NovelToon NovelToon
Suamiku Pinky Boy

Suamiku Pinky Boy

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:191.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sisca Nasty

"Apakah kaos kaki pink ini milik anda, Tuan?"

Rosita tidak pernah menyangka, kalau pria gagah yang ia kagumi ternyata menyukai warna pink. Walter yang kini menyandang sebagai ketua mafia Black Dragon harus menahan malu ketika Rosita memanggilnya dengan sebutan Pinky Boy.

Akankah Walter membiarkan wanita yang sudah membuatnya malu tetap hidup? Apa yang akan terjadi jika pada akhirnya, Walter yang jatuh cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sisca Nasty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SPB. Bab 8

Walter tiba di lokasi lebih dulu. Pria itu memperhatikan anak buahnya yang ikut sebelum memandang ke depan lagi. Senjata api telah siaga di genggaman. Kapan saja musuh muncul, dia telah siap untuk bertarung. Namun, satu hal yang membuat Walter sedikit tidak tenang. Fabio tidak juga muncul. Padahal sudah hampir 15 menit mereka tiba di lokasi. Biasanya Fabio tidak pernah terlambat seperti ini.

"Apa Bos Fabio tidak bisa keluar karena Nona Lara melarangnya?" gumam Walter di dalam hati.

Karena tidak mau terus menerus memikirkan tentang Fabio, akhirnya Walter kembali mengamati gedung yang ada di hadapannya. Bangunan itu adalah bangunan sekolah yang sudah tidak terpakai. Kebakaran besar membuat bangunan sekolah itu tidak terpakai lagi. Karena bekas bangunan sekolah, markas musuh yang mereka amati kali ini memiliki banyak jendela dan dikelilingi pagar.

Sekilas di lihat memang tidak ada sesuatu yang menarik di sana. Tidak banyak orang yang tahu kalau sebenarnya bangunan itu sekarang digunakan sebagai tempat eksekusi orang-orang penting. Pemilik bangunan itu adalah mafia yang tugasnya sebagai pembunuh bayaran. Sasaran mereka kali ini adalah orang terdekat dari Fabio. Hingga akhirnya, Walter harus turun tangan langsung sebelum orang tersebut celaka.

"Ada berapa orang di dalam?" tanya Walter. Ia mengambil teropong dan mengamati orang-orang yang berjaga di depan gerbang.

"Sekitar 20 orang, Bos. Mereka menggunakan MG-42," jelasnya.

Walter mengeryitkan dahi. Senjata yang di pegang musuh bukan main-main dahsyatnya. Bagaimana tidak. MG-42 dapat mengeluarkan 1.200 peluru per menitnya. Jika tidak pandai menghindar dan bersembunyi, bisa-bisa Walter dan pasukannya mati konyol dalam misi malam ini.

"Setiap senjata memiliki kelemahan. Termasuk senjata canggih yang kini mereka gunakan," jawab Walter dengan santainya. Sepertinya pria itu telah menyimpan cara untuk mengatasi serangan peluru dari musuh.

Tiga mobil sedan berwarna hitam muncul. Walter mengeryitkan dahinya dan berusaha melihat wajah orang yang ada di dalam mobil. Wajahnya semakin serius ketika dia melihat sosok yang akan mereka lindungi ada di salah satu mobil sedan tersebut. Misi akan di mulai. Ada atau tidak adanya Fabio. Karena memang sejak Fabio menikah, Black Dragon telah jatuh ke tangan Walter. Semua pasukan akan patuh dan tunduk atas perintah Walter.

"Ikut aku lima orang. Sisanya tetap di sini dan lindungi kami dengan sniper," perintah Walter.

"Baik, Bos."

Walter melangkah maju dengan langkah yang cepat namun tetap hati-hati. Ketika musuh sudah tidak lagi terlihat. Ia terus saja memperhatikan kanan dan kiri. Sniper telah berjaga-jaga. Walter melangkah di titik yang selalu kelihatan oleh para sniper miliknya.

"Awas, Bos!"

DUARR DUARR

Walter yang lebih dulu menembak ketika seorang pria muncul secara tiba-tiba. Walau mereka berhasil mengalahkan pria tersebut, tetapi mereka justru mendapat masalah baru. Suara tembakan itu telah terdengar oleh semua orang yang ada di dalam markas. Kini semua orang keluar ingin menangkap seseorang yang mereka anggap sebagai penyusup.

Sniper mulai menembak. Itu menandakan kalau keadaan tidak lagi aman. Walter dan lima pasukan yang ikut bersamanya bersembunyi di balik pagar yang dipenuhi rumput. Mereka harus bisa mengalahkan musuh yang muncul agar bisa masuk ke dalam dan menyelamatkan target.

"Bos, saya akan selalu melindungi anda," ujar salah satu pasukan. Walter menggeleng. Pria itu tidak pernah mau merepotkan apa lagi sampai mencelakai orang lain. Ia akan selalu berdiri di depan untuk melindungi semua orang yang sudah ia anggap keluarga tanpa peduli dengan keselamatan dirinya sendiri.

"Saya akan maju dan mengalahkan mereka semua!" ucap Walter penuh percaya diri.

Ketika beberapa kali menembak, Walter merasa sakit pada bagian tangannya ketika mengangkat senjata apinya ke depan. Wajar memang. Karena memang baru hitungan jam saja dia tertembak. Bukannya istirahat, kini justru pria itu harus bertarung lagi melawan musuh. Siapapun orangnya, pasti akan merasa lelah. Tetapi, walau sedang dalam keadaan sakit. Walter tetap bersikap profesional. Dia bertarung seolah dirinya baik-baik saja.

"Bos, awas!" teriak pasukan yang di bawa Walter. Walter kali ini kebingungan. Musuh muncul dari arah depan, belakang dan samping. Sniper terus saja menolong mereka. Namun, jumlah sniper yang di bawa Walter juga tidak sebanding dengan musuh yang harus mereka hadapi.

Di detik di mana Walter mulai bingung. Fabio muncul bersama pasukan yang lebih banyak lagi. Senyum mengembang di bibir Walter ketika melihat bos nya itu muncul dengan senjata canggih. Ternyata sebuah status pernikahan tidak menghalangi seorang Fabio untuk turun tangan melawan musuh.

"Apa kau terluka?" tanya Fabio ketika melihat darah yang merembes di baju Walter.

"Tidak, Bos," jawab Walter penuh semangat.

DUARRR

Baru saja Walter mau menembak, tiba-tiba sebuah peluru mendarat di perutnya. Pria itu mematung memandang wajah Fabio. Awalnya Fabio tidak sadar. Orang yang menembak Walter adalah penembak jitu yang tidak tahu dimana keberadaannya.

Walter menunduk dan memegang darah yang mengalir. Fabio menunduk sebelum melebarkan kedua matanya. Pria itu sangat syok melihat keadaan orang kepercayaannya yang tiba-tiba saja menjadi sangat serius.

"Walter, bertahanlah!" ujar Fabio.

Samar-samar Walter masih bisa mendengar dan melihat Fabio. Namun, lama kelamaan semua berubah gelap hingga Walter tidak lagi sadarkan diri.

"Walter!" Fabio menembak musuh yang ingin menembaknya. "Bawa dia ke mansion!"

"Baik, bos!"

Fabio memilih untuk memimpin pasukan dan menuntaskan serangan mereka malam ini. Lima orang yang bersama Walter tadi membawa Walter menuju ke mobil. Salah satu dari mereka segera menekan nomor dokter Alfred. Mereka tidak membawa Walter ke rumah sakit. Di dalam mansion Fabio juga sudah dilengkapi dengan fasilitas yang sama persis dengan rumah sakit. Mereka hanya perlu bantuan dokter saja.

1
Ran Aulia
👍👍👍👍👍
terimakasih author , tetep manis manis seru 😍😍😍
Tara
wah.. secara pink itu lambang kewanitaan. jangan2.. boss besar ACDC yach.. 🤭.. banyak kok orang belok yg gagah nan s3xy.. ups😅🤗🥰🙏
Novi Yantisuherman
Calon dokter Al nih mehhh Wkwkwkwk
Kiki Sulandari
Akhirnya Messy bisa terselamatksn atas bantuan dari kenalan Dokter Alfred
Walter & Rosita juga berbsha gia
Apakah Dokter Alfred & Messy berjodoh?
Kiki Sulandari
Akhirnya Walter & Messy selamat ....walaupun harus mengorbankan banyak anggota Black Dragon yg gugur karena ledakan bom....
Kiki Sulandari
Messy berhasil menyelamatkan Walter dengan menembak tangan Felix
Tapi Felix tak mati
Lalu,apa yg akan terjadi?
Penasaran.....
Kiki Sulandari
Jebakan apa yg telah dibuat Felix
untuk Wa.lter?
ApakahWalter & Messy dapat kembali dengan selamat?
Kiki Sulandari
Ternyata Felix merupakan salah satu mantan Black Dragon & mempunyai dendam pada Walter
Akankah terjadi duel antara Walter & Felix?
Kiki Sulandari
Penssaran banget sama si Felix......
Kiki Sulandari
Walter mengenal Felix
Ada persoalan apa antara Walter & Felix?
Kiki Sulandari
Siapa Felix?
Apa hubungan Messy & Felix?
Messy....kau masih misteri
Aily Nursehati
Akhirnya masih up LG cerita nya...
Aku lebih suka baca karya mu yg mafia gini Thor 🤗
Kiki Sulandari
Ternyata tujuan Messy adalah untuk menguasai harta Walter
Tapi mengapa Messy berbohong pada Rosita tentang penyebab wafatnya orang tua nereka?
Kiki Sulandari
Untung saja Rosita berani bertanya pada Walter
Apa yg akan dilakukan Walter untuk mengetahui tujuan tindakan Messy yg sebenarnya
Kiki Sulandari
Rosita,apakah kau masih ragu untuk menceritakan semuanya?
Kiki Sulandari
Tindakan Rosita pada Messy sudah benar
Apa reaksi Walter,ketika mendengar tcerita Rosita tentang peristiwa yg telsh menimpa orang tuanya?
Kiki Sulandari
Apakah benar semua hal yg dikatakan Mesy pada Rosita?
Atau Mesy memutar balikkan fakta & berbohong pada Rosita?
Kiki Sulandari
Teka teki yg belum terjawab
Apa yg terjadi dengan orang tua Mesy & Rosita?
Dan apa hubungannya dengan Walter?
Kiki Sulandari
Romantisme Walter....sungguh tak terduga❤️❤️❤️
🅰️Rion bee 🐝
wuaah welcome back babang walter..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!