NovelToon NovelToon
PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA

Status: tamat
Genre:Isekai / Epik Petualangan / Reinkarnasi / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah Takdir / Barat / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ark Vest

Myro Aras mati di bumi lalu ia bereinkarnasi ke dunia dimana pedang dan sihir berada.

Myro menjadi anak dari seorang Baron di Kerajaan Azeroth yang dipenuhi dengan permusuhan serta pertarungan di antara para bangsawan. Bukan hanya itu, para pangeran sekalipun juga saling bertarung untuk mendapatkan posisi menjadi raja.

Apakah yang akan Myro lakukan di dunia baru ini? Apakah ia memilih untuk hidup dengan damai atau mengikuti pertarungan di antara para bangsawan serta keluarga kerajaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ark Vest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 : INFORMASI

Ketika Myro datang ke villa Baron Aras maka seorang prajurit membawanya, namun saat ia kembali ke rumahnya maka tidak ada seorangpun yang datang menemani Myro.

Jika itu Luca ataupun Teira maka puluhan pengawal pasti akan berbaris untuk menjaganya kembali, sedangkan untuk Myro maka penjaga di rumah Baron Aras hanya menatapnya dengan dingin sebelum tidak peduli lagi.

Bagaimanapun apabila mereka bersikap baik terhadap Luca ataupun Teira yang kemungkinan besar menjadi Baron berikutnya dengan dukungan bakat serta latar belakang mereka, saat Luca atau Teira menjadi Baron di masa depan maka mereka pasti ikut naik jabatan.

Sedangkan untuk Myro yang sama sekali tidak memiliki kemungkinan untuk menjadi penerus Baron, maka prajurit ini tidak repot-repot untuk menghabiskan tenaga mereka untuk membantu Myro.

Belum lagi mereka sudah mendengar bahwa Luca sangat membenci Myro, oleh karena itu mereka tidak tertarik untuk baik kepada Myro yang kemungkinan menyebabkan Luca memusuhi mereka.

Myro juga tidak peduli terhadap sikap para prajurit ini, bahkan selama 10 tahun ini maka Myro selalu bersikap seperti anak-anak yang seharusnya.

Tetapi pada akhirnya Myro mungkin harus mulai sedikit menunjukkan taringnya sekarang, jika tidak maka dirinya mungkin mati.

Myro bukan orang bodoh, ia sudah sangat curiga kenapa pangeran ke 4 dikirim untuk menyerang Kerajaan Kavaleri.

Bagaimanapun semua pangeran saling bertarung di ibukota, jadi pangeran yang dikirim pergi dari ibukota hingga menyerang kerajaan lain kemungkinan besar dikirim untuk mati.

Jadi apabila Myro tidak melakukan persiapan apapun maka ia mungkin harus menemani pangeran ke 4 untuk mati di Kerajaan Kavaleri.

Myro tidak langsung kembali ke rumahnya, melainkan ia pergi ke daerah miskin di Kota Aras.

Berbeda dari pusat Kota Aras yang sangat terang oleh cahaya dari rumah-rumah di sekitar, daerah miskin terlihat sangat gelap sebab para penduduk disini tidak memakai cahaya apapun pada malam hari.

Bagaimanapun memakai lampu minyak sama sekali tidak murah, jadi selama tidak penting maka orang-orang di daerah ini pasti tidak akan menghabiskan uang mereka untuk memakai lampu. Apalagi malam merupakan waktu tidur, untuk menghindari kegelapan maka mereka hanya perlu tidur.

Myro berjalan menuju sebuah rumah yang terletak paling jauh, rumah ini sudah hancur dan tidak ada seorangpun yang tinggal disini lagi.

Tanpa ragu sedikitpun, Myro mengetuk pintu rumah itu dengan hati-hati.

Pada awalnya tidak ada yang menjawab ketukan pintu Myro, lagipula rumah ini sudah ditinggalkan.

Namun saat sudah berada di ketukan ke 7, Myro berkata "Buka pintunya, ini aku".

Perlahan-lahan pintu rumah kosong itu terbuka, Myro berjalan melewati pintu itu yang akhirnya kembali menutup lagi.

Di rumah yang seharusnya sudah hancur itu, Myro bergegas menuju ke sebuah lantai sebelum mengetuknya beberapa kali lagi.

Pada awalnya tidak ada yang aneh pada lantai itu, tapi sebuah lubang tiba-tiba muncul pada lantai dan sebuah mata bisa terlihat dari balik lubang itu.

Mata dari balik lubang pada lantai terlihat sangat dingin, mata tersebut mengamati Myro dan berkata dengan suara dingin "Siapa kau? Ada urusan apa kesini?".

Melihat ke arah mata dingin itu, Myro menggelengkan kepalanya sambil tersenyum pahit "Apakah kalian sudah melupakan wajah ketua kalian sendiri? Aku tahu bahwa kalian melakukan ini untuk berhati-hati, tapi paling tidak kalian seharusnya tahu siapa yang benar-benar ketua kalian dan siapa yang palsu, bukan?".

Lubang pada lantai itu kembali menutup, setelah itu tidak ada tanda-tanda pergerakan lagi di sekitar rumah itu.

Melihat bahwa mereka masih belum membuka pintu untuknya, Myro semakin tersenyum pahit "Mereka masih terlalu berhati-hati, tapi aku rasa ini bukan hal yang buruk. Bagaimanapun dengan semakin berhati-hati, maka semakin sulit bagi musuh untuk diam-diam datang kesini".

Waktu berlalu selama 5 menit, saat Myro mulai merasa kedinginan duduk disini pada malam hari maka lantai tersebut terbuka dan membentuk sebuah jalan yang cukup besar.

Daripada jalan, sebuah tangga muncul di lantai tersebut yang mengarah menuju ke bawah tanah.

Myro berdiri tanpa ragu dan mulai menuruni tangga tersebut, meskipun Myro sudah cukup lama tidak datang kesini tapi ia masih mengingatnya dengan sangat jelas mengenai jalan disini.

Myro terus menuruni tangga tersebut sedangkan pintu menuju ruang bawah tanah ini kembali tertutup, hal ini berarti tidak ada jalan lain bagi Myro sekarang kecuali terus menuruni tangga ini.

Ketika Myro sudah tiba di lantai paling bawah yang hanya sebuah ruangan yang cukup besar serta sedikit gelap, sebab hanya ada 1 lampu minyak yang menerangi ruangan ini, maka suara langkah kaki banyak orang terdengar.

Myro yang berdiri di tempatnya menemukan puluhan pemanah sudah muncul dari sekeliling ruangan ini, para pemanah ini sudah menarik busur mereka dan siap menariknya kapanpun untuk membunuh Myro.

Selain itu, 1 belati dingin berada di leher Myro, 5 belati di belakangnya serta 4 belati siap menusuk Myro dari depan, hal ini berarti ada 10 pembunuh yang sudah ada di sekitar tubuh Myro. Selama Myro sedikit bergerak, maka belati itu pasti melukai dirinya.

"Apakah ini sambutan kalian terhadapku? Aku sangat tersentuh, bisa disambut dengan anak panah dan belati waktu baru tiba disini, nampaknya kalian sangat ramah terhadap ketua kalian ini", kata Myro yang tidak bisa berkata-kata lagi terhadap sambutan yang hampir membunuhnya ini.

"Kalian bisa menurunkan senjata kalian, tidak diragukan lagi bahwa orang yang datang adalah ketua", suara seorang wanita tiba-tiba terdengar.

Baik itu para pemanah ataupun pembunuh di sekitar Myro menurunkan senjata mereka, para pembunuh itu bergerak mundur secepat mungkin lalu menghilang di balik bayang-bayang seakan-akan mereka tidak pernah ada.

Perlahan-lahan seorang wanita cantik dengan rambut perak panjang berjalan menuju Myro, wanita ini memiliki mata berwarna perak yang sesuai dengan rambutnya serta berusia sekitar 20 tahun berdasarkan wajah cantiknya itu.

Wanita tersebut berdiri di depan Myro, senyuman ramah muncul di wajahnya yang bisa menjatuhkan pria manapun "Akhirnya tuan kembali datang kesini, Lana menyambut kedatangan tuan di markas dengan senang dan hormat!".

"Kalian menyambut ku dengan senang? Apakah mengarahkan belati ke leherku merupakan sambutan yang kau katakan juga?", kata Myro tersenyum tidak peduli, ia tahu bahwa Reina melakukan itu hanya untuk berjaga-jaga apabila orang yang datang adalah orang lain yang menyamar sebagai Myro.

"Maafkan tindakan Lana dan yang lainnya, namun kami harus melakukan ini agar memastikan musuh tidak diam-diam datang ke markas. Bagaimanapun selama musuh datang ke markas, mereka bisa mengetahui banyak rahasia yang kita kumpulkan selama ini sehingga pasti sangat merugikan kita. Apabila tuan marah, maka Lana siap menerima hukuman", kata Lana sedikit membungkuk serta menunggu keputusan Myro.

Myro melambaikan tangannya "Lupakan, aku datang kesini bukan untuk menghukum kalian, melainkan aku membutuhkan informasi".

"Informasi?", Lana kembali mengangkat kepalanya dan berkata dengan tertarik "Tuan, informasi apa yang anda butuhkan? Walaupun Lana tidak bisa mengetahui semua informasi yang ada di dunia ini, tapi selama itu informasi penting yang ada di Kerajaan Azeroth maka markas pasti memiliki informasi tentang itu".

"Aku membutuhkan informasi tentang pangeran ke 4 Kerajaan Azeroth", kata Myro yang mengatakan tujuannya datang kesini.

1
Wadzifa Jay
bisakah author lebih memperhatikan penyusunan kalimatnya maaf disini saya agak terganggu dengan pengulangan kata sebagai padahal masih satu kalimat ada baiknya author menggunakan kalimat efektif dan memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar🙏
Game Game
korban truck-kun ternyata mc kita
Hamiz Irfan
lana
Hamiz Irfan
bukan kipas ke
Erian Wen
pertama-tama, aku mau bilang. "BIARKAN BRO MEMASAK!!" kenapa aku bilang begitu karena memang, genre politik kerajaan ini bener2 di kemas dengan cara baik, well-written. meskipun dengan absensi hubungan interpersonal MC dan juga lore yang masih kurang deep, tapi tidak menutupi ku untuk memberikan bintang 5! tapi kalo seandainya bisa dinilai dari 1-10 aku kasih 8.9 karena tidak ada karya yang sempurna selalu ada hal yang dapat di perbaiki.

Power system, dan world building bukan fokus dari novel ini. tapi yang sudah di buat itu cukup dan membuat pembaca lama itu bisa catch up karena hal yang di fokuskan sendiri itu tidak banyak. yang paling mengesankan itu adalah pembawaan masalah politik dinasti ini yang sangat mengesankan! bravo!

Kemudian untuk saran, seperti yang ku mention sebelumnya. kurang nya hubungan interpersonal MC kepada tokoh lain, apakah MC ini bakalan punya istri? apakah lana, ren, atau pun Carla (kali) bakalan berebut supaya jadi ratu Myro. ya meskipun terdengar seperti gila wanita dan seolah-olah hanya terpaku pada bidang itu saja sebenarnya memang yang ku katakan itu nggak bohong. Cukup di sayang kan ketika aku tak dapat membaca kelanjutan kisah kasmaran Myro, dan juga hubungan terhadap tokoh pendukung lain. Sejujurnya unsur sub genre bisa di dibangun lho, meskipun sedikit2. seperti unsur romansa, unsur konflik remaja dan masalah pertemanan/persahabatan.
Erian Wen: dan untuk kritik, sebenarnya sedikit aja sih. ya kenapa kesannya kayak Cerita Raja Myro Aras itu harus berhenti di cerita ini doang? tidak hanya itu dibagian perang terhebat dimana Kerajaan aras menaklukkan Kerajaan Azeroth dan diamant di Skip sih! padahal itu hal yang sangat ku nantikan loh! jadi balik lagi, eksekusi ceritanya itu buruk karena kesannya ceritanya Myro aras anak yang di buang bangsawan Baron itu harus berhenti di cerita ini doang, jirlahh. Tidak hanya itu saja, author saja bilang di akhir cerita dia gak tau kelanjutannya ceritanya bagaimana. aku Sempat memikirkan bahwa ini cuman "salah-satu" cerita yang di buat bagus dan tidak patut untuk di lanjutkan lagi.

sebetulnya aku tidak pantas untuk merasa kecewa, aku bukan pembaca yang senantiasa menunggu novel ini dari episode pertama hingga epilog, sedangkan aku saja cuma butuh waktu seminggu bahkan kurang untuk menyelesaikan novel ini. tapi tolonglah, ini cerita bagus banget sejauh ini cuman novel ini aja yang genre politik nya itu bener bener bagus! pembaca dicekokin masalah politik setiap episode (not litterally) dan aku pun mau baca sampai tamat novel ini! tolong lah, di lanjutkan soalnya power system nya ini sederhana nggak perlu mikir banyak2, Lore nya cukup tapi masih bisa di kembangkan, kemudian hubungan interpersonal MC yang harus di suguhkan kepada Pembaca! aku merasa ini bisa saji series kalo seandainya tidak ada eksekusi buruk di akhir cerita novel ini.
total 1 replies
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
seharusnya kalimatnya [myro sangat bingung dengan tatapan tersebut. "apa yang ...] tambahkan titik kalau sebelum dialog gak ada kalimat yang menyambung.
Sulaiman Jambi 2
keren
minak jinggo
mc d sini terlalu naif
minak jinggo
yg jd pertanya'an, orng yg d panggil lain'nya kemana seharusnya masih ada 1500 lebih.. katanya dr capter pertama, orng yg d panggil ada yg jd pedagang, pandai besi dll.. kenapa gk d panggil untuk membatu mc, contoh:pandai besi dan pedagang...
Sampoerna Samsu
ending yg sangat menyebalkan seharusnya di bagian terdiri nya kerajaan adalah cerita yg lebih menarik
Harland Pathi
kelihatan kalau gak pernah mengayunkan pedang di medan perang...
Harland Pathi
sebenarnya mc nya ini siapa...?
Andikk Jaya: iya lemah banget peran sampingan mulu
total 1 replies
Ucil Pam-pam Pambudi
cerita yang sangat menarik... mantap
Weed25
Bagus kak tapi kurang panjang, terburu-buru
Weed25
Harusnya Raja Baru itu menyerang Myro lah wkwkwkw biar dia kalah sekalian, baru aja naik tahta udah kepikiran serakah, dasar bocil
Weed25
ya kan bisa ngalirin air dari utara ke selatan, salju kan bisa cair, jualan es batu ke keselatan keknya menguntungkan
Weed25
Panggil Raja Penyihir dong Thor
Weed25
la terus kegunaan markas apa weh, kan bisa markas menyelidiki soal penggelapan
Weed25
masih bayangin Bapaknya Myro yang buang anaknya dulu wkwkwk, kalau Myro g maafin bukankah Bapaknya bakal nangis guling2 tujuh turunan gegara buang Myro yng sekarang jadi Count.
Weed25
Wkwkwkwk dan bener di akhir Romansa 3 Kerajaan, yang bertahan hanya keturunan Cao Cao dan Kerajaan Wei, tapi endingnya malah keturunan Jendral Sima Yi yang berhasil menyatukan tiongkok menjadi satu dinasti, Dinasti Jin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!