NovelToon NovelToon
Aisyah Bukan Istri Mandul

Aisyah Bukan Istri Mandul

Status: tamat
Genre:Angst / Dosen / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: teh ijo

Aisyah yang tak kunjung hamil membuat mama mertuanya memberikan dua pilihan paling berat. Aisyah harus memilih antara berpisah dengan suaminya atau tetap bersama tetap harus menerima jika suaminya menikahi wanita lain.

Sungguh hancur hati Aisyah. Dia tidak bisa memilih salah satu pilihan yang diberikan oleh mama mertuanya. Bagaimana bisa dia berpisah dengan suaminya, sementara Aisyah sangat mencintainya. Apalagi jika harus merelakan berbagi suami dengan wanita lain. Jelas saja Aisyah tidak sanggup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teh ijo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Perceraian adalah satu-satunya jalan tengah ketika sebuah pernikahan sudah tidak bisa dipertahankan. Kini setelah hampir dua Minggu tak bertemu, pasangan suami-istri yang dulunya terlihat sangat bahagia dan sangat harmonis harus dipertemukan di pengadilan agama untuk menyelesaikan masalah mereka.

Berkat dukungan dari sang Kakak saat ini Aisyah bisa kuat dan tegar saat harus berhadapan dengan Azam. Pria yang sebentar lagi akan menjadi mantan suaminya itu terus-menerus memohon kepada Aisyah untuk mencabut tuntutannya dan melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah mereka.

"Ais ... tolong cabut tuntutan ini! Aku tidak mau bercerai denganmu. Ais ... tolong dengerin aku, Ais!" Azam terus memohon pada Aisyah agar wanita itu mencabut tuntutannya.

Adam yang berada dibelakang Ais langsung menarik lengan Ais ke belakang dan saat ini Adam-lah yang berhadapan dengan Azam. Melihat Adam telah ada didepannya, membuat Azam terdiam tanpa kata.

"Azam ... aku sangat menyesal karena mempercayai kamu. Aku pikir kamu bisa menjaga adikku seperti aku menjaganya. Namun, apa yang kamu lakukan kepada adikku? Kamu membiarkan dia pergi begitu saja. Bahkan kamu sama sekali tidak mencarinya dan hanya berjalan 3 hari dari kepergian Ais dari rumahmu, kamu langsung melakukan pernikahan dengan wanita lain. Apakah itu yang dikatakan tanggung jawab. Sungguh aku kecewa kepadamu, Azam! Aku sebagai seorang kakak tidak rela jika adikku menderita. Jadi bagaimana ceritanya, perceraian ini akan tetap terjadi!" urai Adam panjang lebar.

Azam tak berkutik saat harus berhadapan dengan Adam, kakak iparnya. Dia hanya tertunduk lemah tak berdaya. Bahkan seketika nyalinya hilang begitu saja.

"Mas Adam, maafkan aku. Aku telah gagal untuk menjadi seorang suami," ucapnya dengan lemah.

"Azam ... seharusnya kamu meminta maaf kepada istri kamu, bukan aku! Karena dia adalah orang yang kamu sakiti. Tapi kamu tenang saja, kami semua sudah memaafkanmu, tetapi tidak untuk mencabut tuntutan perceraian ini. Perceraian akan tetap berlangsung!" ujar Adam dengan tegas.

Aisyah yang berada di belakang Adam hanya bisa penahan air matanya agar tidak membasahi pipi. Dia merasa jika keputusannya untuk berpisah dengan Azam adalah keputusan yang paling tepat, karena Aisyah merasa jika Azam telah berubah dan Aisyah juga tidak melihat Azam yang mencintainya.

"Mas Azam ... maafkan aku. Meskipun diantara kita masih ada cinta tetapi aku tidak bisa bertahan dengan orang yang telah menduakanku. Semoga dengan perpisahan ini ke depannya hidup Azam bisa segera diberikan momongan. Sampaikan salamku pada Iza."

"Zam, semoga kamu tidak menyesal karena telah menyakiti ketulusan Ais!" tambah Adam.

Setelah merasa tidak ada yang ingin dibahas lagi, Adam langsung membawa Aisyah untuk menjauh meninggalkan Azam. Tidak ada gunanya untuk berada di dekat pria yang sama sekali tidak mempunyai tanggung jawab seperti Azam.

Cinta yang pernah bersemi didalam hati kini harus pupus begitu saja. Semua hancur lebur tak bersisa saat hakim mengatakan pasangan suami istri itu telah resmi bercerai. Tak ada drama yang mengharuskan mereka untuk bermediasi karena sekali ketuk palu keduanya telah resmi dinyatakan bercerai. Hanya air mata yang mengiringi keputusan pak hakim. Namun, sebisa mungkin berusaha untuk tetap tegar.

"Ais ... jangan menangis! Kamu tak pantas untuk menangisi pria seperti Azam! Ingatlah kamu masih muda. Mas yakin masih ada pria yang akan menerimamu apa adanya. Dan itu adalah jodohmu yang sebenarnya!" ucap Adam untuk menyemangati sang adik yang saat ini sudah resmi menjadi seorang janda muda.

"Iya Mas. Aku tidak akan menangis lagi!" Aisyah pun langsung mengusap jejak air matanya.

...****...

1
Lala Al Fadholi
hadeuh cari mati lu hanafi
💖💕 Hope Dien❣️💝
sabian ini tiap kali bertemu dgn wanita cantik jantungnya psti berdetak cepat😅🤣😂
Saya Sayekti
alibi..sok polos
Yuseva Eva
ini ceritanya selesai atau masih jeda...kenapa berakhir dengan poster2 novel...
tidak jelas...endingnya
Heny
Hadir 👍
Ayu Galih
lanjuut kak
Hamidah Hamidah
bian tu cocoknya sama zura, ngapsin sih luna msu sama brondong
yuyunn 2706
Thor bukannya bian msh SMA ya? kok udah dijodohin kan msh sekolah
yuyunn 2706
untung Ais sudah cerai dr Azam, ternyata keinginan pnya anak dilatar belakangi warisan
Hamidah Hamidah
masa ga bisa pesan ojekonline
Hamidah Hamidah
dasa benalu
yuyunn 2706
lanjut Thor n tetap setia
Dewi Ink: Hallo ka, ijin sharing🙏 karya Novelku yang berjudul:
180 Hari Menjalani Wasiat Perjodohan.
Siapa tahu suka, terimakasih😊
total 1 replies
Hamidah Hamidah
dih azam gak punya sikap, ðengan mudahnya berpaling
Yati Syahira
azam banci tdk berani ambil sikap bela istriya
Nani heri Upitarini
by tipox sampe bingung kl baca,maksudx apa?
Ahmad Risqi
Luar biasa
👑🇷‌🇦‌🇹‌🇺‌ ᵗʸᵖᵒ
njrir typo lagi 😂
👑🇷‌🇦‌🇹‌🇺‌ ᵗʸᵖᵒ
kenapa jadi mandi 🗿
Endah Hadijah
lanjut..thor tetap semangat
Nurul Pky
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!