NovelToon NovelToon
Pengagum Rahasia Jadi Pasangan Mafia

Pengagum Rahasia Jadi Pasangan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Mafia / Romansa-Teen school
Popularitas:112.2k
Nilai: 5
Nama Author: Dhilah

Pertama kali pindah ke sekolah sebagai cucu yayasan. Membuat Olive jadi memiliki beban, karena Olive tidak ingin ada yang tahu bahwa dirinya bagian dari keluarga pemegang saham. Olive ingin hidup normal seperti anak-anak yang lainnya, bisa berbaur dengan banyak usia tanpa memandang derajat.

Brukkk!

"Maaf kamu gapapa?" Tanya Pria itu.
"Ng--"
"Heh! Kalo jalan lihat pake mata. Main nabrak aja." Kata Perempuan itu.
"Lu apaan sih Gita, gua yang nabrak bukan dia. Maaf ya." Ujar Pria itu.
"Iya kak, aku gak apa. Permisi." Ucap Olive buru-buru pergi.

Beberapa hari berlalu Olive diam-diam mengamati kegiatan pria itu. Dikantin,

"Ahhh! Kak Alden. Itu tuh." Ujar Salah satu teman Olive.
"Dia siapa?" Tanya Olive.
"Lu lihat dulu deh orangnya gimana, dia cucu yayasan sekolah kita." Jelas Teman Olive yang lain.

Saat Olive melihat orang itu, ia terkejut karena secara kebetulan tatapan mereka bertemu. Alden dan 2 temannya mendatangi meja Olive dkk.

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7 - Hobi yang sama

"Bos lihat apaan sih? *liat* Widih! Masih disitu aja. Kebetulan nih, bos nganterin yuk." Usul Rafa.

"Iya bos, kan rumah lu searah sama Olive. Gua searah sama Niesha terus si Rafa searah sama shakila. Gimana?" Tanya Ryan.

"Yaudahlah terserah kalian. Kasian juga mereka susah dapetin mobil online jam segini. Tapi, bener lu ya pada antar sampe rumah." Ucap Alden.

"Siap bos! Eh, lu juga lah jangan dibawa ke apartemen wkwk!" Goda Rafa.

Mereka pun masuk ke mobil masing-masing kemudian berhenti di depan halte mobil online. Alden keluar dari mobil yang tiba-tiba berhenti membuat aku dan kedua sahabatku terkejut.

"Kalian belum pulang juga?" Tanya Alden.

"Iya kak, daritadi di cancel mulu sama online nya." Ucap Shakila.

"Bareng kita aja gimana? Kebetulan kan sama arahnya." Tawar Alden.

"Yuk, bareng kita aja. Mobil online jam segini susah terus bahaya juga kalo ternyata penjahat gimana? Kan kalo sama kita udah saling kenal kita nya." Ajak Ryan.

Aku dan kedua sahabatku saling tatap. Aku meminta kedua sahabatku untuk menolak, namun mereka berdua mengangguk setuju. Aku lupa jika mereka mendukung menjodohkan antara aku dan kak Alden. Hufft!

"Oke kak." Sahut Niesha di ikut anggukan dari Shakila.

Aku pun hanya pasrah mengikuti mau mereka. Alden membukakan pintu untuk Olive kemudian menutupi atap mobil dengan tangan nya agar aku tidak terpentok. Begitupun dengan Shakila dan Niesha mendapat perlakuan yang sama sepertiku.

Suara tiga mobil sport milik Alden, Ryan dan Rafa membelah jalan pusat kota hingga akhirnya mereka sampai rumah masing-masing dengan selamat.

Selama di perjalanan, di mobil yang berbeda.

#Mobil Ryan

"Kamu udah tau kan tentang perjodohan antara Alden sama Olive? Menurut kamu gimana?" tanya Ryan.

"Aku sih setuju banget kak, mereka cocok. Apalagi bentar lagi kan Promnight sekolah bisa mendukung situasi juga. Itu si menurut aku. Kalo menurut kak ryan gmana?" Jawab Niesha.

"Ah! Setuju banget. Alden itu sebenernya lagi nunggu temen masa kecil nya, cewe. Cuman ya nggak masalah lah. Lagian orang nya juga nggak ada jalanin dulu aja yang sekarang. Siapa tau nyaman. Iya kan?" Ujar Ryan setuju.

"Benar kak, terus gimana kalo tiba-tiba cewe yang di nanti sama kak Alden muncul nanti kak?" Ucap Niesha.

"Aku yakin itu cewe juga udah punya jalan hidup nya sendiri. Malah mungkin udah nikah nanti pas ketemu sama Alden. Soalnya setau aku, mereka cuman sebatas sahabat aja." Sahut Ryan.

Mereka pun asyik ngobrol, mereka mengobrol seputar Alden olive dan juga diri mereka berdua.

#Mobil Rafa

"Jarang-jarang kan ada cewe kayak kalian main nya di bar non-alkohol." Ucap Rafa.

"Iya kak, Kita emang sepakat aja buat nggak mulai sentuh sama yang beralkhohol kebetulan juga bar itu satu-satunya yang sediain minuman non alkohol. Terus juga di tambah bar itu punya kakak nya Olive jadi tadi juga di gratisin sebagai ucapan selamat datang." Jawab Shakila.

"Ouh ya? Wah, kayak juga ya. Anak yayasan, punya bar sendiri lagi. Keren deh." Kagum Rafa.

"Anak yayasan? Olive sama kayak kak Alden anak yayasan juga kak?" Tanya Shakila.

"Iya. Tapi, denger-denger keluarga nya sih mandiri banget nggak pernah mau pake kekuasaan buat jatuhin orang." Ucap Rafa.

"Iya kak, itu juga kakak nya olive berjuang sendiri dari nol banget. Mandiri sejak dini sih kak mereka, aku juga tadi di ceritain kalo olive mau buka cafe juga setelah lulus. Hebat ya." Ujar Shakila.

"Mereka emang cocok banget gak sih. Pantesan ya mereka di jodohin. Visi dan misi keluarga nya sama." Ucap Rafa.

"Bener kak, aku sama Niesha dukung sih perjodohan ini." Jawab Shakila.

"Sama. Aku sama Ryan juga setuju. Cuman ya gimana kalo yang di jodohin susah peka ya." Sahut Rafa.

"Promnight! Acara Promnight king Queen sekolah kan bentar lagi. Gimana kak?" Usul Shakila.

"Wahaha! Setuju-setuju." Sahut Rafa.

Sementara dua pasangan itu membicarakan Alden Olive.

#Mobil Alden

Di dalam mobil ini hanya ada kesunyian. Canggung tapi ada rasa nyaman untuk mereka. Namun, karena merasa ada yang membicarakan mereka. Olive seperti merasa hidung nya gatal. Sedangkan Alden merasa telinga nya panas.

'Wah, siapa nih yang ngomongin gue. Duh, hidung gue gatal banget lagi.' Bathin Ku.

'Wah! Dua manusia itu pasti lagi ngomongin gue nih telinga gue panas. Lihatin aja besok.' Bathin Alden.

"Gue setel musik nggak apa kan?" Tanya Alden.

"Nggak apa kak." Jawabku.

"Kamu suka genre apa?" Tanya Alden.

"Apa aja kak suka kok. Tapi, aku lebih suka ke instrument nya aja." Sahut ku.

"Wah, kebetulan. Aku juga sukanya cuman instrumen nya aja nggak ada yang nyanyi." Jawab Alden.

Alden pun menyetel lagu nya, sangat menikmati instrumen itu. Sejenak bisa melupakan rasa gatal pada hidungku dan juga panas pada telinga Alden. Sesekali mereka bersenandung bareng, tak di sangka bahwa kesukaan mereka ada yang mirip.

"Aku nggak nyangka ada cewe yang suka instrumen nya aja kayak kamu, langka banget." Ucap Alden.

"Kebanyakan pada suka yang ada penyanyi nya. Iya, kebetulan aja dari kecil di suguhin nya cuman instrumen dari piano aau gitar gitu. Jadi, lebih tertarik tanpa penyanyi sih." Sahutku.

Tak kerasa sudah sampai di rumah, aku melihat jam. Sudah menunjukkan pukul 23:45 Nyaris saja.

"Kenapa?" Tanya Alden.

"Emm, nggak apa kak. Biasa kalo pulang lewat batas bakal di tarik fasilitasnya. By the Way makasih kak udah di antar pulang. Maaf kalo ngerepotin." Ucap ku.

"Santai aja, Yaudah masuk gih. Besok masih sekolah kan, takut masih ada tugas." Jawab Alden.

"Iya udah aku masuk dulu." Pamit ku.

Aku keluar dari mobil Alden dan membuka gerbang rumah perlahan. Setelah aku masuk ke pintu utama barulah aku mendengar suara mobil kak Alden pergi.

Saat aku menutup pintu utama perlahan dan berbalik badan. Aku terkejut karena kak Belden masih duduk di ruang tengah.

"Hemm... kakak kok belum tidur sih?" Tanya ku.

"Nungguin orang yang janji nggak bakal pulang lewat batas malam." Sahut Belden.

"Ya maaf kak, tadi beneran aku udah pesan mobil dari jam 11 tapi susah banget dapet nya di cancel terus. Sumpah kak nggak bohong, kakak bisa tanya sama Shakila maupun Niesha mereka temen aku terus masalah di bar juga kakak bisa tanyakan sama kak kevan. Aku nggak macam-macam. Sekarang kita istirahat ya, kalo sampe mama papa tau kita belum tidur nanti fasilitas kita di tarik. Ayo!" Rujukku.

"Bener ya?" Tanya Belden.

"Astaga. Beneran kak. Ayo!" Ajak ku.

"Nggak bohong kan?" Tanya Belden.

"Nggak." Sahutku.

"Terus tadi siapa yang ngantar pulang?" Tanya Alden tepat berdiri di depan kamar ku.

"Em... itu. Ah, tapi kakak jangan bilang-bilang ke mama papa atau siapapun ya?" Ujarku.

"Siapa?" Ucap Belden.

"Janji dulu." Jawab ku.

"Iyaya, janji. Siapa yang antar kamu pulang pake mobil sport itu." Tanya Belden.

"Kak Alden." Sahut ku pelan namun jelas.

"Kamu... "

"Tadi nggak sengaja ketemu di bar. Terus, karena mobil online nya susah jadi di tawarin jadinya pulang bareng. Udah sebatas itu aja." Jelasku.

"Bener?" Tanya Belden.

"Beneran kakak. Udah ya, sekarang balik ke kamar. Aku mau tidur, besok masih harus sekolah." Jawabku.

"Berarti kamu setuju kan di jodohin sama dia?" Goda belden.

Aku pun memutar bola mata kemudian masuk kekamar kemudian ditutup dan di kunci. Aku bebersih diri kemudian tidur. Sebelum tidur entah kenapa Wangi mint Alden masih terngiang di ingatan ku. Aku pun menarik selimut dan memaksa untuk tidur.

Bersambung...

1
Nice story
Oktia Kurnianingrum
sudah kuduga sebelumnya Thor, kalu Vina itu temen kecil yg di tunggu tunggu Alden 😁
lanjut Thor jangan buat Oliv sama Alden berpisah ya cuma gara2 Vina
Oktia Kurnianingrum
kereeenn ceritanya gak sabar ngu Thor up lagi,bikin penasaran 🙂semangat 👍
Zahroni Nur Hafid
hi kk, dpt salam boomlike, bintang 5 dan favorit dari novel [Terlemah yang tak terkalahkan]

Ditunggu feedbacknya kk, trima kasih...
yan
lanjut thor semangat yH buat buat up nya
floufrouu
seandainya kita serumah thor. Mungkin udah aku bantu segala lelahmu supaya aku gak galau nunggu lanjutan wkwk
LisSari 🐬
mampir kk
yan
lanjut thor semangat yH buat buat up nya
pink biru
awalnya aq g yakin cerita ini menarik tapi tetep aq baca ternyata sampai d bab ini cerita semakin menarik. . .
Mata Diam
ayo author semangat terus buat bikin cerita ini lagi ya.aq tunggu.muachhhh會沽
pink biru
makin seru
virshere ads
Authooooor! Aku suka sama ceritanya! Crazy up, please *puppy eyes*
ruby sunn
Thor aku jarang banget nih komen di karya org, tapi aku gregetan mau komen disini soalnya ceritanya bagus dan aku kepo parah sama lanjutannya!!!
seblak dower: hai kak, mampir ya dikarya ku. mana tau tertarik juga.
total 1 replies
SizzlingTeapot
Ya Tuhan, do'aku cuma satu. Semoga authorku sehat terus biar bisa lanjut update dan jalani kegiatan sehari-harinya *piw piw
champagnefabulous
selalu mendukung,majuuuuuu trus
sunshinegyspy
Ampun pala eike pusing mak, menunggu lanjutannya bikin galau‾
Zizi Suartini
Thor, i love you!! Aku mau bilang itu karena cerita ini moodbosterku banget!
moonjuice
Ampun pala eike pusing mak, menunggu lanjutannya bikin galau‾
BeijingBand
yg liat update langsung baca + coment like dong!!!
Taehyung
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!