Elena terkejut. "Kamu tidak akan menghukumnya, Gov?"

"Kubilang pulang, Elena. Aku yang akan mengurus ini."

Elena menggerutu kesal, tapi ia tak berani melawan. Dengan bibir yang masih perih, ia meraih tasnya dan berjalan keluar sambil menatap sinis pada Alisha.

"Kau beruntung, Alisha. Lain kali, aku tidak akan selemah ini."

"Ya, ya. Lain kali aku juga tidak akan selembut ini," balas Alisha santai.

---

Giovan menghela napas. Ia mendekati Alisha dan menarik tangannya.

"Ayo pulang. Kakek sudah menunggu."

"Lepas! Aku bisa jalan sendiri," ucap Alisha sambil melepaskan genggaman Giovan.

"Kau keras kepala sekali sekarang."

"Bukan keras kepala. Aku hanya tidak ingin disentuh pria hidung belang seperti kamu."

Pipi Giovan memerah menahan amarah. Tapi ia memilih bungkam. Ia berjalan keluar salon, diikuti Alisha dari belakang.

Sepanjang perjalanan menuju mobil, mereka berdua tidak berbicara. Suasana terasa canggung dan tegang.

---

Sesampainya di dalam mobil, Giovan menyalakan mesin. Namun ia tidak langsung tancap gas. Ia menatap Alisha yang duduk manis di kursi penumpang.

"Kamu benar-benar berubah, Alisha."

"Kamu baru sadar sekarang?"

"Apa yang sebenarnya terjadi padamu saat koma dulu?" tanya Giovan serius.

Alisha menoleh. Ia menatap Giovan lekat-lekat. "Apa kau yakin ingin tahu?"

"Ya."

"Baik. Aku akan beritahu." Alisha mendekatkan wajahnya. "Saat koma, aku bertemu dengan malaikat. Dan malaikat itu bilang... aku harus menjadi lebih kuat. Karena suamiku tidak akan pernah melindungiku."

Giovan terdiam.

"Aku tidak butuh perlindunganmu, Giovan. Aku bisa melindungi diriku sendiri. Jadi... jangan harap aku akan diam jika kau atau selingkuhanmu menyakitiku lagi."

Alisha membalikkan tubuhnya dan menatap ke luar jendela.

"Sekarang, pulang. Aku lelah."

Giovan hanya bisa menghela napas. Ia tancap gas dan melaju meninggalkan mal.

"Wanita ini... benar-benar bukan Alisha yang dulu aku kenal," batin Giovan.

"Tapi kenapa... kenapa dia jadi menarik?"

---

Bersambung

1
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝖿𝗅𝖺𝗌𝗁𝖻𝖺𝖼𝗄 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗎𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗍𝖾𝗋𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄
Alia Chans: itu cerita berlanjut kk, kalo baca dari awal tanpa skip pasti nyambung😉
total 1 replies
Memyr 67
𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗋𝖺𝗍𝗎 𝗆𝖺𝖿𝗂𝖺. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗇𝗍𝖺 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗇𝗀 𝗋𝖺𝗍𝗎
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽. 𝗂𝗍𝗎 𝖼𝗅𝖺𝗋𝗂𝗌𝗌𝖺. 𝗁𝖾𝗁𝖾
Memyr 67
𝖺𝗒𝗈 𝖿𝗂𝗈𝗇𝖺. 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗆𝖺𝗎 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗃𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺? 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗇𝖾𝗆𝖻𝖺𝗄 𝗉𝗂𝗋 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗍𝖺𝗉 𝖺𝗉𝖾𝗅? 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗅𝖺𝗉 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗂𝗁𝗂𝗋 𝖺𝗉𝖺?
Memyr 67
𝖻𝖺𝗌? 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖻𝗋𝖺𝗆𝖺𝗇𝗍𝗒𝗈 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗇𝗀𝗀𝗂𝗅 𝖻𝖺𝗌?
Memyr 67
𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍 𝗅𝖺𝗀𝗂. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝖺𝗄𝗎 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗂𝗇𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗋𝗂 𝗅𝗂𝗄𝖾 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗂𝗇𝗂. 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂
Memyr 67
𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗍? 𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍? 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝖽𝖺𝗁 𝗍𝗒𝗉𝗈
Alia Chans: pliss, kecepatan ngetik kk /Smile/
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀 𝖺𝗄𝗎. 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗂𝗈𝗏𝖺𝗇𝗂? 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗉𝖾𝗋𝗎𝗌𝖺𝗁𝖺𝖺𝗇 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺?
Alia Chans: Kan mereka pasutri kk🤭😉
total 1 replies
nia_minyoongi
sukses selalu yaa.... makasih sudah mampir di novelku 😊
nia_minyoongi
suka yang alurnya mafia gini, 😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
Alia Chans: thank you😉
total 1 replies
Liflow White
bukannya prabu sudah mati kok hidup lagi, aku gak faham.
Alia Chans: blum mati kk🤭

mereka di bab sebelumnya kabur😉
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
ada ya racun itu beneran gt
Alia Chans: ada mungkin🤭
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bikin cinta lalu hempaskan gt
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bener tuh di catok biar lurus mulutnya eh sekalian otaknya di catok
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
NNT jadi pekara kalau gio ketemu El ya kan
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!