Mira seorang gadis yang terpaksa harus mengubah penampilannya untuk menghindari pembulian yang terjadi padanya tapi bukanya terhindar dari pembulian malahan dia tambah di buly.
setelah dia masuk ke sebuah universitas yang cukup terkenal Mira bertemu dengan seorang pangeran kampus yang terkenal sangat play boy, seiring berjalannya waktu Mira memiliki rasa kagum pada pangeran kampus itu, tapi dia harus memendam rasa itu karena dia sudah mempunyai tungangan, hati Mira hancur saat mendengar kalau ternyata sang tunggangan ternyata selingkuh dengan Ratu kampus..
bagai manakah kisah selanjutnya dari Mira? apakah Mira bisa menerima kenyataan yang pahit itu dan harus rela melupakan tangannya yang sudah terjalin selama bertahun-tahun??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sarianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 8
" seorang anak kecil. " Jawab Lusi. " Kamu kemana aja sih di cariin juga? " Tanya Lusi.
Kini Mira sudah berada di depan rumah Viona, Mira pun masuk kedalam menuju tempat di adakanya pesta ulangtahun Viona.
" Wah banyak juga orang yang datang? " Tanya Mira pada dirinya sendiri.
" Tentu saja bayak orang yang datang. " Jawab Kania.
" Kan yang ulang tahun ratu kampus,jadi yang di undang banyak lah. " Sambung Meri yang tiba tiba menghampiri Mira.
" Ohhh gitu ya, Vionanya di mana ya aku mau kasih dia hadiah terus mau balik,karena ada urusan penting. " Kata Mira.
" Gak sopan banget sih, tunggu acaranya sampai selesai dong. " Kata Mery.
" Selamat malam para hadirin sekalian, di hari yang berbahagia ini, saya ingin memberitau bahwa ratu kita malam ini bukan hanya akan mengadakan pesta ulang tahunya, tetapi di malam yang bahagia ini dia akan melaksanakan sebuah acara pertunangan. " Kata MC .
Semua tamu pun bertepuk tangan dan bersorak.
" Oke,mari kita sambut ratu dan raja kita malam ini, silahkan nona Viona dan tuan Justin naik ke atas panggung. " Kata MC kembali.
Mendengar nama justin hati Mira terasa tersayat, air mata Mira turun tanpa ia minta, Mira terus terdiam dengan air mata yang mengalir hingga jatuh kelantai, Mery dan Kania yang melihat itu saling menatap dan kemudian pergi untuk menghampiri Viona diatas panggung.
" Ternyata benar dia tidak mencintaiku, lalu apa artinya pertunangan itu?, aku sudah memberikan apa yang dia mau dan sekarang dia meninggalkanku, apakah aku harus bertanya pada dia mengapa tidak membatalkan pertunangan ini dulu baru dia bertunagan dengan yang lain. " Batin Mira.
Mira tersenyum dan menghapus air matanya, kaki mira melangkah mendekat kearah panggung, Mira menatap sejenak wajah seseorang yang pernah datang dan memberikan harapan padanya kini bersama dengan wanita lain di depanya, Mira berjalan naik keatas panggung menghampiri Viona dan memberikan selamat.
" Selamat ulangtahun dan semoga kalian bahagia, ini kado dariku. " Kata Mira.
Mira memberikan kadonya dan di terima dengan baik oleh Viona, kemudian Mira berlanjut kearah Justin.
" Hai apa kabar Tin? " Sapa Mira.
Justin pun menengok kearah Mira karena familiar dengan suaranya, Justin terkejut ketika melihat Mira sedangkan Mira hanya tersenyum ramah tetapi air matanya tiba tiba jatuh saat melihat wajah Justin.
" Mira!, kamu ngapain di sini? " Tanya Justin.
" Aku menghadiri acara ulangtahun Viona. " Jawab Mira sambil mengusap airmatanya.
" Vi, kamu undang dia? " Tanya Justin.
" Iya, kan aku bilang mau undang satu kampus. " Jawab Viona.
" Kenapa kamu gak bilang ke aku atau ke mama papa kalau kamu mau tunangan lagi, dah bosan dengan aku? atau karena aku culun gak cantik kaya Viona? " Tanya Mira berturut turut.
" Buat apa aku bilang sama mama papa kamu kalau aku mau tunangan. " Jawab Juatin.
" Apakah pertunangan kita hanya berlaku jika paman Juna masih ada dan jika paman Juna sudah gak ada seperti sekarang semuanya berakhir, sekarang kamu jadi bebas karena Ayahmu sudah tiada bukan Justin? " Tanya Mira dengan air mata yang tidak bisa ditahan.
" Apa yang kamu bicarakan, securiti di mana mereka, panggilkan securiti. " Kata Justin.
" Kamu gak usah repot repot aku akan pergi karena urusanku sudah selesai dan aku akan kasih tau mama papa kalau pertunangan kita di batalkan saja. " Kata Mira.
" kalau begitu pergilah, kamu hanya menjadi pengganggu saja di sini. " Kata Juastin.
Semua tamu pun mulai bertanya tanya dan membicarakan Justin, Viona dan Mira.
" DASAR PRIA BREN***K, APA YANG BARUSAN KAU KATAKAN HAAA. " Teriak seorang wanita yang ternyata adalah Maudi adik kembar Mira yang baru saja tiba di indonesia.
" Yaampun siapa lagi ini, apakah kamu mengundangnya? " Tanya Justin.
" Aku tidak mengundangnya, tapi seperti pernah melihatnya. " Jawab Viona.
Kini tempat itu menjadi semakin ramai dan ribut, Maudi berjalan mendekati panggung dan langsung naik keatas panggung setibanya di atas panggung Maudi langsung menarik kerah baju Justin.
Sontak semua tamu langsung berteriak karena kaget dengan apa yang di lakukan oleh Maudi.
#penaAutoon
#penaAutoon