NovelToon NovelToon
Belenggu Mertua Toxic

Belenggu Mertua Toxic

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:56k
Nilai: 5
Nama Author: QueenMama

Memiliki kecantikan dan kepintaran saja tidak cukup untuk membuat ibu mertuanya senang padanya. Elleana Bella, seorang wanita karier dan juga ibu yang baik untuk putranya.

Namun ia selalu di cap sebagai menantu yang buruk oleh ibu mertuanya, bahkan suaminya pun selalu memojokan dan menyalahkan dirinya dalam segala hal dan selalu membenarkan kata-kata ibunya.


Bagaimana cara Bella menghadapi sikap toxic ibu mertuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon QueenMama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Semakin hari semakin banyak luka yang Bella rasakan dalam hatinya, hingga akhirnya ia mulai berpikir untuk pergi dari rumah yang penuh kutukan itu.

Ia ingin bangkit dan berlari dari rasa sakit dan keterpurukan yang semakin membelenggu hati dan pikirannya. "Aku harus bisa merubah segalanya, aku tidak boleh terus seperti ini dan aku tidak ingin putraku mendapatkan dampak negatif dari ego suami dan mertuaku." Ucap Bella penuh semangat membara.

Namun saat ini Bella belum bisa melakukan hal yang ia inginkan. Bella sudah tak memiliki apapun lagi, tabungannya sudah terkuras habis untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Karena sampai saat ini ibu Maya lah yang memegang kendali keuangan rumah itu, sedangkan Abimana hanya menuruti segala perintah dan permintaan ibu nya saja.

Bella akan menunggu sampai waktunya tiba, karena ia tidak ingin pergi dari rumah itu tanpa membawa putranya. Bagi Bella, Zayn adalah hartanya dan separuh jiwa nya Bella tak ingin membuat hidup putranya menderita dengan membawanya pergi tanpa memiliki uang sedikit pun.

"Aku sudah lelah mas menuruti keinginan hati kalian, aku bukan boneka yang bisa kalian permainan sesuka hatimu. Aku hanyalah insan biasa aku juga punya batas kesabaran dalam hatiku, aku tak mampu menahan segalanya sendiri mas." Bella meratapi kesedihan nya sendiri kini ia merasa sudah tak ada lagi tumpuan untuk tetap terus berada di rumah itu.

Rumah yang dulu bagaikan surga untuk Bella kini berubah bagaikan neraka yang mengurungnya dalam luka dan kepahitan hidupnya.

Hari sudah semakin larut kini Bella pun masuk ke dalam kamar putranya memeluk putranya yang sudah tertidur dengan erat. "Maafkan mama sayang jika suatu hari nanti kita mama harus membawamu pergi jauh dari papamu." Ucap Bella mengecup puncak kepala putranya dengan penuh kasih sayang.

Sudah tak ada harapan lagi bagi Bella untuk bisa meluluhkan kerasnya hati ibu mertua dan juga suaminya yang kini berubah dingin padanya. Apapun yang Bella lakukan saat ini hanyalah untuk putranya saja, demi Zayn Bella mampu bertahan melewati segala rintangan dan ujian yang menghantam hidupnya.

"Aku harus segera mencari pekerjaan yang bagus agar aku bisa dengan cepat meninggalkan rumah ini tanpa khawatir." Walau hari sudah sangat larut kini Bella mulai mempersiapkan segalanya untuk melamar pekerjaan esok hari. Tekatnya untuk meninggalkan rumah itu sudah bulat hanya menunggu waktu yang tepat untuk membawa putranya pergi.

"Tunggu saja Bella, semua luka ini akan segera berakhir." Gumam Bella menguatkan dirinya sendiri.

Setelah selesai dengan pekerjaannya, kini ia pun mulai merebahkan tubuhnya yang lelah dan bersiap untuk menyambut hari esok.

Di dalam kamar Abimana menunggu kedatangan istrinya yang tak kunjung datang. "Ckk... Dia pasti marah dan tidur di kamar Zayn lagi." Abimana mendengus kesal dan menutupi wajahnya dengan bantal.

***

"Sudah siang begini apa istrimu masih tidur Abi?" Tanya ibu Maya pada putranya yang sudah terlihat segar dan bersiap untuk berangkat bekerja.

"Biarkan saja bu, mungkin dia lelah." Jawan Abimana yang tak ingin membuka paginya dengan pertengkaran.

"Kamu itu ya, jadi suami lemah banget. Harusnya kamu kasih tahu istrimu jangan jadi pemalas, harus gesit!" Cerocos ibu Maya yang tak sependapat dengan ucapan anaknya.

"Terus aku harus bagai mana bu?" Tanya Abimana dengan wajah bingungnya.

"Ya kamu ajarin dong bagai mana jadinya istri yang berbakti pada suaminya. Jangan mentang-mentang dia pernah sekolah tinggi dan tinggal di kota hingga ia melupakan tata cara menjadi istri. Itulah kenpa dulu ibu tidak setuju kamu menikah dengan gadis dari kota, kehidupan mereka terlalu bebas Abi." Ibu Maya mulai sesi ceramah paginya.

Bella yang mendengar kata-kata yang di ucapkan ibu mertuanya hanya diam dan mendengarkan nya di balik pintu, hatinya merasa sangat sedih dan terluka namun ia berusaha sekuat mungkin untuk tidak menangis.

"Apakah aku masih kurang menjadi seperti yang ibu inginkan? apa masalahnya jika aku berasal dari kota, bahkan selama ini aku masih bisa menuruti semua keinginan ibu, apa masih belum cukup pengorbananku selama ini? padahal aku sudah mengorbankan segalanya. Aku sudah berusaha tapi kenapa usaha ku tak pernah terlihat di matamu." Batin Bella berteriak ingi sekali ia meluapkan semua kata-kata itu, namun semuanya sangat sulit bagi Bella dan hanya ia katakan dalam hatinya saja.

Bella selalu berusaha memiliki hati seluas samudra, namun nyatanya usahanya tetap sia-sia saja. Ibu mertuanya tetap tidak menyukainya dan terus mendorong Abimana untuk menekan batinnya.

"Ma, sedang apa mama disini?" tanya Zayn yang kini menatap wajah mamanya yang sedikit pucat.

Bella tersenyum mengelus rambut putranya dengan lembut. "Tidak apa-apa nak, mama nunggu Zayn, apa Zayn sudah siap?"

"Sudah ma," seru Zayn dengan semangat menuntun mamanya.

"Pelan-pelan saja nak." Bella tersenyum melihat tingkah putranya yang semakin menggemaskan di mata Bella.

"Biarkan aku saja yang mengantar Zayn." Ucap Abimana yang kini menggendong putranya.

"Tidak perlu mas, aku akan ke pasar jadi aku sekalian saja yang mengantarkannya." Bella sedikit gugup, ia tidak bisa keluar rumah dengan bebas jika tidak bersama putranya.

"Aku juga akan mengantarkan mu sekalian." Jawab Abimana yang kini berlalu begitu saja meninggalkan Bella yang masih berdiri di tempatnya.

"Tapi mas, tumben sekali mas Abi mau mengantarkan aku biasanya." Gumam Bella lirih kini ia mulai melirik ibu mertuanya yang menatapnya dengan penuh kebencian.

"Ibu Bella pergi dulu ya." Pamit Bella dengan sangat sopan.

"Ya, ingat! belanja sesuai kebutuhan, jangan boros-boros kamu tahukan sekarang hanya putraku yang bekerja." Ucap Bu Maya dengan wajah sinisnya.

"Iya bu akan Bella usahakan untuk bisa berhemat."

Kini ibu Maya pun mengulurkan tangannya pada sang menantu untuk memamerkan cincin baru yang di belikan putranya. Namun Bella hanya mencium tangan ibu mertuanya tak memperhatikan gerak-gerik ibu Maya saat ini.

"Bella berangkat bu, assalamualaikum." Ucap Bella yang kini melenggang pergi meninggalkan ibu Maya yang terlihat kesal.

Bukan Bella tak tahu apa maksud ibu mertuanya, namun ia sengaja menutup mata untuk terus menjaga hati dan pikirannya dari sifat iri dan dengki.

Dalam perjalanan tak ada obrolan apapun di antara sepasang suami istri itu. Baik Bella ataupun Abimana sama-sama terhanyut dalam pikirannya masing-masing.

Setelah lama terdiam kini Bella mulai melirik suaminya yang sedang pokus menyetir. Bella ingin sekali bertanya namun ia ragu, takut jika suaminya akan marah padanya terlebih saat ini masih ada Zayn disana.

"Sebaiknya aku bicara dengan mas Abi setelah selesai mengantarkan Zayn ke sekolah saja." Batin Bella bergumam.

Bersambung

1
Sri Wahyuni
males nerusin bacanya, tokoh utamanya mlenyek
Azalea New
Luar biasa
Anonim
Thor, maaf ya ak mo kritik. Ko bella jd perempuan bodoh. Udh tau di sakitin, ngmgnya kuat n siap idup hny dgn anakny. Tp blk lg blk lg. Jd kesannya membosankan crtny. Dan utk cerai. Ga perlu ttd pihak pria jg cerai tetap resmi jika hakim ud kabulkan gugatan. Jd pengetahuan utk mendukung jalan cerita mohon di gali dl thor.
Jue
Lebih baik bercerai saja dengan lelaki jahat seperti ini .
Gadis Sandman
Karena pake bahasa sehari2 aku jadi gampang ngerti! Lanjut thor!
SugaryHeaven
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
SugarplumChum
sukses selalu authorr 🤗🤗 aku selalu mendukung mu
CandycaneMissy
jadi penasaran,lanjut Thor semangat,Jan lama-lama ya,ceritanya bikin ku jadi kepo banget,seru dah,tambahin yg baper juga dong
Nightingale Soakage
semangat up nya thorr
RainbowSweety
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
enjouecollectif
Hai 🙋 Aku datang lagi nih.. Dengan membawa semangat dan dukungan.. Ayo barengan berkarya dengan hati suka cita,dan jaga kesehatan selalu.
Garden Rose
Benar-benar debest deh kalau baca karya kakak. Moodbosterku :*
TwilightQueenbee
Thor ada lanjutannya kan? *Ada sayang ada!! Tuh kan si author bikin gemes deh! :*
Cakrabirawa Tarihoran
walau badai menghadang, aku tetap setia menunggu cerita-ceritamu thor
floufrouu
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
SugaryHeaven
aku enggak suka digantung thor!
Winda Utami
Thor aku jarang banget nih komen di karya org, tapi aku gregetan mau komen disini soalnya ceritanya bagus dan aku kepo parah sama lanjutannya!!!
monsoonblooms
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
CandycaneMissy
Aku kepo banget lanjutannya gimana Thor! Plis jangan lama-lama ya!
girl gang goodies
aaa thanks Thor ma bonus nya makin sayang author deh😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!