NovelToon NovelToon
Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Misteri / Fantasi Timur
Popularitas:78.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yoake-Sama

[Cover buatan salah satu pembaca baik hati yang mau membuatnya]


"Namaku Yaoma aku hanyalah bocah kecil, yang hidup bahagia, setidaknya itu menurutku sampai kehancuran akibat para Dewa di langit terjadi...."

"Peperangan para Dewa terlalu menghancurkan dunia, ibuku yang seorang Dewi kembali ke langit dan berusaha menghentikannya..."

"Tapi dia tidak pernah kembali, dan senyuman kebahagian keluargaku tidak pernah lagi terlihat..."

"Aku yang masih kecil terkadang berpikir begini 'Apa semua masih bisa kembali?' yah meski setelah melihat fakta hari itu harusnya mustahil yah."

(Authornya jarang off, sorry kalo jarang baca komen + ini novel uji coba. Semoga menikmati)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoake-Sama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8 "Ilusi Neraka"

Chapter 8

Ilusi Neraka.

Di singgasana Hades.

"Dambala dikalahkan dengan 1 serangan yah, sepertinya lebih dari dugaanku yah kekuatannya, tapi apakah berikutnya dia juga bisa melewati gerbang kedua yah, aku akan menunggumu jika kau berhasil," ucap Hades di singgasana dengan instingnya yang mengatakan Dambala telah kalah.

Disisi lain, di depan gerbang kedua Yaoma sedang berjalan menuju gerbang berikutnya.

Di depan gerbang kedua.

"Berikutnya yah, kira kira siapa lagi lawan yang kuat disini yah," tanya Yaoma sembari berjalan ke gerbang kedua.

"Dia datang!" peringatan salah satu suara di dalam gerbang yang dituju Yaoma.

"Yah, aku juga merasakannya" jawab suara lainnya dari ruangan itu.

Yaoma memukul gerbang kedua itu dengan pukulan dari kepalan tangannya sampai gerbang itu hancur meski ia tidak mengucapkan skill apapun.

"Sekarang siapa lawannya!?" tanya Yaoma sambil memasuki ruangan itu.

"Sake No Gensho : Mirage!" ucap salah satu suara dengan mengaktifkan skillnya.

Yaoma melihat sekitar ruangan itu yang kosong dan hanya ruangan yang seperti tempat mewah dengan pilar-pilar di ruangan itu.

"Dimana musuhnya?" tanya Yaoma dengan kebingungan.

"Sake No Gensho : Ilusion World!" ucap salah satu suara mengaktifkan sebuah skill.

Seorang gadis kecil muncul dihadapan Yaoma secara tiba-tiba, seakan baru saja menyatu dengan ruangan tersebut.

"Entah kenapa bau sake," gumam Yaoma dengan merasakan aroma sake.

"Yah, intinya jadi kau lawan__"

"Kau sudah kalah!" peringatan gadis itu secara tiba-tiba dengan senyuman yang jahat.

Tanpa sadar tangan hitam menahan kaki Yaoma dan tangan Yaoma dari tanah.

"Apa!?" tanya Yaoma dengan panik dan kebingungan karena secara tiba-tiba dia tertangkap tanpa dia sadari.

Ryuka Minamoto.

[The Ilusion]

"Sebelum kau kalah aku perkenalkan terlebih dahulu diriku, namaku Ryuka Minamoto. Komandan ke 14 "Sang Ilusi" dan orang yang ada di belakangku adalah__"

"Aku saja yang perkenalkan diri Ryuka!" potong gadis lain yang ada disitu yang sedang mengarahkan tangannya pada Yaoma.

"Baiklah, silahkan!" izin Ryuka pada gadis itu dengan menatapnya dengan tersenyum puas.

"2 orang..?" tanya Yaoma melihat mereka berdua.

"Kokumajutsu : Kuro Ente!" gadis itu mengarahkan tangannya dan menyerang Yaoma dengan sebuah bola api hitam yang seukuran genggaman tangannya.

"Bola apinya lebih kecil daripada Dambala?" gumam Yaoma.

"Api itu lebih panas 5 kali daripada api biasa loh..!" gumam Ryuka sambil melihat Yaoma yang di serang oleh gadis itu.

"Terbakarlah!" perintah gadis itu pada apinya yang menyerang Yaoma.

Api itu terkena Yaoma dan dengan sangat cepat menyebar ke seluruh tubuh Yaoma yang membuatnya dengan cepat terbakar namun tangan yang menahannya tidak terbakar.

"UARGHHHHH!!!" teriak Yaoma tanpa henti karena tubuhnya terbakar.

Misaki Adrameleck.

[Fighter Ilusion]

"Kupernalkan diri, namaku Misaki Adrameleck. komandan ke 13 'Sang Petarung Ilusi' dan selamat menikmati api itu selama 5 jam!" ucap Misaki memperingati Yaoma yang berteriak tanpa henti terbakar.

Sesuai dengan perkataan Misaki, Yaoma terbakar selama 5 jam dan tersadar kembali di dunia nyata dengan penuh keringat dan kelelahan.

"Hah... hah... hah...," Yaoma kelelahan dengan apa yang baru saja dia alami, tapi tempat di dunia nyata tidak ada yang berubah dan tidak ada satupun bekas terbakar ataupun tangan hitam yang menahannya.

"Sudah kalah? bagaimana rasanya dunia ilusiku dan combinasi kami berdua, wahai anak tuan?" tanya Ryuka dengan merendahkan Yaoma.

Yaoma tak dapat menjawab apapun karena masih syok dan kelelahan dan bahkan ia tak sanggup menatap Ryuka sama sekali.

"Mungkin dengan ini, dia akan sadar!" ucap Misaki sambil berlari ke arah Yaoma.

Misaki menendang Yaoma dengan lututnya sampai membuat Yaoma terpental kebelakang.

"Uargh..," reaksi Yaoma yang akhirnya menjawab setelah di tendang oleh Misaki.

"A..aku tak mungkin kalah dengan bocah!" teriak Yaoma dengan kesal dan langsung menghentikan tubuhnya dengan berbalik dan menjaga keseimbangan sebelum terjatuh ke lantai.

"Masih belum!!" Misaki berlari ke arah Yaoma sekali lagi dan bersiap menendangnya dengan kakinya.

"Jangan meremehkanku!" ucap Yaoma sambil bersiap menahan serangan Misaki.

Misaki menendang Yaoma dengan kakinya tapi, Yaoma menahan serangan Misaki dengan menjadikan tangannya sebagai perisai untuk bertahan.

"Heh! tetap saja kakimu cumanlah___"

"Sekarang!" teriak Misaki untuk memberi aba aba pada Ryuka.

"Yah!" jawab Ryuka pada Misaki.

Ryuka melempar cawan yang berisi sakenya dan mengaktifkan skillnya. "Sake No Gensho : Ilusion World!"

Yaoma terjebak kembali di dunia ilusi sebelumnya yang membuatnya lelah.

"Sial, apa ini seperti tadi!?" tanyanya dengan panik karena takut akan serangan yang seperti dia alami sebelumnya.

Yaoma dipukuli secara tidak terlihat di tempat itu dengan bertubi-tubi tanpa bisa ia sempat menahannya.

"Sialan... dimana!?" tanya Yaoma dengan kesal.

Misaki menghajar Yaoma habis-habisan di dunia nyata dengan tanpa ampun dan wajah yang sangat fokus dan serius.

"Ah, benar juga!" ungkap Yaoma dengan merasa mendapat ide.

Yaoma mengarahkan tangannya ke depan dan membiarkan tubuhnya di pukuli sembari berusaha mengaktifkan skillnya.

"Dark : Reveletion!" Yaoma menghisap ilusi yang dibuat Ryuka ke pusaran kegelapan dan membuatnya lolos dari dunia ilusi itu.

Yaoma langsung kembali sadar, dan menghempaskan pukulan Misaki dengan tangannya.

"Sudah kuduga berhasil!" ucap Yaoma dengan senang.

"Tak mungkin! Ryuka!" perintah Misaki dengan aba aba pada Ryuka dalam keadaan terhempas di udara.

"Aku tahu!" jawab Ryuka pada Misaki.

"Kokumajutsu : Kuro Chain!" keluar rantai gelap dari tangan Ryuka dan menangkap dan menarik Ryuka agar mendarat dengan mulus.

"Terimakasih!" ungkap rasa terimakasih Misaki pada Ryuka.

"Yah!" jawab Ryuka.

"Hah... hah... hah.. serangan kalian memang tak seberapa tapi ilusi itu sangat mengacaukan pikiranku...," ucap Yaoma pada mereka berdua dengan kelelahan.

"Itu sayang sekali, tapi maaf saja aku dan Ryuka akan menghabisimu! Ryuka gunakan 'itu'!" perintah Misaki pada Ryuka.

"Sudah waktunya yah, baiklah! serahkan padaku!" jawab Ryuka pada Misaki.

Aura Ryuka berubah menjadi merah ke unguan dan melempar cawan sakenya lagi sambil bersiap menggunakan skill kembali.

"Sake No Gensho : Hell Ilusion!!!!" teriak Ryuka mengaktifkan skillnya kembali.

Yaoma terjebak ilusi kembali, namun bedanya ruangan ilusi ini sangat gelap.

"Ilusi lagi? sialan! ini bukan apa a___"

Rantai api keluar entah darimana di tempat itu dan mengikat Yaoma dengan tarikan yang kuat.

"PANAS!!! SAKIT!!!" teriak Yaoma dengan menderita

Belum hanya itu, di depan Yaoma muncul sabit-sabit dalam jumlah yang banyak yang dipegang oleh Ryuka dengan dirinya yang terlihat banyak juga.

"A-apa yang ingin kau laku__"

Seluruh Ryuka yang muncul padanya menebasnya dengan sabit tanpa henti.

"ARGHHHHH!!" ucap Yaoma dengan kesakitan.

Misaki muncul dibelakang Ryuka yang menyerang Yaoma dengan tombak hitam yang banyak di sekitar Misaki.

Misaki tersenyum dengan sadis dan perlahan berjalan ke arah Yaoma.

Yaoma melihat Misaki dengan ketakutan sembari berteriak dengan kesakitan akan serangan Ryuka.

"Kokumajutsu : Hyaku Kuro Yari!" Misaki menyerang dengan seluruh tombak hitam di sekitarnya.

"Ah... sial...," ucap Yaoma melihat tombak itu mengarah padanya.

"Jangan takut!"

"Eh.. suara ayah?" tanya Yaoma mendengar sebuah suara di kepalanya.

"Ingat hari itu!"

Flash Back.

Sebuah beruang hutan mendekati Yaoma yang masih kecil, dan Yaoma mundur perlahan dengan ketakutan.

"Light : Light Punch!" Rosche mengaktifkan skill cahaya suci untuk memperkuat mentalnya dan memukul beruang itu sampai tak sadarkan diri.

"A-apa ayah tak takut..?" tanya Yaoma dengan ketakutan setelah melihat beruang tadi berusaha menyerang Yaoma.

"Tentu ayah takut" jawab Rosche pada Yaoma.

"La-lalu kenapa?" tanya Yaoma lagi.

"Itu karena cahaya!" jawab Rosche lagi.

"Cahaya??" tanya Yaoma dengan kebingungan.

"Yah! cahaya adalah satu satunya elemen di semesta ini yang bisa dijadikan pernapasan dan membuat mentalmu lebih berani!" ingatlah itu suatu hari nanti dan gunakanlah!"

"Yah!" jawab Yaoma dengan polos.

Keadaan sekarang.

"Begitu yah ayah!" ucap Yaoma sambil menutup matanya.

Yaoma menghirup nafas panjang dan membuka matanya dan melihat tombak yang mengarah padanya.

"Light :

Ini versiku!

Heiwa No Seikatsu!" ucap Yaoma mengaktifkan skillnya.

Seketika seluruh tempat di penglihatan Yaoma menghilang dan menjadi tenang. Tak lama kemudian kekuatan cahaya itu berefek pada Yaoma sendiri.

Yaoma tersadar kembali dan bisa menggerakkan tubuhnya kembali.

"Aku kembali!" ucap Yaoma sembari kembali sadar lagi.

"Sial! sekali lagi___"

Ryuka melihat Yaoma dan Yaoma menatapnya dengan sangat kejam sampai Ryuka merasa ketakutan dan tak bisa bergerak. Kaki Ryuka mulai tak stabil dan tubuhnya terjatuh.

"He-hey! Ryuka kau kenapa!" tanya Misaki dengan panik.

Yaoma menatap Misaki, dan Misaki perlahan mulai merasakan ketakutan yang Ryuka rasakan.

"A-aku harus lari!!" pikir Misaki dengan ketakutan.

Yaoma berjalan ke arah Misaki dengan wajah yang terlihat sangat jahat dan kejam.

"Ka-kakiku tak bisa bergerak!!" pikir Misaki lagi sambil melihat Yaoma berjalan ke arahnya.

"A-aku akan mati!" pikir Misaki lagi dengan ketakutan.

Yaoma berjalan melewati Misaki dan menuju ke gerbang berikutnya tanpa menghiraukan mereka berdua.

"Heh...?" tanya Misaki di pikirnya.

"Aku tak ingin melawan orang yang sudah tak bisa bertarung, tapi sebagai gantinya ajari aku menggunakan ilusi setelah aku menghabisi pemimpin kepar*t kalian," ucap Yaoma sembari berjalan ke gerbang berikutnya.

Misaki terjatuh karena tenang bahwa ekspetasinya tak terkait.

"Hah.. dia menakutkan...," ungkap Misaki dengan ketakutan dan tenang.

"Setuju..," ungkap setuju Ryuka pada Misaki.

Yaoma berjalan dengan perasaannya untuk segera mengalahkan Hades semakin kuat, karena ia segera ingin membalas semua yang dia lakukan pada hidupnya.

"Tersisa 12 lagi sebelum menuju keparat itu, ayah..."

Episode berikutnya "Jebakan Dan Api"

1
Doubley
KERENN! Semangat, Kak. Feedback ke novel saya dong, judulnya The Vengeance. Terima kasih.❤
Claire
kalo jadi sang penghancur pun pasti ada alasannya dan kau itu Eden alasan dia menjadi penghancur🙄
Li Permana
Semangat terus kak author!
fristaandini
baguss
fristaandini
bagus banget
Ishiba Yoake(Bangkit): Thanks~
total 1 replies
El Putri
wah author cover ny bagus sukses buat yang buat cover ny, sama author juga moga sukses
Ishiba Yoake(Bangkit): Terimakasih!
total 1 replies
Blacktedy
Yoake kapan up? :) ini dah kontrak masi aja males. kau dipecat tau rasa :)
Blacktedy: bacot:)
total 4 replies
Blacktedy
aku mau vote tapi vote ku abis
Rsya
halo min, karna saya sedang gabut. apakah mau dibuatin cover?
Rsya: wah sama sama kak, senang kalau authornya suka
total 5 replies
Dhina ♑
Thor, simak deh tulisan I Firmo, rapi bagus, dan Insya Allah jarang salah, tapi pernah typo juga 😂😂
Dhina ♑
Makin teliti dan rapi ya Thor, semoga makin sukses 👍👍
Dhina ♑
Sad dong
Dhina ♑
Semangat up, ga boleh mager
mich
ngeri dah brp bulan ngilang Thor wkwk
Blacktedy: gila gilaan matamu:)
total 2 replies
Blacktedy
jangan bercanda aku ini anaknya roste alscreia(?) sialan!

well tidak adanya tanda baca disana kau jadi seakan akan menghina ibumu sialan:)
Blacktedy
...perhatikan ketikanmu:)
Blacktedy
perhatikan ketikanmu!

kau ini mau pakai kalimat apa?! jangan dicampur seperti itu coba pelajari lagi tentang tata letak kalimat langsung tidak langsung. ada beberapa hal yg butuh penjelasan latar tapi sudah dilanjut ke adegan berikutnya.

mohon perhatikan lagi.
Blacktedy
terlalu banyak pengulangan kata!
kata yaoma dengan sedih.

yaoma dengan sedih ....bla bla..

tadi sempat kulihat sudut pandang tokoh aku di tengah sudut pandang penulis.
tolong kurang pengulangan kata. selain boros juga bisa membuat bosan! perhatikan juga latar waktu tempat dan keadaan! bukan hanya suasana.

selain itu. bagus.
Ishiba Aoi
Semangka othor yoke, next🤘
Xswag
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!