NovelToon NovelToon
365 Days Of Wedding Agreement

365 Days Of Wedding Agreement

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:102.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Misskey

Dari generasi ke generasi keluargaku menjadi tangan kanan pemilik Medicine Hospital, rumah sakit terbesar di Indonesia. Sekarang tugas itu diemban oleh Ayahku. Berkat pekerjaan itulah Ayahku dapat membiayaiku untuk meraih cita-cita berkuliah di Harvard University. Aku yang notabennya memiliki otak cerdas dapat menyelesaikan studyku lebih cepat. Kebahagiaanku bertambah tatkala Jonathan, Pria yang sangat ku cintai melamarku tepat setelah hari kelulusanku.

Aku pulang ke tanah air untuk menyampaikan kabar ini kepada Ayah sekaligus menghadiri acara pernikahan pewaris Medicine Hospital yaitu Alexander Wilmark. Tapi setibanya Aku dirumah, Aku lebih dulu dikejutkan dengan kabar mengenai Pernikahanku dan Kak Alex. Aku dijadikan pengantin pengganti, menggantikan tunangan Kak Alex yang tiba-tiba kabur.

Aku tidak menerima keputusan itu. Walau bagaimanapun dulu Aku mencintai Kak Alex namun sekarang dihatiku hanyalah Jo. Tapi, tanpa sepengetahuan Kakek Max dan Ayah. Kak Alex menawarkan kontrak pernikahan padaku. Kontrak yang mengikat Kami selama 365 hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Misskey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panggilan

“Terkadang manusia hanya membutuhkan sebuah dukungan untuk setiap masalahnya.”

(Miss Key)

Mia kemudian meringis, ketika ponsel itu kembali bergetar untuk kesekian kalinya, memunculkan sebuah nama yang sama.

“Jo.” Gumam Mia.

Mia nampak menggigit bibir bawahnya. Apa yang akan Ia katakan pada Jonathan. Pasalnya, Ia belum pernah berbohong kepada Pria tersebut. Ponsel itu terus berdering, seolah meneriaki si pemilik untuk segera mengangkatnya.

Mia menarik nafas panjang dan menghembuskannya pelan, seolah Ia sedang membuang beban yang sangat berat. Dan di detik selanjutnya Ia angkat panggilan tersebut.

“Hallo.” Sapa Mia.

“Hai.” Sapa Jo dari sebrang sana.

“Apa Kamu sudah sampai? Apa Kau baik-baik saja? Kenapa Kau mengabaikan pesan dan panggilanku? Apakah Kau marah padaku karena Aku tidak mengantarmu ke bandara kemarin?” Tanya Jo yang nampak khawatir.

Sementara Mia lagi-lagi hanya menghela nafas. Entah kenapa setelah mendengar suara pria itu yang nampak khawatir, malah membuatnya merasa semakin bersalah. Mia menyunggingkan senyumnya untuk mengurangi kegugupan yang ada dihatinya.

“Hei, bisakah Kau bertanya satu-satu? Kenapa Kau sangat cerewet sekali. Sekarang bahkan dibandingkan dengan seorang kekasih, Kau lebih pantas di sebut sebagai seorang wartawan Mr. Jonathan.” Kekeh Mia.

Walaupun sekarang mereka adalah pasangan kekasih, tetapi sampai saat ini mereka masih memakai panggilan nama. Bukan apa-apa, mereka sudah pernah mengubah panggilan mereka menjadi nama kesayangan. Tapi yang ada mereka malah nampak geli ketika mendengarnya.

Yah, memang hubungan mereka sekarang tidak jauh berbeda dengan dulu saat mereka masih berteman.

Dibandingkan dengan pasangan kekasih lain, yang sering mengumbar kemesraan dan keromantisan. Hubungan Mia dan Jonathan jauh dari itu, karena hubungan mereka hanya dipenuhi dengan humor dan tingkah konyol dari keduanya. Tapi, hubungan seperti itulah yang membuat mereka menjadi nyaman antara satu sama lain.

Tampak ada helaan nafas disebrang sana. “Apa semuanya baik-baik saja?” Tanya Jo sendu.

Entah kenapa Mia seperti merasa bahwa pria itu tau akan suatu hal, tapi Mia menepis perasaannya tersebut.

“Ehm… Yeah, semua baik-baik saja.” Jawab Mia menyembunyikan kegugupannya.

“Kemarin Aku hanya sangat Lelah, Kau tau sendiri bahwa perjalanan dari sana menuju Jakarta memakan waktu yang begitu lama? Dan Aku lupa tidak mengisi batrai ponselku.” Tambah Mia tak sepenuhnya berbohong.

Untuk sejenak, hening menghinggapi keduanya. Hanya ada deru nafas yang saling bersahutan dari keduanya. Sekarang, entah apa yang sedang dipikirkan pria itu. Mia sendiripun tak Tahu.

“Hei, ada apa denganmu?” Tanya Mia, yang sekarang nampak khawatir.

“Ehmmm..mungkin memang ada sesuatu dengan diriku.” Jawab Jo.

“A..apa yang terjadi? “ Tanya Mia dengan gugup.

“Separuh hatiku nampak hilang, sepertinya Aku merindukan seseorang.” Jawab Jo.

“Hei, kapan Kau belajar menggombal?” Tanya Mia di iringi dengan suara kekehan. Pria itu memang selalu bisa, mencairkan suasana.

“Dan siapa yang sekarang Kau rindukan Mr.? Apakah Kau punya selingkuhan sekarang? Tambah Mia.

Miris memang, dibandingkan dengan Jo. Kata selingkuh lebih pantas untuk dirinya sekarang.

“Haha…tentu saja, aku merindukan gadis mungil yang sekarang bisa Aku tebak sedang memanyunkan bibirnya.” Jawab Jonathan yang diiringi dengan kekehan.

Ya, Pria itu memang tahu. Ketika Mia sedang marah dan mengumpat, pasti gadis itu akan memanyunkan bibirnya.

“Ehmm… dehem Jo terjeda.”

“Tapi, sungguh Mi. Aku merindukanmu.” Ucap Jo, nampak bersungguh-sungguh.

“Haha.. Kalau begitu, kenapa Kau tidak pulang dan menemuiku?” Tanya Mia.

Ya, tentu saja Mia hanya bercanda, karena jika pria itu benar-benar pulang, ini akan menjadi masalah untuk dirinya.

“Entahlah, Kakek memang menyuruhku untuk pulang dan bekerja disana. Tapi di sini, Aku lebih bisa menjadi diriku sendiri.” Ucap Jonathan sendu.

Ya, Mia tau. Hubungan Jonathan dan keluarganya memang tidak sederhana. Oleh karena itu, Mia tidak pernah bertanya lebih mengenai keluarga pria tersebut.

“Baiklah, pilihlah apa yang membuatmu nyaman Jo.” Ucap Mia tulus.

“Dan Jo.. Aku.” Ucap Mia tertahan

“Kenapa?” Jawab Jo dengan penuh penasaran.

“Aku ingin menetap dan bekerja di Indonesia selama setahun.” Jawab Mia ragu.

Sejenak hening melingkupi keduanya. Sepertinya Jonathan sedang berpikir mengenai keputusan yang di ambil oleh Mia.

“Baiklah, Apapun yang Kau inginkan. Aku akan selalu mendukungmu.” Jawan Jonathan lembut.

“Apakah Kau tak masalah? Kita akan berjauhan.” Tanya Mia ragu.

“Ya, tentu. Selama itu baik untukmu, Aku akan selalu mendukungmu.” Jawab Jo lembut.

“Dan juga Ketika libur panjang, Kita bisa saling mengunjungi. Hei, ini tidak terlalu buruk.” Tambah Jo menenangkan Mia.

“Terimakasih.” Ucap Mia tulus.

“Hei, terimakasih untuk apa?” Tanya Jo.

“Terimakasih karena Kau selalu ada untukku dan selalu mendukungku.” Jawab Mia tulus.

“Haha..Ya, Kita harus saling mendukung bukan?” Tanya Jo.

“Iya.” Jawab Mia.

“Mi, sepertinya jam istirahatku sudah habis. Aku akan kembali bekerja.” Kata Jo.

“Baiklah.” Jawab Mia.

“Aku merindukanmu. Ucap Jonathan.

“Aku juga. Jawab Mia kembali.

Untuk jawaban terakhir, Mia sungguh-sungguh. Ia memang benar-benar merindukan pria itu. Ia ingin menumpahkan semua bebannya di pelukan pria itu.

Panggilan itu berakhir, Mia kembali menghembuskan nafasnya. Ia tatap layar ponselnya seraya

bergumam,

“Kau pria yang sangat baik, mana mungkin Aku tega untuk menyakitimu.”

“Oke, Ayo kita selesaikan drama ini dengan baik.” Ucap Mia menyemangati diri sendiri.

Mia lalu mulai membereskan barang-barangnya dan memasukkannya dalam satu koper. Ya, seperti yang Alex bilang, sore ini mereka akan pindah rumah.

***

Untuk mengisi waktu luangnya hingga Alex pulang. Mia memutuskan untuk menghabiskan waktunya dengan membaca buku di kamar Alex.

Kelebihan dari kamar pria itu. Selain luas, kamar itu juga memiliki perpustakaan mini yang lumayan lengkap menurut Mia. Ya, Mia dan Alex sama-sama suka membaca buku. Mungkin, hanya itu kesamaan mereka.

Mia berjalan dan berkeliling. Menyentuh dan membaca satu-satu judul buku yang berada disana, rak itu dipenuhi dengan buku bacaan berat.

“Semuanya tentang bisnis.” Gumam Mia.

Sampai pandangannya berhenti dan jatuh kepada buku yang nampak berbeda dari yang lain. Buku itu nampak usang. Karena rasa penasarannya, Mia memutuskan untuk mengambilnya.

Namun belum sempat Mia mengambil buku itu sepenuhnya, tiba-tiba Alex datang dan mencekal tangannya. Membuat gadis itu menoleh kaget kearahnya. Alex kemudian meletakkan kembali buku itu, kembali ketempatnya.

“Apa yang sedang Kamu lakukan?” Tanya Alex dengan sorot mata tajam.

“A…aku hanya ingin membaca buku.” Jawab Mia gugup.

Hei, ada apa dengan pria di depannya ini. Mia hanya ingin membaca buku, bukan mau mencuri, Apakah pria di depannya ini harus bertanya dengan nada semenakutkan ini.

Alex yang melihat raut wajah Mia yang nampak curiga segera mengubah ekspresi wajahnya yang

sempat menegang.

“Ehmmm..” dehem Alex untuk mencairkan suasana.

“Apakah Kamu sudah selesai membereskan semua barang-barangmu?” Tanya Alex kemudian.

“Ya.” Jawab Mia singkat, seraya melirik buku yang sempat Ia ambil tadi.

Alex yang tahu arah pandangan Mia, buru-buru mengajak gadis itu untuk segera pergi menjauh dari sana.

“Kalau begitu ayo kita berangkat, Rega sudah menunggu Kita di bawah” Ajak Alex.

“Tunggu dulu, koperku.” Ucap Mia.

“Kopermu akan dibawa oleh Pak Ujang.” Jawab Alex cepat. seraya menggandeng tangan Mia, membawa gadis itu keluar dari kamarnya.

“Ada apa dengan buku itu.” Gumam Mia dalam hatinya.

***

Hi, terimakasih untuk para pembaca yang masih setia mendukung karya ini sampai sekarang. Author tahu masih banyak sekali kekurangan, terutama menyangkut waktu update yang tidak menentu. Karena akhir-akhir ini Author sangat disibukkan dengan masalah perpindahan pekerjaan dan rutinitas baru. oleh karena itu, mungkin kondisi ini akan terus berlanjut sampai akhir Januari nanti. tapi setelah itu Author akan berusaha untuk update secara rutin.

terimakasih atas pengertiannya semua.

Salam Hangat,

Miss Key

1
Dheana Rabbani Alghozy
cie....
Estin Toisuta
bagus ceritanya, semoga nanti aku bisa nulis cerita kayak gini
Saha w 😜
ayoo Miss, lanjutkan makin seru nih
jgn sampai terlalu lama ya jgn sampai nunggu 2 tahun lagi nih🤭🤭
Intanksm98
🥰
Intanksm98
🤣
Intanksm98
Aku dukung >_<
Jangan lupa mampir juga ya.
Nike Ardila Sari
Ceritanya seru😍
Baby Aisyah
lanjut kak 🥰
qeeraira
lanjuuuut ka 🤗🤗🤗
Q.Dleva.
hai kak Ak Sdh mampir Membawa Sejuta Like,Semngt trs berkarya 🦾
Miss Key
hehe... yuk ikutin terus kisah mereka
Nike Ardila Sari
Semangat trus Kak Author.❤
Miss Key: Terimakasih kak ❤
total 1 replies
semangat berkarya trus kk
rate,fav,like utk mu kk
qeeraira
akhirnya kebuka juga masalah dimasa lalu yang jadi prasangka salah paham antara Rega eve..
menang banyak neeeeh Rega 😁😁😁

lanjuuuut ka 🤗🤗🤗
Nike Ardila Sari
Hai, Kak😍
Miss Key: Hallo, hi, hai ❤🥰🥰🥰🤩
total 1 replies
LalaLolita
Halo kak, aku mampir 🤗 salam kenal ya... udh di fav novelnya tinggal dibaca dan likes likes 🥰
Miss Key: Thankyou, salam kenal juga ya...
Semoga suka and happy reading ya❤
total 1 replies
Ilmara
Hai kak mampir🤗 semangat nulisnya
Miss Key: Hi kak, terimakasih banyak ❤
total 1 replies
qeeraira
aku suka,, aku suka ka 🤗🤗🤗

lanjuuuut ka 🤗🤗🤗
penasaran kelanjutan Rega eve yang disini eve masih berprasangka dengan masalalu Rega
Wani Ikhwani
semangat 💪 ditunggu kelanjutannya 🤗
Miss Key: Terimakasih kak ❤🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!