PERINGATAN!!!
NOVEL INI BIKIN NGAKAK PEMBACA!
"Ini Mengisahkan tentang bocah yang bernama Ardi yang konyol, dia suka sekali memakan coklat dan wafer karamel.
Dia mempunyai kakak yang bernama Astrid, dia suka sekali menganggu kakaknya dengan berbagai cara.
Dia mempunyai sahabat yang bernama Derek, Derek adalah bocah konyol yg suka band seperti Ardi."
Mau tau kisah selanjutnya?
___Silakan Baca___
Terima Kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiada Tanding, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 7 Hukuman
Dad memberi tahu Mom dan sekarang Derek tidak diizinkan datang untuk latihan band malam ini. DAN Mom memberiku tugas rumah tambahan.
"Sapu lantai dapur atau bawa keluar tempat sampah" (yang bau). Pilihan yang sulit.
Astrid SANGAT menyukai ini. Dia terus berkata "BODOH" kepadaku dengan suara bayi yang sangat konyol, yang membuatku gila. (Tapi, aku tak akan membiarkan dia membuatku gila karena dia akan mengatakannya SEPANJANG malam, (dan besok serta lusa.)
Dad memberiku ceramah singkat dan berkata jika aku tak bekerja keras di sekolah, aku akan berakhir seperti Dad. Menurutku, itu bukan hal buruk, karena Dad memiliki perkerjaan yang cukup menyenangkan.
Dad masih memiliki kantornya sendiri (yah, itu sebuah gudang di halaman rumah kami) tempat dia mengerjakan desain-desain yang menggunakan komputer. Kadang-kadang, Dad bekerja di kantor-kantor orang lain.
Mom senang jika itu terjadi karena Dad harus terlihat lebih cerdas dan mendapatkan lebih banyak uang.
Aku lebih suka Dad bekerja di rumah karna dia memiliki simpanan wafer karamel rahasia di dalam gudang yang sering kumakan (dan Mom tidak mengetahuinya).
Jadi, beginilah aku, sedang menyapu lantai dapur, saat Nenek Mavis muncul untuk meminjam sebuah buku resep.
Aku menjuluki Nenek dan Kakekku
PARA FOSIL karena mereka berdua tua dan dan sangat kuno.
"Mom tidak pernah menggunakan buku resep!" Mom berkata dengan kaget.
"Aku mengundang seluruh keluarga untuk makan siang," kata Nenek.
"Sungguh?"
(Astaga... Itu bukan kabar yang benar-benar bagus. Coba kujelaskan...)
Nenek Marvis dan Kakek Bob bukan Nenek dan Kakek biasa.
Terutama soal makanan. Mereka senang bereksperimen dan menyantap kombinasi makanan yang sangat ganjil.
Contoh:
Tea DICAMPUR Cronflakes
(Ternyata menghemat waktu.)
^^^Pir+Bawang bombay \= Sup^^^
^^^(Nanti kuceritakan lagi.)^^^
Selain itu, Nenek sering CEROBOH saat memasak. Jadi, Mom membekalinya setumpuk bukubresep dengan harapan Nenek benar-benar mengikuti sebuah resep sungguhan.
Aku masih menyapu dan mencoba membuat Nenek merasa iba kepadaku dengan memasang "tampang muram". Semoga saja Nenek diam-diam memberiku tambahan uang saku (Nenek kadang-kadang melakukan itu).
Tapi, Mom memberi tahu Nenek mengapa aku menyapu dapur. Dan sekarang Nenek ingin aku pergi ke toko untuk membeli SUSU! (kerja kerja kerja) " Agar Nenek bisa minum secangkir teh."
Untungnya Nenek memberiku tambahan uang untuk membeli cemilan bagiku sendiri.
...BERHASIL...
Di toko, aku menimbang-nimbang untuk menghabiskan upahku (permen? wafer karamel?) saat aku melihatnya ಠ_ಠ majalah ROCK WEEKLY bulan ini.
Dan yang tampil di sampulnya adalah band terbaik di seluruh dunia. DUDE3.
Aku HARUS membelinya Bahkan sisa uangnya masih cukup untuk membeli dua permen kunyah rasa buah juga. HEBAT!
Mom bertanya, "Di mana susunya?"
(Tiba-tiba aku lupa alasanku pergi ke toko dan menyembunyikan majalah ROCK WEEKLY-ku.)
"Tokonya kehabisan susu," aku menjawab.
(FIUH! untung Pikiranku yang tiba-tiba cepat... Harus memberi tahu Derek tentang DUDE3
Nenek Marvis meminum air panas dengan seiris wortel, yang bahkan terasa agak gila untuknya.
Aku membaca seluruh membaca wawancara dengan DUDE3. Dan aku sangat tak percaya mereka benar-benar akan mengadakan konser di KOTA KAMI.
Aku menyalakan komputer untuk mendengarkan lagu terakhir mereka dan memeriksa di mana lagi mereka bermain.
Ini MENGAGUMKAN. Derek sedang Online dan sama bersemangatnya seperti aku sekarang.
...----------------...
Kyak apa hiteris y tuh ank" lihat peliharaan Ardi 👀👀
pengen cepat pulang 😂😂😂