"kalau kamu melanggar kesepakatan kita maka kamu akan denda sebesar 1miliar.."
karena ingin menghindari perjodohan paksa yang dilakukan oleh ibu sambungnya Sean Wiratama ,duda tampan kaya raya melaksanakan pernikahan kontrak secara rahasia dengan Berliana.gadis cantik pemberani yang mengaku jago bela diri yang secara tak sengaja ia temukan dipinggir jalan.
penolakan demi penolakan sering ditunjukkan oleh berlian yang merasa terpaksa menjadi seorang istri diusia muda.namun ancaman yang diberikan oleh Sean membuat nyalinya ciut! dan terpaksa menjadi istri yang penurut.
bagaimana seru nya kisah pasangan beda usia itu ? akankah berlian yang masih menyandang status pelajar itu bertahan dengan pernikahan nya atau dia lebih memilih meninggalkan Leon?
yuk simak bareng!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon calondra gayatri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
isi perjanjian
Buk..buk...
Berlian memukul suami dengan bantal secara bertubi-tubi.dan Kenan langsung berdiri untuk menghindar.
"stop Lian ,lagian saya ini kan suami kamu. Apa salahnya sih?"
"gak, kita cuma nikah kontrak kan. jadi saya gak mau di tidur-tidurin sama om, keluar sana...keluar!"
teriak berlian histeris dan Kenan langsung berusaha menenangkan sang istri.
"oke,,,oke,,,saya akan keluar tapi tolong kamu berhenti berteriak. Karena saya gak mau tetangga rame-rame datang kesini. ntar saya dikirain menculik anak orang lagi."
"emang om udah menculik saya, menjebak saya..!" berlian melempar guling hingga mengenai suaminya.
"oke, saya keluar sekarang juga. Asal kamu aja ya tadi tuh saya gak ada ngapa-ngapain kamu sama sekali, cuma tidur disamping kamu aja.lagian saya gak tertarik sama kamu kan saya udah bilang kamu tuh gak seksi sama sekali."
Buk...
Guling satunya pun melayang dan Kenan menyeringai puas ,entah kenapa kemarahan berlian menjadi hiburan tersendiri baginya.
"keluar sekarang...!"
Perintah berlian dan Kenan segera membuka pintu dengan cepat.
"kamu jangan lupa makan udah malem, biar badan kamu berisi dan ada gundukannya ditengah" Kenan menunjuk bagian dadanya dan...
Bruk...
sebuah bantal lagi melayang ke arah pintu dan terdengar suara Kenan tertawa riang.
"dasar om-om mesum" teriak berlian meluapkan kekesalannya.
***
Tepat pukul sepuluh malam berlian melangkah menuju keruang makan, sebenernya ia enggan untuk menginjak tempat itu karena tak ingin bertemu dengan Kenan kembali.tetapi rasa lapar diperutnya terasa menyiksa. Mau tak mau, berlian harus mengisi perutnya yang sudah keroncongan.
Tak menyangka laki-laki yang ingin ia hindari Duduk manis dimeja makan sambil memegang ponsel ditangannya.berlian hendak berbalik, tetapi Kenan sudah terlanjur mengetahui keberadaan nya.
"ditungguin dari tadi baru nongol..!" sungut pria itu.
"loh, ngapain nungguin saya sih? Kalau om udah laper makan aja duluan!" ketus berlian.
"lah, saya kan sudah punya istri harus makan bareng-bareng dong. nanti siapa yang nyiapin makanan saya?"
berlian menatap tajam, tak suka mendengar pernyataan itu.
"saya kan bukan istri dalam arti yang sebenarnya. Jadi om gak usah nuntut banyak"
Tiba-tiba perutnya merasa kenyang setelah mendengar apa yang Kenan ucapakan.
"oh berarti kamu gak membaca dengan detail perjanjian kita. Kita memang menikah kontrak selama satu tahun. dan saya sudah berjanji tidak akan menyetubuhi kamu."
Berlian menutup kedua telinganya mendengar kalimat bugar itu.
"tapi kan kamu harus tetap menjalankan tugas seorang istri .salah satunya ,melayani kebutuhan suami seperti nyiapin pakaian saya, makan saya, nungguin saya pulang kerja."
"eits, stop...stop.. !Saya ingat banget itu semua gak ada di perjanjian kita !"
"oh ya, berarti kamu gak jeli membaca nya!"
Kenan membuka salah satu folder di ponselnya yang berisikan perjanjian yang telah ditandatangani berlian secara online.dam gadi itu langsung terbelalak membaca beberapa poin yang tertera di perjanjian itu. Persis seperti yang apa yang Kenan katakan,kalau ia harus melayani segala kebutuhan kenan. seperti sarapan,makan siang, makan malam, termasuk menyiapkan pakaian serta mengenakan pakaian Kenan setiap akan berangkat kerja.
"ini,,,ini gak mungkin deh! Waktu itu gak ada poin yang ini "
Berlian mencoba mengingat-ingat dan merasa tak pernah membaca perjanjian seperti itu, tapi sayang ia tak menyimpan salinan perjanjian yang telah ia tanda tangani.
"kamu lupa kali, namanya juga lagi panik jadinya main tanda tangan aja.ingat ya lian, perjanjian kita itu sah loh. Kalau seandainya kamu melanggar kamu harus membayar ganti rugi sebesar satu miliar."
Berlian terlihat pucat pipinya seperti tak dialiri darah lagi.
"kok banyak banget om dendanya?" tanya nya panik.
"makanya ,ikuti saja semua yang tertera di perjanjian itu. Kalau kamu gak sanggup membayar dendanya ! Sekarang, kamu siapkan makan malam untuk saya dan ikut makan disamping saya."
Walaupun rasa jengkel sudah memuncak hingga ke ubun-ubun. Berlian tetap menuruti perintah suaminya yang menurutnya sangat menyebalkan. Ia menyiapkan piring nasi serta lauk pauk untuk sang suami. Dan Kenan merasa sangat senang didalam hati, walaupun ia sama sekali tak mengekspresikan nya.
"sekarang kamu juga ikut makan." perintah laki-laki itu kemudian.
"saya sudah kenyang" tolak berlian.
"jangan membantah perkataan saya Lian , karena itu juga tercantum di dalam perjanjian."
Berlian kembali meneliti isi perjanjian yang sangat menyiksa itu. dan lagi-lagi benar apa yang dikatakan oleh Kenan.kalau ia harus menuruti apa yang pria itu perintah kan.
Ingin rasanya berlian berteriak kencang, dan mengobrak-abrik seisi meja makan untuk menumpahkan kekesalannya.tapi ia masih berusaha untuk menyabarkan hati, karena takut terkena sanksi seperti yang tertera di perjanjian.
alhasil ia pun menurut, menyantap makanan dalam diam. Yang terlihat sangat manis di mata kenan. Dan senyum kemenangan terbit dibibir pria itu. Senang rencananya berhasil, yang telah merevisi isi surat perjanjian tanpa sepengetahuan berlian.
***
Tak seperti pagi biasanya ,kali ini berlian bangun lebih awal. Persoalan perjanjian yang menyiksa.cukup menggangu pikiran nya membuat tidurnya gelisah. Alhasil, ia menyalakan alarm agar bisa bangun lebih pagi. Demi menyiapkan segala kebutuhan suaminya.
Ketika baru keluar dari kamarnya, berlian menajamkan pendengarannya khawatir mertuanya ataupun Siska lebih dulu datang, merecoki suasana paginya.namun tak terdengar suara apapun membuat berlian bergegas menuju kamar suaminya
Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, ia pun membuka pintu dengan cepat dan langsung terperanjat kala menyaksikan pemandangan yang tak biasa didepan mata.
"om kenapa handuk kan aja sih?"
Sungutnya ketika melihat sang suami yang baru keluar dari kamar mandi ,hanya mengenakan selembar handuk dipinggang.sedikit kagum akan bentuk tubuh atletis sang suami yang ternyata cukup seksi dan menggoda. Baru menyadari jika Kenan sangat tampan dan mempesona. Tapi kala mengingat laki-laki itu telah menjebaknya untuk menikah, berlian kembali merasa sangat jengkel.
"kamu yang asal main masuk aja, ketuk pintu dulu Napa? Sengaja ya pengen liat bentuk tubuh saya..!"
Kenan berkata dengan suara menggoda ,yang membuat berlian langsung membuang muka.berjalan cepat menuju ke lemari.
Gadis itu cukup takjub saat membuka lemari, ternyata Kenan mempunyai koleksi kemeja yang sangat banyak. Beraneka warna membuat berlian bingung warna apa yang cocok dipakai sang suami pagi ini.
Tanpa ia sadari Kenan telah berdiri persis dibelakang nya.tangan pria itu terulur hendak meraih sesuatu dari dalam lemari dan tiba-tiba saja...
"aaaaaaa..."
Berlian berteriak saat punggungnya bersentuhan dengan dada sang suami.
"om jangan macam-macam ya..!"
Ancamnya ,saat merasa Kenan seolah hendak memeluk tubuhnya dari belakang.
udh kelas XII jga kan ampun ceritanya Kya cewe desa
semakin lama semakin modis dong bukan malah semakin udik