NovelToon NovelToon
Akhirnya Cinta Itu Hadir

Akhirnya Cinta Itu Hadir

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Umi Haifa

Andika Saputra seorang pemuda yang baru memasuki dunia kerja di ibu kota. Dia seorang arsitek, bekerja di perusahaan kontraktor "Satria Group" yang cukup punya nama di ibu kota. Kinerjanya sangat bagus dan kejujurannya menjadi perhatian manajemen perusahaan termasuk Gunawan Presdir perusahaan tersebut. Hingga Gunawan sangat menginginkan Andika menjadi menantunya, suami untuk Karina anak semata wayangnya.
Ujian demi ujian kehidupan dilalui oleh Andika, dari mulai kepergian ibunya utk selamanya, perjuangan meraih karirnya, termasuk perjuangan cintanya.
Akankah Andika berjodoh dengan Karina?
ataukah ada wanita lain yang dicintainya?

Temukan jawabannya.....!
Selamat membaca.

Salam
Umi Haifa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Umi Haifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Presdir

Tiga bulan sudah Andika bekerja di Perusahaan "Satria Group" sebagai Arsitek. Andika bisa beradaptasi dengan baik. Hubungan dengan atasan dan staf yang lain terjalin dengan baik. Andika memang dikenal pandai bergaul dan rendah hati, siapa pun yang kenal dan akrab dengan Andika merasa nyaman. Ini juga yang menjadi daya tarik Andika di mata para perempuan yang kenal dengannya termasuk Marsya. Erick bisa membaca gelagat Marsya yang menyukai Andika, tapi Erick sadar Marsya akan bertepuk sebelah tangan karena Erick sudah kenal kepribadian Andika seperti apa, dan Marsya jelas bukan tipenya Andika. Ini yang membuat Erick tetap berusaha mencuri hati Marsya.

Erick merasa cocok berpartner dengan Andika, dan timnya pun sangat solid. Proposal proyek perumahan yang mereka ajukan sudah di Acc Presdir, dan sekarang sedang proses perijinan.

Siang ini ruangan kerja Andika kedatangan tamu dari ruang sebelah..... Marsya.

Yang paling senang dengan kedatangan Marsya tentu saja Erick.

Erick langsung sigap berdiri menyambut kedatangan Marsya .

"Hai...hai...ada angin apa yang membawa tuan putri datang ke tempat kami, ada yang bisa kami bantu?" canda Erick sambil mempersilahkan duduk di kursinya

Sementara Andika hanya senyum-senyum melihat tingkah Erick.

" Gak kok, cuma lagi bosen aja di ruangan, ganggu gak?" Jawab Marsya

" Wah kalau diganggu Tuan Putri tiap hari juga gap apa-apa...iya kan Bro?" Erick minta persetujuan Andika.

" Masalahnya yang ganggunya mau gak tiap hari gangguin ? " Jawab Andika menoleh ke arah Marsya.

"Jadi ganggu gak nih? Kalau ganggu aku balik lagi aja." Kata Marsya sambil berdiri

" Ya enggak lah, kan sudah dipersilahkan duduk, brarti kami menerima dengan senang hati." Erick khawatir Marsya kembali ke ruangannya.

" Kalian lagi sibuk yah? Nih yang di depanku khusu banget kelihatannya." Marsha mencoba mengalihkan perhatian Andika dari layar monitornya.

" Gak ko...cuma lagi survey bahan-bahan aja." jawab Andika

"Sabtu besok kalian ada acara gak? Kita jalan bareng yuk ada Property Expo di JCC, Satria Group pasti ikut expo jg" Ajak Marsya

" Kalau Gue gak ada acara, wah asyik tu kita jalan bareng, jam berapa kita berangkat?" Jawab Erick dengan semangatnya.

Andika masih berpikir dia ikut tidaknya.

Udah Bro Lu gak usah ikut deh biar Gua bisa jalan berdua sama Marsya. Batin Erick

"Gimana Dika, kamu ikut yah...gak seru kalau cuma berdua, ini Expo terbesar tahun ini loh." ajak Marsya

"Ah paling dia mudik kangen nyokapnya atau pengen ketemu bebebnya. " Canda Erick berharap Marsya tidak terlalu berharap Andika ikut.

"Gak ko saya gak pulang, cuma udah ada rencana mau ketemu temen." Jawab Andika

"Kalau kamu gak ikut, ya udah gak jadi aja deh, h

gak seru ah masa cuma berdua" Marsya tampak cemberut sambil menopang dagunya,

Ah Marsya Gua kan udah siap nemenin Lu, kita jalan berdua juga asyik kali, kenapa sih susah banget jalan bareng ama Lu. Erick

" Ayolah Bro, Lu ikut aja, kapan lagi kita bisa jalan bareng ke acara expo. Ntar Gue jumput Lu, trus kita jemput Marsya.Oke...." Akhirnya Erick yang merayu Andika .

Dari pada gak jadi sama sekali jalan sama Marsya. Pikir Andika

" Ya udah ...saya ikut."

" Yeeeeaahhh.....gitu dong kan asyik kita bisa jalan bareng. Jadi besok Aku nunggu dijemput yah, jam 10 aja yah. Awas jangan ngaret." Marsya terlihat sangat senang.

"Udah jam istirahat nih....ke kantin yuk!" ajak Marsya

Andika langsung mengiyakan sambil mengajak Marsya keluar ruangan.

" Bang...saya sholat dulu yah." ujar Andika pelan.

"Sip" Erick menoleh sambil tersenyum.

Keesokan harinya.

"Bang, gak usah jemput saya yah, kita ketemu di JCC jam 10.30." Andika menulis pesan ke no WA Erick

Pesan terkirim dan Erick langsung membalasnya.

"Tapi Lu beneran datang kan? bisa marah tuan putri kalau Lu gak datang."

"Datanglah bang, kan dan janji ikut jalan bareng. Cuma gak enak aja batalin ketemu ma temen, jadi sekarang saya ketemuan dulu ma temen saya. Pokoknya Insya Allah jam 10.30 dah di JCC."

" Lumayan kan Bang Erick punya kesempatan berdua sama Marsya..he...he... " Andika menambahkan chat lagi

" Lu tau aja keinginan Gue." Balas Erick

" Ya anggap aja itu rejekinya Bang Erick, jangan lupa bilang terima kasih yah."

" Iya...terima kasih banyak ya mas bro."

Andika langsung bersiap-siap dan berangkat dengan motor matic barunya.

Jam 10.30 Andika sudah berada di dalam gedung JCC. Tampak pengunjung mulai berdatangan memasuki ruangan expo. Stand-stand sudah tertata rapi memamerkan produk perusahaannya masing-masing. Tampak logo besar Satria Group juga ada di situ.

Andika mencari-cari keberadaan Erick dan Marsya, tapi tidak kelihatan batang hidungnya. Andika duduk di kursi yang tersedia di dekat pintu masuk dekat toilet.

Ia mengeluarkan HPnya dan langsung menghubungi Erick.

Telfon tersambung

" Bang dah nyampe mana? saya dah di dalam gedung."

" Dah di gerbang masuk, nyari parkir dulu, nanti langsung ke sana."

" Saya nunggu depan pintu masuk yah."

"Ok."

Andika meperhatikan pengunjung yang datang ke ruangan expo. Dan perhatian Andika tertuju pada seorang laki-laki yang menggunakan kaos merah berkerah, terlihat sederhana tapi Andika tau laki-laki itu pasti orang kaya, dilihat dari logo di kaosnya adalah merk barang mahal. Laki- laki itu berjalan merangkul bahu seorang wanita berhijab di sebelah kanannya dan di sebelah kirinya seorang gadis berhijab tampak memegang tangan laki-laki itu bergelayut manja.

Pasti itu istrinya dan yang terlihat manja itu putrinya. Pikir Andika

Andika menyukai pemandangan seperti itu. Yang mengingatkan pada ayah dan ibunya kalau sedang berjalan berdua selalu bergandengan tangan atau ayahnya merangkul bahu ibunya.

Tiba-tiba mereka berhenti di dekat Andika.

"Pah..mama ke toilet dulu yah."

" Karin temenin ya Mah," mereka berdua berjalan menuju toilet.

"Karin jagain mama yah." kata laki-laki itu kepada anaknya

Benar itu istrinya. Batin Andika yang tidak sengaja mendengar percakapan mereka.

Andika yang melihat laki-laki itu menunggu sambil berdiri, segera berdiri mempersilahkan laki-laki itu duduk.

" Pak silahkan duduk, biar gak pegal nunggunya. " ucap Andika sambil sedikit membungkukan badan .

"Oh ya mas terima kasih." Laki -laki itu langsung duduk di kursi Andika

"Mas gak apa-apa berdiri? "

"Gak apa-apa Pak, saya dari tadi duduk terus kok.." jawab Andika sambil tersenyum.

Pandangan Andika melihat ke arah pintu masuk tapi Erick dan Marsya masih belum kelihatan muncul.

Tidak lama kemudian, anak dan istri laki-laki itu sudah keluar dari toilet.

" Pah ...ayo."

Laki-laki itu berdiri dan menoleh ke Andika

" Mas terima kasih yah, saya masuk dulu ."

" Iya Pak...sama-sama. Jawab Andika sambil menundukan kepalanya.

Mereka berjalan meninggalkan Andika.

"Siapa pah?"tanya istrinya pelan

"Gak kenal, orang baik yang ngasih papah tempat duduk." Jawab suaminya sambil tersenyum

"Karin... kalau cari suami cari yang baik kaya laki-laki tadi, udah baik, ganteng lagi."

"Ih...papah, siapa yang nyari suami." Anaknya menjawab sambil cemberut.

Andika yang merasa jenuh menunggu akhirnya tersenyum lega, yang ditunggu-tunggu datang juga.

"Sory ya Bro, habis keliling-keliling dulu nyari parkiran." kata Erick

" Iya gak apa-apa mas."

"Kita kemana dulu nih Sya." tanya Erick kepada Marsya.

"Terserah," jawab Marsya ketus. Sejak dijemput Erick dan tahu hanya mereka berdua di dalam mobil, tanpa Andika, sepanjang perjalanan Marsya cemberut terus. Tp Erick tidak menanggapinya, pura-pura tidak tahu kalau Marsya lagi kesal, malah Erick ngegodain Marsya hingga Marsya lupa kalau dia lagi kesal. Semangat terus ya Erick...Man Jadda Wa Jadda, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mengunjungi stand Satria Group terlebih dahulu, stand perusahaan tempat mereka bekerja.

"Rick...itu kan Pak Gunawan sama istri dan anaknya, kita temuin jangan? Tanya Marsya kepada Erick

Itu kan laki-laki yang tadi ketemu di toilet, sepertinya Marsya dan Erick mengenalnya. Batin Andika

"Kita temuin aja yu, jarang-jarang kita ketemu Presdir di tempat umum, di kantor juga sekarang jarang ketemu. "Jawab Erick

Apa Presdir? Presdir Satria Group?

" Mas,emang yang mana Presdir kita?" Tanya Andika

" Itu yang pakai kaos merah yang ada kerahnya. Di sebelahnya istri dan anaknya."

Oalaaaah....jadi ini Presdir Satria Group, yang tadi ketemu di dekat toilet. Ya Allah kenapa saya tidak mengenalnya....saya kan belum pernah dikenalkan, jadi wajar kalau tidak tau. Tp pernah lihat fotonya di ruang meeting, asli...bener-bener gak inget wajahnya.

Andika jadi tidak PD untuk mengikuti Erick dan Marsya menemui Presdirnya.

" Ayo Bro kita temuin Pak Gunawan, gak enak sepertinya dia sudah melihat kita."

Akhirnya Andika mengikuti Erick dan Marsya, Mereka menghampiri Presdir yang sedang duduk berbincang dengan petugas stand Satria Group.

"Selamat siang Pak, senang bisa ketemu Pak Gunawan di sini." Sapa Erick, sambil membungkukan badannya, diikuti Marsya dan Andika.

"Hey...kalian disini juga." Gunawan menyambut mereka dengan mengajak berjabatan tangan.

Gunawan memang Presdir yang terkenal ramah dan rendah hati, dengan penampilan yang sederhana namun tampak berwibawa.

"Iya Pak kami baru saja datang." jawab Marsya menyambut tangan Gunawan bersalaman.

Perasaan Andika sudah tidak enak, dan jantungnya berdetak lebih kencang, ini pertama kalinya bertemu dengan Presdir, dan dia menyesal kenapa tadi tidak mengenalinya.

" Loh ini Mas yang tadi ketemu kan? ini temanmu Rick? tanya Gunawan sambil menjabat tangan Andika.

Muka Andika tampak memerah dan tersenyum kikuk.

" Oh ini Pak Andika, Arsitek kita yang baru Pak. Baru tiga bulan gabung.

" Iya saya Andika Pak, maaf tadi tidak mengenali bapak." Andika tersipu malu

"Oh iya...Pak Syahrul sudah cerita, kita memang belum sempat ketemu yah, saya memang jarang datang ke kantor. Kalau gitu Senin besok temui saya di ruangan setelah jam istirahat. "

" Baik Pak" Jawab Andika sambil menganggukan kepalanya.

Andika merasa lega, tadinya dia berpikir Presdirnya akan menganggapnya karyawan yang tidak tau diri, bagaimama bisa tidak mengenali presdirnya.

Mereka berempat terlibat dalam obrolan yang

cukup panjang sampai akhirnya putri Gunawan menghampirinya

" Pah....ayo jangan lama-lama ngobrolnya."

Dan Gunawan pun pamit meninggalkan Andika, Erick dan Marsya.

bersambung

1
Islamiyah Iss
nanggung penasaran sama Riana juga mba
Islamiyah Iss
💪💪💪💪
inchieungill
kan bukan muhrim
inchieungill
koq salaman Thor?
ione
Luar biasa
ElHi
ini gada lanjutan lg ya thor?
محمد إقبال
sy sudah tamat 4 x thorr.., tapi belum puass, jadi candu malah
Ria
_👍🏻
Dwi apri
seru banget thor...banyak pelajaran yg bisa diambil
terimakasih
Dwi apri
suka sama cerita...sampai sini bagus, ga bertele-tele....suka sekali
Morani Banjarnahor
lanjut thor
Emi Kartini
Luar biasa
Fhyan Rachman
inspiratif
dementor
elo yang nanya,elo yang keder.. are you okay naradita????
dementor
dari benci jadi cinta.. Allah memang maha mengatur segalanya.. Alhamdullilah ya Allah.. 🙏🙏🙏
dementor
cerita cintanya band kahitna..
dementor
#timcandrariana#
dementor
sinetron andin pastinya.. betul nggak????
dementor
mantan terindah yang lagunya band kahitna.. yang dicover oleh penyanyi raisa.. mantan terindah..
dementor
libur dulu,kita olah raga ranjang saja..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!