NovelToon NovelToon
Mantan Komandan Muda

Mantan Komandan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Penyelamat / Fantasi
Popularitas:673
Nilai: 5
Nama Author: Kanji Wara

Bima mengira ia bisa mengubur masa lalunya yang kelam di Desa . Mantan komandan regu pasukan khusus ini memilih hidup bersahaja sebagai petani jagung dan pemancing di tepi sungai demi melarikan diri dari trauma perang. Namun, kedamaian yang ia bangun susah payah runtuh setiap kali ia teringat pada Joni, sahabat sekaligus anak buahnya yang gugur dalam pelukan Bima akibat terjangan peluru senapan mesin musuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kanji Wara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

malam pertama

Satu minggu telah berlalu sejak keputusan perjodohan itu diketuk palu. Hari yang dinantikan—atau mungkin yang paling dihindari oleh Viona—akhirnya tiba dan baru saja usai. Sore hari itu, suasana di kediaman utama keluarga Utara perlahan-lahan mulai sepi setelah pesta pernikahan yang digelar secara tertutup namun super mewah selesai dilaksanakan. Para tamu undangan dari kalangan elite dan kolega bisnis kelas atas sudah pulang ke rumah masing-masing. Di area halaman dan beberapa sudut aula, yang tersisa hanyalah bekas-bekas dekorasi acara, sisa makanan mewah, serta sampah yang berserakan yang mulai dibersihkan oleh puluhan pelayan mansion.

Di dalam ruang tamu utama mansion yang tenang, mereka bertiga duduk bersama untuk melepas lelah. Bima dan Viona kini telah resmi menyandang status sebagai suami istri. Bima masih mengenakan kemeja putihnya yang kancing atasnya sudah dibuka, sementara Viona duduk di samping neneknya dengan gaun pengantin putih yang anggun namun wajahnya tampak cemberut dan kelelahan.

Nyonya Besar memecah keheningan dengan senyum hangat yang penuh rasa syukur. Beliau menggeser sebuah kotak beludru hitam kecil dan beberapa dokumen ke atas meja kaca di hadapan Bima.

"Nak Bima, ini hadiah pernikahan dari Nenek untuk kalian berdua," ujar Nyonya Besar lembut.

Di atas meja itu, Nyonya Besar menyerahkan satu kunci beserta sertifikat kepemilikan sebuah villa mewah di tepi danau yang eksklusif, satu kunci mobil sedan hitam keluaran terbaru, dan satu kartu hitam (black card) tanpa batas limit untuk membiayai seluruh kebutuhan hidup mereka. Sebuah hadiah pernikahan yang luar biasa fantastis bagi orang awam, namun hal biasa bagi penguasa wilayah Utara.

Nyonya Besar kemudian menatap cucunya yang sedari tadi hanya diam menunduk, lalu beralih kembali pada Bima. "Nak Bima, bawa istrimu pergi ke villa itu untuk istirahat sekarang. Sepertinya dia sudah agak lelah setelah berdiri seharian menyapa tamu. Nenek juga mau masuk ke kamar untuk istirahat," lanjut beliau sambil perlahan bangkit berdiri dibantu oleh pelayan setianya.

Bima mengangguk hormat. "Baik, Nenek. Terima kasih atas semua hadiah ini. Istirahatlah dengan baik," jawab Bima tenang.

Tiga puluh menit berlalu dengan cepat. Sedan hitam mewah pemberian Nyonya Besar itu kini sudah lama terparkir rapi di halaman depan sebuah villa berarsitektur modern yang berdiri megah di tepi danau. Suasana di sekitar villa sangat sunyi dan privat, jauh dari hiruk-pikuk pusat Kota Barat.

Dari dalam kamar utama, terdengar sayup-sayup suara gemercik air mengalir dari dalam kamar mandi, menandakan bahwa Viona sedang membersihkan diri dan mencoba menenangkan pikirannya yang masih campur aduk setelah hari yang panjang ini.

Sementara itu, Bima memilih untuk memberikan ruang bagi istrinya. Dia duduk santai di atas kursi santai yang terletak di balkon lantai dua villa tersebut, menghadap langsung ke arah bentangan air danau yang luas. Bima kemudian menyesap kopi hitam hangatnya yang pekat perlahan-lahan, lalu menyalakan sebatang rokok. Dia menghisap dalam-dalam rokoknya, membiarkan asap putih mengepul pelan di udara sebelum akhirnya ditiup angin malam. Di bawah temaram cahaya bulan, Bima sangat menikmati semilir angin tepi danau yang tenang dan sejuk, sebuah ketenangan yang sesaat mengistirahatkan jiwanya dari beban masa lalu dan tanggung jawab besar yang baru saja dia pikul di pundaknya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!