NovelToon NovelToon
Dvesa

Dvesa

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Spiritual / Pembunuhan / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam
Popularitas:38.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elsje Artemis

Kisah tentang Gayatri dari Dwipajaya yang dinikahkan dengan Siddarth dari Astapura untuk mempererat hubungan dagang antara Nusantara dan Hindustan. Suatu ketika karena sebuah kesalahan, Gayatri dikuasi oleh kemarahan dan dendam. Gayatri bermeditasi mohon pertolongan Dewi Durga agar menurunkan karma bagi suaminya. Ketika karma itu datang, justru menyentuh sisi kemanusiannya. Akankah Gayatri bertahan dengan dendamnya?



DISCLAIMER
Cerita ini merupakan cerita fiksi, murni karangan penulis dan terinspirasi dari kisah kolosal India dan Indonesia. Apabila ada kesamaan latar, tokoh, alur, dll bukan merupakan unsur kesengajaan. Cerita ini juga tidak bermaksud meremehkan salah satu budaya, adat, kebiasaan, dan agama. Diharapkan pembaca bijak menyikapi isi cerita.

Terima kasih.

Credit Cover Picture : "Maya - Illusion" By Jahnavi Jaya, Samadhi Collective

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elsje Artemis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali ke Kemah

Siddarth membebat bagian tubuhnya yang terluka dengan dedaunan yang telah ditumbuk di atas bebatuan lalu diikatkan dengan lengan bajunya yang telah disobek. Resep kuno yang dipelajarinya dari medan perang berguna mengurangi perdarahan pada lukanya.

Siddarth memacu kudanya kembali ke kemah. Dari kejauhan dia melihat para prajuritnya tengah berjaga-jaga. Siddarth menepikan kudanya, dan bersembunyi di balik semak. Dia mengamati sekitar kemahnya. Setelah Siddarth merasa tidak ada yang perlu dicurigai dia menampakan dirinya dan berjalan menuju kemah.

“Tuan, anda baik-baik saja?” salah seorang prajurit yang berjaga berteriak histeris.

Bansheer dan prajuri yang lain berlari mendekat.

Diam-diam ada prajurit yang memanfaatkan kedaan tersebut menuju tempat obat-obatan.

Siddarth mengangkat tangan kanannya, memeberi isyarat agar prajuritnya tidak perlu khawatir dengan luka yang dia alami.

Bansheer membawa Siddarth masuk ke kemah khusus yang telah dipersiapkan untuknya.

“Panggil tabib untuk mengobati luka Tuan Muda” perintah Bansheer.

“Sesuai dugaanku, Gopal melewati hutan kematian bersama dua prajurit terbaiknya.

Perketat keamanananya, agar penyusup tidak masuk” ujar Siddarth pada Bansheer.

Tabib datang membawa wadah berisi air hangat dan sepotong kain. Tabib meminta

Siddarth melepas pakaiannya. Tampak bekas sayatan dan bekas luka lainnya

memenuhi punggung Siddarth. Luka-luka itu dia dapat sejak dia mulai belajar

bela diri dan ikut dalam peperangan.

Tabib membersihkan kotoran yang menempal pada luka, termasuk sisa darah yang telah mengering di sekitar luka tersebut.

Tabib meracik obat di hadapan Siddarth lalu menempelkan hasil racikan tersebut pada lukanya dan dibalut dengan kain bersih.

Siddarth diam, sambil duduk bersila. Dia menahan rasa sakit sekaligus memulihkan

kekutannya dengan memusatkan perhatian pada ilmu pemulihan yang telah diajarkan

oleh gurunya.

“Tuan Muda, pengobatannya sudah selesai. Harap Anda beristirahat. Untuk membantu

proses penyembuhan, saya akan siapkan ramuan untuk diminum. Murid saya akan

mengantarkan obat untuk anda” ujar Tabib sebelum undur diri dari hadapan

Siddarth.

Siddarth menyerahkan tugas selanjutnya kepada Bansheer sedangkan dia beristirahat sesuai saran tabib. Penjagaan di sekitar tempat peristirahatannya semakin diperketat.

Tidak kama kemudian seorang pria datang terburu-buru membawa wadah yang ditutup rapat di atas sebuah nampan.

“Mau apa kau?” ujar ketua prajurit yang berjaga di kemah Siddarth.

“Ampun Tuan, saya hanya ingin mengatar ramuan dari tabib untuk tuan muda Siddarth” ujar pria itu.

Prajurit membiarkan pria itu masuk ke kemah.

“Permisi Tuan, saya datang membawa ramuan yang diresepkan tabib”

Siddarth yang sedang duduk bersila perlahan membuka matanya dan mengambil wadah berisi ramuan tersebut.

Sedetik kemudian Siddarth melemparkan ramuan pada pelayan itu.

Secepat kilat dia mengambil belati di bawah bantalnya dan mengarahkan ke leher laki-laki itu, lalu melumpuhkannya dengan satu tendangan keras di perutnya.

“Seret dia!” perintah Siddarth pada prajurit di luar kemahnya.

Mereka masuk dan menyeret laki-laki itu ke lapangan terbuka.

“Panggil tabib yang mengobatiku!”

Tabib istana yang ikut bersama prajurit di seret dan dipaksa bersimpuh di hadapan

Siddarth.

“Ampun Tuan, saya sedang membuat ramuannya" ujar Tabib ketakutan.

“Apa kau mengenal pria ini?” tanya Siddarth

“Tidak Tuan. Saya baru pertama melihatnya” ujar Tabib setelah meneliti wajah pemuda di sampingnya.

“Singkirkan dia!” ujar Siddarth menyuruh prajurit menyingkirkan Tabib dari hadapannya.

“Ku akui keberanianmu masuk ke wilayahku dan menaruh racun dalam ramuanku. Kalau

kau sedikit lebih pintar, kau tidak membawa racun tersebut dalam keadaan panas.

Uap yang ku hirup baunya sama persis dengan akar tanaman Zahar yang tubuh di

lembah obat. Wilayah itu sekarang sudah dikuasai Indrajaya” ujar Siddarth menginjak

dada pria yang sedang terlentang di hadapannya.

Pria itu meringis kesakitan.

“Kesombonganmu akan membawamu pada kehancuran. Saat ini prajurit Indajaya sudah dekat ke lapangan peringatan perang. Bersiaplah untuk kehancuran Astapura!

Hahahahahah...”

“Dukkk” kepala pria itu terlempar beberapa meter dari tubuhnya. Siddarth meghentikan

suara tawanya, dalam satu tebasan pedang. Ujung pedangnya meninggalkan bekas

goresan pada tanah. Darah yang tertinggal di bilah pedangnya diusapkan pada

bajunya hingga pedang itu bersih.

“Tinggalkan tempat ini!” perintah Siddarth.

...----------------...

1
falea sezi
karma pelakor anak nya gila
falea sezi
moga cpet dpet anak
falea sezi
mending jd janda aja trs nikah ma raja lain Thor kasian gayatri
falea sezi
mending cerai aja laki nya gila wanita
falea sezi
laki kurang ajar
Rifca Farih Azizah
akhirnya lanjut juga
RyuLingka
Baru baca karyanya ... ceritanya beda ...
RyuLingka: /Pray//Ok/
total 2 replies
Rifca Farih Azizah
akhirnya berlanjut juga
Elsje: Terima kasih kak, sudah setia membaca
total 1 replies
Angel
keren
Elsje: Halo kak .. silahkan mampir /Rice/
total 3 replies
~SiTa~
up
Elsje: Oke kak /Determined/
total 1 replies
Rifca Farih Azizah
yang ditunggu akhirnya muncul
TickleStar
jangan baperan donk thor..cukuo kita 2 aja yg baperan bc nya..itu cm sedikit badai yakin kami tetap mendukungmu.. semangat !!!
SoftMambo
Aku galau karenamu Thor! Mana lanjutannya Thor huhuhu
Rifca Farih Azizah
aslinya novelnya ini tuh banyak yg syuka cuma krn jadwal update nya ga jelas jd banyak yg melipir.. kali kalau end bnyak yg mmpir... semangat author
Elsje: halo kak terima kasih sudah membaca ... author sedang coba untuk konsisten update ...
total 1 replies
Rifca Farih Azizah
ini novel bertema sejarah yg sangat bagus... bahkan gaya bercerita dan tata bahasanya sangat baik. semoga makin banyk yg tertarik
Jantung Taman
Ya author yg chakeeep, bisa kali aku jadi pemeran di dalem ceritanya huehue
Rifca Farih Azizah
aku selalu setia
Rifca Farih Azizah
alhamdulillah akhirnyaaa... kalau end pantas dan sangat pantas dipromosikan
Rifca Farih Azizah
Semangat author... aku jrang2 Nemu Karya seberkualitas ini
Elsje: Makasih kak
total 1 replies
vanilla attack
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!