NovelToon NovelToon
BAYU : Kemana Angin Membawa Rindu

BAYU : Kemana Angin Membawa Rindu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: adisyah

Ramah segala usia,
Banyak kata kata puitis dari Author.
tokoh,peran dan kejadian hanya fiksi belaka.
lokasi dan tempat 80% nyata.
berlatar tahun 2011 di awal cerita.
bercerita tentang pemuda bernama Bayu. berusaha menggapai kesuksesan dan mendapatkan Cinta yang sebenarnya. sebelum mendapatkan itu semua, dia harus melewati pedih, sakit, perih dan keputusasaan.
Tapi seperti pujangga yang selalu mengatakan "semua akan indah pada waktunya" dan Bayu percaya, semua akan indah pada waktunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang Lebih Terluka

Pagipun datang, Bayu terbangun dari tidurnya.

Biasanya Ibu selalu membangunkan Bayu, tapi semenjak tadi tak terdengar suara ketukan di pintu kamar Bayu.

Bayu membuka mata sambil melihat langit langit kamar.

"Mungkin aku bisa gila" dalam hati bayu.

"Laras. ternyata rindu bisa menyiksa seperti ini, aku selalu berkata aku akan baik baik saja pada awalnya, tapi ternyata tidak semudah aku mengucapkannya." imbuh Bayu dalam hati.

tak berapa lama Bayu bangkit dari tidurnya, keluar kamar dan segera pergi mandi.

Di dapur sudah ada Ibu dan Raka, sedangkan Bapak di belakang rumah sedang memperbaiki kandang ayam.

Bayu menuju dapur dan bersiap untuk sarapan.

"Bagaimana sekolahmu dek.?" Bayu bertanya sambil sarapan di samping Raka.

"Ya begitulah Mas" jawab Raka sambil memakan nasi goreng buatan ibunya.

Raka sekarang sudah kelas 1 SMP. Dan sebentar lagi ujian kenaikan kelas.

"Belajar yang pinter, sebentar lagi kamu ujian kan.?" Bayu berkata menasehati Raka.

"Iya Mas, beres" Raka menjawab lagi.

"Tu dengerin le kata kata Masmu." Ibu mendukung nasehat Bayu sambil membereskan peralatan dapur.

Semenjak Raka SMP dan semenjak Bayu jauh dari Laras, kakak dan adik ini terlihat jarang bertengkar.

Setelah mereka sarapan Raka berangkat ke sekolah, Raka membawa sepeda sendiri, karena jarak dari rumah ke Sekolah Raka memang agak jauh.

Sedangkan Bayu menuju belakang rumah, melihat Bapak sedang memperbaiki kandang ayam.

"Tuk tuk tuk" suara paku diketuk palu.

"Diapain Pak.?" Bayu bertanya pada Bapaknya

"Di ganti kayunya, banyak yang lapuk Yu." Bapak menjawab.

Bayu ikut memegangi kayu yang akan dipasang.

"Sebentar lagi musim tanam padi, kita bakal sibuk di sawah." Bapak berbicara pada Putranya itu.

"Iya Pak, gak kerasa sudah mau musim tanam padi lagi" Bayu menjawab.

Bayu dan Bapak memang jarang berbicara, selain karena bapak sering keluar rumah, bapak Bayu juga orang yang serius dan jarang bercanda.

Bayu dan Bapak memanfaatkan waktu luang untuk mengurus kandang hewan, seperti memperbaiki kandang ayam, memperbaiki kandang kambing, dan Membersihkannya.

Keluarga bayu memiliki banyak ayam dan 3 kambing. Biasanya ayam dikonsumsi atau dijual, sedangkan kambing akan dijual saat Hari Raya Besar tiba.

Setelah Bayu selesai membantu Bapak dia segera mandi. Karena matahari sudah mulai meninggi, dan Bayu ada janji dengan Darman.

Bayu selesai ganti baju, dan pemuda itu menunggu Darman di halaman rumah.

"Mau kemana Le, tumben jam segini udah rapi.?" Ibu bertanya sambil melihat kerupuk yang dijemur di pekarangan depan rumah.

"Mau jalan jalan sama Darman Buk." Bayu menjawab.

Tak berapa lama Darman tiba dengan sepeda motornya. Darman turun dari motor dan melepas helem, Darman melihat Ibu bayu di pekarangan rumah sedang menjemur kerupuk.

Melihat Darman datang, Bayu masuk ke rumah untuk mengambil helemnya.

"Assalamualaikum Buk." Darman salam kepada Ibu bayu sambil mencium tangannya.

"Waalaikumsalam Darman. Bagaimana kabar Ibuk dan adek adek kamu, sehat.?" Ibu bertanya.

"Iya Buk sehat sehat semua." Darman menjawab.

"Alhamdulillah. Masuk dulu Dar Ibuk panggilkan Bayu," Ibu mempersilahkan Darman masuk.

"Iya Buk trimakasi." Darman menjawab sambil akan masuk ke rumah.

Saat Darman akan masuk rumah, ternyata Bayu sudah membawa helem dari dalam rumah.

"Ayo Dar, berangkat sekarang." kata Bayu sambil memakai sandalnya.

"Kalau gitu saya ngajak Bayu jalan jalan dulu Buk" Darman berkata pada Ibu bayu

"Iya, ati ati ya Le. Jangan pulang malam.!" Ibu Bayu menjawab.

Setelah Bayu dan Darman mencium tangan Ibu Bayu, dan mengenakan helem, mereka pun berangkat

Dijalan setelah keluar Gapura Desa.

"Mau kemana kita Dar.?" Bayu bertanya

"Ke alun alun aja sambil cari pentol bakar" Darman menjawab.

Jalan jalan yang sederhana. Tapi bagi mereka sudah cukup untuk menghilangkan penat. Apa lagi Bayu, yang sedang dirundung kesedihan.

Sebenarnya Darman sangat sering pergi ke kota sekedar untuk mencari jerigen bensin atau keperluan bertani. walau daerah mereka hanya kota kabupaten tapi suasana ramai sangat mereka rasakan dibanding Di Desa.

Tapi bagi Bayu keramaian kota sangat jarang ia rasakan. karena tak setiap bulan Bayu pergi ke kota, apalagi dengan Bayu yang sedang menunggu kedatangan Laras.

...Kemudian...

Sesampainya mereka di alun alun kota. Darman memesan pentol bakar kepada abang abang Penjual pentol. Sambil duduk di pinggir trotoar mereka mengamati suasana kota.

"Liat Yu. Cewek kota cantik cantik." canda Darman.

"Tapi mereka mana mau sama kita." Bayu menjawab.

"Ya masak dari sekian banyaknya cewek di sini ngak ada yang mau sama kita." Darman berkata.

Sekarang jelas. Tujuan Darman mengajak Bayu jalan jalan tidak lain tidak bukan hanya untuk cuci mata. Dan juga untuk menyadarkan Bayu bahwa wanita bukan hanya Laras.

"Ya mana mau Dar, orang kita kan anak desa." Bayu menegaskan.

Kemudian. Jajanan pentol bakar mereka pun jadi, saat Bayu akan membayar.

"Udah ini aja Yu, sekalian." Darman menjawab sambil menyodorkan uang ke abang abang penjual.

"Yawes. Kapan kapan ganti aku yang bayarin kamu" Bayu berkata.

"Oke bos" jawab Darman singkat.

Nongkrong sederhana itupun sejenak menghilangkan kesedihan Bayu.

Bayu sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan gadis gadis kota, tapi Bayu lebih tertarik dengan keramaian kota.

mereka sangat menikmati suasana saat ini, suara bising kendaraan, hiruk pikuk kota dan ada juga anak anak yang bermain bola di dalam alun alun.

"sebenarnya aku udah selesai sama Sulis Yu" Darman tiba tiba berkata.

"hah, yang bener kamu Dar.?" Bayu terkaget dengan pernyataan Darman yang tiba tiba.

"serius suwer. ya ternyata bener Sulis akan di jodohkan, ya jadi aku mundur teratur aja Yu. daripada sakit belakangan" kata Darman yang sedang mencurahkan isi hatinya.

"tapi kamu kok ngak kelihatan sedih Dar ?" Bayu bertanya.

"sebenernya sedih, aku pengen curhat sama kamu kemaren, tapi aku ngelihat kamu lebih sedih daripada aku ya aku ngak jadi ngomong" Darman berkata sambil memakan pentol bakarnya.

"terus kamu gimana sekarang Dar.?"

"ya gak gimana gimana Yu. rencanaku nanti pengen ngelamar Fitri aja" Darman mengatakan hal yang mencengangkan lagi

uhukkk

terlihat bayu terdedak

Darman langsung membeli air mineral ke warung kecil sebrang jalan dan segera kembali.

"yang pelan pelan kalau makan Yu." ucap Darman sambil menyodorkan air mineral.

Bayu menerima air mineral itu, segera di bukanya dan meminumnya.

"edan kamu Dar. bener bener nekat" jawab Bayu sambil menarik nafas panjang.

"hahahahaha.. nekat gimana Yu,?. kalau lamaranku diterima ya syukur kalau ngak ya coba lagi" jawab Darman santai.

"coba lagi emang undian berhadiah.?" jawab Bayu.

"lagian kamu kan yang nyuruh aku sama Fitri, tapi setelah tak pikir pikir kayaknya masuk akal juga kata katamu dulu Yu. kemungkinan besar Ibu fitri bakal nerima aku." Darman semakin bersemangat

"bener bener nekat kamu Dar, padahal dulu aku asal bicara aja"

"ya seperti kata pak ustad, perkataan adalah doa." Darman berkata kemudian meminum air mineral.

1
Akang Kumis
karya terlalu lama.....hanya ingin tahu hubungan bayu dan puteri gimana?penantian dari 1bab agak lama hingga keinginan itu rasa hilang.karya menarik tapi terlalu lama untuk diakhiri..penantian satu penyiksaan.
Gopecel: terimakasi kak atas kritiknya, memang masih lumayan lama, bila kakak berkenan bisa kembali lagi saat karya tamat. karena jujur novel ini masih akan memakan kira kira 100 bab lagi. 🙏🙏
total 1 replies
Akang Kumis
mantap......teruskan menulis.karya yang baik.aku salute sama kamu cuma jangan mengantung cerita terlalu lama hingga keinginan untuk mengetahui kesudahan cerita menjadi sirna...
Gopecel: terima kasih Kak dukungannya. Saya berusaha untuk terus menghibur para pembaca dengan tulisan tulisan sederhana Author. 🙏🙏
total 1 replies
Astri Mawarsiwi
thor.. karakternya astri lho masa' gendut?? aku lho kurus... wkwkwkwk
Gopecel: lebih ke chubby kak.. gak gendut banget kok. 😁😁✌️✌️
total 1 replies
Mail Kedaung
karya yg bagus cuma tak ada lanjutan lagi....jgn biar pembaca menunggu terlalu lama..
Gopecel: autor up lagi kak. juma mungkin tidak rutin karena kesibukan. trimakasih dukungannya.🙏🙏🙏
total 1 replies
Astri Mawarsiwi
lah.. ada bayu, ada astri.. kebetulan banget..
Albertus Sinaga
ok thor
Albertus Sinaga
ok thor mantap
Albertus Sinaga
buktikan cintamu yu
Albertus Sinaga
ok berembuk untuk tour
Albertus Sinaga
itulah cinta bagi bayu
Albertus Sinaga
lanjut
Albertus Sinaga
ok thor lanjut
Albertus Sinaga
berhasil bayu meredam kemarahan putri
Albertus Sinaga
putri luluh harus pakai jurus bebek bakar
Albertus Sinaga
hahaha bebas dari kegelisahan
Albertus Sinaga
bahagia nya hati ini melepas rindu
Albertus Sinaga
lanjut
Albertus Sinaga
mantap bayu
Albertus Sinaga
bsyu harus tegar
Albertus Sinaga
putri sudah kenal orang tua bayu, bayu nya kapan kenal orang tua putri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!