NovelToon NovelToon
AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Bunga Alika

Sabira seorang gadis cantik dari desa berusia 20 tahun yang bermimpi mempunyai suami seorang Ceo seperti karakter di novel kesukannya, akan kah mimpinya jadi kenyataan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunga Alika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Keesokan paginya seperti biasa Sabira mengerjakan tugas rumah, terlebih dahulu ia membersihkan rumah selanjutnya membantu Ua nya menyiapkan sarapan di dapur.

"Neng tolong cuciin ini sayurannya"

"okee wa, menu sarapan pagi ini apa wa??"

"Kata ibu,katanya pagi ini mau sarapan sayur sop, ayam goreng sama sambel, ehh tambah goreng kerupuk juga"

"Orang kaya mah sarapannya juga beda ya, di kampung mah cuman sama bala-bala gehu aja tambah leupeut aja udah weh (bakwan goreng dan lontong)"

"Ya iya atuh neng, cuman singkong bakar sama teh anget juga nikmat luar biasa"

"Neng mah suka singkong bakar di campur gula merah buatan emak, Neng jadi kangen emak pasti jam segini teh lagi nyiapin sarapan buat abah"

"Udah di telpon belum emak sama abah nya?"

"Belum, Neng ga punya paket wa, ya ampun hampir aja Neng lupa" Sambil tepok jidat

"Kenapa Neng ?" Ua nampak bingung

"Mas Regan teh punya hutang sama Neng"

"Hutang apa masa iya, majikan punya hutang sama pegawai nya"

"Malem teh mas Regan minta di buatin kopi, satu gelas seratusribu katanya, tapi malem mas Regan teh ga bawa uang, jadi di bayarnya hari ini"

"Meni mahal,kopi apa satu gelas seratusribu"

"Kopi item dengan sedikit gula ,karna kalo gulanya kebanyakan nanti kemanisan, apalagi  yang buatnya orangnya manisnya kebangetan kaya Neng Bira bisa-bisa kena penyakit gula"

"Ada-ada saja kamu mah Neng"

"Nanti aja we di tanyainnya sama Neng sekarang mah fokus masak dulu" ucap Bira

"Iya sok cepetan nanti keburu turun semuanya sarapan belum siap lagi"

"siaaapp ua ku sayaanngg"

Mereka pun segera menyelesaikan masakan untuk sarapan pagi.

***

"Menu lengkap hari ini mah sarapannya" Revan melihat masakan di atas meja

"Iya,request papa kalian"

"Wahh Regan suka kalo gini"

"Ayo kita sarapan dulu, pagi ini kita ada meeting kan" Timpal pak Anton

Mereka semua menikmati sarapan pagi mereka dan makan dengan tenang,hanya terdengar bunyi sendok beradu dengan piring.

"Revan, Regan kalian mau berangkat bareng papa" Ucap pak Anton selesai sarapan

"Revan bareng aja deh pah, mobil Revan masih di bengkel"

"Regan berangkat sendiri saja pah"

"Oke kalo gitu papa sama Revan berangkat duluan ya"

"Iya pah"

"Mamah anterin pah"

Semua orang sudah ke depan tinggal Regan sendiri di meja makan, melihat Regan sendirian Bira langsung saja menghampirinya,takut Regan keburu pergi.

"Mas Regan mana " sambil menengadahkan tangan

"Apa ??" Pura-pura lupa

"Mas Regan jangan pura-pura anemia ya, mas Regan udah janji mau bayar uang kopi"

"Ckkk,amnesia bukan anemia" ketus Regan

"Iya, pokok na mah itu lah"

"Ini " menyodorkan uang seratusribu

"kok segini ???"

"Memangnya mau berapa ? aku bilang satu gelas seratusribu"

"Kan malem teh mas Regan ngutang, katanya pagi-pagi mau di bayar tiga kali lipat, kalo ga di bayar tiga kali lipat emangnya mas Regan mau bisulan"

"Enak saja,ku pikir gadis lemot sepertimu yang tidak akan ingat"

"Kalo masalah uang mah Bira  ga bakal lupa atuh,apalagi hari ini Bira mau beli paket mau  nelpon emak sama abah, Bira udah kangen terus Bira juga mau belanja di toko sape'i pasti lagi banyak promo sekarang"

"Ini " Regan memberikan uang merah lima lembar

"Banyak-banyak teuing marah ya di tagih sama Bira" Bira merasa tidak enak.

"Itu bonus untukmu anggap aja hari ini aku sedang baik"

"Aduh makasih ya mas Regan, Bira serasa di kasih nafkah sama suami " Senyum-senyum sambil menutup muka

"Apa ??"

"Ehh,ga papa makasih ya mas Regan yang ganteng nanti kalo mau bikin kopi minta sama Bira aja ya,lumayan kan satu gelas seratusribu juga"

"Tidak mau aku rugi" ucapnya ketus

"Ihh meni gitu ke Bira teh, ga papa nanti mah di diskon sama Bira ya hehe "

Regan langsung pergi membalikan badan sambil tersenyum, dia tidak mau kalo Bira sampai melihat senyumnya.

"Dadahh mas Regannn makasih ya "

"Dasar bocah" sambil tersenyum

***

1
jiu
gak salah gak bener juga hahahah
Aska Zakaria
judulnya apa
Bunga Alika: Tambatan Hati Timmy
total 3 replies
juwita
aduh sama bira jujur banget🤣🤣
juwita
org tua bira di kampung g di kasih tau ya bira udh melahirkan. ko g ada ceritanya klo mrk dtg menengok cucunya
juwita
walo pun udh hampir 17 thn tp ttep msh ingat rasa mulasnya sakit pinggangnya. rasa itu hilang setelah lihat baby kita keluar
juwita
aq suka cerita gini yg konfliknya ringan. udh kenyang bc yg konfilk berat apa lg pelakor sm CEO arogan. jg pingin yg ky gini bisa ketawa bcnya sangat menghibur
juwita
🤣🤣🤣🤣
juwita
jd ngiler jg pingin mie ayam. cm susah di sini g bisa kmn"klo pesan online kdg g sesuai dengan yg di inginkan😔😔😔😔
juwita
siap bc bira cus lgsg ke kisah Revan dn Yura dl
juwita
untung pake Y coba pake i 🤣🤣🤣🤣
juwita
klo bira ubur-ubur mknya ringan. klo Yura tayo pasti berat.
juwita
klo ua kulsum tetehnya hrs panggil teteh ato euceu. jgn panggil nama g sopan🤣🤣
juwita
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
juwita
Alhamdulillah bira ngangkat derajat org tua. 😘😘
juwita
tomboy atuh klo cwek mirip papa nya, mah🤣🤣🤣
juwita
hamidun tuh ratu ubur-ubur 🤣🤣
juwita
emg enak di kerjain ratu ubur-ubur 🤣🤣🤣
juwita
ya ampun bikin ketawa ini suami istri 🤣🤣
juwita
Luar biasa
juwita
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!