NovelToon NovelToon
Istri Tengil Tuan Presdir

Istri Tengil Tuan Presdir

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:542.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Kim99

Kiara Aleema Jaleela, 25 tahun. Perempuan berparas cantik yang memiliki penampilan urakan. Kiara terpaksa menikah dengan seorang pria pilihan ayahnya. Yups, karena sebuah perjodohan, Kiara dipaksa menerima duda yang umurnya 10 tahun lebih tua darinya.

Awalnya Kiara menolak perjodohan tersebut. Kabur dari rumah, sampai dia dipertemukan dengan pria gagah nan tampan yang sebenarnya adalah calon suaminya sendiri.

Singkatnya pernikahan itu terjadi, Kiara menjalani hari-harinya seperti biasa, jangan harap dia akan menurut kepada suaminya, karena itu sangat sulit.

Seiring berjalannya waktu, Kiara mulai menyukai sosok Habibie yang menjadi suaminya. Muncul benih-benih cinta dalam hatinya sampai dia bertekad untuk memenangkan hati Habibie.

Namun, sebuah fakta mengejutkan membuat Kiara menjadi ragu. Pria yang paham dan mengerti tentang agama itu nyatanya masih sangat mencintai istri pertamanya. Lantas, akankah Kiara berhasil meluluhkan hati sang suami? Atau justru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim99, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Kiara Nakal

Malam harinya, Kiara masih tidak bisa tidur, perempuan itu hanya memperhatikan baju haram yang sepertinya itu adalah lingerie, cukup cantik. Ya iya, ini pasti sutra asli, potongannya tidak terlalu terbuka. Lingerie panjang, hanya saja dengan tali mie yang sangat kecil. Jika Kiara memakainya, sudah bisa dipastikan jika dia akan terlihat cantik, seksi dan elegan disaat bersamaan.

Perempuan itu tersenyum menyeringai. Ia menyambar lingerie tersebut kemudian berlalu ke kamar mandi. Tidak harus menunggu lima menit untuk membuat Kiara keluar dari sana. Bahkan sekarang, Kiara telah berdiri di depan cermin, menarik ikat rambutnya kemudian mencium ketiaknya barangkali ada bau bawang putih.

"Eummm ... masih wangi." Dia tergelak sendiri. "Ya kali ketek orang cantik bau busuk."

Merapikan rambut sudah selesai. Kini Kiara memakai lotion diantara tangan dan juga kakinya. Yakin penampilan sudah cetar membahana, Kiara pun keluar dari kamar, berjalan mengendap-endap ke lantai atas. Ini sudah cukup malam, jadi Kiara pikir, orang-orang rumah sudah tidur.

Perempuan itu awalnya ingin masuk ke kamar Habibie. Akan tetapi, saat melihat pintu ruang kerja pria itu terbuka, Kiara mengurungkan niat dan berbalik arah, banting setir ke kanan untuk menemui majikannya yang brengsek itu, ini pemikiran Kiara sih.

Oke lanjut ....

Pintu ruangan itu sangat berat akan tetapi tidak ada suara sedikit pun saat dia menggesernya. Dan ... apa yang Kiara targetkan ada di depan mata. Sedang sibuk dengan laptop dan juga tengah menyeruput sesuatu, apakah itu susu? Kopi? Bandrek atau Bajigur? Tidak ada yang tahu.

"Ekhemmmm!"

Kiara berdehem setelah berpose ala-ala model majalah dewasa. Perempuan itu sama sekali tidak takut Habibie menghukumnya karena dia masih berpikir kalau Habibie lah dalang dari baju-baju lucnut yang tadi dia terima.

Byurrrr!

"Uhukkk!"

Kelopak mata Habibie terbelalak. Kopi yang sedang dia minum menyembur keluar dan jangan lupakan saat ia tersedak dan tidak bisa menghentikan batuk nya. Pria itu menatap Kiara seolah kesulitan untuk sadar.

Mengetahui hal tersebut, Kiara menyeringai. Ia berjalan semakin mendekat dan malah menyandarkan bokongnya di tepian meja kerja Damar. Tubuhnya mulai membungkuk, menatap Damar dengan senyum nakal.

"Apa ini yang kau inginkan!" pekik Kiara dengan nada tiga oktafnya.

Habibie langsung terperanjat, ia terjengkang sehingga jatuh dari kursi. Buru-buru dia memalingkan wajah, tidak ingin melihat dosa itu untuk kedua kalinya.

"Apa yang kau lakukan, Kiara!" pekik Damar tak kalah kencang.

Kiara berdecih kesal. Perempuan itu berjalan mengitari meja, menghampiri Habibie yang sudah berdiri tapi engan untuk melihatnya. Pria itu munafik atau bagaimana, pikir Kiara. Ia duduk di atas meja kerja Habibie kemudian menarik kaos yang dikenakan pria itu sehingga Habibie kini berdiri tepat di depannya.

"Jangan sok suci, Tuan Habibie. Kau yang memberikan aku lingerie ini! Jika bukan karena kau ingin melihat ku mengenakannya? Lalu apa?"

Kiara berbisik di samping telinga pria itu dan Habibie masih sama, memantung dengan kedua tangan terkepal. Wajahnya? Jangan ditanyakan. Habibie telah berubah menjadi tuan crab dalam beberapa menit saja.

"Jadi, maksud Tuan yang terhormat apa? Ingin saya naik ke atas ranjang Tuan?"

"Kiaraaaa!" teriak Habibie membuat perempuan itu terlonjak. Kini Habibie bisa menatap wajah di depannya dengan rahang mengetat dan mata merah menyala. "Jangan mengatakan kalimat menjijikkan seperti itu! Seburuk-buruknya saya, saya tidak akan pernah sudi untuk mengundang perempuan yang bukan mahram saya ke atas ranjang! Kau pikir kau itu siapa? Saya tidak pernah membelikan baju seperti itu!"

Kiara tergelak. Dia mendorong tubuh Habibie kemudian turun dari atas meja. "Maling mana mau berteriak maling. Siapa yang akan menyangka jika Tuan Habibie, laki-laki yang sangat paham agama memiliki pemikiran kotor seperti ini. Najis tau enggak. Gue benci laki-laki kayak lo!"

Bughhhhh!

Kiara mendorong dada Habibie dengan lengannya kemudian melenggang pergi.

"Stop!" teriak Habibie saat Kiara akan membuka pintu ruangan itu. Tanpa mereka sadari, sejak tadi, Bi Arum, Devi dan Mang Agus ada di sana. Di dekat pintu mendengarkan perkelahian mereka.

"Jangan menuduh orang tanpa bukti! Saya bisa pastikan, kalau tuduhan kamu itu adalah tuduhan tidak berdasar."

Kiara pun berbalik, dia berdiri tegak, berpangku tangan kemudian menganggukkan kepala meminta Habibie untuk membuktikan perkataannya.

Pria itu mengambil ponsel, menelpon seseorang dan menghidupkan loud speaker.

"Assalamu'alaikum, Tuan. Ada apa?" tanya Ali di sebrang telepon.

Habibie tersenyum menyeringai. "Wa'alaikumssalam, Ali. Saya ingin menanyakan perihal pakaian yang kamu beli. Ada beberapa yang kurang pantas, apa kamu sengaja membelinya?"

"Mohon maaf, Tuan! Saya juga tidak mengeceknya satu persatu. Seperti apa yang Tuan katakan, saya hanya memesan set pakaian daily rutin untuk perempuan. Mungkin mereka yang berinisiatif."

Habibie menganggukkan kepalanya mengerti. "Baiklah, Ali. Terima kasih. Assalamu'alaikum!"

"Sama-sama, Tuan. Wa'alaikumssalam!"

Habibie kembali menutup teleponnya. Dia menatap Kiara seolah mengatakan kalau Kiara memang telah salah paham.

Namun, perempuan di depannya itu tidak mengeluarkan ekspresinya sama sekali. "Kalian adalah laki-laki. Kalian pasti sudah bersekongkol 'kan! Dasar ba*ingan!" ketus Kiara. Perempuan itu langsung membuka pintu dan membantingnya kasar.

Blam!

"Astagfirullah .... Dia benar-benar bukan manusia," keluh Habibie seraya memijat tulang hidungnya.

"Hebat ya si Neng Kia, baru kali ini kita denger Tuan dibilang bajingaan sama orang!" Devi menggeleng-gelengkan kepalanya heran.

"Eishhhhhhh ... lain kitu atuh. Yang aneh itu, kok bisa Tuan setenang ini?" keluh Bi Arum.

"Mungkin Tuan udah nyiapin gergaji buat manipulasi Neng Kiara."

Bi Arum dan Devi mengerutkan kening. Kalimat Mang Agus ini terlalu tidak nyambung.

"Apa hubungannya gergaji sama manipulasi ari kamu, Gus?" tanya Bi Arum.

"Itu, buat motong-motong Neng Kiara."

Plakkkk!

Satu geplakkan mendarat di lengan Mang Agus. "Itu mah mutilasi atuh ontohod, lain manipulasi. Astagfirullah ... gelo maneh, Mang!"

1
$4D ALONE "-"
anjing banget Habibi kont*1
Ary hartini
novel udah lama.tp baru baca..lucu bikin ketawa..bikin nangis sedih juga.awalnya yg kiara pergi itu sempet kesel knp ketemu lg.pas yg pergi ke2 ikutan maki2 si abie.syukurin syukurin...
seru pokoknya bikin emosi naik turun..novel2 kim99 very good
Tunggul Nogo
Ngga ada terjemahan dr Sunda ke indonesia,, jadi bingung /Frown/
dhena
mata seperti nya kena bawang nieh bacanya sambil mewek
El Sazita
kok cerita nya sedih banget sih
jdi mewekk🥲
Amyy Amyy
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt/
Nurlaila Elahsb
kenapa juga ada si Humaira ,,ya KL mau bantu ya bantu aja lah Gibran gk usah juga di nikahi ,,si Abie juga rada sakit ya!!yg sudah berlalu ya sudah lah...hadeh..
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Nurlaila Elahsb
jodoh kang Gibran dh ready say
Nurlaila Elahsb
kayak nya seru nih, baru mampir Thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Priskha
jgn buat Kiara meninggal dong thor kasihan ijinkan dia hidup bahagia bersama klg kecilnya kasihan dia sdh lama hidup menderita tanpa kasih sayang
Priskha
wis tinggalin aja tuch si Habibie jd laki kok ndak tegas
Priskha
aq kok jengkel sm Habibie ya sdh diberi kesempatan 2x msh mau buat ulah lg pingin aq tonjok aja tuch mukanya ndak ada kapoknya
Priskha
gentleman kmu Gibran aq salut dg pengorbananmu demi keutuhan rmh tangga kakakmu kmu rela mempertaruhkan kebahagiaanmu
Priskha
pinter agama tp akhlak minim ndak rasa klau sdh nyakitin hati istrinya 🙄🙄🙄🙄
Priskha
anjayy ngakak hbs aq thor smp keselek terbatuk2 🤣🤣🤣🤣🤣
Priskha
pantesan aja ayahnya Kiara bludrek lihat kelakuan anaknya spt itu awas nanti jd Hypertensi trs stroke lho ayah...yg sabar aja anggap aja hiburan 😂😂😂😂
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Rita susilawati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maryana Fiqa
baru pertama baca sudah bikin sakit perut,betul betul kami kyara ya🤣🤣🤣
Martina Arvia
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!