NovelToon NovelToon
My Heaven

My Heaven

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:109.2k
Nilai: 4.4
Nama Author: Dewi tan

Cindy, seorang gadis biasa yang sederhana dan tidak pintar di sekolah, jatuh cinta terhadap Heaven, kakak kelasnya yang populer, pintar bermain musik dan juara umum di sekolah.

Ternyata Lisa sahabatnya, juga menaruh perasaan yang sama terhadap Heaven.

Akankah cinta yang tidak mungkin akan berbalas dan berakhir manis?

Mampukah Cindy bertahan melampaui setiap persaingan bahkan mempertaruhkan sebuah persahabatan.

Jarak dan waktu yang akan membuktikannya..

Cinta adalah bahagia melihat orang yang dicintainya bahagia.

- Cindy -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan di Rumah Andrew

Hari yang ditunggu tiba.

Siang itu dengan penuh semangat Cindy mengajak Lisa main kerumahnya. Rencananya Cindy mau kasih kejutan buat Lisa, Cindy mau ke rumah Andrew untuk mempertemukan Lisa dengan Heaven.

"Kak Andrew itu kakak kelas kita juga Lis, siang ini dia ngundang kita ke rumahnya..." Kata Cindy.

"Ada acara apa Cin...dia ultah hari ini...?" Tanya Lisa heran. Cindy hanya tertawa kecil menanggapinya.

Ketika sampai di rumah Andrew, betapa terkejutnya Lisa melihat Heaven juga ada di sana. Dengan spontan dia menarik tangan Cindy.

"Itu kan kak Heaven...kenapa dia juga ada di sana?...aku malu nih kurang dandan" Bisik Lisa perlahan. Tangannya sedikit gemetar. Mungkin dia agak grogi. Cindy cuma tersenyum menanggapinya.

"Udah ayo..! kita nikmati saja hari spesial ini..." Dengan cueknya Cindy kembali menggandeng tangan Lisa untuk masuk ke rumah Andrew. Lisa menunduk malu.

"Halo semua....! Waaah udah pada ngumpul kayaknya nih...enaknya kita ngapain ya..." Sambut Andrew yang tiba-tiba muncul dari balik pintu.

Di situ hanya ada mereka berempat, Andrew, Heaven, Cindy dan Lisa. Saat itu Lisa nampak sangat gugup sekali. keringat dingin mulai membasahi tangannya. Sementara Cindy bersikap cuek, namun di balik kecuekannya itu, hatinya sebenarnya juga berdebar-debar, entah mengapa. Namun, ia berusaha menyembunyikannya.

Heaven terlihat tenang sambil memetik gitarnya, terdengar suara indah dari lagu yang ia lantunkan, penampilannya cool dengan kaos oblong biru dan celana jeans biru juga, rambutnya di sisir tapi, saat itu Heaven kelihatan sangat tampan. Cindy melihat dengan terpesona, matanya berbinar-binar, sementara Lisa tertunduk malu, tidak berani melihat kearah Heaven.

Heaven tersenyum melihat kedatangan mereka.

"Halo kak Heaven, apa kabar nih...kenalin ya ini Lisa temanku...." Cindy memberanikan diri menyapa Heaven. Diam-diam Lisa mencubit tangan Cindy. Lisa kelihatan salah tingkah.

"Hai...ayo duduk disini, Andrew mau menjamu kita kelihatannya" Jawab Heaven lembut. Ternyata dia tidak se cuek yang dibayangkan Cindy selama ini. Heaven kelihatan sangat ramah dan hangat. Hati Cindy semakin berdebar, melihat mata Heaven yang teduh, namun ia berusaha untuk menepisnya.

Secara yg tidak sengaja Cindy duduk di samping Heaven. Padahal ia sudah mempersilahkan Lisa duduk disitu, namun Lisa menolak. Mungkin ia malu.

Mereka berempat duduk di sofa ruang tamu rumah Andrew. Sedari tadi Lisa hanya diam saja, mungkin ia gugup dengan suasana yang tidak pernah ia duga sebelumnya.

"Terima kasih teman-teman udah pada kumpul... kebetulan hari ini aku ultah...yaah..kita pesta kecil-kecilan lah...malu udah tua he he he..." Andrew membuka pembicaraan.

"Waah ... asyik nih kita makan-makan!" Celetuk Cindy polos. Spontan mereka yang ada disitu tertawa geli.

Saat itu Heaven nampak tersenyum. Baru tau Cindy Heaven begitu manis kalau tersenyum, dari dekat wajahnya sangat tampan. Selama ini dia hanya melihat dari jauh. Hati Cindy semakin berdebar-debar.

Beberapa saat kemudian datang pembantu Andrew, membawa banyak makanan dan minuman. Mereka makan dengan gembira sambil berbincang panjang lebar.

"Cindy, temanmu ini kok dari tadi diem aja, lagi sariawan ya...?" Tanya Andrew di sela-sela makannya. Lisa nampak gugup.

"Lisa, ngomong dong!" Cindy menyenggol pinggang Lisa. Lisa hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Cindy baru tau ternyata Lisa sangat pemalu dengan cowok.

"Wah...ini cuma aku sama Cindy aja yang ngobrol...yang lain pada ngantuk ya kekenyangan...ini baru ronde pertama lho...di belakang makanan inti belom keluar..." Kata Andrew menggoda.

"Oya...kak Heaven kan suaranya bagus...pinter main gitar dan piano kan...nyanyiin dong buat kita kak.." Tiba-tiba Cindy nyeletuk. Heaven tampak sedikit kaget.

"Hmm...baiklah...aku nyanyikan satu lagu ya buat kalian..." Akhirnya Heaven mengambil gitar yang ada disampingnya. Suaranya sungguh amat merdu. Cindy dan Lisa terpukau, Andrew mondar-mandir sibuk mengurusi makanan.

Tanpa terasa mereka nyanyi-nyanyi dan ngobrol sampai menjelang malam.

Setelah acara di rumah Andrew usai, mereka berpisah satu sama lain. Heaven pulang naik motornya, sementara Lisa mampir kerumah Cindy yang memang dekat sekali dengan rumah Andrew.

"Lis, kamu kenapa sih dari tadi diem aja? bukannya kamu harusnya senang aku sudah berusaha untuk deketin kamu sama kak Heaven" Cindy agak bersungut-sungut saat akan mengantar Lisa ke depan gerbang rumahnya. Lisa menggenggam tangan Cindy.

"Maafin aku Cin...aku malu...gak tau kenapa aku jadi grogi benget...gak pernah mimpi bisa dekat dan ngobrol sama kak Heaven...sebenarnya dalam hatiku aku bahagia banget...trimakasih ya udah usaha buat bantuin aku dekat dengan kak Heaven. Kamu memang sahabat terbaikku Cindy..." Lisa memeluk Cindy dengan erat.

"Aku senang sahabatku bahagia...tapi jangan sampe terlalu pemalu juga Lis... kamu kan pintar...manis juga...cobalah untuk lebih percaya diri...aku akan mendukungmu..." Tanpa sadar Cindy menitikkan air mata. Cindy tidak tau malam ini dia bahagia atau sedih. semuanya bercampur menjadi satu.

*****

1
Mukmini Salasiyanti
ttp semangat, Thor.....
author malu malu yaaa
kyk lisa.. hihihihii
Mukmini Salasiyanti
Klop!!!!!!!!? 🤣👍
Mukmini Salasiyanti
Baca novel kl gk baper, gk puas rasany... 🤣🤣🤣🤣
eits.. tergantung novel nya...
Mukmini Salasiyanti
Tommy sorry.....
please....
See u later.....
Bye..... 😭😭😭😭😭
Mukmini Salasiyanti
Ampyunnnnn Thor...
sangat apik....
bahasamu lugas.. alurnya tenang, mendebarkan....
TeOPe!
maaf, baru mampir..
baru nemu sih.... 😘💪👍
Mukmini Salasiyanti
hmmmm
kabar duka....
begitu dalam cintamu, cin...
syaluutttttt
Mukmini Salasiyanti
baik bgt si Rachel...
Mukmini Salasiyanti
mewek jg aquuuuuuuuu
😭😭😭😭😭👍👍👍
Mukmini Salasiyanti
😭😭😭😭
Mukmini Salasiyanti
sahabat untuk selamanya....
hati.... cinta...
mana bs dipaksa....
Mukmini Salasiyanti
OMG!?!!!!!!
Mukmini Salasiyanti
sad ending kyknya. nih...... 😭
Mukmini Salasiyanti
🤕😵‍💫😭
Mukmini Salasiyanti
ok...
bersaing sehat dong!!!
Mukmini Salasiyanti
tuh cin...
nasihat ortu paliiiing botul!!!!
Mukmini Salasiyanti
hadehhh
makan tak. nyenyak..
tidur tak enak.... 😁😍🤣
Mukmini Salasiyanti
Aishhhhhhhh
Cinta dlm diam...
Hmmm cin...
bgmn? menyerah skrg?
ternyata,,, dia cowok idaman byk siswi
Mukmini Salasiyanti
welcome, cindy....
Semangat hayukkkk
KS. Kananta
semangat nulisnya thor
Andrew sadboy..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!