NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Menjadi Istri Kedua Seorang Mafia

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: ririn dewi88

"Aku tidak suka perempuan pembangkang "

"Kalau kau tidak suka perempuan pembangkang seperti ku maka lepaskan aku sialan, aku pun tidak mau ada di sini aku tidak mau bersama kalian apalagi aku tidak mau menjadi istri kedua ataupun pembuat anak untuk kalian berdua, lepaskan aku, aku pun tak sudi tinggal di sini"

"Bermimpilah karena semua itu tidak akan pernah terjadi kau sudah aku beli maka seluruh hidupmu ada di tanganku kau mati ataupun hidup ada di tanganku, jika aku belum mengizinkanmu untuk mati maka kau tidak akan pernah mati"

"Persetanan denganmu"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 aku tidak suka

Untuk kedua kalinya Bella kembali makan bersama suami istri ini mereka begitu mesra dan saling suap menyuap dirinya hanya bisa menontonnya saja, sudahlah biarkan saja mereka seperti itu namun Bella tak sengaja saat akan mengambil buburnya malah terpelanting ke arah muka wanita itu Bella malah tersenyum bukannya mau minta maaf.

"Kau ya kurang ajar "

Bella masih saja tertawa "Adi lihat dia, lihat dia malah mentertawakan ku, dan bukannya kau akan menghukumnya kenapa dia masih satu meja makan dengan kita lalu dia ini melakukan kesalahan untuk yang kedua kalinya, pasti dia sengaja Adi kenapa kau tidak menghukumnya "

Adi membersihkan dahulu wajah istrinya lalu menatap kearah Bella "minta maaf "

Bella malah memakan kembali buburnya "Bella minta maaf " teriak Adi sambil berteriak.

Namun kembali Bella mengacuhkannya dia malah makin lahap saja memakan makanannya, namun saat akan menyiapkan buburnya kembali tangan Bella ditarik oleh Adi dan dibawa kearah istrinya dan didorong sampai Bella tersungkur dikaki Ziva.

"Minta maaf " sambil menekan bahu Bella.

Bella yang memberontak tak bisa melawannya karena tenaga laki laki itu begitu kuat, sampai sampai bahunya sakit, tapi tenang saja Bella tak akan kalah begitu saja, dirinya tak akan mau meminta maaf "tidak aku tidak Sudi, aku tidak mau meminta maaf, "

Adi makin menekan bahunya namun Bella masih saja tak bergeming dan masih dengan egonya yang kuat, Adi yang kesal membawa kembali Bella menggusurnya ke lantai atas dan memasukkan Bella ke dalam kamar mandi

Lalu tanpa aba-aba Adi menyalakan shower dan membiarkan Bella diguyur oleh air Bella sudah berontak namun bahunya ditahan untuk terus bersandar ke arah tembok "lepaskan aku air ini begitu dingin"

Namun Adi masih saja diam dia tidak mendengarkan kata-kata Bella "tolong lepaskan aku, aku sudah tidak kuat ini dingin sekali lepaskan aku"

Adi mendorong Bella dan langsung keluar kamar mandi lalu menguncinya, Bella dengan cepat berlari namun kalah cepat oleh Adi "tolong keluarkan aku, tolong " teriak Bella sambil menggedor-gedor pintu

"Aku tidak akan mengeluarkanmu sebelum kau meminta maaf pada istriku aku tidak suka perempuan pembangkang"

"Kalau kau tidak suka perempuan pembangkang seperti itu maka lepaskan aku sialan, aku pun tidak mau ada di sini aku tidak mau bersama kalian apalagi aku tidak mau menjadi istri kedua ataupun pembuat anak untuk kalian berdua, lepaskan aku, aku pun tak sudi tinggal di sini"

"Bermimpilah karena semua itu tidak akan pernah terjadi kau sudah aku beli maka seluruh hidupmu ada di tanganku kau mati ataupun hidup ada di tanganku jika aku belum mengizinkanmu untuk mati maka kau tidak akan pernah mati"

"Persetanan denganmu"

Bella langsung merosot dan memeluk dirinya yang kedinginan, dirinya celingak-celinguk mencari sesuatu untuk menghangatkan dirinya namun tidak ada handuk ataupun apapun di sini dingin sekali sangat dingin sekali sampai-sampai bibirnya bergetar, airnya seperti air es.

Bella melihat ke arah bathtub lalu menyalakan air hangat dia baru ingat ada air hangat dengan cepat Bella mengisinya sampai penuh dan setelah itu masuk ke dalamnya cukup hangat tapi apakah dirinya akan terus di sini sampai dibukukan pintu, dirinya tidak akan mau meminta maaf pada perempuan itu sampai kapanpun, tidak akan pernah lebih baik mati daripada harus meminta maaf pada dia karena hal sepele saja.

Bella memejamkan kedua bola matanya untuk menenangkan pikirannya rasanya ingin menangis tapi dirinya tidak mau cengeng dan terlihat lemah di hadapan siapapun, meskipun di hadapan dirinya sendiri dirinya tidak mau terlihat lemah biarlah seperti ini kita lihat dirinya sendiri akan kuat sampai kapan.

**

Sera yang melihat Bella ditarik paksa ke atas langsung pergi ke kamar Bella namun malah berpapasan dengan tuannya "jangan kau biarkan perempuan itu lepas biarkan dia diam di kamar mandi. Sebelum aku sendiri yang memerintahkan untuk membukanya maka kau jangan pernah membukanya"

"Tapi Tuan kasihan nona Bella belum benar-benar sembuh dia masih sakit dan butuh perawatan"

"Salah dia sendiri karena tadi membangkang ku maka itu adalah hukuman untuk perempuan yang sulit untuk diatur, biarkan dia di dalam sana dan kau jangan pernah membukanya ingat itu aku tidak suka kalau kau ikut campur dalam urusanku"

Sera hanya bisa menganggukan kepalanya daripada dirinya dipecat. Ya sudahlah lebih baik ikuti apa saja yang Tuannya mau. Adi langsung pergi dari kamar Bella dan berpapasan dengan istrinya "bagaimana sayang apakah kau sudah memberi pelajaran pada perempuan itu apakah dia sudah mau meminta maaf padaku"

Adi mencium kening Ziva perlahan "sudah aku hukum aku akan pergi bekerja dulu kau diam di rumah dan jangan keluar rumah jangan keluyuran terus"

"Baguslah jika kau sudah menghukumnya aku senang sekali, aku akan diam di rumah seperti apa yang kau mau"

"Baguslah sayang aku pergi dulu"

Untuk kedua kalinya Adi mencium kening istrinya lalu pergi begitu saja sedangkan Ziva yang sudah melihat Adi pergi masuk ke kamar dan bersiap-siap dirinya akan hangout bersama Zea menghabiskan waktu bersama-sama, sejak kapan dirinya bisa diam di rumah tidak akan pernah bisa dan suaminya tidak boleh melarang dirinya pergi ke mana-mana.

"Sera, sera kemarilah "teriak Ziva

Sera dengan tergopoh-gopoh segera menghampiri nyonya dan menundukan kepalanya "ada yang saya bisa bantu nyonya"

"Seperti biasa jika Tuan menanyakanku, kau bilang aku ada di rumah dan awas saja kau jangan pernah berbicara macam-macam pada Tuan aku harus pergi sekarang dan terburu-buru dan satu lagi jangan pernah kau manjakan perempuan itu pokoknya kau selalu awasi dia jangan sampai dia kabur juga"

"Baik nyonya saya akan melaksanakan semua perintah dari nyonya"

"Baguslah"

Ziva langsung pergi meninggalkan Sera, sedangkan Sera langsung pergi ke kamar Bella kembali. Dia mengetuk pintu kamar mandi "nona apakah nona di sana baik-baik saja"

Bella yang mendengar suara Sera begitu senang "aku di sini kedinginan Sera, tetap saja aku sudah memakai air hangat untuk menghangatkan tubuhku tapi akhirnya dingin kembali apakah kau bisa membuka pintunya aku ingin keluar, ini begitu dingin dan aku butuh sesuatu untuk menghangatkan tubuhku."

"Maafkan aku nona Tuan tidak membolehkan aku untuk membuka pintunya bahkan kunci kamar mandi dibawa oleh Tuan aku tidak bisa membukanya dan aku juga tidak mempunyai kunci cadangan semua dipegang oleh Tuan"

"Dia begitu egois dan jahat aku kedinginan di sini aku ingin keluar dari sini Sera tolong aku"

"Maafkan aku nona aku tidak bisa melakukan apa-apa"

Setelah itu suara Bella tidak terdengar kembali.

1
Qaisaa Nazarudin
UDAH SAMPAI SEJAUJ INI BABNNYA, TAPI ALURNYA MASIH AJA JALAN DITEMPAT,AKU AJA BACA LOMPAT2,KU PIKIR MASALAHNYA UDAH KELAR,EHH TERNYATA MASIH KE ITU ITU AJA MASALAH..MAFIA TAPI GOBLOK NIN BEGO, MAFIA TAPI LEMBEK,MAFIA TAPI GAK TEGAS... CKKK MENGGENASKAN SEKALI ALURNYA...
Qaisaa Nazarudin
Kau salah mencari lawan.. Heran aja aku dia yg menghendaki semua ini terjadi,Malah dia yg marah2 tidak terima kenyataan 🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Lha ku pikir langsung kabur udah tau rumah lagi sepi,malah nonton tv,Kalo novel babnya sampai ratusan begini,udah pasti Alurnya BERTELE-TELE, kebanyakan DRAMA ikan terbang..🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
wwuueeekkk Apa Adi gak tau kalo Isteri nya punya selingkuhan di luar,Katanya Mafia,Kok BODOH bin BEGO,Gak ada niat untuk menyelidiki isteri nya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
MAKA bukan MAKAN.. beda lho maksudnya ya Thor..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Adi sudah menyukai Bella dari Pertama kali ketemu, Berarti CINTA PANDANGAN PERTAMA nih...😄
Qaisaa Nazarudin
Mampir Thor 🙋 nyimak
Nur Lela
luar biasa
Tarmi Widodo
good job bela
Anhy Salewa
keren
Anhy Salewa
ayahx keren dari mafia begi
Dia Amalia
mampir thor
Anhy Salewa
semoga TDK bertemu LG mafia bego
Syifa Nur
di bab 55 yang Bella nangis sumpah aku nangis ke bawa perasaan
Anhy Salewa
mafia goblok masi mau SM istri celup sana sini
Syifa Nur
kalau Bella bisa main senjata seperti pistol dll?
Anhy Salewa
Alvaro LG sudahlah ngapain ingat pacar yg TDK brguna
Anhy Salewa
mafia oo. masa TDK tau kelakuan bini
Moms Kania
🤣🤣🤣
nyonya
mengerikan adi🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!