NovelToon NovelToon
DEWA PERANG DAN KUCING BENCANA

DEWA PERANG DAN KUCING BENCANA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi
Popularitas:869
Nilai: 5
Nama Author: Argo Sujendro

Di dunia di mana batas tertinggi manusia hanyalah Saint Rank, Sander Duster—putra ketiga keluarga militer terkuat di Elegrand Kingdom—dianggap gagal karena tidak memiliki bakat Life Energy seperti para ksatria lain. Namun takdirnya berubah saat ia menyelamatkan seekor kucing hitam misterius di tengah badai salju.

Kucing itu ternyata adalah Behemoth, salah satu Legendary Beast pemegang Hukum Devouring yang hampir memusnahkan dunia di masa lalu.

Melalui ikatan Soul Resonance yang tak disengaja, Sander perlahan memperoleh kekuatan fisik abnormal yang melampaui logika manusia biasa. Di balik kehidupan akademi, intrik politik bangsawan, ancaman perang antar kerajaan, dan kebangkitan monster legendaris mulai mengguncang dunia.

Saat semua orang memperebutkan kekuasaan, Sander justru berjalan menuju sesuatu yang belum pernah dicapai siapa pun dalam sejarah—

God Rank, ranah sang Dewa Perang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Argo Sujendro, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26: Pelajaran Sang Raja Binatang

Sander terdiam menatap Behemoth yang masih berdiri dengan keangkuhan absolut di atas selimut sutra. Amarah yang memancar dari ikatan Resonansi Jiwa kucing hitam itu terasa begitu pekat, perlahan mengikis kabut rendah diri yang sempat mengunci pikiran Sander. Pemuda berusia empat belas tahun itu menarik napas panjang, mencoba menstabilkan debaran jantungnya yang sempat bergejolak.

(Behemoth, jika jalan tradisional ini memang bukan untukku, lalu bagaimana cara aku bisa berdiri sejajar di samping ayah dan kakak-kakakku? Bagaimana cara aku menjadi perisai bagi keluargaku jika sirkulasi tubuhku sendiri menolak untuk bekerja sama secara normal?) Sander menyampaikan pertanyaan batinnya dengan nada yang jauh lebih tenang, namun tetap menyiratkan setitik kebingungan yang mendalam.

Behemoth perlahan menurunkan posisi tubuhnya, duduk dengan ekor hitam lebat yang melingkari kakinya yang kecil. Sepasang mata emas kosmiknya menyipit, menatap langsung ke dalam jiwa Sander sembari mengalirkan seulas memori kuno yang sarat akan kebijaksanaan jutaan tahun.

(Kekalahan, Sander. Kau berpikir bahwa jatuh dua kali di atas arena batu itu adalah akhir dari segalanya? Kau berpikir para monster legendaris atau ksatria ranah Saint Rank di dunia ini dilahirkan langsung berada di puncak keabadian tanpa pernah mengecap rasa pahitnya tanah?) suara batin Behemoth bergaung rendah, berganti menjadi sebuah nada pengajaran yang mendalam.

Behemoth mendongakkan kepalanya yang berbulu lebat, menatap lurus keluar jendela kamar asrama yang menampilkan hamparan langit malam bertabur bintang.

(Dengarkan aku baik-baik, anak manusia. Di masa lalu, pada Era Calamity yang jauh sebelum kerajaan fana ini didirikan, aku adalah penguasa mutlak yang berjalan bebas melintasi dimensi. Hukum Devouring milikku tumbuh tanpa batas, membuat empat Legendary Beast lainnya dicekam oleh ketakutan eksistensial yang luar biasa parah. Fenrir, Leviathan, Phoenix, dan Jormungandr membentuk sebuah konspirasi besar hanya untuk menjatuhkan satu keberadaanku.)

Sander menyerap setiap detail cerita kuno tersebut tanpa berkedip, merasakan getaran emosi Behemoth yang sangat kuat merambat melewati ikatan jiwa mereka.

(Dalam pertempuran apokaliptik di The Abyssal Void itu, aku bertarung habis-habisan selama berhari-hari. Aku berhasil melukai Fenrir parah, merobek sebagian otoritas Leviathan, dan membakar bulu Phoenix. Namun pada akhirnya, aku tetap kalah. Wadah fisik keagunganku dihancurkan berkeping-keping, jiwaku diredam oleh Segel Kutukan Bersama, dan aku dilempar jatuh bebas ke dunia fana ini dalam wujud seekor kucing domestik kecil yang sekarat dan tidak berdaya di atas tumpukan salju.)

Behemoth kembali mengalihkan sepasang mata emasnya, menatap lekat ke dalam mata hitam Sander.

(Aku mengecap kekalahan yang jauh lebih mengerikan dan meremukkan harga diri dibanding apa yang kau alami siang tadi, Sander. Kehilangan seluruh kekuatan kosmik dan dipaksa merangkak di ranah fana adalah sebuah kehancuran mutlak. Namun, apakah aku memilih untuk pasrah dan membiarkan jiwaku padam di bawah pohon es Utara itu? Tidak. Kekuatan sejati seorang ksatria ataupun raja binatang tidak pernah dinilai dari fakta bahwa dia tidak pernah jatuh. Kekuatan sejati adalah tentang bagaimana kau mengumpulkan kembali sisa jiwamu yang retak, bangkit berdiri menantang takdir, dan menolak untuk tunduk pada batasan apa pun yang mencoba menguncimu!)

Kata-kata dari sang penguasa kuno meresap sangat jauh, menghantam lubuk hati Sander laksana sebuah hantaman palu gada besi yang kokoh. Rasa hangat yang sangat padat mendadak menjalar kembali di sepanjang pembuluh darahnya, membakar habis sisa-sisa keraguan dan rasa tidak cukup baik yang sempat melemahkan tekadnya.

Sander mengepalkan kedua tangannya yang terbalut perban putih, merasakan kerapatan sel fisiknya yang kembali bergejolak cepat. Pandangan matanya yang melamun kini telah musnah sepenuhnya, berganti dengan kilatan tekad murni yang sangat tajam dan jernih.

(Kau benar, Behemoth. Aku dilahirkan di bawah nama besar klan Duster, dan aku telah berjanji untuk mencari jalanku sendiri demi menjadi perisai bagi orang-orang yang kucintai. Kekalahan ini bukanlah batasan akhirku, melainkan sebuah anak tangga yang harus kulalui untuk menjadi lebih kuat.)

Behemoth yang merasakan perubahan drastis dari fluktuasi mental partner manusianya langsung menyembunyikan seulas senyuman puas di dalam batin purbanya. Kucing hitam itu mendengur pelan, melompat maju hingga berdiri tepat di depan dada tegap Sander.

(Bagus, Sander Duster! Sekarang, bersihkan sisa pikiran sampahmu, turunlah dari tempat tidur ini, dan mulailah bersiap. Kita akan berlatih memadatkan sirkulasi energi hukum hitam keperakan itu dengan intensitas yang jauh lebih ekstrem sebelum matahari terbit besok pagi. Jangan biarkan dunia fana ini berpikir bahwa mereka bisa menghentikan langkah pertama kita di Elegrand Royal Academy!)

Sander mengangguk pelan, senyuman tipis penuh keyakinan baru mengembang di wajahnya saat ia bersiap mengunci fokus batinnya untuk menembus batasan tubuh fisiknya sepanjang malam yang panjang.

1
Manusia Ikan 🫪
bagus bagus, aku kasih nawar untuk kamu/Chuckle//Rose/

folback aku yah ehehe
Argo Sujendro: termakasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!